NovelToon NovelToon
My Beautiful Witch

My Beautiful Witch

Status: tamat
Genre:Fantasi / Supernatural / Chicklit / Tamat
Popularitas:112.9k
Nilai: 5
Nama Author: nath_e

Elijah Wood bertahun tahun menyembunyikan identitas aslinya sebagai penyihir dengan menjadi seorang Bakers pemilik The Magic Cakes.

Pengkhianatan kekasihnya Felix mengantarkan Elijah Wood pada Black Alliance, klan penyihir yang memburunya sejak kecil. Belum lagi Kutukan dewa Apollo semakin memperumit keadaannya.

Dia dihadapkan oleh situasi rumit menyelamatkan keluarganya dari ancaman Black Alliance, mematahkan kutukan Apollo dan menyelamatkan cintanya sendiri.

Akankah Elijah Wood bisa mengatasi semua permasalahan yang menghadang ataukah harus mengakui kalah dan harus tunduk pada takdir leluhurnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nath_e, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Negosiasi atau Pemaksaan

Sore menjelang aku memastikan Jonathan, Manuela, Laura dan Flick dalam keadaan aman. Tentu saja Mom and Dad termasuk didalamnya. Aku memantrai rumah dan Magic Cakes agar tetap terlindung saat ku pergi.

" Kau yakin akan pergi Elijah...?" tanya Jonathan

" Uhm...aku harus Jo...tolong jaga kedua orang tuaku dan yang lainnya...untukku..."

Kulihat Jonathan menghela nafas panjang, dia tampak gelisah. Ku raih tangannya dan ku genggam erat

" Tenanglah ...semua akan baik-baik saja..."

" Bagaimana dengan Ken....apa dia tahu Eli...?"

" Aku yakin dia mengetahuinya...dia akan menjagaku dengan caranya sendiri..."

Jonathan menepuk bahuku dan berlalu meninggalkanku seraya berkata,

" Aku percaya kau bisa mengatasinya..."

Cukup menenangkan ku...

Waktu berputar dengan cepat dan menunjukkan pukul enam. Aku telah bersiap menanti kedatangan Dominic. Tidak ada yang ku persiapkan khusus hanya kristal Quartz yang ku pakai di balik pakaianku.

Dress putih melebihi lutut dengan potongan bahu off shoulder dihiasi renda putih. Rambut ku yang sedikit bergelombang ku biarkan terurai untuk menutupi bahuku yang terbuka.

Semoga pakaian yang ku pilih tidak terlalu berlebihan.

Tak lama kemudian sebuah mobil berhenti tepat di depan Magic Cakes. Seorang pria tampan mengenakan kemeja putih dengan kancing atas yang dibiarkan terbuka keluar dari dalam mobil. Its Dominic...

Energinya menerpa diriku, Dominic berusaha memprovokasi ku. Dia tersenyum kepadaku, aku pun membalasnya dengan terpaksa. Semua harus senatural mungkin. Aku tidak ingin terpancing oleh provokasinya.

Dominic berjalan kearah ku, dia sungguh percaya diri sekali. Sekilas aku memindai energinya, Ken benar sihirnya telah kembali. Aku harus waspada.

" Selamat malam Elijah sayang....kau cantik sekali malam ini..."

Sebuah sapaan yang di telingaku terdengar sangat menyebalkan.

" Terimakasih atas pujian mu Dominic...kau pun tampak... tampan... "

Tampan....aku tidak menyangka bisa melontarkan pujian tampan pada pria iblis ini..

Kau tampan ...tapi tidak setampan my savior...

Dominic semakin mendekatiku dan meraih tanganku dan menciumnya. Matanya yang hijau menatap lekat diriku seolah hendak memangsa ku. Jarinya menelisik rambutku dan menciumnya. Rasanya ingin menjerit saja,

Please....Dominic...don't do that...

" Shall we....dear..."

Aku hanya mengikutinya menuju ke dalam mobil. Tangannya tak mau melepaskan ku sedetik pun. Membuatku sedikit gugup dan berkeringat. Dia berhasil membuatku tertekan.

Sepanjang perjalanan Dominic terus menatapku dan membuatku tidak nyaman. Ini adalah serangan psikologis untukku.

" Bisakah kau untuk tidak menatapku..." pintaku yang mulai kesal dengan kelakuannya

" Why....kau takut...?"

" Takut.... padamu....tentu saja tidak..."

Dominic tertawa, ia mengusap tanganku dengan lembut dan kembali menciumnya

" Kau... sempurna...."

What a weird guys...

Aku membulatkan mataku penuh padanya dan berusaha menenangkan diriku sendiri. Di saat seperti ini aku sangat berharap Ken ada di sisi ku.

Kami tiba di sebuah kastil persis seperti yang Flick katakan. Beberapa orang berjaga di depan dan disisi atas kastil aku melihat cerberus anjing neraka berjaga disana. Aku sangat terkejut bagaimana bisa, apakah benar Dominic bermain main dengan iblis dan para dewa.

Ya Tuhan...Ken....Arion...my savior...tolong selamatkan aku...

Kami memasuki sebuah ruangan yang sangat luas. Disana telah menunggu beberapa orang, aku mengenali salah satu dari mereka Penyihir wanita berambut merah yang aku temui di kota.

Dia tampak terkejut melihatku datang bersama Dominic.

" Apa yang wanita itu lakukan disini....bukankah kita menunggu Mikhaela...?" tanyanya dengan sangat angkuh pada Dominic

Aku diam dan tidak ingin meladeninya begitu juga dengan Dominic. Ia malah membimbingku untuk duduk di kursi berdekatan dengan dirinya.

" Dominic...." sekali lagi wanita itu bertanya

" Diamlah Rhea....dan duduklah..." perintah Dominic sambil menatap tajam ke arah wanita berambut merah itu.

Wanita itu tampak kesal sekali pada Dominic dan terus menatap tidak suka ke arahku. Aku masih dalam mode diam ku sambil memperhatikan satu persatu dari mereka yang disini.

" Rupanya semua telah hadir disini...sesuai janjiku pada kalian....aku Dominic Ravenwolf...membawakan kalian...Mikhaela..."

Aku tidak menyukai ini...seolah olah aku setuju berada satu aliansi dengan mereka...

Aku menatap Dominic tanpa menunjukkan ekspresi apa pun, aku mendengar mereka saling berbisik satu sama lain. Mungkin ini baru kali pertama melihat ku.

Rhea si gadis berambut merah itu terkejut bukan main menatap ku. Dia mungkin terkejut karena pernah melukai ku. Aku bahkan masih bisa melihat sihirnya belum kembali karena hukuman dari Arion...my savior...

" M-maksud mu....dia....Mikhalea..." tanya nya dengan nada bergetar

" Ya...inilah calon pemimpin kita... Mikhaela..." jawab Dominic

" Dan kau.....lancang sekali kau menyerangnya ....bahkan melukainya..." kata Dominic lagi pada Rhea

Rhea hanya bisa menunduk ketakutan melihat amarah Dominic.

" Mulai sekarang kalian harus menghormatinya....karena dia adalah calon pengantinku..."

Apa.....sejak kapan itu terjadi...

" Dominic....kapan aku menyetujui hal ini..."

tanyaku penuh amarah

Sudah cukup aku menahannya dari tadi, dan dia sudah melewati batas.

" Aku tidak perlu persetujuan mu....kau dan aku ditakdirkan menguasai memimpin klan penyihir bersama..."

Its enough....no dinner...

Aku segera berdiri dari kursi ku, dan menatap Dominic

" Kau pikir aku akan setuju...kau bermimpi Dominic...aku kemari karena undangan mu tapi bukan untuk beraliansi denganmu.."

Aku segera berjalan meninggalkan Dominic, dan mendengar suara tawanya. Aku tidak peduli dan terus berjalan namun tak berapa lama kakiku terasa berat dan tidak mampu untuk berjalan. Sesuatu seolah menekan ku dan menghentikan waktu. Aku seperti berada dalam ruang hampa.

Dominic tiba-tiba sudah berada di depanku. Dia menatapku dengan tatapan yang tidak bersahabat. Aku bisa merasakan kekuatannya dalam jarak sedekat ini.

" Imperium gravitas..."

Aku kembali terbebas dan bisa bernafas lega seolah baru saja terlepas dari cekikan. Nafasku memburu akibat tekanan berbeda yang aku rasakan tadi. Itu adalah sihir gravitasi...

Dominic meriah tanganku dan memaksaku mengikutinya ke sebuah ruangan. Hanya ada aku dan dia, berdua saja.

" Baiklah....mari kita bicara Mikhaela..."

" Aku tidak berniat melakukan negosiasi dengan iblis jika itu yang kau maksud dengan berbicara..."

" Kau pikir aku peduli akan hal itu sayang....tidak..." sahutnya menatapku tajam

" Kau harus beraliansi denganku...beberapa klan telah bergabung denganku...dan kau kalah Mikhaela..."

" Sebagian besar dari aliansi dunia telah menyatakan sikapnya pada ku..."

" Ciiih....kau pikir aku tak tahu tentang hal itu...?"

" Lima aliansi telah bergabung denganku...kita seimbang Dominic.."

Dominic mengemban senyum liciknya, dengan perlahan dia berjalan memutari ku

" Benarkah....itu bagus...jadi kau dan aku....sama sama memiliki kekuatan yang seimbang...jadi....kita bisa berbagi wilayah dengan baik..."

Apa maksudnya berbagi wilayah..

" Apa kau tuli....aku tidak akan pernah beraliansi denganmu...?"

" Benarkah....lalu bagaimana jika....aku melakukan ini padamu..."

Tangan Dominic bergerak seolah membuka sebuah tabir. Aku bisa melihat dengan jelas suasana Magic Cakes dan juga rumahku.

" Apa yang akan kau lakukan Dominic...sedikit saja kau menyentuh keluargaku...aku tidak akan segan membunuh mu.."

Dominic hanya menyeringai padaku. Gambaran itu berubah seolah-olah ia sedang mencari mangsa. Jonathan, Manuela, Mom and Dad, dan terakhir Laura.

Dominic menoleh padaku,

" Lihat ini sayangku....ini akan sangat menarik..."

Firasat ku buruk, ia memilih Laura....oh tidak...bayinya...

Dan benar saja Dominic merapalkan mantera yang tidak aku pahami. Itu ditujukan pada Laura

" Apa yang kau lakukan Dominic...." tanyaku mulai ketakutan

Dominic tidak menjawab, dan terus merapalkan mantera. Aku bisa melihat Laura yang tiba-tiba merasakan kesakitan di perutnya.

Laura menjerit dan berteriak kesakitan. Jonathan dan Manuela tampak kebingungan berusaha menolong Laura.

Apa yang terjadi aku telah memasang mantra perlindungan di sekitar mereka...Dominic bisa menembus nya....tidak mungkin...

" Hentikan Dominic....kau menyakiti manusia..."

" Menyakitinya....tidak....aku hanya sedikit melatihnya dengan penderitaan..."

jawaban Dominic membuat ku marah

Aku semakin tidak tahan melihatnya...aku harus menyelamatkan Laura.

" Hastacius luciso..."

Aku mengarahkan sihir ku pada Dominic tapi Dominic bisa menangkalnya. Hanya dengan gerakan tangannya ia menahan serangan ku.

Luar biasa...dia bisa membagi kekuatannya....

Dominic berbalik ke arahku, dan aku melihat Laura tidak mengalami kesakitan lagi. Baguslah aku bisa mengalihkan perhatiannya.

Aku masih mengarahkan sihir ku padanya dan Dominic semakin mendekat. Ken benar, dia bukan lawan ku saat ini. Dia terlalu kuat.

Kekuatan sihirnya semakin menekan ku, memaksaku mundur menjauhinya. Aku benar-benar terpojok hingga akhirnya tubuhku terpental dan membentur tembok di belakangku.

Darah segar menetes dari hidungku. Pandanganku mulai kabur. Dominic meraih wajahku memaksaku menatapnya disela kesadaran ku yang melemah.

" Kau masih sangat lemah sayang....aku masih harus menunggu penyempurnaan mu bulan depan...dan kita akan menjadi pasangan sempurna..." bisiknya dengan jelas di telingaku

" Bermimpi lah Dominic ....sampai akhir aku tidak akan memihak mu..." jawabku dengan sisa tenagaku

Tubuhku letih sekali dan tekanan energi Dominic memaksaku untuk tidak bergerak.

Kristal Quartz bahkan tidak berpendar untuk memberikan bantuannya padaku. Selemah inikah aku di hadapan Dominic.

Apa aku akan berakhir disini...di kastil ini...

Aku mohon...datanglah Arion... aku tidak sanggup lagi menahannya...

Semuanya menjadi gelap dan hening....

1
Riezki Arifinsyah
Luar biasa
Riezki Arifinsyah
keren Thor serasa nonton Harry Potter
pelukis_senja: makasih ka🤗
total 1 replies
ya sudahlah .. sebenarnya aku agak bingung karena alur novel bergerak keluar dari tema awal yang dibangun.

jadi siapa pemegang tongkat Merlin selanjutnya ?
Astaroth mati tapi iblis lain masih banyak. keputusan yang gegabah, Mikhaela
apakah sosok Astaroth ini mirip dengan iblis Baphomet ?
kelemahan Strigoi seingatku ada di hatinya.
berarti di sini Mikhaela masuk dalam fase sulit membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.
bukankah mereka memang bermusuhan ? 🤔
Kenneth was die ?
are you crying ?
ada kemungkinan Arion akan berubah menjadi manusia biasa.
kenapa Mikhaela tidak menggunakan strategi ini dari awal ?
he bites me
nah kalau ternyata tinggal tulang belulangnya saja bagaimana ?
setahu aku solomonari itu adalah lulusan terbaik dari scolomance dan juga menjual jiwanya pada Iblis.
jadi ingat adegan ketika Gandalf ditarik oleh cambuk apinya Balrog di Bridge of Khazad Dum
he needs you
bukankah tadi Mikhaela mengatakan akan menarik Fellix agar terpisah dari Mammon. kenapa sekarang malah jadi ga tau bagaimana caranya ?
pelukis_senja: 😅🤭🙏iya yaa...sy mpe lupa, harap maklum yaa🤭fantasi pertama yg kacau balau ini
total 3 replies
takutnya saat Mikhaela pingsan, proses penyempurnaannya disusupi oleh iblis.
kalau ngajak nikahnya mendadak begitu, sudah pasti ceweknya bakalan syok. Hahaha.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!