NovelToon NovelToon
Senior Cold

Senior Cold

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:203.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: MauLidya Putri Utami

Tentang laki-laki dingin dengan perempuan cerewet yang akan di jodohkan oleh kedua orangtua mereka. Akan seperti apa rumah tangga mereka? Apakah mereka kuat untuk melewati ini semua? Yuk simak kisahnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MauLidya Putri Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

Sudah selama 2minggu mereka hidup berdua. Tetapi belum pernah Renata memasak untuk suaminya.

Istri macam apa Renata ini.

Paling-paling Renata hanya memasak mie instan itu juga hanya untk dirinya.

 

Mereka berdua kini ada dimeja makan. Dan sedang menikmati sarapan pagi dengan roti lagi.

 

Selesai sarapan marcel berjalan lebih dudu kedepan rumah dan menunggu Renata didalam mobil sedangkan renata membereskan bekas sarapan tadi.

Renata berjalan menuju pintu dan mengunci pintu rumahnya. Lalu masuk kedalam mobil marcel.

 

Tanpa ba bi bu marcel menjalankan mobilnya ke sekolah. Seperti biasa Renata masih minta turun dibelokan sekolah. Dia masih belum siap penghuni sekolah tau.

Jadi Renata sebisa mungkin berangkat lebih pagi agar tidak telat seperti yang lalu.

 

"stop" ucap Renata pas dibelokan.

 

Setelah Renata keluar dari mobil marcel. Mobil itu melaju tanpa basa basi apapun.

 

Sabar ini ujian ucap Renata pelan.

 

Renata berjalan ke arah gerbang sekolah. Saat masuk gerbang sekolah Renata mendengar bisik-bisik dari siswa lain. Sepertinya mereka sedang menggosipkan sesuatu.

 

Gila anak baru nya cantik banget. Katanya si pindahan dari luar negeri.

 

Iya gila Renata sama raya pasti bakalan lewat deh

 

Setelah ini ada primadona baru lagi dong ya

 

Mana sekelas sama kak marcel lagi. Aduh mereka pasti cocok banget

 

Kira-kira itulah bisikan mereka. Renata yang mendengar walau samar tapi itu membuat pikiran Renata melayang. Bukan karena posisinya yang akan terganti. Tapi ia ingin tau sosok seperti apa perempuan itu. Dan perempuan itu satu kelas dengan suaminya.

 

Yaampun pikirin apaan si lu re. Biarin aja kalo dia sekelas sama marcel batin renata.

 

Renata berjalan menuju kelasnya. Mata Renata tertuju pada kelas marcel di ujung koridor sana. Mata Renata menyipit saat melihat marcel yang tengah duduk dengan seorang perempuan disana.

 

Itu perempuan kaya pernah liat batin renata.

 

Renata mencoba acuh dan melanjutkan jalannya menuju kelas. Sesampainya dikelas Renata melihat raya yang tengah bermain ponsel dibangkunya.

 

"eh cunguk masih pagi udh disekolah aja" ucap Renata.

 

Raya kaget. Hampir saja ponselnya terlepas. Dia sedang fokus melihat video orang sedang make up.

 

"bego lo" umpat raya.

 

"eh Ray gue denger katanya ada anak baru ya dikelas 12 pindahan dari luar" ucap Renata.

 

"lo udah tau? Mana katanya cantik lagi" ucap raya dramatis.

 

"tadi si pas gue jalan kesini banyak orang yang ngomongin. Eh tapi gue penasaran deh sama orangnya"

 

"tadi sih pas dia lewat gue sempet liat sebentar trus udah. Tapi mukanya kaya gak asing gitu"

 

"seriusan? Lo kenal? Dia sekelas kan sama marcel. Yang ini bukan si" ucap Renata sambil menarik lengan raya kedepan kelas.

 

Renata memberi kode raya untuk melihat ke arah kelas marcel. Raya menyipitkan matanya. Ia melihat apa yang renata lihat tadi.

 

"iya itu si kayanya. Tapi kenapa gak asing ya" ucap raya sambil meletakkan telunjuknya di dahi. Seolah lagi mikir.

 

"iya gue juga ngerasa gitu gak asing. Tapi pernah lihat dimana ya" Renata mengikuti gaya raya.

 

Yaampun dua sahabat koplak.

Tiba-tiba saat mereka sedang berpikir bel masuk berbunyi. Itu membuat mereka kaget dan mengumpat.

 

Sialan ucap raya

 

Dongo dah kaget ucap Renata

 

Mereka masuk kekelas dengan tertawa. Yah mereka menertawakan diri mereka sendiri. Sereceh itu ya mereka.

......****......

^^^Disisi lain.^^^

 

Marcel turun dari mobilnya diparkiran sekolah. Saat memasuki sekolah terdengar banyak gosip yang katanya ada anak baru cantik dan sekelas dengan dirinya.

 

Marcel berusaha untuk acuh dengan gosip itu. Tetapi saat sampai dikoridor sekolah mata nya membelalak melihat gadis yang berdiri didepan kelasnya.

Ia kenal betul dengan gadis itu.

 

Jangan bilang dia anak baru nya? Batin marcel.

 

Marcel berjalan melewati kelas Renata. Matanya melirik kelas tersebut. Tetapi sepertinya istrinya itu belum sampai. Marcel berjalan dengan gayanya yang cool tetapi dengan muka yang datar. Tetap saja itu membuat kaum hawa teriak.

 

Marcel sudah sampai didepan kelasnya. Ia memperhatikan gadis dihadapannya. Sepertinya gadis itu belum menyadari jika ada yang menatapnya.

 

Gadis itu mendongkak. Melihat orang yang ia tunggu sejak tadi. Mata mereka bertemu. Senyum mengembang dari gadis itu tapi tidak dengan marcel. Wajah marcel mendadak pucat.

 

"marcel? Aku kangen banget sama kamu" ucap gadis itu manja.

 

Marcel diam tanpa membalas ucapan si gadis itu. Marcel duduk disamping gadis itu.

 

"kamu sekolah disini?" tanya marcel pada bella.

 

Yah Bella namanya. Bella ini dulu teman dekat marcel saat kecil. Lalu mereka pisah saat masuk SMA. Bella pindah keluar negeri karena tugas ayahnya. Dulu marcel sempat cinta dengan bella. Namun sayangnya bella hanya menganggap marcel sebagai kakak.

 

Beberapa bulan terakhir mereka memang tidak saling komunikasi. Jadi bella tidak tau jika marcel sudah menikah. Dan begitu sebaliknya marcel tidak tahu jika bella akan balik ke Indonesia.

 

Itulah sebabnya mengapa marcel selama ini dingin dengan semua perempuan. Cintanya gak dianggap. Tetapi sekarang dengan berjalannya waktu marcel sudah sedikit mencintai Renata. Biar bagaimanapun juga Renata adalah istrinya.

 

Tetapi bella? Mengapa wanita itu balik lagi? Setelah marcel sudah memiliki Renata?

 

"iya cel. Aku sekolah disini. Biar kita bisa sama-sama lagi" ucap bella sambil mengelus lengan marcel.

 

Marcel hanya menganggukkan kepala. Ia bingung harus memberi respon bagaimana.

 

Mereka berdua ngobrol didepan kelas. Lebih banyak bella yang bicara dari pada marcel. Marcel hanya menjawab seperlunya saja. Pikiran marcel sedang tertuju pada istrinya,Renata. Ia tidak ingin menyakiti istrinya.

 

Tak lama penglihatan marcel membulat menangkap sosok sang istri yang berjalan menuju kelas 11. Renata sempat berhenti sebentar didepan kelasnya. Melirik ke arah marcel lalu masuk dengan gaya acuh tak acuh. Marcel yakin Renata melihatnya.

 

Bella masih terus bicara. Marcel benar-benar tidak fokus. Tak lama Renata keluar lagi dari kelas bedanya sekarang dia bersama sahabatnya,Raya. Mereka memperhatikan marcel dari jauh seperti sedang berbincang sesuatu disana.

 

Yaallah mimpi apa aku semalem batin marcel.

 

Tak lama sahabat marcel keluar dari kelasnya. Itu membuat marcel bernafas lega. Seengganya Renata tidak berpikiran terlalu jauh dengan duduknya marcel dan bella didepan kelas. Jarang sekali marcel berinteraksi dengan perempuan. Renata pun tau itu.

 

Mereka bertiga masih berbincang. Tidak dengan marcel matanya masih lurus ke arah Renata yang sedang bicara serius dengan raya.

 

Jangan bilang dia ngomongin gue? Batin marcel.

 

Marcel masih bergelut dengan pikirannya. Sampai ia tidak mendengar bel masuk berbunyi. Sampai bahu nya di tepuk oleh bella barulah dia sadar.

 

"cel udah bel. Kita masuk kelas yu" ajak bella sambil menarik lengan marcel.

 

Riki dan farhan sudah masuk lebih dulu kekelas. Mau tak mau marcel berdiri. Tetapi matanya masih menatap Renata yang sedang tertawa bersama Raya.

 

Renata berjalan masuk kekelas. Begitupun juga marcel. Tetapi pikiran kedua memang sedang bergelut. Tak bisa dipungkiri Renata juga memikirkan suaminya. Tetapi Renata lebih santai.

 

1
Dwi Setyoningsih
mana trusanya thor
Dwi Setyoningsih
nah gini thor asik bacane,,, tp ttp marcel yg setia
Dwi Setyoningsih
semangat thor ditunggu ceritanya
Dwi Setyoningsih
yang konsisten dong marcel pilih bini apa temen
pisces
masak Marcel trs kyk gitu sih, gak bgt deh, ntar baik lg ke rmh sakit nungguin Bella, klo kyk gitu lagi ya tinggalin aja Marcel nya Re
pisces
sll begitu..meskipun pingin menyelesaikan mslh hrsnya Marcel Riki itu ngomong dulu ma Renata dan raya jgn asal.main tarik.bella kyk gitu...kok perasaan kyk gitu trs sih..au ah
pisces
Bella tuh klo nurut aku ank yg gak bisa dijadiin teman ato sahabat
pisces
kaan sllh paham again
pisces
masak sih Renata stlh harga dirinya dan klrgnya diinjak-injak sama org lain sampai ngatain hal2 kyk gitu cmn diajak jln sama nonton doang lgsg gak marah ckckck
Marcel jg gitu kyk gak punya slh aja nyium org lain selain istri dan klrgnya...aneh menurutku ini
pisces
meskipun anggep adik paling tdk interaksinya ya jgn gitu dong Cell main kecup sama Bella..ntar klo Renata ngambek Krn cemburu bingung loh..BKN muhrim jgn asal.nyosor
Elizabeth Zulfa
Marcel jdi cowok gaje bnget😏😏
Elizabeth Zulfa
za gini nich klo istri kalah ma pelakor 😏😏
Elizabeth Zulfa
diiiihhh..... g usah segitunya juga kali Cel....tegas ma org zg lbh pnting itu prlu... g usah nyesel ma hal zg g pnting kek si belek zg dah jdi masa lalu
Elizabeth Zulfa
boong ma ulet keket takut bnget tp boong ma istri fasih bngt...
Elizabeth Zulfa
gmna mau jtuh cinta klo elo nya aja kek gitu ma istri sndiri...😒😒
mana lbih mntingin si belek lagi😡😡
Elizabeth Zulfa
istrinya sibuk blajar masak buat nyenengin dia, eeee mlh dia nemuin si mantan kupret.... kurang ajar bnget tuh si marcel
Elizabeth Zulfa
mimpi indah buat Marcel tpi mimpi buruk buat Renata 🤣🤣🤣
pisces
siap tdk siap hrs siap dong re memberikan haknya Marcel..awas lho banyak pelakor diluar sana..jgn sampe Marcel cari pelampiasan lain klo kamu gak siap trs
pisces
Riki ato Marcel kasih tau si Farhan spy gak slh paham jadinya musuhan Krn belka doang
pisces
sebagai sahabat harusnya tuh Riki ato.marc
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!