NovelToon NovelToon
Mencintai Bodyguard Saleha

Mencintai Bodyguard Saleha

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintamanis / CEO / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Wanita Karir / Karir / Romansa / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Hasma mahmud

Raina Salsadila tumbuh menjadi wanita mandiri. Demi menghidupi adik-adik nya dengan layak ia rela menjadi bodyguard CEO jutek.

"Wanita! Berani sekali kalian menjadikan wanita sebagai bodyguard ku. Pecat dia sebelum matahari terbenam. Jika tidak kau akan tahu bagaimana menakutkannya diriku." Bentak Sawn Praja Dinata.

Kisah pilu masa lalu membuat Raina bertahan menjadi bodyguard Sawn Praja Dinata.

Berapa lamakah Raina sanggup bertahan?

Mampukah kesaleha-han Raina Salsadila meruntuhkan ego Sawn Praja Dinata?

Yokkk kepoin keseruan kisah manis antara Sawn dan Raina...!

IG Author: Hasma_mahmud

Selamat membaca...💕💙💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasma mahmud, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menutupi Perasaan

Ting...tong.

Bel rumah Sawn kembali berbunyi. Ini sudah ketiga kalinya Raina mencoba menekan bel itu, tidak ada siapapun yang datang sampai ia berpikir salah alamat.

Raina mengambil ponsel dari tas tangan yang ia genggam, mencoba melihat pesan yang dikirimkan Sawn tadi malam padanya.

Raina memicingkan mata tidak percaya.

"Ini benar. Apa lelaki kasar itu memberiku alamat palsu?" Raina mendengus kesal.

Semenit kemudian pintu besar itu terbuka lebar menampakkan wanita separuh baya dengan senyum lebarnya.

"Nona sudah datang? Mari silahkan masuk." Bi Sumi mempersilahkan Raina masuk sambil mengambil tas pakaian yang Raina bawa.

"Jangan." Raina merebut tasnya dari tangan bi Sumi. Bi Sumi bersikukuh ingin membawanya karna itu sudah menjadi kewajibanya.

"Biarkan saja, bi. Jangan membantunya, aku yakin dia tidak akan pingsan hanya karna menenteng tas sekecil itu." Ucap Sawn ketus sambil menuruni anak tangga.

Raina mengalihkan pandangannya kearah sumber suara.

Cesss.

Dada Raina berdebar kencang. Lagi-lagi ia terpesona dengan sosok di depannya.

Sawn terlihat semakin tampan dengan penampilan ala anak rumahan. Ia berdiri sepuluh langkah dari jarak Raina.

Wajahnya nampak segar, ia memakai celana Jeans berwarna biru yang tidak terlalu ketat, dan di padu-padankan dengan kemeja putih berlengan panjang.

"Apa kamu akan berdiri disana sampai besok." Ucap Sawn sambil menuang air mineral digelasnya.

Raina tersadar, ia membuang nafas pelan sambil mengikuti langkah bi Sumi.

"Nona muda mau minum apa?"

"Air putih saja." Ucap Raina sambil duduk di bangku yang di tunjuk bi Sumi.

Sawn memandang Raina sambil meneguk air mineralnya. Di depannya tersedia berbagai macam menu sarapan yang sengaja di masak bi Sumi untuk menyambut kedatangan Raina.

"Nona muda silahkan sarapan." Ucap bi Sumi sambil meletakkan piring berisi nasi di hadapan Raina.

"Terimakasi, bu. Saya sudah sarapan." Ucap Raina sopan.

Sejujurnya Sawn tersenyum bahagia di hatinya, sayangnya egonya terlalu tinggi sampai-sampai ia tidak bisa menampakkan kebahagiaan itu di depan gadis yang ia rindukan.

Sesekali ia melirik kearah Raina, tergambar dengan jelas di wajah Raina ketidak nyamanannya berada di istana Sawn Praja Dinata.

"Nona muda sudah berada disini, izinkan saya meladeni anda dengan sebaik mungkin." Ucap bi Sumi sambil menagkupkan tangan di depan dada.

Raina terkejut melihat bi Sumi memohon seperti itu padanya, segera ia menggenggam tangan bi Sumi dengan jemarinya. Orang tua tidak pantas memohon pada anak-anaknya karena mereka harus di hormati.

"Jika itu yang ibu inginkan, akan saya lakukan." Ucap Raina sambil melepas tangan bi Sumi.

Sawn hanya memperhatikan dua wanita di hadapannya itu saling berusaha menghormati satu sama lain, ia hanya tidak ingin terlibat. Sikap cueknya kembali muncul.

"Habiskan makanan mu. Setelah itu kita akan pergi." Ucap Sawn cuek sambil beranjak meninggalkan Raina dan bi Sumi.

Sawn kembali kekamarnya untuk mengambil kunci mobil yang ia letakkan di atas nakas. Melihat Sawn beranjak dari hadapannya, Raina merasa sedikit santai, ia tidak tahu berada di dekat Sawn akan membuatnya tegang. Entah sihir apa yang di pakai lelaki tampan di hadapannya itu sampai membuat Raina tidak bisa bernafas dengar benar setiap kali berhadapan dengannya.

"Mari. Saya akan mengantar nona muda kekamar." Ucap bi Sumi dengan lemah lembut sembari menenteng tas pakaian Raina. Tasnya terasa ringan, karna Raina hanya membawa baju seperlunya saja.

"Ibu tidak perlu memanggil saya nona muda. Panggil saja Raina. Raina Salsadila." Urai Raina sambil tersenyum kearah wanita seperuh baya itu.

"Nama yang bagus. Raina Salsadila"

Bi Sumi menunjukkan kamar yang akan di tempati Raina selama tinggal di rumah majikannya, kamar yang cukup besar untuk ukuran sendirian. Dan kamarnya terletak di dekat tangga menuju akses lantai atas kamar Sawn Praja Dinata.

"Sudah cukup dramanya, sekarang kita harus pergi." Ucap Sawn sambil melempar kunci mobil kearah Raina.

"Bi, kami akan pergi. Jika ada yang mencariku, katakan aku sedang ada acara penting. Ponselku tidak akan aktip sampai acaranya usai."

"Baik tuan muda."

Sawn berjalan sambil di ikuti Raina di belakangnya. Tidak ada percakapan apapun di antara mereka berdua selain suara deru mobil yang terus melaju meninggalkan singgasana megah yang Sawn tempati sejak dua tahun silam.

...***...

Raina tiba di sebuah rumah megah yang pagarnya terbuka lebar. Dua orang Security berdiri sambil membuka pintu mobil bagi setiap tamu yang datang. Entah kemana Sawn membawanya, karna ia sama sekali tidak menanyakan apapun pada lelaki yang ia anggap kasar itu.

"Tuan muda sudah datang?" Seorang Security bertubuh tinggi menyambut Sawn dengan senyuman. Sedetik kemudian ia melirik Raina dengan tatapan heran.

"Assalamu'alaikum, pak. Saya..."

"Kamu tidak perlu menjelaskan dirimu pada siapapun. Dari penampilanmu semua orang akan mengetahui bahwa kamu hanya seorang..."

"Kakak." Teriak Yuna sambil berlari kearah Sawn. Sawn terlihat kesal karena Yuna berani mencela pembicaraannya.

"Wah... Kak Raina juga datang." Yuna langsung berhambur kearah Raina tampa menghiraukan Sawn yang sudah bersiap menerima pelukannya.

"Kakak? Yang kakak mu itu aku, bukan dia." Tunjuk Sawn kearah Raina yang masih tidak paham akan keberadaannya di rumah mewah itu. Yuna menarik tangan Raina dan meninggalkan Sawn dengan segala sikap kekanak-kanakannya.

"Hari ini kakak tidak perlu menjadi pengawal kak Sawn yang jutek itu, Hari ini hari bahagia mama dan papa. Jadi semua orang harus bahagia termasuk kakak." Ucap Yuna sambil mendudukkan Raina di meja riasnya.

Hari ini Yuna akan menunjukan sihir tangannya pada wajah polos Raina. Ia ingin mengetahui sebesar apa perasaan kakaknya yang masih tersisa untuk Angel Sasmita.

"Maaf non tapi sa..." Yuna meletakkan jari telunjuk di bibirnya mengisyaratkan Raina untuk diam.

"Yuna Praja Dinata. Panggil saja Yuna, kakak tidak perlu memanggil ku non, karna itu tidak cocok untuk mu." Raina hanya bisa tersenyum sambil melirik wajah cantik Yuna, gadis manis itu terlihat sempurna, ia mengenakan gaun biru selutut yang di padu padankan dengan make up tipis.

Sementara itu, di lantai bawah semua orang menikmati pesta perayaan ulang tahun pernikahan pak Andi dan bu Hanum yang ketiga puluh lima tahun.

Sawn memeluk mama dan papanya dengan derai air mata kebahagiaan, dia jarang sekali menangis, tapi kali ini air matanya tak dapat ia tahan.

"Nak. Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan, tidak ada air mata lagi." Ucap bu Hanum sambil merangkul putra kesayangannya.

Yuna dan Raina saling berpegangan tangan berjalan menuju kearah pak Andi dan bu Hanum, mereka berdua saling menebar senyum.

Dari jarak lima meter, Yuna bisa melihat tatapan mata kakaknya yang tidak bisa lepas dari sosok Raina yang berada di sebelah kanannya.

"Tatapan apa itu? Aku benar-benar tidak bisa menangkap gelagat kakak ku sendiri." Lirih Yuna pelan.

"Apa ini? Dan pakaian apa yang kamu gunakan?" Sawn pura-pura marah hanya untuk menutupi perasaannya sendiri. Pak Andi dan bu Hanum tercengang mendengar ucapan putranya. Sementara Yuna, ia kesal melihat wajah kakaknya, sambil menghela nafas ia berujar 'Misi Gagal'.

Misi gagal?

Raina ingin sekali menangis, sebisanya ia menahan air matanya. Ia tidak ingin acara sakral pak Andi dan bu Hanum terganggu karna dirinya.

Raina berpikir, Sawn memang benar. Tidak seharusnya ia terlibat dengan acara keluarganya. Tidak ada yang bisa Raina lakukan selain menebar senyuman. Sebenarnya ia merasa risih namun ia mencoba berdamai dengan perasaannya apa lagi Yuna sangat baik padanya.

Mencintaimu tidak harus ku tunjukan dengan kata-kata manis.

Aku cukup mengagumi mu dalam diam.

Menutupi perasaan ku sendiri adalah jawaban. Sawn

...***...

1
Siti Sopiah
Rania ni pun satu .terlalu lemah banyak nangis .keluar sj dr rumah aialan tu cari KRJ lain
Siti Sopiah
dasar laki2 pengecut bodoh kau soang
Siti Sopiah
dasar munafik kau angsa
Siti Sopiah
senjata makan tuan
Matsani
Lumayan
Siti Sopiah
keep going Thor 💪💪💪💪💪
Evi Lusiana
di kira smuany bs d tukr dg uang,tdk dg hrg diri seorang rheina
Evi Lusiana
kapok gk tuh boss jutek
Evi Lusiana
lihatlah shawn wanita yg kau remehkan justru penyelamatmu
Sastri Dalila
👍👍👍
lili Permatasari
/Rose//Rose//Rose/
falea sezi
kn bner bekas cium bibir angel dih
falea sezi
jd ini cwok yg dlu di maksd Zain yg berdua ma angel di thailand dih pasti mereka nganu2 moga gk jd ma yuna jijik loo
falea sezi
agak gmna pasti Zain uda pernah donk tidur atau cium2 angel dih kek jijik gt mending cari lain donk tujuan Zain aja g baik dr awal
falea sezi
males kayak g ada laki lain aja dpet bekas jalang angel
falea sezi
najis dpet Zain bekas jalang
falea sezi
jelasin woy flashback nya biar g bingung pembaca emank kita peramal bisa nebak jalan cerita/Sleep/
Lila
Author, ejaannya bbrp kurang tepat.

d menjadi t
p menjadi f
f menjadi t

maksut seharusnya maksud
detektip seharusnya detektif
budak jambi
hukum mati la penjht tu.kl perlu dalg ny skalian.masa dak ada cctv kan orkay
budak jambi
wanita iblis seperti angel di cintai.bodh...tp cock la dgn Shawn yg kasar tu..kasihan Rania di pasg dgn Shawn yg kasar tu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!