novel ini menceritakan masa lalu Rayhan dan Bima . dimana kedua orang tua menjodohkan anaknya saat merintis karir bareng. kemudian Bima mempunyai anak perempuan dan Rayhan juga mempunyai anak perempuan siapakah yang akan menjadi menantu diantara mereka ???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#23
Semalam Caca bilang kepada ayahnya kalo besok sudah harus membayar uang semester , dari raut wajah mama dan ayah mereka bingung uang dari mana apalagi orderan katering udah jarang banget
Malam itu juga ayah meminjam uang kepada tetangga , dia akan merelakan kaki dan matanya untuk Caca besok membayar biaya sampai akhirnya ada beberapa orang yang meminjamkan uang walupun nominalnya gak sesuai dengan Caca sebutkan
Pagi hari ayah tertidur di ruang tamu hanya memakai bantal tanpa alas , saat itu Caca sudah bangun
" Ayah " panggil Caca sambil menggoyangkan tubuh nya
" Hem "
" Pindah ke kamar yah " ucap Caca
Kebetulan sekali saat Caca lagi membuat susu tiba tiba diva meminta Caca belajar matematika , Caca tersenyum mengajari diva belajar mendapatkan uang dari ayah calon mertuanya
Caca terlalu bersemangat dia langsung saja menganti pakaiannya pergi kerumah Dimas
" Ayah Caca minjem motor , kebetulan diva ingin belajar " ucap Caca bersemangat
Ayah mengagguk dia bersyukur diva meminta belajar sama Caca , karena ayahnya diva dan Dimas nanti akan memberikan uang kepada Caca
" Alhamdulillah " batin ayah
Saat ini Caca mengajari diva belajar , diva sudah mulai kuliah jadi mahasiswa baru cukup mahal biaya di kampus diva lebih dari Dimas
" Coba kamu kerjain ini , nanti kalo kurang paham kasih tahu kakak ya . Aku mau ke toilet dulu sakit perut " ucap Caca
Diva mengagguk , saat Caca di dalam toilet begitu juga dengan Dimas yang baru bangun tidur dia melihat ponsel Caca terus berdering
( Hallo ) angkat Dimas
( Iya saya atas nama resi dari universitas *** , sebelumnya saya telah mengkonfirmasi kepada Caca Nadilah bahwa uang semester akan terakhir sekarang , bisa di langsung bayar sekarang mbak ? " )
Dimas hanya mendengarkan, dia berfikir ulang jadi Caca belum bayar kuliah . Pantas aja dari kemarin Caca bilang dia ingin bekerja jadi karena ini
( Berapa biayanya mbak )
Resi mengucapkan nominal biaya Caca kuliah
( Saya atas nama Dimas , kakak dari Caca Nadilah . Tolong dikirimkan nomor rekening ke nomor ponsel saya ********* , saya tunggu terima kasih ) Dimas mengakhiri telponnya
Cepet cepet Dimas menghapus nomor yang tadi pihak kampus nelpon . Tak lama itu Caca baru saja selesai dari kamar mandi dia bertemu Dimas yang baru saja bangun tidur bahkan rambut juga masih acak acakan
" Wih sih bos baru bangun tidur bos " goda Caca , membuat diva ayah Bima juga mama Lisa yang berada di meja makan terkekeh
" Iya nih nona Caca , calon suami kamu baru bangun tidur , buatin teh dong " goda dimas
Caca menatap tajam , dia malu Dimas bilang gitu ada diva juga kedua orang tua Dimas yang dari tadi melihat nya . Saat nya Caca pamit siang ini dia ada kelas sosiologi komunikasi
Mengingat kembali Caca rasanya sangat takut ,uang semester dia janjikan sekarang kepada orang admin
" Makasih yah " ayah Bima memberikan uang kepada Caca cukup banyak ya sekitar 500 rb
" Banyak banget yah , gak biasanya " ucap Caca
" Gapapa buat kamu jajan " ucap ayah Bima
Caca mengagguk , langsung saja Caca pamit sama ayah dan mama juga diva . Dia gak melihat Dimas disisinya padahal tadi Dimas sedang perhatiin Caca belajar
Di kampus Caca segera keruangan administrasi , Caca berniat membayar setengahnya
" Atas nama Caca Nadilah " ucap Caca
Orang tersebut mengagguk , ia sudah tahu Caca yang sering membayar uang semester telat juga meminta keringanan
" Sudah lunas sampai semester 6 " ucapnya
Caca melongo " atas nama Caca Nadilah Bu ", ucapnya lagi
" Iya sudah lunas , kakak kamu yang bayar "
" Kakak " gumam Caca
" Atas nama siapa yang bayar ? "
Orang tersebut melihat komputer dia mengecek kembali siapa yang tadi transfer uang
" Dimas Arya Prasetya "
Caca terdiam , tangannya mengepalkan langsung saja dia keluar mengambil ponselnya . Caca gak suka dan bahkan Caca sudah pernah bilang sama Dimas jangan bayarin atau ikut campur masalah pendidikan
" Awas kamu Dimas !! " Batin Caca
Hp Dimas bener bener gak bisa di hubungi sepertinya Dimas sudah tahu Caca ingin menghubungi, dengan rasa kesel Caca masuk ke dalam kelasnya mengikuti mata pelajaran yang akan di mulai 10 menit lagi
Caca tepat 7 malam kelas berakhir , ponsel Dimas masih mati . Caca menaiki motor pergi ke cafe dimana tempat diva bekerja
" Dek " panggil Caca saat diva sedang melayani orderan
" Tunggu sebentar lagi ya kak , dikit lagi aku pulang " ucap diva , Caca mengagguk dia memilih mengeluarkan laptop nya mengerjain tugas yang belum dia Selesaikan
25 menit kemudian diva sudah berganti pakaian , kini dia duduk di hadapan calon kakak iparnya
" Ada apa kak " tanya diva
Caca mengeluarkan uang , dan memberikan itu kepada diva
" Ih apaan sih kak " tolak diva
" Ini kasih ke dimas , kakak punya hutang sama Dimas "
" Oh , iya nanti aku kasihin " pasrah diva
Caca memesan nasi goreng dua juga minuman , tanggung udah jam segini mending makan malam sekalian
" Dek tolong bilang Dimas ya , kakak gak suka cara Dimas begitu " ucap Caca
" Begitu gimana ? "
" Pokonya nanti bilang aja begitu , kakak dari tadi gak bisa hubungin Dimas . Hp nya mati " ucap Caca
Selesai makan diva dan Caca ke parkiran bareng , tapi jalannya berbeda diva ke kanan dan Caca ke kiri . Cafe itu hampir saja deket dari kantor biray grup membuat diva sangat takut ketemu Dimas atau pun ayah Bima . Tapi sepertinya gak mungkin ayah dan kakaknya ke cafe ini secara cafe itu biasanya menengah ke bawah
Tiba diva dirumah , dia langsung saja masuk ke kamar Dimas yang gak di kunci terlihat Dimas di dalam kamar sedang asik bermain game , kamar berantakan juga banyak sampah sampah di lantai
" Kak ini dari kak Caca ,katanya kak Caca gak suka kak dimas begitu " ucap diva sambil memberikan uang yang tadi Caca kasih
" Kakak nyalain hp nya , kak Caca nyariin kakak , katanya seharian kakak gak ada kabar " ucap diva lagi
Dimas mengagguk , dia mengambil ponselnya dia juga sengaja mematikan dari Dimas transfer uang . Banyak sekali pesan juga telpon yang Caca kirim
Cantik ❤️
Kurang ajar lu ye , gue bener bener marah sama lu DIMAS !! Gue sering bilang jangan ikut campur
Cantik ❤️
Ayo ketemu , gue Jambak beneran !! Bikin emosi aja lu siang siang
Cantik ❤️
Jemput gue di kampus , sekarang
Cantik ❤️
Bener bener gak di bales , Dimas !!! Nyebelin banget sih jadi orang
Cantik ❤️
Gue titipin uang ke diva , tolong terima . Sisanya gue ganti bulan depan , gue masih marah sama lo Dimas !!
Dimas tertawa terbahak bahak dia berhasil membuat Caca kesel , tapi di sisi lain Dimas takut Caca memutuskan hubungannya
Me
Cintaku
Cantik ❤️
Apaan ! Gausah ketemu gue lagi . Gue benci sama Lo Dimas !!
Me
Benci apa cinta ? Masa sih benci sama aku secepat itu , ayo ketemu , tapi di hotel
Cantik ❤️
Mesum !!! Gue bilangin mama sama ayah
Me
Aku lagi banyak tugas cintaku, iya aku minta maaf . Aku terima uang kamu . Sisanya aku minta setiap kita jalan kamu yang bayar , ok
Cantik ❤️
Oke , gak masalah . Tapi bulan depan ya . Aku harus cari kerja dulu
Me
Iya sayangku , aku tunggu . Yaudah aku lanjutin tugas dulu, i love you
///
Novel ini mencerita diva Aldo juga Dimas dan Caca , sekarang gue bakalan ceritain dari awal papa rayhan dan ayah Bima sampai mereka menemui dan berjodoh kan diva dan Aldo . Tapi tenang sebentar sebenarnya yang awal di jodohin itu bukan Aldo dan diva tapi .....
Tungguin cerita selanjutnya
Jangan lupa follow Instagram gue @finalatif99
Aq klo punya suami suka KDRT mending segera minta cerai, mslhnya orangtua aq gk pernah ngasarin aq, tp alhamdulillah suami aq orangnya super duper baik & sabar sekali