NovelToon NovelToon
Sweeper'S Wife

Sweeper'S Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:244.6k
Nilai: 4.6
Nama Author: Beautysavanna

"bagaimana pun juga pekerjaan itu udah buat aku bertahan di kota besar sampai saat ini to mas." ucap Siti sambil berkaca.

"oke, mas izinin kamu bekerja di sana lagi. Dengan satu syarat, kalok kamu sudah hamil. Mas gak izinin kamu buat kerja lagi." ucap Yuke pada Siti yang manggut-manggut.

"iyo mas, Siti janji." ucap Siti dan ku kecup kening nya sebentar.

'aku bakal buat kamu hamil secepat nya Siti.' ucap Yuke dalam hati sambil sedikit mengeluarkan Seringaian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Beautysavanna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

Author pov

4 bulan kemudian...

Sekarang usia kandungan Ratna sudah menginjak bulan nya atau tinggal menunggu kelahiran sang jabang bayi.

Terus bagaimana dengan Mario? Jelas Mario sekarang terlihat lebih mandiri dari sebelum nya. Karena sebentar lagi jabatan di perusahaan Papa nya akan naik, setelah kelahiran bayi nya.

Sedangkan di sisi lain Yuke dan Siti tampak lebih dekat lagi hubungan nya, meski belum resmi berpacaran.

Dan satu lagi, di Devi. Dia nampak nya sudah kapok yang mengejar-ngejar Mario, karna Mario selalu menolak nya mentah-mentah di depan umum. Setelah kejadian itu lah Devi tidak per lagi muncul di rumah Mario.

Sekarang keadaan rumah Mario tampak riuh, karna keluarga Mario semua nya masih sedang berkumpul-kumpul.

Mario dan Ratna duduk di sofa sambil sesekali di tanyai bayi nya laki-laki atau perempuan.

"kita tidak tau jenis kelamin nya, kita ingin tahu pas lahir saja." Mario sambil cengar-cengir gak jelas.

"oh caranya biar jadi kejutan kalian? " kali ini Bibi Mario yang bertanya

Dan di angguki Ratna dan Mario.

"ya pokoknya keluarga mendo'a kan Ratna, semoga proses persalinan nya lancar ya?" salah satu keluarga Mario mengucapkan doa dan mewakili semua nya.

"Aamiin.." dan di balas dengan mengamin kan.

Keluarga Mario berbincang-bincang cukup lama. hingga hari menjelang sore itu, keluarga nya baru pada pulang semua.

Pada saat itulah Ratna dan Mario berjalan menuju kamar nya. Mario berjalan di samping Ratna, sambil sesekali memegangi panggul Ratna pada saat akan naik tangga.

"hati-hati." Mario mengingat kan Ratna, salah menginjak satu tangga sudah membuat nya vatal.

"mas perut Ratna kok rasanya pingin buang air besar to." ucap Ratna setelah sampai di kamar sambil sesekali memegang perut nya.

"kamu mau BAB? Yaudah mas tuntun ke kamar mandi." Mario menuntun Ratna menuju kamar mandi.

Setelah lama di kamar mandi, tapi Ratna gak keluar-keluar juga.

"Ratna udah belum? Lama amat si." Mario yang dari tadi menunggu di balik pintu kamar mandi.

"mas.." rengek Ratna dari dalam dan membuat Mario membuka pintu nya langsung.

"mas ndak keluar, malah tambah sakit." Ratna langsung berdiri dan keluar dari kamar mandi di bantu Mario lagi.

Setelah Ratna berhasil duduk di tepi ranjang, Mario melihat cairan keluar dari ************ Ratna.

Karna Mario saking panik nya, dia langsung memanggil Mama nya seperti anak kecil.

"Mama.. Mama." Mario berteriak dengan lantang nya sambil berjongkok di depan Ratna yang sudah kemulesan dari tadi.

"Mama.. Mama.. Ma. Kesini Ma." teriak Mario udah kalang kabut, Mario langsung berlari ke arah pintu untuk memanggil Mama nya. tapi belum itu, Mama nya sudah masuk duluan dan berlari ke Ratna.

"kenapa Ratna? " ucap Mama nya gak kalah panik.

"ya ampun air ketuban nya, cepet Rio bawa Ratna kerumah sakit. Dia mau lahiran." ucap Mama sambil duduk di samping Ratna.

Setelah Mama nya memerintahkan, Mario langsung membopong Ratna ke mobil untuk menuju rumah sakit.

Ratna di dalam mobil terus-terusan mengerang kesakitan. Sedangkan Mama nya terus mengelus rambut Ratna.

"tunggu sebentar sayang, kita hampir sampai." ucap Mama nya.

Mario melajukan mobil nya cukup cepat.

"Ma sakit Ma." Ratna sudah menangis, tidak hanya itu. Mario yang mendengar Ratna seperti itu. Langsung sebutir air lolos dari pelupuk mata nya, tapi buru-buru di usap dengan kasar.

Setelah mereka sampai di rumah sakit, Mario langsung membopong lagi Ratna hingga perawat yang gantian mendorong Ratna menuju ruang persalinan nya.

"mohon bapak dan ibu menunggu di luar." ucap suster itu membuat Mario gedek.

Mau gak mau Mario menunggu nya di luar dengan Mama nya. Tidak lama setelah itu Papa nya datang sambil berlari kecil ke arah mereka berdua.

"bagaimana Ratna? "

" didalam." jawab mama nya.

Tiba-tiba dari arah pintu persalinan Suster keluar untuk memanggil Mario untuk kedalam.

Mario langsung berlari kedalam, dia langsung berjalan ke samping Ratna, tepatnya di samping kepala Ratna.

"aduh mas Sakit." Ratna sudah sangat kesakitan. Dia terus mengerang sambil menggenggam tangan Mario.

Mario sudah tidak tahan melihat Ratna seperti itu, dia langsung mendekat kan kepala nya di telinga Ratna dan membidik kan sesuatu.

"tahan sayang, bayi kita sebentar lagi lahir. Kamu harus kuat." Mario terus menyemangati Ratna, sesekali mencium kening, pipi, dan rambut Ratna.

Keringat sudah membanjiri Ratna, Mario mengelap jidat Ratna dengan tisu yang ada di samping Mario.

"semangat sayang.." Ratna yang terus mengejan.

"ayo buk, lebih kuat lagi bu." ucap dokter perempuan itu.

"sakit mas..Ratna ndak kuat." ucap Ratna dengan nada hampir menyerah.

"ayo coba lagi, kamu harus kuat Ratna." Mario tiba-tiba memeluk tubuh Ratna dari samping.

"gigit bahu mas, biar mas juga ikut merasakan sakit. Walaupun gak sebanding dengan kamu." ucap Mario sambil memeluk Ratna.

Ratna langsung mengangguk dan menggigit bahu Mario sambil menejan.

Mario langsung memejam kan mata nya menahan sakit nya gigitan Ratna.

Kegiatan itu berlangsung lama, hingga gigitan terakhir membuat Mario menetes kan air mata nya. Ratna mengejan dengan kuat hingga..

"oekkk.. Oekkk.. Oekkk." Ratna dan Mario sama-sama merasa lemas, tiba-tiba rasa sakit itu hilang diganti dengan kebahagiaan dari kedua nya, setelah mendengar bayi itu menangis.

Mario langsung mengecup kening Ratna yang masih ngos-ngosan. "terima kasih Ratna." Mario tidak henti-henti nya juga mencium wajah Ratna.

****

1
saira
❤️❤️❤️❤️
Suzan Khan
kapan up lagi kak...

aku menunggumu kak 7 purnama sudah lewat tapi belum juga ada up terbaru...

😘😘😘😘😘😘😘
Fitria Nayu
bbb
Fitria Nayu
mmm
Fitria Nayu
hi
Eka Permata sari
lanjut lbh byk thorrttttt
Eka Permata sari
up thorrrr
ᶠᵖ callisto🍂
bukan hanya author ,tuhan dan mario aja thor pembaca juga tau thor
🦃fira yuniar wekwek🦃
namanya azam tpi ngomonk nya kasar bngt😒😒
🦃fira yuniar wekwek🦃
ank kecil mah polos bngt
🦃fira yuniar wekwek🦃
emang gk bisa dibuka
🦃fira yuniar wekwek🦃
roman2 nya ada pelakor
🦃fira yuniar wekwek🦃
virsualnya donk
🦃fira yuniar wekwek🦃
mario sikap nya bar bar n arogan bhasanya juga kasar bgt se thor
🦃fira yuniar wekwek🦃
mario goblokkk lu udah perkosa ank orang mlh nuduh yg ngga2 lgian ratna nya juga see mlh menikmati😒😭😒
🦃fira yuniar wekwek🦃
kog ratna malah nikmatin see
🦃fira yuniar wekwek🦃
sombong bngt mario
Aninatrsd
Sakit perutku anak Mario yang Dani memelihara biawak, lihat di jalan aja aku udh gelinya minta ampun ihh😂😂
Aninatrsd
Wong Edan Azzamm, lebih gedek dari pada Mario😂
YulanDeluhula
bagus ceritane☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!