NovelToon NovelToon
Tertolak Rindu

Tertolak Rindu

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:39.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Perhatian Kian Sakala selalu tercuri pada teman perempuan SMAnya, Wanda Safia yang selalu diperlakukan seperti babu oleh Aditama Hasta.

Wajah lelah dan tertekannya selalu mengusik hati manusiawinya Kian. Tapi sepertinya pertolongannya terhadalp Wanda malah selalu berbuah pahit untuk temannya itu

Semoga suka, ya♡♡♡
Spin off Pesona Cassanova. Tapi bisa dibaca terpisah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ke sekolah bersama Kian

Pagi ini Mahesa dan teman temannya kaget melihat kedatangan Wanda yang sedang dibonceng Kian. Mereka memang belum meninggalkan parkiran karena sedang menunggu kedatangan Aditama.

Di belakang Kian ada Azka yang memarkirkan motornya seperti biasa, berdampingan. Duo kembar identik ini memang selalu bersama sama.

"Wooww... Jadian juga, ya, sama babunya Tama," sindir Bayu dengan suara keras.

"Jangan dipikirkan," bisik Kian ketika melihat raut tegang Wanda yang menang sudah tidak bisa santai ketika memasuki gerbang sekolah.

Wanda mengangguk dalam takutnya yang perlahan memudar setelah mendengar ucapan Kian.

Azka juga mengacuhkannya. Mereka beruntung tidak bertemu Alen, Denish atau si kembar Zio maupun Gio yang pasti dengan senang hati akan membalas sindiran itu dengan lebih tajam.

Kian menggandeng tangan Wanda, berjalan tenang melewati rombongan Mahesa.

Mahesa, Bayu dan teman teman mereka yang memperhatikan kejadian yang baru pertama kali ini terjadi terpaku. Ngga nyangka Kian memperlakukan Wanda sespesial itu.

Siswa siswi yang ada di parkiran juga tidak bisa melarikan mata mereka ke arah lain. Mereka masih memelototi Kian dan Wanda.

"Itu Wanda, kan, pelayannya Aditama. Kenapa sekarang sama Kian?" bisik seorang siswi perempuan shock.

"Kenapa Kian mau. Padahal kita lebih baik dari Wanda," sungut siswi lainnya ngga terima karena berbalut cemburu.

"Lebih baik ke Azka aja. Dia masih belum punya pacar, kan?' tanya siswi yang lain. Ya, setelah menghempaskan harap pada Kian.

"Masa Kian suka dengan Wanda. Kita lebih worth it,"er@ng siswi lainnya dengan frustasi.

Wanda merasa risih dengan tatapan mereka, tapi genggaman Kian menenangkannya.

"Selama di sekolah jangan jauh jauh dariku," pesan Kian yang dianggukkan Wanda. Wanda tentu tau, banyak bahaya yang akan mengancamnya saat dia sendirian.

Azula cs yang sedang berdiri di depan kelas mereka terkejut melihat Wanda yang sedang mendekat bersama Kian dan Azka. Bahkan Wanda digandeng Kian. Sebentar lagi pasangan beda kasta itu akan melewati mereka.

"Kian diguna guna, ya?" cela Raya setelah hanya bisa mematung saat Kian, Azka dan Wanda melewatinya.

"Heran, bisa ngga kapok. Dari Aditama sekarang ke Kian. Dia punya jimat apa, sih," dengus Azula geram sambil menatap punggung Wanda. Teringat kemarin dia terpaksa mengepel kamar mandi.

"Kian memang tergila gila dengannya. Pake susuk kayaknya," dengus Donna ngga habis pikir. Kalo cantik, mereka lebih cantik bahkan ditambah poin yang Wanda ngga punya. Mereka sangat kaya raya.

Richi ngga ikut memberikan komen kleniknya seperti ketiga temannya. Tapi memang aneh, apa yang dilihat Kian dari Wanda-si babu Aditama yang suka diperlakukan dengan kasar.

"Sulit kita kerjain dia lagi kalo sudah sama Kian. Tau, kan, circlenya," dengus Raya mangkel. Teringat bagaimana Keyra cs membuat mereka akhirnya mendapat hukuman.

Azula mengumpati dengan kata kasar saking geramnya dalam gumamannya. Tapi kalo ada kesempatan sekecil apa pun, dia akan gunakan untuk memberikan Wanda peringatan, tekatnya dalam hati.

*

*

*

"Jadi Wanda sudah jadi babu Kian?" sergah Bayu kaget ketika mendengar cerita marah Aditama. Aditama yang baru datang, langsung bergabung dengan teman temannya.

Dirinya terpaksa menceritakan kekalahannya ketika Bayu dan beberapa yang lain mengatakan hal yang menyakitkan hatinya

Wanda datang bersama Kian.

Bayu menggelengkan kepala berulang kali. Ngga percaya. Teman temannya bahkan ada yang sampai menganga.

"Kamu akan biarkan begitu saja?" tanya Mahesa ngga yakin kalo temannya akan menyerah.

"Aku ngga akan menuruti perintah papa."

Mahesa menggelengkan kepalanya. Sudah menduga jawaban temannya yang sangat keras kepala ini.

"Kalo udah jadi urusan orang tua bakalan susah. Orang tua Kian juga bukan orang biasa." Mahesa mencoba memberi ingat Aditama agar tidak ceroboh dan menganggap remeh.

"Bodoh amat. Wanda itu babuku. Harusnya dia mencari babu yang lain. Kalo begini sama saja dia merendahkan aku," dengus Aditama membuat suasana menjadi hening. Hembusan nafas pun seolah tidak terdengar.

"Aku akan buat, Wanda sendiri yang datang padaku." Sinar mata Aditama tampak licik.

"Kian, dan bahkan orang tuanya tidak akan bisa berbuat apa apa," tekat Aditama dengan hati bengis.

Mahesa saling tatap dengan teman temannya yang lain. Kalo sudah begini, pasti Aditama sudah punya rencana. Mereka hanya akan membantu mewujudkannya saja nanti.

*

*

*

Kian benar benar tidak memberikan space untuk Aditama mendekati Wanda. Dia sangat menjaga teman perempuannya itu.

Wanda juga ngga masalah menunggu Kian dan teman temannya menyelesaikan hukumannya. Tadi pun di kelas, Wanda bisa belajar kebih konsentrasi. Tidak ada lagi gangguan dari Aditama. Dia bisa menikmati harinya seperti dulu, sebelum mamanya menitipkannya pada sang nenek.

Hanya saja masalah mulai datang saat berada di parkiran. Mereka berpapasan dengan Aditama cs yang juga sudah menyelesaikan hukumannya.

Wanda pura pura tidak melihat Aditama yang sedang mengawasinya dengan marah.

"Hey, Wanda. Kamu ngga takut, kalo nenekmu tiba tiba terpleset di kamar mandi?" seru Aditama membuat Wanda menghentikan langkahnya.

"Atau dapat kabar nenekmu masuk ICU dan akhirnya meninggal?" sambung Aditama dengan nada penuh ancaman.

Kian bisa melihat tatapan cemas Wanda. Wajahnya pun pucat seperti tidak dialiri darah.

"Hey, lemah! Kamu bisanya hanya mengancam saja, ya," ejek Alen, kemudian dia bersiul meremehkan.

"Memangnya apalagi bisanya dia." Denish ikut membuat hati Aditama tambah panas.

"Jangan khawatir. Itu hanya ancamannya saja," tukas Kian santai.

Wanda masih belum bisa merasa tenang. Walaupun dia belum membaca surat neneknya, tetap saja hatinya tidak ingin neneknya dalam keadaan bahaya. Apalagi sekarang, saat dia tau neneknya ternyata menyayanginya.

"Bro, kalo ada apa apa dengan neneknya Wanda; kita bakal bisa nuduh lo. Soalnya banyak.yang dengar." Gio berkata santai.

Aditama kehilangan kata.

"Tuh, dia ngga akan berani macam macam." Kian terus memcoba menenangkan Wanda Dia mengerti, kalo ada di posisi Wanda, dia pun akan sangat khawatir. Apalagi keluarganya hanya tinggal neneknya saja.

Wajah Aditama mengelam saking marahnya. Kata kata peringatannya sama sekali ngga dianggap.

"Cari aja orang lain yang bisa kamu perlakukan seenaknya." Kian melemparkan ejekannya sebelum memberikan helmnya untuk Wanda.

"Soalnya kalo Wanda, dia ngga akan pernah balik ke lo lagi," lanjut Kian sambil tersenyum simpatik pada Wanda.

DEG DEG

Selalu saja begitu yang Wanda rasakan. Debar di dada yang terasa aneh tapi menyenangkan, dan perasaan cemas yang perlahan berkurang.

1
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ MENTARY 💘
Erza emang bibit Kay lah
Rahmawati
Wanda pasti malu bgt kl tahu dia saudaraan sama aditama
Pujierde
mungkin wanda akan marah kepada bapaknya sitam" dan mungkin wanda malu sama kian, saudara"nya kian dan teman" yang lainnya sehingga wanda kabur
Pujierde
saking syak syik syok tuh lambung jadi kembung 😂😂
Pujierde
kamu mksdnya kepala ezra dibahu kamu el 🙈🙈
Pujierde
wiih udh tengleng aja tuh kepala kamu el syak syik syok yaa 😂😂
Pujierde
betul banget anak tengilmu main langsung ngegas aja
Pujierde
kan tadi ezra udah ijelasin waktu kenalan klo elia pacarnya hadeeee oma gista udh lupa aja
Pujierde
opa kaysar......udh tuir woiiii tolong jangan ngajarin anaknya makin tengil😂😂
Pujierde
kok akuh merasa gista dan keysar belum cocok punya cucu yaks 😀😀
Pujierde
berarti puncuk dicinta ulampun tiba donk jadi bisa langsung gaskeeeen
Pujierde
ezraaaaa kenapa siiiih kamu model bapak kamu 😂😂
Lusi Hariyani
ezraaa...bikin ank org jantungan km
✨@dian_$💫
ihhiirrr om ezzraaaaa....
Rahmawati
lanjuttt
Rahmawati
elia gk bisa berkutik😂
udah dikenalin sbg calon istri berarti ezra serius
✨@dian_$💫
lebih suka part Ezra nya drpd Kian😀
Setyowati Setyowati
lanjut ...jangan tunggu lama"
biby
ajaran sesat sang bapak... tapi bs jg d coba 🤣🤣
Lusi Hariyani
keberuntunganmu ezra
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!