NovelToon NovelToon
SERUPA BEDA RASA

SERUPA BEDA RASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikah Kontrak / Penyelamat
Popularitas:42.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Langit Janet Mathida seakan runtuh ketika dijadikan alat pembayaran Papanya yang terlilit hutang judi dan pinjol. Dia terpaksa tinggal bersama Devan Gevaro yang tidak menginginkannya.

》Setelah sari masa muda dinikmati dan hamil, dia diminta pergi dari kehidupan Devan. Seketika Janet seperti tebu, habis manis sepah dibuang.

》Apakah Janet terima dan berjuang untuk membalas perlakuan Devan?

》Ikuti kisahnya di Novel ini: "Serupa Beda Rasa"

Karya ini didedikasikan untuk yang selalu mendukungku berkarya. Tetaplah sehat dan bahagia di mana pun berada. ❤️ U 🤗

Selamat Membaca
❤️🙏🏻💚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. SBR

...~•Happy Reading•~...

Valeri menahan diri tidak membalas Janet. Dia mulai menangkap sinyal ancaman bagi stabilitas kursinya. Oleh sebab itu, dia lebih memilih langkah mundur untuk menyusun strategi hadapi setiap kemungkinan yang akan muncul.

Baginya, kehadiran Janet yang begitu muda dipercaya oleh pimpinan adalah ancaman nyata bagi kelangsungan jabatannya. Karena selama ini, kedekatan dan perlakuan boss sebelumnya mengokohkan kursinya sebagai sekretaris CEO.

Tidak ada yang berani menggoyang, bahkan ada yang mau berikan apa saja padanya. Agar bisa tahu schedule atau bisa mendapat prioritas untuk bertemu CEO.

Sangat berbeda dengan sekarang. Pekerjaannya tidak lebih dari office girl. Print, foto copy dan berikan kepada asisten boss. Bahkan kalau dibanding dengan office girl, Janet lebih baik darinya. Bisa bertemu boss kapan saja, dan dipercaya untuk menyediakan minuman.

Valeri mulai merasa disingkirkan secara perlahan dari pekerjaan yang dikerjakan sehari-hari. 'Tidak bisa seperti ini terus. Lambat laun, foto copy dan print dikerjakan office girl itu juga. Maka habislah pekerjaanku.' Bisik hati Valeri.

"Permisi, Bu. Saya mau menghadap pimpinan." Janet bersikap tenang dan profesional, walau melihat ancaman dan bara api di mata Valeri. Dia langsung mengetok pintu, agar terhindar dari semburan. Valeri meredam geramannya dan terpaksa menyingkir, agar tidak terlihat oleh asisten boss.

"Silahkan." Pintu dibuka Jansen dan mempersilahkan Janet masuk dengan sopan.

Hal itu kembali memanaskan hati Valeri yang sudah suam-suam kuku. 'Dia dipersilahkan masuk dengan sopan, sedangkan aku cuma dibukain pintu. Bahkan kadang tidak diizinkan masuk.' Bisik rasa iri yang ikut memanaskan hati Valeri.

'Aku tidak boleh berdiam diri. Aku harus menyusun rencana untuk menyingkirkan office girl itu sebelum menjadi batu sandungan bagiku.' Suara hatinya mengingatkan untuk bertindak.

'Aku harus menyelidiki siapa office girl itu, sehingga dia dianggap lebih istimewa dariku.' Valeri berjalan ke tempat duduknya dengan tekad sekeras tulang.

~▪︎▪︎

Setelah kejadian itu, Janet mempunyai rutinitas tambahan setiap hari, yaitu membuat minuman buat Gevaro. Sehingga minimal 3 kali sehari dia ke ruang kerja CEO untuk mengambil sachet kopi instan, mengantar kopi dan mengambil cangkir kosong.

Hal itu dilakukan dari hari ke hari, baik pagi, siang, atau sore, jika Gevaro masuk kantor. Tanpa terasa hal itu sudah dilakukan Janet lebih dari dua minggu dan diperhatikan Valeri.

"Jan, ini sudah siang, sebentar lagi kita istirahat. Kau gak bikin minum buat boss?" Tanya Reni sambil berjalan balik ke pantry bersama Janet.

"Aku cuma tunggu perintah, Ren. Kalau diminta bikin, ya, bikin. Kalau gak, ya, kerjakan yang lain." Bisik Janet, tenang. Tapi dia mengeluarkan ponsel untuk memeriksa notifikasi.

Sejak dia sering diminta bikin minuman oleh Jensen, dia selalu membawa ponsel ke mana bekerja. Agar siap, jika dihubungi sewaktu-waktu.

"Ya, udah. Kalau begitu, mari kita rapiin ini, sebelum istirahat." Reni menunjuk peralatan yang mereka bawa. Janet mengangguk, setuju.

Setelah hari itu, Janet tidak pernah menerima notifikasi dari Jensen untuk membuat kopi. Hal itu menimbulkan tanda tanya di hati Janet. 'Apa aku sudah dibebaskan dari tugas itu? Baiklah. Aku akan konsentrasi kerjakan tugas utama.' Janet bertanya dan menjawab sendiri.

~▪︎▪︎

Di tempat lain ; Di rumah sakit swasta terkenal, Gevaro berjalan keluar bersama Jansen. "Pak, duduk di situ, saya mau ke administrasi." Jensen menunjuk kursi di lobby. Gevaro mengangguk lalu berjalan ke kursi kosong.

Dia terdiam saat melihat seorang anak kecil laki-laki berlari ke arahnya. Sontak Gevaro memegangnya dengan kedua tangan. "Hati-hati. Nanti jatuh." Bisik Gevaro sambil memegang erat lengannya.

"Asyel mau lihat Oma." Ucap Asyer dan menarik tangannya dari Gevaro yang diam membeku melihat dari dekat wajah Asyer. Dia jadi ragu melepaskan tangannya.

"Asyer, Papa sudah bilang jangan lari." Andri mengambil Asyer dari tangan Gevaro. "Terima kasih, Pak." Ucap Andri. Tapi dia terkejut melihat Gevaro dan segera menggendong Asyer untuk menyembunyikan rasa terkejutnya.

'Inikah orang itu?' Tanya hati Andri saat melihat ada sedikit kemiripan wajahnya dengan Asyer.

"Minta terima kasih, sama Om." Ucap Andri setelah mengendalikan perasaannya. Dia ingin Gevaro melihat wajah Asyer dengan jelas.

"Telima kasih Om." Ucap Asyer lalu memeluk leher Andri. "Papa, Asyel mau lihat Oma." Pinta Asyer dengan wajah sedih.

"Iya. Kita tunggu Mama. Asyer gak bisa ke ruangan Oma..." Andri menjelaskan, seakan tidak tahu Gevaro sedang menyimak percakapan mereka.

"Pak, sudah beres." Jensen mendekati Gevaro dan melapor.

"Ambilkan minum buat saya." Bisik Gevaro sambil mencari tempat duduk untuk menenangkan detak jantungnya.

'Siapa anak ini? Mengapa dia memiliki garis rahang keluarga kami?' Gevaro membatin sambil terus melihat Asyer dan Andri dari jauh.

'Mengapa dia memanggil Papa? Padahal...' Gevaro tidak meneruskan saat melihat Janet berjalan cepat mendekati Andri dan Asyer.

"Mama kenapa, Mas?" Tanya Janet sambil memegang bahu Andri.

"Mamaaa..." Asyer jadi riang melihat Mamanya. Janet mencium pipinya berulang kali dengan sayang.

"Tunggu Mama bicara dengan Papa Andri, ya. Mama mau tahu kondisi Oma." Ucap Janet sambil mengusap kepala Asyer.

"Gak pa'pa, Dek. Tadi Mama hampir jatuh, jadi kaget dan pingsan. Sekarang lagi periksa jantungnya..." Andri menjelaskan sambil mengusap bahu Janet yang panik.

"Oh, aku sampe lari. Semoga Mama gak pa'pa." Janet berharap sambil mengusap punggung Andri yang mengaminkan harapannya.

"Kalau begitu, Mas lihat Mama dulu. Biar Asyer sama aku di sini. Kita gantian dengan Bibi." Janet mengulurkan tangan untuk mengambil Asyer.

"Asyer gak usah digendong Mama, ya. Sekarang sudah besar." Andri menurunkan Asyer ke lantai. "Jangan berlarian, nanti Mama capek mengikuti Asyer." Ucapan Andri disambut dengan gerakan tangan Asyer di atas alis sambil mengatakan 'siaapp'. Hingga membuat Andri mengusap kepalanya dengan sayang.

Gevaro yang melihat dan mendengar percakapan mereka dari jauh, makin penasaran. Timbul tanda tanya besar di kepalanya saat melihat wajah Asyer mirip dengan Janet.

'Siapa mereka dan mengapa anak itu seperti pusaran yang terus menarikku untuk melihatnya.' Gevaro tidak bisa mengalihkan perhatiannya setelah melihat Asyer dari dekat dan memegangnya.

"Ini minumnya, Pak." Jansen menyerahkan botol minuman.

"Jensen, duduk di sini." Gevaro menepuk kursi di sampingnya. "Kau tahu wajah pemilik mobil yang saya minta selidiki?"

"Iya, Pak." Jensen mengambil ponsel, lalu menunjukan layar ponselnya kepada Gevaro.

"Orangnya sama dengan pria yang sedang jalan di arah jam dua itu?"

Jensen jadi melihat ke arah yang dimaksud bossnya. "Benar, Pak. Itu orangnya." Jensen mengakui dengan yakin. "Eh, kenapa Janet ada di sana bersama anak..." Jensen tidak meneruskan, tapi melihat ke arah bossnya. Berbagai tanya terbesit di benaknya.

"Jangan tanya saya dan jangan dibahas." Gevaro menghindar, sebab pikirannya jadi kusut dan berkabut menyaksikan situasi di depannya.

Muncul banyak tanda tanya kecil mengelilingi tanda tanya besar di dalam kepala, tentang anak yang memiliki tanda khusus milik keluarganya.

...~▪︎▪︎▪︎~...

...~○▪︎¤▪︎○~...

1
❥␠⃝ ͭ🍁ˢ⍣⃟ₛ 𝐓𝐞𝐬𝐚🤎GD 😋🦄
yuhuuuu Janet mulai terpancing nih awal yang baik berarti besar kemungkinan Janet sudah ada rasa sedikit sama Gevaro 🤭🤔
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
wah Janet jangn terpancing dengan ledekan gevaro nanti ketahuan kalau kamu cembokur.. cuekin aja.. jngn smpe. keliatan ya.. nanti kan gevaro bingung sendiri😎
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
Mau tau ga jawabannya Meghan..
mau tau banget apa mau cari tau sendiri aja.. sini aku bisikin Meghan kalau emang pengen tau😎
❥␠⃝ ͭ🍁AL-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
nah mau jawab apa kau devan,benar juga meghan anak siapa ayser klo bukam anak devin wwkwkkw
❥␠⃝ ͭ🍁TH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
wkwkk gara gara cemburu sama mantan kepo sikap Janet jadi aneh, lupa apa kalo Gevaro itu bossmu udah berani ngeledek lagi 🤭😂
❥␠⃝ ͭ🍁AL-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
janet lum sadar ini gevaro jatuh cintanya sm km loh😂
malah kepikiran Meghan mulu ya jan
❥␠⃝ ͭ🍁AL-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
ah kan pernikahan andri dan janet akan berakhir digantikan dengan Gevaro😩antara senang dan sdih sih
tp pelan" andri merelakan melepas janet untuk Gevaro demi kebaikan dan keselamatan janet
❥␠⃝ ͭ🍁HR-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
hati dan pikiran janet lagi beda jalur. dia tidak sadar sedang cemburu ni 🙊🙈
❥␠⃝ ͭ🍁Um-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
Nah kan mau kamu jawab apa Devan pertanyaan istri tercinta mu itu masa istri nya disakiti orang lain kamu diam saja, Janet nih cemburu gak ketulungan jadi lucu deh kelihatan nya, bikin Gevaro jadi senyum-senyum sendiri
Rahmawati
Janet gk nyadar kalo lagi cmburu sama mantan yg kepo😂
❥␠⃝ ͭ🍁YW-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
Nh itu, Devan, gmana rasanya, dikatain gitu olh Istri Pilihan mu itu
❥␠⃝ ͭ🍁Um-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
Yang satu si boss Gevaro mode pedekate si karyawan Janet cerita nya lagi mode cemburu dikiranya si boss masih suka sama mantan nya itu, bikin baper kita saja ya Gevaro dan Janet.
Asyer pasti senang bisa belajar renang secara anak kecil pasti suka mainan air.
Rahmawati
cie Janet udah berani nyindir nyindir nie😂
aku bacanya senyum senyum dari tadi😂
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
mas andri seperti mendukung banget deh Janet sama gevaro.. buktinya ngga ada rasa cemburu sama sekali ya..
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
kiww kiww.. Janet cembokur nih.. segitu sewot sindiran nya.. kira kira yang fi sindir tau ga ya.. 😎
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
waduh Janet salah paham nih.. gevaro lagi bucin sama kamu tau.. bukan sama Meghan yang lenje itu.. gevaro mah ngga ilfil sama Meghan.. ❣️
❥␠⃝ ͭ🍁TH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
cieee bikin aku cengar cengir Gevaro lagi mode pedekate dengan berikan candaanya buat Janet sayangnya Janet belom peka malah yang ada dia cemburu gak jelas ingetnya sama mantan Gevaro ternyata secara gak sadar kalian punya rasa ya hi hi🤭☺
❥␠⃝ ͭ🍁TH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
semangatt Andri buat jadi penglayar agar Gevaro dan Janet bisa bersatu gak nyangka ternyata Gevaro setuju atau memang dia udah ada hati buat Janet 🤭🤔
❥␠⃝ ͭ🍁HR-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
asik deh. mulai ada rasa gimana2 gitu. semangat babang gevaro. semoga cepat jadi. 🙊🙈
❥␠⃝ ͭ🍁ˢ⍣⃟ₛ 𝐓𝐞𝐬𝐚🤎GD 😋🦄
wah sepertinya akan ada percikan rasa yang bertumbuh secara natural karena Andri sudah memberikan jalan bagi Gevaro untuk pedekate ke Janet 🤔🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!