NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Menjadi Istri Kedua Yang Tak Diinginkan

Transmigrasi: Menjadi Istri Kedua Yang Tak Diinginkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Mengubah Takdir / Transmigrasi
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Jeslyn tidak percaya jika dirinya masuk kedalam cerita novel dan parahnya menjadi istri kedua yang tidak diceritakan dalam novel, ibu tiri dari pria yang diceritakan akan meninggal karena memperebutkan seorang wanita.

Jeslyn istri tidak diinginkan suaminya serta anak tirinya berniat mengubah takdir Lucian anak tirinya, siapa sangka niatnya hanya ingin menyelamatkan tokoh Lucian saja malah mendapatkan bonus jika suaminya malah jatuh cinta padanya dan juga Lucian yang bucin pada ibu tirinya.

Mampukah Jeslyn menyelamatkan Lucian dan mengubah takdir Lucian? Selamat Membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepertinya Aku Jatuh Cinta Padamu!

Siang itu, suasana mansion terasa hangat meski di luar langit mendung. Jeslyn, dengan perut yang sudah sangat membuncit hampir mendekati bulan kesembilan tengah berjuang menaklukkan jarak antara ruang tengah menuju lift. Baginya, berjalan sepuluh meter sekarang terasa seperti maraton. Ia melangkah dengan kaki yang sedikit terbuka, tertatih-tatih, dan napasnya sudah memburu layaknya pelari yang baru saja menyelesaikan sprint.

​"Aduh... ya ampun," Jeslyn mendumel pelan, tangannya yang satu menopang pinggang, sementara tangan lainnya memegangi perutnya.

"Ini bayi isinya apa sih? Kok beratnya kayak gajah? Sabar ya, Nak, Mami sudah hampir sampai."

​Dari balik pilar ruang tamu, Keith berdiri memperhatikan istrinya. Pria itu baru saja turun dari ruang kerjanya dan terpaku melihat pemandangan di depannya. Jeslyn melangkah dengan gerakan yang kikuk, sedikit bergoyang ke kanan dan ke kiri. Jujur saja, langkah istrinya itu sangat mirip dengan pinguin yang sedang bingung.

​Keith tidak bisa menahan diri. Sebuah tawa rendah yang jarang sekali terdengar akhirnya lolos dari bibirnya. Namun, saat ia melihat wajah Jeslyn yang mulai memerah karena kelelahan dan napas yang sesak, tawanya seketika berubah menjadi tatapan khawatir.

​"Jeslyn!" panggil Keith. Ia melangkah lebar, hanya butuh tiga detik baginya untuk mencapai posisi Jeslyn.

​Jeslyn tersentak dan berhenti melangkah. Ia menatap Keith dengan mata yang menyipit kesal.

"Apa? Mau ngetawain langkah aku yang kayak pinguin ini, ya? Jangan ketawa, Keith! Kamu coba saja bawa beban di perut kayak aku, rasanya kayak lagi gendong batu bata!"

​Keith tidak menjawab dengan kata-kata. Ia justru langsung menunduk dan dengan satu gerakan halus nan kuat, ia menyapu punggung dan kaki Jeslyn, menggendongnya ala pengantin.

​"Kyaaaa! Keith! Kamu apa-apaan sih!" Jeslyn terpekik kaget, namun secara naluriah tangannya langsung melingkar erat di leher Keith.

​"Kamu sudah kelelahan. Jangan memaksakan diri," ujar Keith tenang, suaranya terdengar jauh lebih lembut dari biasanya.

​"Tapi... tapi kan kamu capek juga! Kamu nggak ngerasa berat apa?" Jeslyn menggigit bibir bawahnya, menatap wajah Keith dari jarak yang sangat dekat.

​"Kamu tidak seberat yang kamu pikirkan. Dan lagi, ini tugas suamimu," jawab Keith sambil mulai melangkah menaiki anak tangga dengan tenang.

​Jeslyn terdiam. Ia membenamkan wajahnya di lekukan leher Keith. Aroma maskulin yang bercampur dengan parfum woody yang elegan dari pria itu membuat hatinya berdesir. Ia tidak peduli lagi soal berat atau tidak, ia hanya ingin menikmati rasa aman yang diberikan Keith.

"Ah, sial!" batin Jeslyn.

"Dia ini semakin hari semakin membuatku tidak tahan."

​Sesampainya di kamar utama yang luas, Keith membaringkan Jeslyn di ranjang empuk dengan penuh kehati-hatian. Namun, sebelum ia sempat menarik tangannya, Keith menunduk dan ia mencuri kecupan singkat di bibir Jeslyn.

Cup

​Jeslyn melotot, matanya membulat sempurna. "Keith! Itu... itu curang! Apa-apaan sih?"

​Keith tidak terlihat menyesal sedikit pun. Ia justru mendudukkan dirinya di tepi ranjang, menatap Jeslyn dengan tatapan yang sangat hangat, tatapan yang membuat jantung Jeslyn berpacu dua kali lebih cepat.

​"Kenapa? Bukankah itu wajar di antara suami dan istri?" tanya Keith dengan nada yang dibuat-buat polos.

​"Wajar sih wajar, tapi bukan berarti kamu bisa nyuri-nyuri kesempatan setiap saat! Akhir-akhir ini kamu hobi banget nyentuh-nyentuh aku, ya? Suka ya?" Jeslyn mulai mengeluarkan mode bar-bar-nya, berusaha menutupi rasa salah tingkahnya dengan omelan.

"Kamu pikir aku ini apa? Boneka? Atau objek percobaan kamu yang baru?"

​Keith malah terkekeh, tangannya terulur untuk menyelipkan anak rambut ke belakang telinga Jeslyn.

"Kamu cerewet sekali, Jeslyn. Kamu tahu tidak? Omelanmu itu terdengar seperti nyanyian di telingaku. Sangat merdu."

​"Ish! Gombal!" Jeslyn memalingkan wajah, meski senyum kecil tak bisa ia tahan.

"Aku serius! Kamu harus jaga jarak. Aku lagi hamil besar, jangan bikin aku makin kesal sama kamu, nanti aku bisa makin susah napas."

​"Justru karena kamu sedang hamil, aku harus memastikan kamu tidak terlalu banyak bergerak," jawab Keith sambil mengusap perut Jeslyn dengan gerakan memutar yang sangat lembut.

"Aku hanya ingin kamu merasa tenang."

​Jeslyn menatap tangan Keith yang berada di atas perutnya. Bayi di dalam sana seolah merespons sentuhan ayahnya, menendang pelan tepat di telapak tangan Keith.

​"Tuh, lihat," Keith tersenyum lebar.

"Dia tahu siapa yang menyentuhnya."

​"Dia cuma lagi nendang karena lapar, mungkin dia bosan dengerin omelan Mami-nya," sahut Jeslyn.

​"Atau mungkin dia ingin bilang kalau Ayahnya sangat mencintai Ibunya," bisik Keith.

​Jeslyn terdiam. Kalimat itu terasa begitu berat namun sangat manis. Ia kembali menatap wajah Keith. Garis rahang pria itu, matanya yang biru tajam namun kini penuh perhatian, dan cara pria itu menatapnya... Jeslyn merasa ia benar-benar telah terjebak. Bukan lagi terjebak karena kecelakaan malam itu, melainkan terjebak oleh rasa yang perlahan mulai ia akui.

​"Keith..." panggil Jeslyn dengan suara yang melembut.

​"Ya?"

​"Kamu benar-benar sudah berubah, ya? Maksudku... Keith yang dulu aku kenal itu seperti patung es yang tidak pernah bicara kecuali urusan bisnis."

​Keith menatap langit-langit kamar sejenak, lalu kembali menatap Jeslyn dengan sorot mata yang jujur.

"Dulu, aku tidak tahu apa yang aku cari. Aku hanya menjalani hidup sesuai skrip yang dibuat orang lain. Tapi saat semuanya mulai berantakan, dan saat aku melihat kamu yang begitu berjuang di rumah ini... aku sadar ada sesuatu yang hilang dari hidupku."

​"Sesuatu apa?"

​"Kehangatan," jawab Keith singkat.

"Kamu membawa kehangatan itu ke mansion ini. Kamu membuat Lucian kembali bicara, kamu membuat rumah ini terasa seperti tempat untuk pulang, dan kamu... kamu membuatku ingin menjadi pria yang lebih baik lagi."

​Jeslyn merasa matanya panas. "Kamu bilang begitu seolah-olah kamu sudah benar-benar jatuh cinta padaku."

​Keith terdiam cukup lama. Ia mencondongkan tubuhnya, menatap mata Jeslyn dengan sangat intens hingga wanita itu merasa jiwanya seolah tersedot ke dalam tatapan itu.

"Kalau memang iya, memangnya kenapa? Apakah itu masalah buatmu?"

​Jeslyn ternganga. Bisa-bisanya dia membalikkan pertanyaan seperti itu!.

​"Ya jelas masalah! Masalah besar! Karena kalau kamu jatuh cinta padaku, aku harus siap-siap menghadapi godaan pria setampan kamu setiap hari! Aku bisa kena serangan jantung, Keith!"

​Keith tertawa keras, tawa yang lepas dan asli. Ia membungkuk, menyandarkan dahinya di dahi Jeslyn.

"Kalau begitu, bersiaplah untuk sisa hidupmu. Karena aku tidak berniat berhenti mencintaimu, Jeslyn."

​Jeslyn memejamkan mata, membiarkan napas Keith menyapu wajahnya. "Kamu pria yang sangat menyebalkan, Keith."

​"Tapi kamu menyukainya, bukan?"

​Jeslyn tidak menjawab. Ia hanya melingkarkan lengannya di leher Keith, menarik pria itu untuk lebih dekat lagi. Omelan-omelan nya mungkin tidak akan pernah berhenti, ia adalah Jeslyn, wanita cerewet yang bar-bar tapi di dalam hatinya, ia tahu bahwa ia telah menemukan sesuatu yang jauh lebih berharga daripada apa yang tertulis di dalam buku novel yang pernah ia baca. Ia telah menemukan sebuah keluarga, dan yang paling penting, ia telah menemukan pria yang benar-benar bisa melihat dirinya, bukan sebagai objek, tapi sebagai seseorang yang layak untuk dicintai.

​Siang itu, di dalam kamar yang tenang, tidak ada lagi kecemasan akan takdir atau kekhawatiran tentang hari esok. Hanya ada Keith dan Jeslyn, dan janji tersirat bahwa mereka akan menghadapi masa depan apa pun bentuknya bersama-sama. Dan bagi Jeslyn, meski ia harus berjalan seperti pinguin selama beberapa bulan ke depan, ia tidak akan menukarnya dengan apa pun di dunia ini.

Bersambung...

Semoga kalian suka ya, jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian.

1
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 33 sampai bab 37
Potatoes 🥔
Bagus Banget,/Kiss/
Fajar Fathur rizky
cepat bikin mcnya bongkar kebusukan hera
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 29 dan bab 33 thor
It's me Ri🥕: Udah ya tunggu beberapa menit lagi, selamat membaca
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
jangan bikin lu cian cinta thor bikin perasaan itu seperti anak yang tidak mau ibunya lebih perhatian kepada ayahnya
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 25 sampai bab 30
It's me Ri🥕: Sebentar ya kak, lagi di cek dan edit lagii🙏
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 16 sampai bab 20
It's me Ri🥕: Sudah di up ya, tunggu sebentar lagi🙏
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
It's me Ri🥕: Aawww🥺 Semoga suka ya kak😘
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
bikin adegan Lucian menganggap mcnya seperti ibu kandungnya sendiri
Fajar Fathur rizky
nanti pas lahiran bikin mcnya jadi model yang terkenal dan cantik bikin banyak yang suka bikin suaminya cemburu
Fajar Fathur rizky
cepat update thor bab 7 sampai bab 11 thor ceritanya seru
It's me Ri🥕: Kak😭 Ini udah di up kok, semoga suka yaa/Kiss/
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
besok bikin 5 bab thor ceritanya seru bikin pas mcnya selesai lahiran bikin dia jadi model yang terkenal dan cantik
Fajar Fathur rizky: biar suaminya cemburu thor mcnya banyak yang naksir hahaha
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!