NovelToon NovelToon
Crazy Daddy

Crazy Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:178.7k
Nilai: 5
Nama Author: ketua kocheng

Rykel hanya butuh perhatian Dave ia hanya ingin Dave menganggapnya ada tapi mengapa sangat sulit untuk Rykel mendapatkan perhatian itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ketua kocheng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pengetahuan

Baran membuka matanya ia melihat sekitarnya dan ternyata ia sedang berada di kamarnya "Sialan! Dosisnya tak main-main!!" Baran melirik jam dinding dan ini sudah sore ia sangat lapar dan mengapa Violet tidak membangunkannya untuk minum obat dasar wanita tak berguna

Baran yakin diluar pasti ada maid dan para bodyguard Baran memukul tombol merah di dekatnya dan dengan cepat salah satu maid datang menghampirinya

"Kemana mereka?!" Tanya Baran tidak sabaran "maksud tuan muda?..." Baran mengepalkan tangannya "apakah aku harus mengulangi pertanyaannya ku lagi?!!" Maid itu bergidik ngeri dengan tatapan Baran

"Jika maksud tuan muda nyonya dan tuan besar... Mereka tengah menghabiskan waktu di luar..." Baran tertawa kecil "Pergilah dan jangan ada yang masuk!!" Setalah maid itu pergi ia mengambil botol kecil berisikan cairan mematikan di dalam laci

"Sialan! Kenapa aku seceroboh itu?!! Mana bisa racunnya berefek jika aku tidak meneteskan ini?!! Arghh sial!.." Baran menjambak rambutnya ia harus tenang ia tidak boleh membangunkan Rykel

Baran menatap kakinya dengan satu suntikan saja kakinya bisa sembuh total memang tak sia-sia ia meracik obat sendiri

"Apakah si pak tua itu mempan pada sianida?..." Tanya Baran pada dirinya sendiri "mungkin tidak..." Ujarnya lagi dan duduk di tepi ranjang "bagaimana dengan racun ular?... Kau pasti tidak akan selamat... Tapi sebaiknya aku pikirkan cara elit untuk menghabisimu..."

Baran sepertinya mendengar suara mobil terparkir mungkin keluarganya sudah pulang Baran bersiap ia berbaring dan tak lama suara langkah kaki pun terdengar

Baran mengambil cairan tadi dengan jarinya ia mengoleskan cairan tersebut ke keningnya

Ceklek

"Mommy?..." Baran tersenyum begitupun dengan Violet "mommy kemana saja?... Aku kangen..." seandainya obatnya dengan sempurna ia campurkan mungkin wanita di hadapannya tidak akan seceria ini

"Ada urusan di luar jadi mommy tinggal sebentar... Ayo bangun waktunya minum obat..." Baran mengubah posisinya menjadi duduk "Ada urusan apa hingga mommy pergi keluar rumah?..." Baran berusaha memancing Violet

"Bukan hal yang besar..." ujar Violet sembari menyodorkan obatnya tentu Baran menunduk menatap obatnya matanya melirik tajam Violet "Jika bukan urusan besar mengapa mommy harus keluar?..." Tidak ada emosi di nada bicaranya suaranya sangat datar

"Rykel... Sejak kapan kamu menjadi banyak tanya seperti ini?..." Sudahlah sekarang kamu berbaring lagi... Supaya cepat sembuh..." Baran menurut ia berbaring

Violet berdiri ia hendak pergi "Apakah tidak ada kecupan di keningku?..." Tanya Baran dengan wajah memelas tentu Violet terkekeh dan mengecup singkat keningnya setelah itu Violet pergi keluar kamar

Baran memiringkan tubuhnya ia mengeluarkan obat yang tadi tidak ia minum ia hanya menyimpannya di dalam mulutnya ia tidak mau tertidur dalam waktu yang lama

"Perih..." Ujar Baran merasakan perih di keningnya "Wanita bodoh!.. kalian semua bodoh!!..."

*

Violet menuruni tangganya bibirnya terasa aneh mungkin karena Rykel berkeringat tapi mengapa penglihatannya kabur

"Dave!..." Teriak Violet karena ia merasakan matanya yang sangat sakit dengan cepat Dave berlari mendatangi Violet yang berada di tengah tangga

"Sakit... Mataku sakit..." Violet menggenggam erat tangan Dave "Kita ke rumah sakit!!..." Dave panik ia mengangkat Violet lalu membawanya ke dalam mobil Dave memutari mobil lalu masuk ke dalam kemudi ia melirik Violet yang menutup wajahnya

"Sayang... Sini aku lihat sebentar..." Dave menggapai tangan Violet yang tengah menutup matanya Dave sangat terkejut saat melihat darah keluar dari mata Violet "Astaga!!.. kenapa bisa seperti ini?!!..." Dave melajukan mobilnya dengan cepat menuju rumah sakit terdekat disana

Lihatlah betapa senangnya Baran saat mendengar teriakan Violet betapa senangnya Baran saat mendengar suara mobil Dave yang melaju kencang ia tahu jika Dave akan menuju rumah sakit dan sayangnya tidak ada penawarnya

*

Dokter angkat tangan mereka tidak tahu apa yang terjadi pada Violet dan itu memacu amarah Dave dengan bruntal Dave membawa dokter itu ke sudut ruangan ia mengintrogasi dokter tersebut sepayah itukan dokter disana setelah cukup puas melihat wajah ketakutan dokter tersebut Dave kembali menghampiri Violet yang tengah memandang lurus ke depan

"Aku masih bisa melihatmu Dave..." Ujar Violet tersenyum "hanya saja sedikit buram..." Dave memeluk Violet ia harus tenang ia harus mendinginkan pikirannya ia tau apa yang terjadi jika ia panik ini yang akan terjadi pikirannya menjadi tidak jernih

Dave mengambil handphonenya yang berdering

"Ada apa?!!"

"Untuk apa aku kembali?!! Kau yang membuangku!!"

"Tidak akan pernah!! Aku tidak akan mengembalikan Violet padamu!! Aku Takan pelepasannya lagi!!"

Telpon pun dimatikan sepihak

Setelah itu Dave membawa Violet pulang ke rumah betapa gemetarnya tangan Violet karena ia hanya bisa bergantung pada Dave seperti sekarang ia dipapah menuju rumah Violet memang sedikit susah melihat sekitar hanya saja buram ia tidak bisa melihat dengan jelas

Dave membawanya ke dalam kamar utama sekarang Violet hanya boleh tidur dengannya

Dave membaringkan Violet tatapan Violet melihat sekitarnya "Kamu tunggu disini..." Dave mengecup singkat kening Violet ia berjalan dengan tergesa-gesa

Dave memasuki ruangan bawah tanahnya dan tentu ia harus selalu punya ruangan bawah tanah Dave mengambil kotak kecil di dalam brangkas didalam sana terdapat penawar dari segala racun yang ia buat

Dave kembali ke kamarnya ia duduk di samping Violet "Jangan kedip aku mau tetesin obat..." Violet mengangguk dan Dave meneteskan cairan tersebut ke kedua bola mata Violet "sekarang kamu harus tidur... Jangan buka mata sampai besok pagi..." Violet menurut

Dave melangkahkan kakinya menuju salah satu kamar ia membukanya dengan kasar ia juga melihat seorang anak kecil yang tengah berpura-pura tidur

"Pantas saja aku merasa ada sesuatu yang aneh saat di rumah sakit itu!! Aku merasa semua perkataanmu berbeda!!" Baran masih menutup matanya "Apakah kau sedang latihan?!! Kau berpura-pura tidur untuk latihan mati?!! Buka matamu!!"

Baran membuka matanya nada perintah itu memang luar biasa tidak ada yang bisa membantahnya bahkan seorang Baran saja sedikit takut

"Kau seolah sudah mengetahui semuanya!! Apakah kau lupa sebelum kau lahir aku sudah hidup lama di dunia ini?!!" Baran menajamkan tatapannya ia membuka selimutnya dan berdiri berhadapan langsung dengan Dave

Dave menyunggingkan senyumannya anaknya ini sangat lucu "Kau terbang hanya karena bisa membuat racun rendahan seperti itu?!!" Dave tertawa dan sialnya Baran sangat tersinggung

"Tapi tak apa karena aku sudah mengobati istri ku..." Baran membulatkan matanya bagaimana bisa dia mengobati racun yang bahkan Baran saja sangat sulit untuk membuatnya

"Sebelum kau mengetahuinya bahkan aku sudah mencobanya!!" Dave memberikan jawaban membuat Baran penasaran

Dave menyunggingkan senyumannya wajah penasaran bocah itu sangat memuaskan apakah bocah itu pikir Dave anak kecil umur sepuluh tahun? Come on Dave sudah dewasa tentu ia cerdas

Dave berjalan menuju pintu sebelum ia pergi ia melirik Baran "pengetahuanmu sangat buruk!! BARAN!!"

1
Rahmatul Aziza
eaa
Sukma 🌺
Maaf sekedar koreksi penulisan..Tempat parkir mobil di rumah disebut Garasi..kalau bagasi adalah bagian belakang mobil tempat menaruh barang2.

Yang benar Psychopat..bukan sycopat.

Terimakasih
Meda
setelah sekian abad bru up mksh thor sdh mngobati rindu in
Umisah Asther
mau
Umisah Asther
suka thor
Nurul nurul
sejenis altar ego ya Thor...udah berapa lama sih violet pergi??
ANGELINA KARTADINATA
tertarik thor S2 👌
ν⃟α͢иͮуᷠαᷨ
Semangat berkarya kak😊
Keluarga yang harmonis😍😍😍
wah wah tidak sabar menunggu kembalinya rykel😍😍😊
Sudarmi
semangat Thor💪💪💪
Sudarmi
suka ceritax
Sudarmi
up terus Thor
Sudarmi
lanjut Thor
Karunia Kalengkongan
lagu nada dering anon lagunya emak" komplek yaaa...ga ada yang macoan sdikit non
Karunia Kalengkongan
kasian anon...jadi krbawa2'''
Karunia Kalengkongan
karna didikan keras melebihi didika miluter tu yang buat baran berontak...ya kaya davr deh sifatnya..pinang di belah dua
Karunia Kalengkongan
kenapa anaknya harus kan a gitu sih harusnya kan dah seneng sblum ingatannya vi balik....
Karunia Kalengkongan
buat vi hamil anak dave lagi biar ga lariiiii hahahahahahahaa
Karunia Kalengkongan
kenapa yang bawa anaknya bukan si vi nya kan kasian lagian juga bukan ksalahan anaknya .. dave pun kan juga nglakuin semua ma feli karna ancamannya agra
Febiana Dewi
aduh thor cerita kok tdk ada kasih tdk horma org tua
Uswa Choi
silahkan Thor aku sangat senang ketemu Rykel lagi 🥺🥰🥰🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!