Lin Xuan, seorang pemuda modern penyuka novel web, tiba-tiba bertransmigrasi ke Benua Langit Surgawi. Sialnya, ia terbangun dalam tubuh Ketua Sekte termuda dari "Sekte Bintang Jatuh"—sebuah sekte yang dulunya merupakan penguasa benua, namun kini hanya menyisakan dirinya dan sebuah gunung usang karena diserang oleh aliansi musuh. Di saat musuh datang untuk mengambil alih tanah sektenya, Lin Xuan membangkitkan "Sistem Pembangunan Sekte Abadi".
Mulai dari merekrut murid jenius yang dibuang klan, membangun paviliun ajaib, hingga memanggil naga penjaga, Lin Xuan memulai perjalanannya untuk mengubah sekte bobroknya menjadi kekuatan nomor satu di seluruh alam semesta.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8: Manipulasi Waktu dan Inti Emas Sempurna
Berdiri di depan pintu masuk Menara Waktu, Ye Chen merasakan fluktuasi energi yang sangat ganjil. Udara di sekitar menara ini terasa kental, seolah riak air yang membelokkan cahaya.
"Masuklah," ucap Lin Xuan dengan nada tenang. "Waktu di dalam menara ini berjalan berbeda dari dunia luar. Satu hari di luar sama dengan sepuluh hari di dalam. Berkultivasilah hingga kau menembus Ranah Pembangunan Yayasan. Guru akan menunggumu di sini."
Tubuh Ye Chen menegang. Ia menoleh ke arah gurunya dengan mulut setengah terbuka, tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya.
"Satu... satu berbanding sepuluh?" gumam Ye Chen tak percaya. Ia membungkuk dalam, lalu melangkah melewati pusaran cahaya keperakan di pintu masuk.
Begitu Ye Chen menghilang ke dalam menara, jiwa Tetua Yan melesat keluar dari cincinnya. Kakek tua itu melayang di udara lantai pertama menara, memejamkan mata, dan merentangkan tangan spiritualnya untuk merasakan hukum alam di ruangan tersebut.
Semenit kemudian, mata Tetua Yan terbuka lebar, dipenuhi teror dan kekaguman absolut.
«Hukum Waktu... Ini benar-benar Hukum Waktu!» Suara Tetua Yan melengking histeris di dalam pikiran Ye Chen. «Di Alam Atas, hanya Kaisar Abadi yang memegang Otoritas Waktu yang bisa membengkokkan laju waktu secara stabil tanpa menghancurkan ruang! Mengapa eksistensi seperti itu berada di benua tingkat rendah ini dan mendirikan sekte rongsokan... ah tidak, sekte suci ini?!»
Ye Chen mengepalkan tinjunya erat-erat, matanya berapi-api. "Tetua Yan, Guru telah memberikanku kesempatan hidup kedua dan sumber daya yang menentang surga. Jika aku tidak bisa mencapai puncak bersamanya, aku lebih baik mati!"
Ye Chen langsung duduk bersila di tengah ruangan. Ia mulai memutar sirkuit Seni Api Penyucian Sembilan Matahari. Energi spiritual yang kaya di dalam menara, ditambah dengan fisiknya yang telah ditempa Pil Pembersih Sumsum Surgawi, membuat qi spiritual elemen api bergegas masuk ke tubuhnya seperti pusaran badai.
Tiga hari berlalu di dalam menara (yang hanya setara dengan beberapa jam di dunia luar).
Dantian Ye Chen yang awalnya berupa pusaran gas Qi mulai memadat. Setetes cairan spiritual emas, yang merupakan fondasi pertama dari Ranah Pembangunan Yayasan, akhirnya menetes di pusat Dantian-nya.
BOOM!
Aura api memancar keluar dari pori-pori kulit Ye Chen, membakar udara di sekitarnya. Fisik Api Surgawi miliknya benar-benar bangkit seiring dengan terobosannya.
Pembangunan Yayasan Tingkat 1! Ia berhasil!
Di luar Menara Waktu, Aula Bintang Jatuh.
Lin Xuan sedang duduk bersantai di anak tangga aula, melemparkan potongan-potongan batu giok bekas untuk ditangkap oleh Xiao Hei. Anak anjing neraka itu melompat dengan lincah, mengunyah batu giok keras itu seolah sedang memakan biskuit renyah.
Tiba-tiba, suara notifikasi beruntun meledak di benak Lin Xuan.
[Ding! Murid Utama 'Ye Chen' telah berhasil menembus ke Ranah Pembangunan Yayasan!]
[Memicu Fitur Pasif Sistem: Umpan Balik Kultivasi!]
[Kalkulasi hadiah... Tuan Rumah mendapatkan Umpan Balik sebesar 80 KALI LIPAT dari energi kultivasi dan pemahaman Dao murid!]
"Delapan puluh kali lipat?!" Mata Lin Xuan berbinar terang.
Sebelum ia bisa bereaksi lebih jauh, pusaran energi spiritual raksasa tiba-tiba meledak dari dalam tubuhnya. Energi murni itu begitu masif hingga menyapu halaman sekte seperti angin topan, membuat Xiao Hei terlempar sejauh tiga meter sebelum akhirnya berguling kembali dengan riang.
Lin Xuan tidak merasakan sakit sama sekali; sebaliknya, tubuhnya terasa ringan seolah mau melayang.
Pembangunan Yayasan Tingkat 6!
Pembangunan Yayasan Tingkat 8!
Pembangunan Yayasan Tingkat Puncak!
Energi itu tidak berhenti. Cairan spiritual di dalam Dantian Lin Xuan mulai mendidih dan berputar dengan kecepatan gila. Cairan itu memadat, mengecil, dan perlahan mengkristal di pusat Dantian-nya.
Sebuah bola emas bercahaya terang seukuran buah persik mulai terbentuk. Dan yang lebih mengejutkan, di atas permukaan bola emas itu, perlahan terukir sembilan gurat awan yang rumit!
KRAK!
Sebuah tekanan aura yang menyamai gunung meletus dari tubuh Lin Xuan, menyapu debu di seluruh pelataran sekte.
Ranah Inti Emas (Golden Core) Tingkat 1!
Inti Emas Tingkat 2!
Inti Emas Tingkat 3!
Aura Lin Xuan akhirnya memudar dan stabil di Ranah Inti Emas Tingkat 3.
Ia membuka matanya, dan dua kilatan cahaya emas melesat menembus udara, menabrak pilar batu di kejauhan hingga hancur berkeping-keping.
"Inti Emas..." gumam Lin Xuan, menatap telapak tangannya sendiri dengan tidak percaya. Di Benua Langit Surgawi, seorang ahli Inti Emas sudah bisa menjadi Ketua Sekte tingkat 3 atau Jenderal Besar di sebuah kekaisaran. Mereka memiliki umur hingga 500 tahun dan bisa menghancurkan kota kecil hanya dengan lambaian tangan.
Terlebih lagi, Lin Xuan tahu dari ingatan pemilik tubuh aslinya bahwa Inti Emas biasa tidak memiliki "pola gurat". Inti Emas dengan tiga gurat sudah disebut jenius, enam gurat adalah keajaiban benua, dan sembilan gurat... itu adalah Inti Emas Sempurna yang hanya ada dalam legenda kuno! Fondasinya jauh lebih kuat sepuluh kali lipat dibanding ahli Inti Emas biasa di tingkat yang sama.
"Hahaha! Sekarang, bahkan jika aku keluar dari Gunung Bintang Jatuh, aku tidak akan menjadi semut yang bisa diinjak sembarangan!" Lin Xuan bersorak dalam hati, meski wajah luarnya tetap sedingin es.
Tidak lama kemudian, pintu Menara Waktu berkedip.
Ye Chen melangkah keluar. Auranya tajam dan dipenuhi elemen api yang membara. Ia telah menjadi kultivator Pembangunan Yayasan sejati!
Melihat gurunya sedang duduk santai, Ye Chen langsung berlutut. "Guru, murid telah memenuhi ekspektasi. Murid telah mencapai Pembangunan Yayasan!"
Lin Xuan menatap Ye Chen dengan senyum tipis. Ia mengibaskan lengan bajunya, melepaskan sekelumit tekanan dari Inti Emas Sempurna-nya.
BRUK!
Ye Chen, yang baru saja merasa kuat dan bangga atas terobosannya, tiba-tiba merasa seluruh tulang di tubuhnya berderak. Tekanan yang keluar dari tubuh Lin Xuan seperti lautan tanpa dasar, ribuan kali lebih menakutkan dari yang ia rasakan sebelumnya.
«I-Inti Emas Sempurna?!» Tetua Yan berteriak panik di dalam cincin. «Gurumu baru saja menerobos tanpa bergerak sedikit pun! Dan itu Inti Emas dengan Sembilan Gurat Surgawi! Bocah, jangan pernah mencoba menentang gurumu, dia adalah reinkarnasi monster!»
Mendengar itu, Ye Chen menelan ludah. Ia semakin menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Murid tidak berani sombong di hadapan kekuatan surgawi Guru."
Lin Xuan menarik kembali auranya dan mengangguk puas. Pamer kekuatan sedikit sangat penting untuk menjaga wibawa sebagai Ketua Sekte.
"Kau melakukannya dengan baik. Karena kau telah mencapai Pembangunan Yayasan, kau berhak menggunakan senjata dari sekte kita."
Lin Xuan menggerakkan jarinya. Sebuah cahaya merah melesat dari cincin penyimpanannya dan menancap tepat di depan lutut Ye Chen. Itu adalah Pedang Bintang Merah (Senjata Kelas Bumi).
Begitu pedang itu menancap, hawa panas merambat ke seluruh halaman. Bilahnya memancarkan cahaya merah yang beresonansi sempurna dengan Fisik Api Surgawi milik Ye Chen.
"Senjata Kelas Bumi tingkat puncak..." gumam Ye Chen terpesona, membelai gagang pedang itu.
Sebelum Ye Chen bisa berterima kasih lagi, suara Sistem kembali berbunyi di kepala Lin Xuan.
[Ding! Memenuhi syarat untuk memicu Misi Dunia!]
[Misi Utama: Karma Dunia Fana & Tambang Batu Roh.]
[Penjelasan: Keluarga Ye dari Kota Angin Hitam diam-diam telah mengirim surat kepada Sekte Serigala Darah, melaporkan keberadaan Anda. Selain itu, Keluarga Ye saat ini sedang mengendalikan Tambang Batu Roh yang seratus tahun lalu adalah milik Sekte Bintang Jatuh.]
[Tugas: Kirim murid Anda (Ye Chen) untuk menyelesaikan dendamnya dengan Keluarga Ye dan mengambil alih sertifikat Tambang Batu Roh.]
[Hadiah: 1.500 Poin Sekte, Cetak Biru Paviliun Alkimia, dan 10.000 Batu Roh Tingkat Menengah.]
Mata Lin Xuan menyipit misterius. Keluarga Ye ternyata berani bermain di belakang layar? Pantas saja Tiga Algojo Darah datang menyerang semalam.
"Chen'er," panggil Lin Xuan dengan nada dingin.
"Murid siap, Guru!" Ye Chen mencabut pedang itu dan berdiri tegap.
"Tadi malam, sekelompok semut dari Sekte Serigala Darah mencoba mendaki gunung kita, dipandu oleh informasi dari Keluarga Ye di Kota Angin Hitam."
Mendengar nama 'Keluarga Ye', niat membunuh seketika meledak dari tubuh Ye Chen. Urat-urat di dahinya bermunculan.
"Tentu saja, Guru sudah menghapus eksistensi semut-semut itu," lanjut Lin Xuan santai, "tetapi akar masalahnya harus dicabut. Selain itu, Tambang Batu Roh di luar Kota Angin Hitam dulunya adalah properti sah milik Sekte Bintang Jatuh kita sebelum direbut secara licik."
Lin Xuan menatap lurus ke mata muridnya.
"Turunlah gunung. Selesaikan masalah masa lalumu dengan Keluarga Ye, dan bawa kembali sertifikat tambang itu atas nama sekte kita. Tunjukkan pada dunia fana... bahwa Sekte Bintang Jatuh tidak lagi bisa diinjak-injak."
Ye Chen menyarungkan Pedang Bintang Merah di punggungnya, matanya memancarkan cahaya merah yang brutal. Dendam tiga tahun dihina, diludahi, dan diinjak oleh keluarganya sendiri akhirnya menemukan jalan keluar.
"Murid mengerti. Ye Chen akan mencuci Kota Angin Hitam dengan darah jika mereka menolak tunduk!"