Seorang gadis berumur 18 tahun,bernama Wulandari.
Hanya lulusan SMA yang di tinggalkan kedua orang tua nya,lalu di titipkan di panti asuhan yang kemudian di adopsi oleh orang kaya,awal nya Wulan sangat bahagia namun setelah datang Rika anak dari orang tua angkat nya, kebahagiaan itu ber angsur hilang,hingga menjadikan nya seorang gadis mandiri.
Penasaran dengan kisah Wulan,yuk simak terus 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Viya Khairullah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 23 KERUMAH WULAN
Di panti..
"Kamu gak masuk kuliah hari ini?'' tanya Susi.
"Em kaya nya gak dulu Bu,Wulan gak masuk hari ini gak papa kan Bu?'' tanya Wulan.
"Ya gak papa,tapi kamu nya apa gak apa-apa gak di cariin kelamaan gak masuk?'' kembali Susi bertanya.
"Gak ada yang carii Bu,, ntar besok-besok Wulan masuk kok"sahut Wulan sambil membantu Susi menyiapkan sarapan untuk mereka semua..
Ia membawanya keruang tamu yang cukup luas disana Untuk mereka semua sarapan,jika di meja makan tentu tidak cukup sebab anak-anak panti lumayan banyak.
Terlihat semua anak-anak sudah menunggu sarapan dengan senyum.
"Anak-anak sini sarapan dulu kakak Wulan sudah menyiapkan nya !'' ujar Susi yang mengambil kan minum untuk anak-anak.
Dengan semangat mereka semua sarapan bersama.
Tak terasa hampir seminggu Wulan di panti,gadis itu sepertinya sangat betah di panti dari pada dirumah mewah orang tua angkatnya,sementara Purnama ia sedikit sedih karena Wulan tak kunjung pulang,ia sungguh merindukan anak angkat nya itu.
Selama Wulan tak masuk kampus ternyata Ayu sang sahabat juga ikut tak masuk,dengan alasan malas karena malas gak punya teman selain Wulan. Ayu ini ada-ada saja sungguh alasan yang tak masuk akal bukan hehe...
Sementara Arga bingung sendiri mengapa hampir satu Minggu kedua orang itu tidak masuk.
"Apa kalian tahu Wulan dan Ayu kemana, sudah hampir satu ini mereka berdua tidak masuk?'' tanya Arga pada mahasiswa lain.Namun Serentak semua menggeleng tanda tak tahu,memang kenyataannya mereka semua tak ada yang tahu Arga tampak gelisah,ia tidak puas mendengar jawaban dari anak-anak,ada apa sebenarnya dengan hati Arga?.
Rencananya Arga akan mengunjungi kediaman Wulan sepulang dari kampus.Sementara itu Wulan dan Ayu sedang asyik berbicara di bangku yang berada di halaman panti.Ya ayu ternyata menghampiri Wulan ke panti,karena bosen dirumah ia pun memutuskan menghubungi Wulan.
"Gila kamu ya Ay,,gak ada kerjaan banget aku gak masuk,kamu juga ikut gak masuk!'' ujar Wulan sambil geleng-geleng kepala tak habis pikir dengan jalan pikiran sang sahabat.
"Yoo aku malas lah Lan gak ada sahabat ku yang paling cantik ini,jadi mending aku juga ikut gak masuk"ucap Ayu sambil cengengesan sendiri.
"Alah bilang saja gak ada sahabat selain aku kan"Sindir Wulan.
"Kok tahu"mereka berdua kin tertawa.
"Oh ya kan,kamu kan belum cerita kenapa kamu ada di panti berhari-hari apa kedua orang tua mu tidak mencari ?'' tanya Ayu yang jiwa kepoan nya mulai on itu.
"Oh iya ya jadi gini..."singkat cerita Wulan menceritakan semua nya pada Ayu toh Ayu sahabat nya jadi ia pikir tak apa-apa berbagi cerita dengan sang sahabat.
Wulan menceritakan sedetail mungkin tentang dirinya mulai dari ia tinggal di panti dan di angkat sebagai anak oleh pandu dan Purnama.Tak ada yang terlewat sedikit pun.
Ayu menjadi pendengar yang baik,ia terkejut mendengar cerita Wulan.
"APA! Jadi ternyata kamu bukan anak kandung mama dan papa kamu Lan?'' tanya Ayu terkejut " Nih ya aku pikir kamu anak kandung mereka berdua aku sampai iri loh melihat nya"ucap Ayu lagi.
"Iya Ay begitu lah kenyataan nya"
"Terus anak kandung mama dan papa mu itu berkuliah diluar negeri dan sekarang dia sudah balik lagi ?'' kembali Ayu bertanya.
"Iya Ay dia juga sudah kembali...." Wulan kembali menceritakan pada Ayu tentang Rika yang kembali tak lupa juga Wulan menceritakan tentang Rika yang sengaja ingin mengerjai Membuat Ayu merasa geram.
"Keterlaluan sekali anak kandung mama dan papa mu itu,kalau aku jadi kamu mana mau aku mengalah"ujar Ayu.
"Iya mau nya sih juga gitu Ay,,tapi aku tak kuasa sebab aku hanya anak angkat sementara kak Rika itu anak kandung "
Kedua nya larut dalam pikiran masing-masing hingga panggilan Susi membuyarkan lamunan mereka.
"Wulan ajak teman mu makan,ibu sudah siapin di dalam" ujar Susi memanggil Wulan.
"Iya Bu!'' sahut Wulan.
"Ay makan dulu yuk"ajak Wulan,ayu yang memang hobi makan itu pun bergegas mengikuti Wulan.
"Wah sepertinya enak ini"ujar Ayu sambil memindai makanan yang berada di meja makan.
"Sudah makan saja dulu!'' ujar Wulan mereka berdua pun makan..
*
Arga kini berdiri di depan rumah mewah,ia menatap rumah itu tak ada tanda-tanda Wulan di sana.
"Kenapa aku jadi deg-degan gini ya kaya mau bertemu siapa saja"Arga tertawa dalam hati nya.
Dengan langkah pasti ia masuk ke gerbang rumah mewah itu.
"Maaf tuan,anda mau bertemu siapa?'' tanya satpam yang berada dirumah itu.
"Saya mau bertemu Wulan pak, kebetulan saya dosen nya sudah hampir seminggu ia tak masuk"jawab Arga sopan menyampaikan niatnya.
"Tapi non Wulan gak ada dirumah tuan"
"Loh memang nya Wulan kemana,bukan nya ini rumah Wulan ya?'' Arga bingung.
"Iya tuan jadi gi...." belum sempat pak satpam berbicara pintu rumah terbuka.
"Ada apa pak?'' tanya Purnama.
"Ini Bu,dosen Wulan nanyain Wulan kerena hampir seminggu Wulan. Gak masuk"jelas pak satpam, Purnama menatap Arga.
"Oh ya ampun ayo masuk dulu biar saya jelaskan!'' ajak purnama dan Arga pun menurut ia mengikuti Purnama masuk dan duduk diruang tamu.
"Jadi kamu dosen Wulan?'' tanya Purnama
"Iya Bu,nama saja Arga .Wulan nya kemana ya?''
"Jadi gini.....'' Purnama menceritakan Sebelum Rika datang.
"Jadi Wulan ada di panti Bu,yasudah nanti ibu bilangin suruh masuk kampus besok ya,!'' ujar Arga sopan.
"Ma,kunci mobil mana aku mau ja....."Rika keluar dari kamar ingin menanyakan dimana kunci mobil, lagi-lagi ia terkejut melihat Arga ada di sana,ia pikir ini keberuntungan nya .
"Ya ampun kamu ada di sini" ujar Rika dengan suara selembut mungkin sambil membetulkan rambut nya.
"Kamu kenal dengan Arga?'' tanya Purnama.
"Gak juga ma,baru kemarin dia nolongin aku, ngomong-ngomong ada apa kamu kesini apa kamu mencari ku"Rika mulai kepedean sambil duduk mepet dengan Arga membuat laki-laki itu tak nyaman.
"Dia mencari Wulan"sahut Purnama membuat Rika terkejut.
"APA! Untuk apa?'' tanya Rika lagi.
"Dia dosen di kampus adik mu"sahut purnama singkat,senyum di wajah Rika redup Mendengar yang di cari Arga si laki-laki idaman nya itu mencari Wulan bukan dirinya.