Comedy - Romance - Fantasy.
Tidak untuk anak-anak karena banyak konflik kerajaan.
Putri Becca Malcon, mendapatkan kesempatan hidup yang kedua, setelah sebelumnya mendapatkan hukuman mati oleh tunangannya sendiri, yaitu Pangeran Mahkota Ebert Oswald. Karena di fitnah telah menyakiti wanita kesayangan sang putra mahkota.
Jiwanya kembali ke masa lalu, saat dia memenangkan sayembara yang di adakan oleh Keluarga Kerajaan Oswald, dan sebelum dia mengucapkan keinginannya melamar Pangeran Ebert.
Di tengah kebimbangan antara takut akan kematian dan juga tidak mau menghancurkan harga diri keluarganya, Becca justru terpesona dengan ketampanan sang raja hingga tanpa sadar mengucapkan sebuah kalimat di hadapan ayah mertuanya.
“Sebagai hadiah, saya ingin.. Melamar Yang Mulia Raja Basilio Oswald.”
Dan saat Becca tersadar, dirinya tidak bisa mundur lagi saat sang ayah mertua atau Raja Basilio justru tersenyum miring, serta menyetujui lamaran itu bahkan berniat menikahinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
18. Hama lainnya ??
Becca tidak pernah menyangka, jika setelah ciuman semalam, justru membuat sang raja malah semakin lengket kepadanya. Hingga pagi ini, Becca di ajak masuk ke ruangan pribadi sang raja, dan dia duduk bersebelahan, bahkan tangan sang raja kini merangkul pinggang Becca, dan menaruh kepalanya di bahu Becca.
“Hmm~ Aromamu sangat wangi, sayang.” Bisik sang raja, membuat Becca merasa geli.
“Ah, Basil.. Geli..” Ujar Becca dengan malu, dia berusaha melepaskan pegangan tangan suaminya.
“Kau sangat nakal semalam~ Benar-benar lucu, aku sangat menyukai, wajahmu sayang.”
“Lepas, ini di publik. Bagaimana jika ada yang melihat kita ??” Bisik Becca dengan penuh penekanan dan malu, tapi Raja Basilio semakin mengeratkan pelukan dengan istrinya.
“Tidak ada yang akan berani menegur kita, apalagi aku adalah rajanya.” Celetuk Raja Basilio dengan nakalnya, membuat wajah Becca semakin memerah malu.
Tok.. Tok.. Tok..
“Yang Mulia Raja Basilio, maaf mengganggu. Ada berita penting.”
“Masuk !”
Pintu terbuka, memperlihatkan seorang pria yang sedang membawa dokumen di tangannya, masuk ke dalam tanpa mengetahui jika sang ratu ada di dalam. Pria itu berjalan sambil membaca dokumen, hingga berdiri di depan sang raja.
“Yang Mulia, ada kabar- Eh ??”
Sang pria terkejut melihat sang ratu duduk di sana sambil tersenyum kikuk, dan rajanya bersandar pada bahu sang ratu, sambil menatap ke arah pria itu.
“Katakan Nick, ada berita apa ??” Tanya Raja Basilio tanpa mengubah posisinya, dan masih memeluk erat istrinya.
“Jenderal Orson Winston dan keluarganya akan datang, siang ini tuan.”
Raja Basilio menghela nafasnya berat, “Bukankah aku sudah mengirim mereka ke ujung wilayah, untuk apa mereka kemari ??”
“Mereka berkata ingin, menjenguk keponakannya Pangeran Mahkota Ebert.”
Raja Basilio mengubah ekspresinya sedikit, tapi dia tetap pada posisinya.
“Baiklah, aku akan menyambutnya di atas singgasana bersama istriku.” Ujar Raja Basilio sembari tersenyum misterius di sana.
“Baik Yang Mulia. Kalau begitu saya pamit dulu, Yang Mulia Raja Basilio, dan Ratu Becca.” Ujar Nick dengan menundukkan tubuhnya sedikit, memberikan hormat kepada sang raja dan ratunya.
Sebagai aturan, sang raja atau ratu hanya boleh menjawab dengan anggukan, tanpa perlu berbicara apapun. Jadi, Nick langsung membalikkan badannya dan pergi dari ruangan sang raja.
Setelah kepergian Nick, Raja Basilio menghela nafasnya berat.
“Astaga, ada apa hari ini ?! Kenapa banyak sekali hama-hama yang betah di kerajaanku !!” Ujar Raja Basilio dengan sedikit kesal, dan menyandarkan kepalanya di bahu istrinya.
“Siapa mereka, Basil ??”
Raja Basilio menatap ke arah istrinya dengan tatapan lembut, “Bukan siapa-siapa, hanya orang masa lalu di kerajaan ini.” Ujar sang raja dengan lembut.
Ratu Becca terdiam sejenak, lalu kemudian menganggukkan kepalanya, “Begitu ?? Tapi kau terlihat sangat membenci mereka.”
“Sampai sekarang.” Ujar Raja Basilio dengan singkat, tapi memperlihatkan kebencian mendalam, Ratu Becca membelai rambut suaminya, dia tahu jika suaminya marah bukan kepada dirinya.
Tapi entah kenapa, perasaan Becca tidak enak, karena sepertinya orang itu akan menjadi masalah baru untuk mereka ke depannya.
...
Di atas singgasana, Raja Basilio duduk di kursi kebesarannya, di sebelahnya Becca, lalu Pangeran Ebert sebagai putra mahkota, dan terakhir Pangeran Aldert.
Sebenarnya sang pangeran kedua ingin duduk berdekatan dengan Becca, tapi karena status sang kakak sebagai putra mahkota, jadilah dia duduk di sebelah ratu.
Tidak lama, pintu utama terbuka, memperlihatkan satu keluarga kecil masuk dengan gaya angkuh mereka, pakaian rapi dan mewah, berjalan di atas karpet berwarna ungu tua hingga akhirnya mereka berada di depan singgasana sang raja.
Mata mereka terkejut dengan adanya sosok perempuan muda di sebelah sang raja, dan Raja Basilio memandang mereka dengan tatapan tajam dan wajah datarnya.
“Salam Yang Mulia Raja Basilio.”
Raja Basilio hanya memberikan anggukan singkatnya, “Selamat datang di Kerajaan Varilia, senang menyambut anda Jenderal Orson Winston.” Ujar sang raja dengan nada datar dan dingin.
“Yang Mulia, jika boleh saya bertanya, siapa gadis muda di sebelah anda ??” Tanya Fern dengan nada penasaran menatap ke arah Becca.
Raja Basilio tersenyum tipis, “Perkenalkan.. Ratu Becca Oswald, dia adalah istriku, dan baru saja menjadi ratu.” Ujar sang raja memperkenalkan dengan bangga, membuat Keluarga Jenderal Orson terkejut bukan main.
“Yang Mulia.. Anda tidak salah, bukan ?? Dia bahkan lebih cocok menjadi pasangan Pangeran Aldert daripada menjadi ratu.” Ujar Valia, putri jenderal berbicara dengan frontal di sana.
Raja Basilio memberikan ekspresi datarnya, “Apa maksudmu ?? Apakah wajahku terlalu jelek untuk menikah dengan Becca ??” Ujar sang raja sedikit tersinggung dengan perkataan dari Valia.
“Ah, bukan seperti itu Yang Mulia.. Hanya saja, dia terlihat sangat muda.”
Raja Basilio terdiam, “Dia memang masih muda.. Usianya 23 tahun.”
“HAH ?!”
Pangeran Ebert dan Pangeran Aldert langsung menoleh ke arah ayah mereka. Kedua anak itu baru menyadari usia dari Becca, meskipun wajahnya cukup muda, tapi mereka mengira usia Becca adalah 27 atau 28, mereka tidak mengira jika usia ibu tiri mereka lebih muda daripada mereka.
“Tapi itu bukan berarti aku melakukan pelanggaran hukum, bukankah 23 sudah masuk usia menikah ??” Ujar Raja Basilio dengan acuh, menaikkan bahunya.
Ratu Becca berusaha tetap mempertahankan ekspresi dinginnya, meskipun dirinya di berikan tatapan aneh dari tamu yang hadir.
“Tidakkah.. Masyarakat akan memberikan kesan buruk kepada anda, mengenai ratu baru yang lebih muda, Yang Mulia ??” Ujar sang Jenderal membuka suara, Raja Basilio menyeringai kecil.
“Memang siapa yang berani menentangku ?? Toh tidak ada rakyat yang berani untuk membuka suara menentang pernikahan ini.” Ujar Raja Basilio dengan angkuhnya.
Pangeran Aldert yang mendengarkan perkataan ayahnya malah kini ikut tersenyum kecil, seakan mulai mengerti niat dan tujuan ayahnya membiarkan para hama itu datang kemari. Rupanya untuk memamerkan istri barunya kepada mereka.
“Apakah.. Anda keberatan Jenderal Orson ??” Ujar Pangeran Aldert dengan ekspresi bingungnya di sana.
“Ah, tidak sama sekali. Justru sayang senang, jika.. Yang Mulia menemukan kebahagiaan yang baru.” Ujar Jenderal Orson dengan senyuman yang sedikit di paksakan, tapi mereka tahu, ada tatapan ketidaksukaan kepada Ratu Becca yang duduk di atas singgasana itu.
Tapi sang ratu hanya memberikan tatapan tegas, dan datarnya di sana. Seakan memberikan kesan, jika dirinya tidak tergoyahkan di sana. Dan ekspresi Becca malah menunjukkan kedewasaan seorang bangsawan.
“Baguslah kalau begitu, karena.. Jika ada yang menentang perintah raja, maka mereka akan di anggap sebagai pengkhianat dan pemberontak disini.” Ujar Pangeran Aldert dengan tenang, tapi ada tatapan sinis di sana.
Ya, Kerajaan Varilia cukup keras bagi mereka yang suka memberontak atau protes, karena mereka akan di anggap pemberontak, dan mendapat hukuman di cambuk hingga mati. Tapi jika kau menurut pada sang raja, maka kau akan hidup sejahtera dan aman, karena sang raja akan memberikan perlindungan, dan hidup yang nyaman.
❤️👑❤️👑❤️👑❤️👑❤️
Waduhh ada tamu hama lagi nih, semoga kali ini Ratu Becca bisa menghadapi mereka ya 😌😌
Kira-kira mereka siapa ya, kok bisa sksd sama si Raja 🤔🤔
*Oh iya, kalau kalian bingung.. Sistem Kerajaan Varilia itu politiknya kaya kom*nis, intinya harus nurut sama sang raja, tapi ya enak kok hidup di kerajaan Varilia, aman dan nyaman pokoknya 😏😏*
gapapa publish aja cerita baru pasti aku baca semua 😍😍😍🔥🔥🔥
gak papah lah klo masih seawet muda brad pitt🤣🤣🤣
latar kerajaaan bgini makin seru thor, berasa ky di novel2 terjemahaan. 😄
semangat thor😄