NovelToon NovelToon
MENIKAHI KARENA CINTA

MENIKAHI KARENA CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:631.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nadziroh

Albert Fernando laki laki yang sangat kaya raya menikahi Danisha Atmanegara, gadis cantik yang bekerja di klub malam...
Awal pertemuan yang kurang tepat membuat Albert maupun Danisha saling membenci

Awal pernikahan yang menyakitkan pun di rasakan Danisha karena Albert sang suami sering merendahkannya dan menghinanya,

Namun dengan berjalannya waktu ,Danisha pun mulai terbiasa dengan sikap acuh Albert padanya,
Meskipun begitu perhatian lebih pun selalu di curahkan Albert untuk Danisha, semakin hari Albert semakin bingung dengan perasaan nya untuk Danisha.

''Apakah ini yang di namakan cinta, apakah aku menikahi karena cinta? ''itulah yang selalu ada di dalam hati Albert.

Masih ada tokoh di belakang yang tak kalah unik yang harus di patuti jempol, siapa lagi kalau bukan mely sang sahabat ,
Bahkan Mely pun menikah dengan orang yang juga dingin dan angkuh,
''Apakah semuanya akan berujung bahagia, mengingat perjuangan mereka yang sama sama menghadapi pria angkuh? ''


Kalau penasaran kita baca yukkk!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadziroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

# 23

Diruangan yang luas namun sangat sepi itu, Danisha melamun memikirkan sesuatu yang tiba tiba terlintas dalam otaknya, namun itu hanya lamunan belaka menurutnya. jangankan untuk menggapai bulan, untuk melihatnya pun seakan tak bisa.

Suara ketukan pintu membuyarkan lamunannya, Danisha langsung saja membuka pintu kamarnya, diam sejenak melihat orang yang ada di balik pintu.

''Bapak, ucapnya memanggil Arman.

''Nona panggil saya Arman saja, saya belum terlalu tua ,dengan percaya dirinya Arman mengucapkan.

''Iya ,ada apa ya, kenapa kamu kesini., apa kamu salah kamar, kamar tuan Albert kan ada di sebelah?'' ucapnya sambil menoleh ke arah kamar Albert. ''Tidak nona, saya tidak salah kamar, saya ke sini untuk bilang pada Nona ,sekarang nona siap siap pakai baju yang rapi ,kalau bisa pakai saja baju yang baru, kita akan pergi, ucap Arman dengan ramahnya.

Namun Danisha sedikit bingung, untuk apa Arman mengajaknya keluar, pasalnya nggak mungkin tuan Albert tiba tiba saja mengizinkannya keluar rumah.

''Maaf, kalau boleh aku tau, kita mau kemana, apa tuan Albert ikut,?'' tanya Danisha.

Arman hanya menggeleng. ''Tapi ini perintahnya dan Nona harus ikut, jelasnya.

Danisha langsung kembali ke kamar dan menutup pintu.

Mau di bawa kemana aku, Kenapa tuan Albert menyuruh Arman untuk membawaku keluar ,apa dia mau membuangku atau dia mau mengembalikanku pada Mely ,batinnya menerka,

Danisha sedikit senang saat mengingat nama Mely, namun itu cuma menerka, barang kali juga salah,.

Setelah siap, Danisha keluar dari kamarnya dan melihat Arman yang masih menunggunya.

''Sebentar, ucapnya pada Arman,

Danisha melihat kamar Albert yang sedikit terbuka.

''Man, tunggu sebentar, aku mau izin pada tuan Albert ,bagaimana pun dia suamiku ,dan tidak pantas kalau aku keluar tanpa izinnya.

ucapan Danisha. membuat Arman tersenyum.

Aku salut sama nona yang sangat baik, semoga pertahanan tuan muda cepat runtuh batinnya sambil geleng geleng kepala.

Danisha mengetuk pintu saat melihat Albert yang sedang duduk di ranjang sambil mengusap wajahnya dengan kasar.

Dan kini menoleh ke arah Danisha.

''Kenapa? ''tanya tuan Albert dari posisinya.

Danisha masuk dan menghampiri Albert.

''Kata Arman tuan yang menyuruh saya keluar rumah, memangnya tuan mau menyuruh Arman membawaku ke mana,?'! tanya Danisha tak ada sedikit keraguan dalam benaknya.

''Ikuti saja dia, dan tidak usah tanya padaku, bukankah kamu sangat membenciku karena perlakuanku padamu, Ucapan Albert memang benar, tapi bagaiamana pun Danisha masih sah menjadi istrinya.

Tanpa berkata, Danisha keluar dari kamar Albert, setelah sampai di ambang pintu Danisha menoleh dan sudah tak mendapati Albert di tempatnya.

''Mari Nona, Arman mempersilahkan, sedangkan Danisha hanya mengangguk.

Sesampainya di depan rumah, Danisha heran melihat banyak orang yang memakai baju hitam dan mobil seperti mau patroli saja.

Sebenarnya ada apa ini, kenapa banyak mobil dan banyak pengawal, apa aku mau di eksekusi, batinnya sedikit merinding.

Sampai tak menghiraukan Arman yang dari tadi membukakan pintu mobil.

''Nona, ayo masuk ,ini sudah malam, sekali lagi panggil Arman.

Setelah berada di dalam mobil ,Danisha hanya diam saja dan mengikuti alur kemana Arman membawanya.

Tanpa di sadari ada sepasang mata yang melihat kepergian Danisha dari balkon atas.

Sama seperti Danisha, Mely pun juga heran dengan dosen Ricko yang tiba tiba menjemputnya dan mengajaknya keluar, seperti pasangan yang mau kencan saja.

Berkali kali Mely bertanya, Tak ada satu jawaban pun yang keluar dari mulut dosen Ricko.

Ini laki laki kenapa sih, apa sebegitu mahalnya suaranya itu, padahal suaranya pun biasa saja, tapi kenapa dia seperti orang yang sakit gigi sih, batin Mely jengkel.

Setelah beberapa menit ,mobil berhenti di sebuah restoran mewah, sangat mewah, tapi Mely bingung karena tempatnya sangat sepi, bahkan satu pengunjung pun tak ada,.

''Pak, panggil Mely dari belakang pada Dosen Ricko.

''Kenapa, ikut saja, jangan banyak bicara, kata Ricko membuat Mely langsung menutup mulutnya dan mengikuti Ricko masuk.

Ini tempat memang di boking sama pak Ricko atau memang tak laku sih kenapa sepi amat, batinnya.

''Duduk,titah Ricko, mely pun hanya mengikuti saja.

Tak lama ada seorang pelayan yang sudah membawa makanan dan minuman tanpa bertanya terlebih dahulu..

Kapan pesannya, bukankah kita baru saja sampai, batinnya lagi.

Tak berselang lama, ada segerombolan orang berbaju hitan yang masuk ke dalam restoran ,dan mereka berdiri di setiap sudut restoran.

''Nona silahkan masuk!''. ucap Arman pada Danisha, Sedangkan Danisha hanya mengangguk dan berjalan masuk, berpikir sejenak.

Restoran, untuk apa Arman membawaku ke restoran, tapi kenapa sepi sekali,batinnya sambil memandang sudut sudut ruangan yang super mewah itu.

Danisha tersenyum setelah beberapa hari terkurung baru kali ini bisa melihat keindahan luar,

Saat pandangannya mengarah kesana kemari ,tiba tiba saja sorot matanya tertuju pada sang sahabat yang sedang duduk dengan dosen yang sering menghukummya

Seakan tak percaya, namun Danisha tetap berteriak menyebut nama Mely yang membuat sang empu langsung menoleh.

''Danisha, mely pun berteriak, keduanya saling pandang dan selanjutnya saling berlari.

Keduanya saling menyebut nama dan saling memeluk.'' Nisha lo dimana, gue kangen sama lo, ucap Mely sambil menangis,

Sama seperti Mely, Danisha pun lebih terisak,.

''Mel, gue juga kangen banget sama lo, dan gue nggak nyangka bisa ketemu sama lo malam ini, lo apa kabar, Tanya Danisha dalam tangisannya.

''Gue baik Nis, lo sendiri gimana, apa pemilik kampus itu.... Ssstt.... ''Gue nggak apa apa ,pemilik kampus itu sangat baik, dan gue aman disana, lo nggak usah khawatir, kini Danisha mulai menampakkan senyum. palsunya.

''Nona silahkan duduk!'' titah Arman.

Mely bingung melihat Arman dan orang yang berbaju hitam itu, karena mereka semua seperti melihat ke arah Danisha.

''Nis, mereka siapa?'', bisik Mely.

Danisha melihat ke arah orang orang yang di tunjuk Mely.

''O... bukan siapa siapa mereka itu pengawal mendingan kita bicara sepuasnya, habiskan malam ini untuk curhat, Ucap Danisha santai.

Akhirnya keduanya saling melepas rindu saling curhat ,namun Danisha sama sekali tak menceritakan perlakuan tuan Albert pada Mely, karena takut Mely akan bersedih.

''Mel, Lo jadian sama pak Ricko, kenapa lo bisa disini bersama dia, ucap Danisha pelan sambil melihat ke arah Dosen killer yang sedang duduk dengan Arman.

Mely menggeleng dan berfikir.

''Nis, Pak Ricko yang membawa gue kesini, dan kayaknya pertemuan kita ini memang di sengaja oleh mereka, karena pak Ricko juga nggak bilang pas gue nanya tadi, dan nggak mungkin kebetulan kan, kita bisa bertemu, kayaknya memang semua ini di rencanakan, bisik Mely.

Danisha pun juga berfikir seperti Mely, tidak mungkin tuan Albert menyuruhnya keluar begitu saja tanpa ada sesuatu yang penting,

Ternyata kau masih punya kebaikan juga tuan batin Danisha.

1
Oei vi
makasih untuk ceritanya.
Oei vi
🤣🤣🤣
Oei vi
👍👍👍👍
Oei vi
arman kamu sdh salah kaprah sma bos kamu.🤣😅
Oei vi
tanda-tanda Bucin dhe..🤭🤭
Oei vi
🤣🤣🤣🤣
Bunda SalVa
ceritanya bagus....kita bisa belajar dari Al dan Nisha bahwa mencintai dan dicintai itu tidak perlu pakai syarat...hati yang tulus akan membuktikannya 👍🏻👍🏻
Tri Utari Agustina
Ceritanya sangat bagus sekali thor mantap thor semangat thor semoga novel tambah sukses selalu
Hj_ ijotfauziyah
kalo di novel tuh pasti ngidam nya GK masuk akal GK ada di dunia nyata. maklum lah dunia halu. ngidam mnya pun halu. suka2 kamu lah thor
Hj_ ijotfauziyah
kasihan Melly. blm di sentuh sama suami nya. sebener nya si Rico cinta GK sih sama Melly
Hj_ ijotfauziyah
lgi pula dosa lho kalo suami istri menahan dan melupakan ibadah yg satu itu
Hj_ ijotfauziyah
GK masuk akal. masa udah suami istri udah halal kok malah dibtahan2. yg blm halal aja kalo tiap hari tidur bersama .bisa saja terjadi
Rini Haryati
ceritanya bagus
sukses thor
smangat thor
mksh
‼️n
Mau dong jadi temen Danisha....☺️☺️☺️
‼️n
Rektor....
Lektor....
agk ganggu mb Nad...
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Asmawati
oon mlu mluin itu nya krangan author
Asmawati
,karanganmu jijay perempuannya kampungan and oon ktanya anak hebat bisa mandiri tpi oon
Asmawati
kmu hanya meleceh harga diri wanita author kau itu pengarang GK sih
Asmawati
kau menceritakan perempuan matre yg gkmau berusaha supaya bisa hidup
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!