NovelToon NovelToon
Cahaya Di Ujung Senja

Cahaya Di Ujung Senja

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Keluarga & Kasih Sayang / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rini Antika

Kehidupan Cahaya yang awalnya penuh dengan kebahagiaan karena mempunyai kedua orangtua yang sangat menyayanginya serta kekasih yang sangat mencintai Cahaya, berubah seketika pada saat Cahaya mengetahui jika Cahaya hanyalah seorang anak angkat.

Cahaya akhirnya memutuskan untuk mencari keberadaan orangtua kandungnya, tapi pada saat dia berhasil menemukan Ibu kandungnya, Cahaya mendapatkan penolakan serta dia harus mengikhlaskan kekasihnya untuk menikahi Adiknya yang bernama Senja.

Apakah Cahaya akan menemukan kebahagiaan dalam hidupnya?
Simak kisah selengkapnya dalam "Cahaya di ujung Senja"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Antika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 ( Kemarahan Papa Pras )

Cahaya langsung merebut handphonenya dari tangan Senja karena dia baru ingat kalau memakai wallpaper fhoto dirinya dengan Alan.

"Kakak kok panik gitu sih? padahal Senja penasaran dengan wajah calon Suami Kakak, karena wajahnya gak kelihatan."

Untung saja aku pakai foto saat acara lamaran, dan Kak Alan sedang jongkok menghadap ke arahku, jadi yang terlihat hanya punggungnya saja, batin Cahaya.

"Maaf sayang, Kakak barusan lupa kalau tadi orangtua Kakak nyuruh nelpon, jadi Kakak reflek ngambil handphonenya. Senja mau minta nomor Kak Alan kan, sini Kak Cahaya ketik nomornya," ujar Cahaya dengan mengetik nomor Alan tanpa melihat handphone terlebih dahulu karena Cahaya sudah hafal nomor Alan.

"Kakak kok bisa hafal nomor Kak Alan tanpa melihatnya terlebih dahulu di handphone?" tanya Senja yang merasa curiga.

"Eh iya, tunggu Kakak samain dulu nomornya, takutnya salah, karena Kakak asal ngetik saja," ujar Cahaya mencari alasan.

"Ini nomornya Senja, maaf Kakak mau ke kamar mandi dulu ya Ma, Senja," ujar Cahaya yang lagi-lagi keceplosan.

"Lho, kok Kakak manggil Mama sama Mama aku?" tanya Senja dengan heran.

"Maaf banget Kakak sudah keceplosan karena lagi ingat sama Mamanya Kak Cahaya."

"Tidak Cahaya, Senja berhak tau identitas kamu yang sebenarnya" ujar Mama Sita yang sudah menghela nafas panjang, tapi Cahaya menggelengkan kepalanya tanda tidak setuju.

"Apa maksud Mama? apa ada yang kalian sembunyikan dari Senja?" tanya Senja yang sudah terlihat heran.

"Sekarang sebaiknya Senja sama Cahaya duduk dulu, kita harus membicarakan semuanya," ujar Mama Sita yang mengajak Cahaya dan Senja untuk duduk.

Setelah Cahaya dan Senja duduk, Mama Sita kembali angkat suara.

"Senja, sebenarnya Cahaya adalah Anak kandung Mama, dan dia adalah Kakak satu Ibu dengan Senja. Maaf kalau selama ini Mama sudah merahasiakan semuanya dari Papa dan Senja, karena Mama takut Papa dan Senja tidak bisa menerima masalalu Mama."

"Kenapa Mama baru bilang sekarang, seandainya Senja mengetahui semuanya dari dulu, pasti Senja bakalan bahagia karena ternyata Kak Cahaya beneran Kakaknya Senja," ujar Senja dengan langsung memeluk tubuh Cahaya.

"Sebelum tertabrak oleh Papa, sebenarnya Cahaya baru pulang dari sini, dan Mama sudah mengusirnya, bahkan semenjak dilahirkan ke Dunia ini, Mama tidak pernah mau melihat wajah Cahaya, Mama menyesal karena sudah memperlakukan Cahaya secara tidak adil, dan sekarang sudah saatnya Mama memberikan keadilan untuk hidup Cahaya."

Papa Pras kembali ke paviliun untuk mencari Senja, dan Papa Pras kembali mendengar perkataan Mama Sita kepada Senja, sehingga membuatnya merasa geram.

Jadi perkataan Mama tentang status Cahaya yang Anak kandungnya adalah benar, aku tidak percaya jika selama ini istriku sendiri sudah membohongiku, batin Papa Pras.

"Jadi benar kalau perempuan mu*rahan ini adalah Anak kandung kamu Sita? pantas saja dia tumbuh menjadi perempuan mu*rahan, karena ternyata keturunan dari kamu, Ibu kandungnya yang sudah melahirkan Anak haram," sindir Papa Pras.

Mama Sita bagai tersambar petir, hatinya terasa sakit, karena ternyata Suami yang selama ini selalu menyayanginya sekarang sudah menghinanya.

"Cukup Om, Om boleh menghina Cahaya, tapi Om tidak berhak menghina Mama, bagaimanapun juga Mama masih istri Om yang harus selalu Om sayangi."

"Jadi sekarang kamu sudah mengakui kalau dia adalah Ibu kandung kamu, sungguh pertunjukan yang sangat bagus, kedua perempuan mu*rahan kini saling mengakui. Sekarang juga kalian berdua pergi dari rumahku, aku tidak sudi rumahku menjadi kotor karena kalian berdua tinggal di sini," usir Papa Pras kepada Mama Sita dan Cahaya.

"Baiklah kalau itu keinginan Papa, Mama sama Cahaya akan pergi dari rumah ini. Cahaya sayang sebaiknya kita pergi dari sini, percuma kita terus berdebat dengan manusia yang tidak punya perasaan," ujar Mama Sita sehingga membuat Papa Pras melayangkan sebuah tamparan.

Plak

Tamparan Papa Pras kini mengenai Pipi Senja, sehingga ujung bibir Senja mengeluarkan darah.

Papa Pras langsung memeluk tubuh Senja, kemudian meminta maaf kepada Putri kesayangannya.

"Maafin Papa sayang, kenapa Senja menghalangi Papa untuk memberikan pelajaran kepada kedua perempuan murahan ini?"

"Pa, yang Papa sebut perempuan murahan adalah Ibu kandung Senja, berarti Senja juga perempuan murahan."

"Tidak Nak, kamu adalah Putri kesayangan Papa, Senja adalah darah daging Papa, apa pun akan Papa lakukan untuk Senja."

"Mama dan Kak Cahaya juga adalah dua orang penting dalam hidup Senja, jadi Senja minta Papa meminta maaf kepada Mama dan Kak Cahaya, dan tarik semua perkataan Papa yang mengusir Mama dan Kak Cahaya."

"Kenapa Senja masih percaya dengan mereka, mereka jelas-jelas sudah menipu kita," ujar Papa Pras.

"Pa, setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, dan Mama hanya ingin menebus kesalahannya yang sudah memberikan Kak Cahaya untuk dirawat oleh oranglain. Seharusnya kita mendukung Mama untuk memperbaiki kesalahannya, bukan malah menyalahkannya," ujar Senja.

"Tidak semudah itu Papa memaafkan kesalahan Mama kamu Senja, karena dia juga sudah mendukung Cahaya untuk merebut Alan dari kamu Nak."

"Pa, kalau memang yang Kak Alan cintai adalah Kak Cahaya, Senja ikhlas melepaskan Kak Alan untuk Kak Cahaya."

Sekarang Senja sudah mulai dewasa, bahkan Senja bisa menerima semuanya dengan lapang dada, ucap Mama Sita dalam hati.

"Kamu tidak boleh berbicara seperti itu, untuk apa Senja berkorban perasaan untuk kedua pengkhianat seperti mereka," ujar Papa Pras.

"Papa kamu benar Senja, Kak Alan hanya untuk Senja, dan Kakak tidak akan pernah merebut apa pun dari hidup Senja. Ma, sebaiknya hari ini juga Cahaya kembali ke Jakarta, terimakasih sudah mau menerima Cahaya di rumah ini, semoga kalian semua selalu bahagia, maaf jika kedatangan Cahaya hanya membuat keluarga ini menjadi ribut, mulai sekarang Cahaya tidak akan mengganggu kehidupan Mama lagi," ujar Cahaya, kemudian mengemasi semua barangnya.

"Tidak Nak, Cahaya tidak boleh pergi dari sini, Mama tidak mau berpisah lagi dengan Cahaya."

"Mungkin dari awal seharusnya Cahaya tidak datang ke rumah ini Ma, seharusnya Cahaya tidak perlu mengusik kehidupan Mama."

"Kak, Senja tidak mau berpisah dengan Kak Cahaya, Senja mohon Kakak jangan tinggalin Senja."

"Maafin Kakak sayang, kehadiran Kakak di rumah ini hanya membuat hubungan keluarga di rumah ini menjadi kacau. Kakak harap Senja bisa berbahagia bersama laki-laki yang Senja cintai. Kak Cahaya sayang sama Senja," ujar Cahaya dengan memeluk tubuh Senja.

"Om, Cahaya titip Mama ya, anggap saja Cahaya tidak pernah hadir dalam kehidupan kalian."

"Tidak sayang, Mama mau ikut dengan Cahaya, Mama ingin selalu berada di dekat Cahaya."

"Bagus, kalau begitu kalian berdua segera pergi dari rumahku !!" teriak Papa Pras.

Pada saat Mama Sita dan Cahaya hendak melangkahkan kaki untuk keluar dari kediaman Prasetyo, tiba-tiba kepala Senja kembali terasa sakit.

1
Euis Kindar Wulan
up
Rini Antika: makasih banyak dukungannya Kakak, 🙏
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
lah senja mokat
Rini Antika: biar gak jd Pelakor, 🤭
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
ih ada ada aja tuh alan
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
ih licik alan rencana itu biar nikah sama cahaya
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
next thor
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
halah ntar senja mokat juga alan Walker buat cahaya
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
kalo alan sampai pisah sama nur ku santet othor🤣🤣
Rini Antika: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
jodohin mereka kek
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
ih anak sendiri di tolak ibu macam apa kau😡😡😡
Rini Antika: makasih banyak dukungannya, 🙏
total 1 replies
Tukang Ngehalu
innalillahi..tp bagus deh Cahaya tidak harus sakit hati kalau Senja udah meninggal 🤭
Tukang Ngehalu
Andre bijak jg ya
Tukang Ngehalu
Amin
Tukang Ngehalu
so sweat nya Alan
Tukang Ngehalu
hemm, Alan Alan
Tukang Ngehalu
aduh ada" aja Papa hilman
Tukang Ngehalu
iya Senja jgn memaksa org
Tukang Ngehalu
tuh denger Prasetyo, jd org PD bgt
Tukang Ngehalu
denger tuh Senja
Tukang Ngehalu
gemas bgt aku
Tukang Ngehalu
egois bgt sih Senja
Rini Antika: emang
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!