NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Sang Penguasa

Terjerat Cinta Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: Triana mutia

Naya harus menerima sebuah kenyataan bahwa sang kekasih menjalin hubungan dengan orang terdekatnya

Naya yang bertekad ingin menikmati hidupnya harus terjebak dan menghabiskan malam dengan seorang pria yang selalu bersikap dingin kepada para wanita

Bagaimana bila pria tersebut ingin memiliki Naya untuk selamanya?

Apakah Naya dapat meraih kebahagiaan bersama pria tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triana mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berhenti Menghindar

Papa Tomi pun menghembuskan nafasnya dengan kasar dan mulai mendudukkan tubuhnya di tempat semula, dia tidak bisa memberikan bantahan apapun atas ucapan terakhir Rendi

"Tapi saat ini anak dalam kandungan Laura butuh pertanggung jawaban!!" ucap papa Tomi penuh penekanan

Rendi pun tersenyum sinis

"Kalau begitu papa harus minta orang yang bersangkutan untuk memikirkan jalan keluarnya, jangan melibatkan kak Naya dalam permasalahan ini"

"Kamu!!" ucap papa Tomi sambil mengeraskan rahangnya

Semua orang yang berada di sana bisa melihat dengan jelas bahwa papa Tomi sudah terpancing emosi karena ulah Rendi saat itu, dengan cepat mama Airin pun segera menggenggam tangan sang suami

"Sudah pah, kamu harus tenang." ucap mama Airin dengan lembut

Sedangkan Rendi sendiri seolah tidak perduli dengan kemarahan sang papa, dia pun langsung menatap ke arah Naya dengan senyuman yang terlihat hangat

"Ayo kak kita pulang," ucap Rendi dengan lembut

"Pulang? kamu mau pulang ke mana Ren?" tanya Naya dengan wajah yang terlihat sedikit bingung

"Pulang ke rumah kakak, apa kak Naya lupa janji aku dulu sebelum aku pergi?"

"Tapi Ren..."

Rendi hanya tersenyum hangat lalu mulai bangkit dari duduknya sambil menggenggam tangan Naya, saat itu Rendi hanya ingin secepat mungkin membawa Naya pergi dari tempat itu

"Kamu mau pergi ke mana Ren? kamu kan baru aja pulang," ucap mama Airin lirih

"Aku mau tinggal sama kak Naya mah, karena dulu aku sudah janji saat aku pulang aku akan menjadi penjaga untuk kak Naya." jelas Rendi

Rendi membawa Naya pergi dari tempat itu tanpa mau memperdulikan perasaan siapapun yang berada di sana, saat sudah berada di dalam taksi Rendi pun mulai menatap ke arah Naya dengan lekat

"Kenapa kak Naya ga bilang sama aku kalau ternyata kak Naya sudah ga tinggal di rumah?"

"Kak Naya ga ada niat apapun kok, kak Naya pikir itu cuma urusan sepele makanya kak Naya ga bilang sama kamu." jelas Naya

Rendi berdecak mendengar penjelasan dari Naya

"Kamu sendiri, kenapa pulang ga kasih kabar dulu sama kak Naya?"

"Niat awalnya sih mau aku mau kasih kejutan untuk kak Naya, tapi akhirnya aku bisa melihat tontonan yang seru sekaligus sedikit memalukan." jawab Rendi dengan nada sedikit sinis

Naya pun tertawa geli mendengar hal tersebut

"Jadi apa rencana kamu saat ini?" tanya Naya

Rendi pun langsung memasang wajah serius

"Sebelum aku jelasin masalah itu lebih baik kak Naya jelasin dulu sama aku, kenapa kak Naya ga bilang apapun sama aku tentang masalah ini?"

"Semuanya terjadi begitu aja Ren, kak Naya sendiri terkadang masih berharap kalau ini semua cuma mimpi." jawab Naya lirih

Rendi pun langsung menggenggam tangan Naya dengan erat

"Mulai sekarang kak Naya bisa tenang, karena aku ga akan mengizinkan siapapun menindas kakak." ucap Rendi dengan bersungguh-sungguh

Naya pun hanya bisa tersenyum tipis

"Berarti aku ga boleh cerita ke Rendi bagaimana laki-laki itu menindas aku saat di dalam mobilnya, aku ga bisa membayangkan kalau Rendi tau tentang hal itu dan sampai bertemu dengan laki-laki itu." batin Naya dengan wajah sedikit panik

"Apa ada masalah kak?" tanya Rendi dengan wajah bingung

Dengan cepat Naya langsung menggelengkan kepalanya, di tempat yang berbeda seorang Ardiansyah Herlambang sedang tertidur di dalam pesawat pribadinya dengan sangat lelap. Ardi memang merasa lelah karena malam itu dia baru saja berkerja keras dan kurang istirahat, Irvan pun mulai membangunkan Ardi dari tidurnya saat pesawat tersebut sesaat lagi akan mendarat

"Apa ada kabar tentang perempuan itu?"

Irvan pun menyampaikan laporan yang dia terima, ternyata Ardi memerintahkan seseorang untuk terus mengikuti Naya dari kejauhan. Ardi memberikan perintah untuk selalu menjaga Naya dan melaporkan apapun yang Naya lakukan

"Perempuan ini benar-benar hebat!! baru hitungan jam aku meninggalkan dia tapi sudah ada laki-laki lain di samping dia!!" batin Ardi sambil mengeraskan rahangnya

"Cari tau siapa laki-laki itu"

"Baik tuan muda"

Ternyata saat itu laporan yang di terima Ardi sebatas Naya meninggalkan kediaman sang paman dengan seorang laki-laki, tetapi mereka belum bisa memastikan dengan jelas siapa laki-laki tersebut. Ardi pun mulai melangkahkan kakinya untuk keluar dari pesawat pribadinya setelah pesawat tersebut mendarat dengan sempurna

"Selamat datang tuan muda," sapa orang-orang yang sudah berdiri rapi di tempat itu menyambut kehadiran seorang Ardiansyah Herlambang

Dengan wajah dinginnya Ardi melangkahkan kakinya menuju ke mobil yang sudah menunggu dirinya, sudah pasti Irvan berada di mobil yang sama dengan sang tuan muda

"Awasi dengan ketat, kalau berbahaya perintahkan untuk menyingkirkan orang itu"

"Baik tuan muda"

Di tempat yang berbeda Naya baru saja tiba di rumahnya, dia pun bisa melihat mobil Farhan masih terparkir di tempat yang sama seperti sebelumnya

"Bagaimana ini? ga mungkin aku bawa Rendi ke apartemen orang itu, Rendi pasti curiga kalau aku bisa masuk ke apartemen semewah itu. Tapi aku juga ga mungkin bawa Rendi untuk menginap di hotel, anak keras kepala seperti Rendi pasti minta aku kasih penjelasan kalau tiba-tiba aku bawa dia untuk menginap di hotel." batin Naya

"Ada apa kak?" tanya Rendi dengan serius karena melihat ekspresi wajah Naya pada saat itu

"Sekarang saatnya untuk berhenti menghindar Nay, baik sekarang ataupun nanti kamu tetap harus berhadapan dengan Farhan." batin Naya

"Ga ada apa-apa kok, ayo turun." ucap Naya lalu tersenyum tipis

Farhan yang melihat kehadiran Naya di tempat itu pun segera turun dari mobilnya dan melangkahkan kakinya menghampiri Naya, sedangkan Rendi yang melihat kehadiran Farhan langsung memindahkan posisi tubuh Naya berada di belakang tubuhnya. Rendi seolah sedang menunjukkan perannya sebagai seorang pelindung bagi Naya

"Kamu sudah pulang ya Ren?" tanya Farhan dengan ramah

Rendi pun tersenyum sinis

"Untuk apa kak Farhan datang ke tempat ini?"

"Ada sesuatu yang penting yang harus aku bahas sama Naya"

"Apa kamu mau ketemu sama laki-laki ini kak?" tanya Rendi tanpa menoleh ke arah Naya dan terus menatap Farhan dengan tajam

Naya pun membuang nafasnya dengan kasar dan mulai melangkahkan kakinya maju ke depan

"Aku rasa sekarang sudah ga ada lagi yang perlu kita bahas di antara kita, semuanya sudah aku katakan dengan jelas malam itu sama kamu. Aku harap kamu segera pergi dari tempat ini dan jangan pernah datang lagi untuk cari aku," ucap Naya dengan tegas

Ekspresi wajah Farhan bisa menunjukkan dengan jelas apa yang sedang dia rasakan pada saat itu, sedangkan Rendi tersenyum puas melihat keberanian Naya

1
mety
komentar gue cuman satu...preeeeertttttt
Qaisaa Nazarudin
Hadeehhh ini perempuan..Apapun yg terjadi sekarang antara Farhan dan Laura BUKAN LAGI RANAH KAMU NAYAAAAAA....!!!!!🤦🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
KEHIDUPAN KAMU KAN PENUH D NGAN KEBOHONGAN,JADI GAK HERAN KALO KAMU MERASA GAK BERSALAH DENGAN SETIAP KALI KAMU BERBOHONG,APA DENGAN BERBOHONG KAMU MERASA BAHAGIA...
Qaisaa Nazarudin
Waah baru nongol nih,Udah diakhir bab..👍👍
Qaisaa Nazarudin
Dari Awal bab sampai akhir bab terlalu banyak membatin,Harusnya yg fi bathin kan itu yg diluahkan,Niar gak ada salah Paham, Bikin Emo aja aku bacanya..
Qaisaa Nazarudin
Makin bertambah KESALAHPAHAMAN..makin malas aja aku bacanya..
Qaisaa Nazarudin
Pasti isi Surat nya nyuruh Ardi Nikahin Anita..Bertambah komplik dan KESALAHPAHAMAN Naya tentang Ardi yg gak mau punya anak..haiihh...
Qaisaa Nazarudin
Bagus..Untung aja Naya mau jujur ke Nico, Sekurang-kurangnya Ada saksi dan ada yang tau kejadian sebenar nya..👍👍
Qaisaa Nazarudin
Mulai lagi kompliknya,Mau di JODOHIN...haih udah kayak DRAMA IKAN TERBANG, terlalu banyak komplik nya..
Qaisaa Nazarudin
OMG haih langsung melorot pundak ku,Kecewa jadi nya..
Terus kalo Naya hamil sekarang gimana? apa kamu gak mikir setiap berhubungan kamu pakai pengaman apa gak?? gak kan?? JANGAN SAMPAI KATA2 KAMU YG INI BIKIN NAYA PERGI LAGI DARI KAMU..DASAR ARDI BODOH..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang Naya Hamil..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya mama Renata sadar juga..Gitu dong Mom kebahagiaan anak kamu si Ardi lebih utama,Pada dasar nya emang kamu yg salah,Kamu yg selingkuh,ngapain nyapain nyalahin papa nya Ardi atas kasalahan kamu..
Qaisaa Nazarudin
👏👏👏👍👍👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Kenapa baru sekarang kamu menggunakan Otak kamu...ini aku sutuju utk pertama kali nya dengan keputusan mu,Kasihan Ardi dengan Irvan juga bawahannya yg lain,Mereka terlalu lelah tapj tdk bisa utk berkata tidak atas perintah Ardi..
Qaisaa Nazarudin
Nah ini dia makanya ku bilang Naya ini Bodoh bin Bego..Apa dia pikir Ardi tidak bisa menemukan dia?? Sedangkan dia sendiri tau kalo Ardi itu bukan orang sembarangan..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
HUKUMAN nya kamu harus langsung jadikan dia ISTERI kamu,Sesuai janji dan kata2 kamu waktu itu..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Renata Renata.. Ternyata kamu begitu EGOIS dan LICIK,kamu yg SELINGKUH,kamu nyalahin orang lain,SEOLAH KAMU YG TERSAKITI...😏😏😏😏🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Bagus aku suka KETEGASAN Ardi,Naya itu jadi CEWEK terlalu BODOH,LEMAH,dan OGEB juga GAK PEKA..haih..kesel aku...
Qaisaa Nazarudin
Ya dengan begitu semoga Naya hamil anak kamu,Jadi Naya gak bisa mengelak lagi,Sejauh apapun dia meninggalkan kamu,Pasang GPS di liontin kalung yg dia pakai..
Qaisaa Nazarudin
Lha katanya kamu punya bodyguard yg selalu ada disamping Naya,Jadi Gak mungkin lah kamu gak tau aoa yg terjadi kepada Naya..ckkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!