Seorang bayi perempuan sendirian di tengah hutan belantara di dunia dewa ditemukan oleh seorang dewa. Dewa tersebut mengangkat bayi itu menjadi muridnya. Bayi itu diberi nama Xi Xiu mengikuti marga dari sang dewa Xi Zhufu.
Siapa sangka Xi Xiu memiliki bakat yang sangat langka di dunia dewa sekali pun. Xi Xiu memiliki sifat semangat yang tinggi dan juga sangat nakal hingga membuat para dewa kewalahan dengan sikap Xi Xiu walaupun dia seorang genius. Akhirnya para dewa tersebut memutuskan untuk memberi tugas kepada Xi Xiu ke dunia fana untuk menyelesaikan masalah yang tidak bisa dihadapi oleh orang dunia fana tersebut. Bagaimanakah kisah petualangan Xi Xiu, apakah dia bisa menyelesaikannya....?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diajeng Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AKHIR PENYERANGAN
Kembali ke medan pertempuran
Xi xiu terus menerjang pasukan murid dari sekte hujan darah. Dia terlihat seperti sorang dewi kematian. hingga pasukan hujan darah tinggal tersisa beberapa ratus orang saja dari 3000 pasukan awal.
kemudian xi xiu memulihkan keadaannya, walaupun tidak banyak luka atau qi-nya yang terkuras karena menghabisi lawannya yang rata rata berada pada tingkat tahap pembentukan awal namun ia tetap bersiap karena akan ada lawan yang lebih merepotkan daripada patriak sekte hujan darah.
xi xiu kemudian mencari tempat yang sekiranya aman didekat sana untuk menyerap energi alam. setelah menemukan tempat yang sekiranya cocok xi xiu mengambil posisi lotus dan menyerap energi alam di sekitarnya.
••◇●◇••
di atas langit berpuluh-puluh kilometer terlihat bayangan seseorang yang melesat dengan kecepatan yang sangat luar biasa. orang itu melesat dengan sangat cepat.
saat orang itu sampai disana wajahnya sudah terlihat tidak enak dipandang. orang itu sangat marah karena hampir pasukan yang sudah disiapkannya mati dengan mengenaskan. ada yang tubuh dan kepalanya sudah terlepas, tusukan dijantung dan bahkan ada yang tubuhnya sudah tidak bisa dikenali.
karena kesal orang itu tidak sadar auranya merembes keluar dan membuat medan pertempuran menjadi hening.
Seketika pandangan semua orang mengarah kelangit dan rerlihatlah seseorang dengan menggunakan hanfu putih yang terlihat sangat agung dengan guratan kemarahan di wajahnya.
kedatangannya membuat heboh seluruh medan pertempuran. bagaimana tidak tekanan dan aura yang dipancarkan orang itu membuat semua murid dari dekte hujan darah maupun dari sekte seribu pedang naga tidak bisa bernapas bahkan ada beberapa yang pingsan karena tidak sanggup menahan tekanan aura orang tersebut.
Bukan hanya para pasukan murid sekte hujan darah dan sekte seribu pedang naga yang merasakan, bahkan patriak dan tetua sekte seribu pedang naga tidak sanggup menahan aura dan tekanan orang itu, tak terkecuali patriak hujan darah yang sudah dihajar habis-habisan oleh xi xiu ditambah lagi kebencian dari patriak dan tetua sekte seribu pedang naga.
disisi lain xi xiu yang merasakan aura seseorang yang sangat kuat menghampiri medan pertempuran itu.
kemudian xi xiu berjalan santai beberapa meter untuk melihat bagaimana rupa orang yang mengacaukan dunia fana yang tenang ini.
sambil menepuk-nepuk pakaiannya xi xiu berkata
''hei.. kenapa kau sangat lama. aku sampai kelelahan menunggumu kau tau DEWA'' ucap xi xiu dengan nada mengejek.
orang yang mendengarnya sontak terkejut. tidak ada yang tau jika dia adalah seorang dewa mungkin hanya orang dari sekte hujan darah yang mebgetahuinya.
''heh... jika sudah tau menyerahlah.. seekor semut seperti kalian tidak akan pernah mampu melawanku. bahkan jika kalian diberikan wakth 100 tahun kalian masih tidak akan bisa menandingiku'' ucap orang itu dengan sombong dan angkuh.
''haha... seorang dewa bawahan sepertimu tidak pantas aku takuti'' ucap xi xiu dehgan nada mengejek
''berani sekali manusia kecil sepertimu mengataiku seorang bawahan. aku adalah sang penguasa di dunia fana ini. berlututlah sekarang maka aku tidak akan membuatmu merasakan rasa sakit saat kematianmu'' ucap dewa itu.
''hah... merepotkan saja. baiklah aku akan memberikanmu tiga pilihan. pertama, kamu memberitahukan namamu. kedua, bertarung denganku dan aku akan mengirimmu pulang. ketiga, kau ikut denganku sebagai bawahanku dan membantuku mendamaikan dunia fana ini. bagaimana?" ucap xi xiu santai
''berani sekali dieimu berbicata tidak sopan dengan dewa ini. aku tidak akan pernah menjadi seorang bawahanmu'' kata dewa itu.
''haih... kau benar-benar keras kepala. baiklah mari kita sedikit bermain-main'' ucap xi xiu dengan senyumannya.
kemudian xi xiu mengganti pedangnya dengan sebuah tombak berwarna biru keperakan dengan ukiran naga disepanjang gagang tombak dan burung phoenix dibagian ujung tombaknya.
lalu xi xiu berubah ke penampilan awalnya dengan rambut berwarna putih dan hanfu berwarna emas.
xi xiu melayang diudara dengan membawa tombaknya menghampiri dewa yang congkak itu.
dewa itu sangat terkejut dengan aura dan perubahan penampilan xi xiu. yang awalnya berambut hitam kini menjadi putih.
''hohoho... seorang dari dunia dewa?. dan pelatihanmu di ranah nirvana akhir?. tak heran pasukakku tidak bisa mengalahkanmu'' ucap dewa itu dengan santai. padahal dalam hatinya dia sangat getir melihat seseorang dari dunia dewa selain dirinya sendiri.
disisi lain orang orang yang mendengar pemuturan dewa itu sangat terkejut bukan main. ternyata xi xiu sorang gadia kecil bahkan belum beruaia 10 tahun sudah mencapai ranah nirvana dan itu tahap akhir?.
bukan hanya para murid bahkan para tetua terkejut mendengarnya.
'gadis itu sungguh luar biasa. mencapai ranah nirvana pada usia 8 tahun? siapa yang akan percaya'
batin tetua sekte seribu pedang naga.
''yo... bawahan apa kau takut?''ucap xi xiu mengejek dewa itu.
''takut denganmu. hahaha...'' ucap dewa itu
''oh begitukah kalau beg-'' belum selesai xi xiu berucap sebuah pedang melesat ke arahnya. untuk saja dia sempat menghindari serangan itu.
''oh.. menarik kau bisa menghindarinya?'' ucap dewa itu sombong.
''tentu serangan selemah itu akan mengenaiku. hahaha..'' ucap xi xiu semakin memprovokasi dewa di hadapannya.
tentu dewa itu semakin marah karena ejekan yang dilemparkan oleh xi xiu.
dewa itu menyerang xi xiu dengan berbagai serangan terkuatnya. xi xiu tidak mau diam saja dia melawan debgan segenap kekuatannya, dia tau jika dia tidak akan menang melawan dewa dihadapannya itu dia menggunakan serangan tombaknya untuk menangkis serangan dari dewa itu, alhasil xi xiu dan dewa itu terlempar beberapa ratus meter, xi xiu memuntahkan seteguk darah dari mulutnya sedangkan dewa itu tidak mengalami luka yang berat.
xi xiu tau dia tidak akan menang melawan dewa dihadapannya itu, jadi dia akan menggunakan cara curang dan licik.
'' bagaimana apakah kau akan menyerah dan tunduk padaku?'' tanya dewa itu.
''huh.. tidak akan pernah'' ucap xi xiu sambil mencoba berdiri dengan bantuan tombaknya
dewa itu mendengar ucapan xi xiu yang sangat keras kepala menggunakan jurusnya untuk menumbangkan xi xiu. karena sudah kehabisan tenaga untuk melawan dewa itu xi xiu hanya bisa menerima serangan itu dengan melindungi tubuhnya debgan qi yang tersisa.
ledakan pun terjadi. penampilan xi xiu sudah sudah sangat buruk. pakaiannya sobek dan darah keluar dari mulut dan luka akibat ledakan di tubuhnya.
''ada kata-kata terakhir?'' kata dewa itu sambil mengacungkan pedangnya ke arah xi xiu
'ini yang aku tunggu-tunggu' batin xi xiu
''bolehkah aku tau namamu?" kata xi xiu sambil menahan sakit di seluruh tubuhnya
"kau ingin tau nama orang yang membunuhmu? baiklah dengarkan baik-baik namaku LUO SHI" ucap dewa itu.
kemudian xi xiu mengambil kertas yang diberikan oleh Dewa Laut untuknya mengirim pulang para dewa yang mengacaukan dunia. dia menuliskan nama dewa itu di dalam kertas tersebut.
dewa itu sendiri merasa heran dengan apa yang dilakukan xi xiu, namun ia tidak memikirkannya lgi.
kemudian setelah xi xiu menuliskan nama dewa di kertas itu kertas itu bersinar dan tubuh dewa itu ikut bersinar dan cahaya berwarna kuning keemasan turun dari langit dan menyinari tubuh sang dewa. dewa itu perlahan terangkat kelangit. dewa itu masih kebingungan.
''samapi jumpa!! sampaikan salamku pada dewa duniawi dan selamat kau telah mendapatkan sebuah hukuman'' ucap xi xiu sambil melambaikan tangannya ke arah dewa itu.
tak berselang lama cahaya dan dewa itu perlahan menghilang dan semua kembali tengang namuntetap hening. karena semua orang yang ada di sana sangat syok dengan apa yang terjadi.
kemudian xi xiu menghampiri patriak sekte seribu pedang naga yang masih mematung mencerna
semua kejadian yang dilihatnya. kejudian xi xiu memecah lamunannya.
''patriak aku sudah menang berikan barabg yabg kuminta'' ucap xi xiu.
patriak yang terkejut dengan suara xi xiu bangun dari lamumannya. dia lalu memberikan sumber daya yang telah dia janjikan kepada xi xiu. xi xu segera menerima sumberdaya itu.
lalu xi xiu terbang ke atas langit dan dia membentuk sebauh segel tangan yang rumit.
SEGEL SEMESTA - SEGEL INGATAN
setelah mengucapkan kata-kata itu sebuah sinar menuju ke arah semua orang dan masuk ke kepala mereka. seketika mereka pingsan.
xi xiu meninggalkan tempat itu dan menuju hutan dekat sana untuk memulihkan diri
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG...
pdahal lgi sru²nya loh eh malah ga d lanjut/Cry//Whimper/