Apa Jadinya jika seorang Gadis yang di asingkan oleh sang Ayah.Menjadi target salah sasaran Putra pewaris Xz Group.
Bagai kucing dan tikus tiap bertemu.
Namun siapa sangka terlibat cinta dan memori,"siapa dia.?"
"Jangan lupa klik Favorite,supaya ga ketinggalan.!"
Ikutin selalu ya,jejak kalian adalah support Author semakin semangat berkarya.
and terima kritikan manis dan pedas Seperti keripik.
Kriik... kriik...Kriik.
Pastinya sikap itu,untuk membangun Author lebih baik bukan ? Yes tak masalah.
Semoga karya ini dapat diterima dan memuaskan para pembaca.
Maafkan Jika alur ceritanya garing tiba tiba.
Mohon bijak membaca Jika ada unsur 21+.
itupun Jika ada ya😁.
Terimakasih Dan Happy Reading.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oktiyan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Syok Esta
Esta menatap rumah megah nan asri, ia bahagia karna bisa kembali menginjak rumah lama, terlihat bi asih menyambutnya,
"Non esta, ya ampun selamat datang non."
ia bi, mang karjo pun ikut hadir,
bagaimana kabar bi asih, mang karjo apa semua baik?tentu baik non, sudah lama sekali sepi tanpa non esta, ayo non ayah non sudah menunggu di dalam.
"Rasanya aku takut bi, sudah lama sekali semenjak ibu pergi, dan semenjak mama sakit karna kecelakaan."Sudah non, tidak perlu di ingat semua itu sudah berlalu, ayo bersihkan diri non, lalu ke meja makan, bibi akan siapkan makanan non Esta.
Esta sangat dekat dengan karyawan perusahaan ayah.yaitu pabrik parfum dan beberapa toko parfum ternama diparis.
setelah ia sampai dikamar, dan disambut ayah, serta mama sambungnya, juga tithalia adik tirinya.ia pun disambut hangat,Esta mengeluarkan bulir dan permintaan maaf, begitupun ayah.
"Sudahlah pergi ke kamar, benahi dirimu.
ayah butuh kamu ke gerai parfum kita, untuk audit karyawan baru, karna dua tahun belakangan ini perusahaan sedikit menurun."tutur Ayah.
Esta sedikit kecewa, lagi dan lagi aku di panggil karna ayah membutuhkan ku, bukan menyayangiku. lihat tithalia yang selalu dimanja, apa dia tak bisa mengurus dan membantu. ia pun segera kekamar dan beristrihat sejenak setelah makan bersama.
Pagi menyinari Esta menatap kebun tepat di balkon, kebun bunga yang indah, dengan sedikit taman dan kolam ikan, ia berusaha yoga.terlihat bi asih mengantar sarapan ketika esta latihan olahraga. tak lupa ia menatap bunga yang selalu dirawat oleh asisten nya,ternyata kamu selalu berbunga harum wangi, meski aku tak ada hai bunga anggrek, lily ku.
"Bi, esta tinggal dulu ya mau lari pagi sebelum ke galeries."baik tapi non siang ini kedatangan tamu, pesan tuan nona esta jangan terlalu larut.
ucap bibi.Oke..., bi tenang aj paling esta pulang pagi dengan jahil.Esta tertawa kecil.
"Selamat datang di rumah kami, maaf jika tak seluas rumah mu albert, tutur ayah esta bernama frans caroline."
"Tak apa, kami tiba lebih awal maaf mengejutkan, bagaimana usahamu lancar frans.terlihat perbincangan diruang tamu oleh dua keluarga." sedang bibi menyiapkan segala jamuan.
"Ada siapa bi, tutur tithalia caroline."
bibi pun menjelaskan dan dia ikut bergabung serta memperkenalkan diri.Thalia menatap seorang pria di ujung,ia terpesona karna wajahnya dewasa, tapi sayang ia telah mempunyai kekasih.
"Kenalkan ini putri kami juga, tithalia panggil saja thalia, dia putri tunggal dari istri keduaku tasya marlina!"thalia pun ikut menyapa pada kedua orangtua Steve, begitu pun steve.
tapi tatapan steve mencari seseorang, siapa lagi jika bukan Esta.
"Om, Esta kemana apa ada dirumah?"
ayah frans pun tersenyum, thalia pun sedikit bingung.
Batin tahlia ayah pernah menjelaskan jika aku juga akan dijodohkan karna kekasihku masih sama kuliah.tapi melihat tuan Steve ia terpesona.Namun pria ini malah menanyakan ka Esta.sehingga ia pergi pamit ke kamar.
"Thalia panggil ka esta ya!"tutur ayah frans. namun tiba saja bibi bilang jika nona esta sudah pergi.setelah lari pagi ia sudah berangkat ke LGL atau les galeries la fayatte.gerai toko parfum.
Sontag keluarga Steve kagum,mereka pun terkejut."Esta putrimu mengajukan cuti,ia langsung mengurus galari parfum juga frans, lalu pabrik bagaimana?"
"Ya esta multitalent, saat ada Daniz dan esta segalanya makin berkembang,Daniz kekasih esta dulu, itu pun dari kerabat teman almarhum istri. Esta kenal dari jaman sekolah saat memakai rok biru.hingga akrab dan memulai dari kecil hingga kini, pabrik aku utus oleh Danu adik dari daniz, jiwa tekatnya sama seperti kakanya.jika ada kesempatan kami akan mengenalkan, meski tak berjodoh mereka kami anggap keluarga."
Steve menatap khawatir akan adik dari almarhum kekasihnya, terlihat wajah berubah, paman albert pun menyenggol steve putranya. Santai saja, danu itu umurnya sama seperti thalia sepertinya dia tak akan menyukai mungkin esta menganggapnya adik steve.
semua mata yang memandang ikut tertawa, dan mereka pun akhirnya makan bersama.
"Papa membuatku malu saja?"Tapi albert tau akan sikap anaknya.
Sudah hampir larut Esta, belum juga kembali.
pemandangan jelas jika steve menunggu.Ayah frans mengambil ponsel untuk menghubungi anaknya.ayah frans yakin jika esta sedang menghindar dari perjodohan.
"Hallo sayang anak ayah, kamu sudah dimana?" ini sudah lewat jam kamu pulang kan,cepat kembali!
"Ya, ayah esta sedang dijalan satu jam lagi esta sampai, tadi esta pergi ke pabrik mengambil data progres perekrutan karyawan, esta sudah audit beberapa karyawan yang korupsi selama ini di galeries.hanya saja esta harus memperkuat bukti."
"Baiklah sayang, ayah dan tamu istimewa kita menunggu!"
Panggilan pun berakhir, jantung esta semakin berdebar ia merasa tak baik, berkali -kali menatap ponsel tak ada pesan dari Zuma.
tamatlah riwayatku batin esta.
Tiba esta memarkir mobilnya di depan rumah.
ia menatap satu mobil terpampang jelas dan mewah, hatinya semakin tak karuan.dan ketika ia menaiki tangga rumah depan, ia terkejut akan seseorang yang berdiri.
Esta pun menunduk tak ingin menatap,ia memencet nomor Zuma."Hallo mas zuma,kenapa ga datang?"melirik lirik agar pria yang mebelakanginya seolah dengar.Jika ia mempunyai kekasih dan berniat batal akan perjodohan.
Namun tak disangka.saat esta menatapnya.
"Haah.. kau kenapa disini?"
Kira - kira siapa yang berdiri di depan pintu,
sehingga esta syok dan terkejut.
----Bersambung----
semangat
next kak,semangat...,saling mendukung,maaf baru bisa mampir🙁
lanjutin yang lagi seru disana.
dr awal baca lagi kesemsem sama tingkah Esta dan Steve. 😁😁
lanjutin yang lagi seru disana.
dr awal baca lagi kesemsem sama tingkah Esta dan Steve. 😁😁
koplak si Zivien. asisten pekok😂😂
semangat ya
Lagiii Enaaaak enaaak.
Otak gw traveling parah 😒😣