Penyesalan yang selalu datang terlambat! Carla Magnolia Haines, menyesal meninggalkan suaminya demi pria yang ia pikir mencintainya, ternyata hanya menginginkan warisannya.
Saat ia mati ditangan pria yang ia pikir tulus mencintainya, barulah ia tahu suami kejam dan yang ia anggap terlalu kasar padanya, ternyata pria yang sangat tulus mencintainya.
Apakah waktu bisa diulang? ia ingin mengulang waktu bersama dengan suami kejamnya, dan mendengarkan suami kejamnya itu, dan bahkan akan membiasakan dirinya menerima sikap posesif suaminya padanya.
Aku ingin kembali! bhatin Carla penuh harap saat ia menutup matanya.
Akankah Carla dapat kembali lagi bersama suaminya, untuk mengulang waktu kebersamaan mereka, yang telah terbuang diantara mereka berdua, karena ulah orang ketiga menghancurkan rumah tangga mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 23.
Di pagi hari, esok harinya.
Carla terlihat sangat bahagia, akhirnya dapat merasakan sikap curiga Alexander padanya mulai berkurang.
Sepanjang malam ia berada dalam pelukan Alexander, dan saat ia bangun, Alexander tidak terjaga dari tidurnya, membuatnya leluasa terlebih dahulu turun dari tempat tidur, dan masuk ke dalam kamar mandi.
Setelah ia selesai cuci muka dan sikat gigi, ia turun ke bawah untuk membuat sarapannya dan Alexander.
"Nyonya, biarkan aku yang membuat sarapan Nyonya dan Tuan Alexander!" Koki Mansion Alford terlihat cemas melihat Carla berada di dapur Mansion.
Semua penghuni Mansion tahu, kalau Carla sangat ingin sekali terbebas dari Alexander, dan segala cara sebelumnya Carla lakukan ingin melarikan diri dari Alexander.
Walau mereka tahu Carla tiba-tiba berubah dalam dua hari ini, tapi mereka tetap waspada dengan perubahan sikap Carla yang tidak seperti biasanya.
Koki Mansion sangat takut, kalau Carla menaruh sesuatu ke dalam sarapan Alexander, dan membuat Alexander dalam bahaya.
"Kamu tenang saja, Jasper! kalau soal hanya membuat sarapan, aku masih bisa! Alexander pasti akan menyukai sarapan buatanku!" jawab Carla sembari tersenyum ceria, karena baru pertama kali ini ia membuat sarapan untuk Alexander.
"I.. iya, ta.. tapi, Nyonya!"
"Kamu kerjakan saja yang lain, jangan bantu aku!"
Koki Mansion Alford, Jasper, lelaki berusia sekitar lima puluh tahun itu, sudah lama ikut dengan Alexander, sejak orang tua Alexander meninggal dunia di saat usia Alexander lima belas tahun.
Ia sangat berhati-hati dalam mengelola bagian dapur, terutama dalam urusan menu hidangan untuk Alexander, karena sebagai seorang Mafia yang dikenal kejam, Alexander memiliki bayak musuh.
Jasper selalu waspada pada setiap anak buah Alexander, yang tidak pernah menginjakkan kaki ke area bagian dapur, dan area belakang Mansion.
Karena, bisa saja dari antara mereka mata-mata musuh Alexander, yang tengah menyamar untuk menaruh sesuatu tanpa sepengetahuannya.
Melihat Carla tidak biasanya ke dapur seperti saat ini, membuat Jasper merasa ragu dengan kebaikan Carla.
"Nyonya, aku.. !"
"Kenapa? apa kamu meragukan masakan ku, Jasper?" tanya Carla, tanpa merasa curiga dengan sikap Jasper, yang sebenarnya takut dengan sarapan yang ia buat membahayakan Alexander.
"Nyo.. Nyonya, a.. aku hanya mengkhawatirkan kesehatan Tuan Alexander!" jawab Jasper merasa bersalah karena mencurigai Carla.
Carla meletakkan sarapannya dan sarapan Alexander ke atas sebuah nampan, beserta dua gelas susu hangat.
Jasper mengikuti langkah kaki Carla menuju meja makan, di mana Alexander ternyata telah menunggu untuk sarapan pagi.
Alexander tampak sudah rapi dengan stelan jas mewahnya, duduk tenang sembari melihat ponselnya.
"Alex, aku sendiri yang membuat sarapan kita, aku sudah lama ingin membuat sarapan untuk kamu!"
Alexander mengalihkan pandangan matanya dari melihat ponselnya, ke arah nampan makanan yang dibawa Carla.
Carla meletakkan nampan ke atas meja, lalu mengangkat satu piring sarapan dari atas nampan, kemudian meletakkannya beserta satu gelas susu hangat ke atas meja di depan Alexander.
Jasper yang sedari tadi gelisah, karena merasa ragu dengan keamanan sarapan yang dibuat Carla, dengan cepat melangkah ke samping Alexander.
"Tu.. Tuan, bagaimana kalau aku coba sedikit, apakah aman atau tidak!" Jasper mencegah Alexander, saat akan meraih roti isi buatan Carla.
Carla sontak terkejut mendengar apa yang dikatakan Jasper, "A.. apa maksudmu, Jasper?! kamu curiga, kalau aku menaruh racun di dalam sarapan suamiku?!"
"Nyonya, keselamatan Tuan Alford tanggung jawabku juga! banyak musuh suami Nyonya menginginkan kematiannya, dan sebelumnya.. bukankah Nyonya sangat ingin sekali lepas dari kehidupan Tuan Alford?"
Carla terhenyak mendengar apa yang dikatakan Jasper.
Ternyata sikap gelisah Jasper tidak beranjak dari sampingnya, saat ia tadi menyiapkan sarapannya dan Alexander, Koki Mansion Alford itu gelisah karena takut ia taruh racun dalam sarapan Alexander.
Bersambung........
tapi Clara nya tak ngeh dari awal🤣🤣🤣🤣🤣
napa terlalu lama nungul ya???