Marisa Caca Abimana atau yang sering dipanggil caca cewek cantik yang selalu menjadi idola kampus, banyak lelaki yang ingin menjadikan ia pacar namun semua lelaki akan mundur ketika ia menggunakan mantra ajaibnya
" ngak usah sok pacaran segala kalo berani halalin gue " mantra itu yang selalu di dengar para lelaki bahkan ia tak segan berucap di depan banyak orang
namun mantra itulah yang akhirnya menjerat caca dengan lelaki yang bernama Arga ALbara putra
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Kasuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
LMH 22
setelah pengambilan surat sidang pertama di ruangan dekan caca langsung ke kantin menemui Sohib lamanya yang sudah lama tidak kumpul
caca melambaikan tanggan pada teman temannya "udah lama.? " tanya caca pada ke empat temannya
semuanya kompak mengeleng " barusan juga oya ca ni loe mau yang model gimana.? " tanya Kayla yang langsung memberikan beberapa gambar baju
"buat apaan.? " tanya caca pada Kayla
"la loe ngak tau temen kita mau nikah" ucapan Kayla membuat caca langsung melihat ke arah irene dan doni
keduanya kompak nyengir sedangkan caca malah mendengus kesal " beberapa hari di bandung ngak ngasi tau taunya udah mau nikah aja em bagus ya " sendirian caca membuat irene langsung memeluk caca
"gue mau cerita tapi loe tau kan apa yang terjadi"
"emang kejadian apaan.? " tanya Kayla keppo namun irene doni dan caca mala bungkam
"mulai deh kita ngak di angep temen " seli berucap dengan dramatis
caca langsunh menoyor kepala seli " ngak usah drama orang kita di bandung ke nikahan sodara gue juga "
"sodara loe yang mana perasaan kak lisa udah nikah beberapa bulan yang lalu " pertayaan Kayla membuat caca diam
sedangkan doni dan irene pura pura sibuk dengan hp
"mampus loe ca" caca mengaruk jidatnya menyesali kelancangan mulutnya ini
"caca yuhuuuuu" suara aldo membuat kelima orang di sana menatap kesal ke arah dua lelaki yang datang itu
"ca ini buat loe" aldo memberika caca coklat dan setangkai bunga
"ngak ada peletnya kan" tanya doni yang langsung curiga pada aldo
decakan kesal aldo membuat doni yang tadi nya duduk langsung berdiri mengambil coklat yang di letakan aldo di meja
"eh itu buat caca ya" aldo langsung bersuara ketika doni ingin membuka coklat itu
"gue tau gue cuma mau mastiin aja ngak ada pelet atau apalah yang bikin caca tertarik sama loe" caca menepuk pelan tanggan doni membuat sang empunya melirik
"ngak sopan ih" sahut caca ngak enak
walaupun ucapan caca pelan namun Doni masih bisa mendengar nya
"udah don loe ngak usah ikut campur toh caca juga ngak keberatan kan" sahut wira yang kesal melihat ke posesif pan doni pada caca
"gue bukan nya ikut campur cuma gue ngak rela temen gue deket sama cowok kayak temen loe ini " sahut doni dengan menuju aldo
aldo menepis tanggan doni dengan kesal "maksud loe apa hah, loe nantangin gue "
irene langsung mendekati calon suaminya itu " udah don ngak uda berantem "
"noh urusin aja cewek loe ini ngak usah ngurusin idup caca " sahut aldo mengejek doni
"kenapa sih kalian tu ngak bisa akur " sahut caca yang kesal
caca langsung mengembalikan coklat ke aldo " makasih do tapi maaf gue ngak bisa nerima" caca melirik ke empat temannya mengajak pergi seolah pahan isyarat caca ke empat nya langsung mengikuti caca pergi dari kantin
"gue ngak akan nyerah wir gue pastiin caca bakal jadi milik gue" aldo kesal telah di permalukan caca untuk yang kesekian kalinya
ia pikir permintaan maaf kemarin membuat caca respect padanya nyatanya ia salah mendapatkan caca ngak semudah itu
.
.
kelima sekawan itu berjalan menuju aula kampus "ca loe belum pilih model baju loe kan" tanya irene yang mengecek hpnya
caca mengeleng " kan tadi ngak sempet milih"
"loe pilih aja ya ni" Kayla memberikan majalah pada caca
"em gini deh gue ama seli ke butik duluan ini gue titip sekalian loe pilih pilih deh ntar loe WA gue aja biar sekalian di cariin "
"kok sama gue" tanya seli kesal
"itu kan butik tante loe masak iya gue ama Kayla entar malah ngak dapet diskon " sahut irene dengan tampang masa bodo
seli langsung menghentikan langkanya membuat ke empat nya berhenti juga "kenapa.?" tanya Kayla
"fiks gue ngak mau temenan sama irene dan doni mintanya diskon mulu ngak modal "
caca mengeleng melihat teman drama dari temannya ini " ohh gitu ya ok deh kalau gitu gue ngak jadi masuki loe ke kantor papa gue" ucapan doni membuat sela langsung melotot
"don loe kan dah janji masa loe tega sih gue nyari tempat lagi " sahut sela membuat Kayla mengeleng
"yaudah iya gue temenin deh " sahut sela dengan muka sedih
"ngak usah sok ngenes tu muka ngak cocok"
"loe kenapa ngak sama doni aja ren" tanya caca
"loe lupa nilai filsafat gue belom kelar" ucapan doni membuat seli mengejek doni sesuka hati
" udah mau nikah masa belom lulus" timpal Kayla membuat seli tertawa geli
"nah justru itu gue mau nuntasin dulu sebelum ke ke lapangan" sahut doni dengan melihat jam di tangganya
"eh gue duluan ya pak Adrian udah ada kayaknya " keempat wanita itu menganguk kompak
"jangan lupa jam 2 pengambilan surat magang" lagi
setelah kepergian doni irene langsung mengajak seli ke butik meninggalkan caca dan Kayla yang langsung menuju ke taman yang ada di samping kampus
caca membolak balik majalah yang ada di pangkuannya melihat baju baju itu membuat caca iri ia ingin ke empat temannya hadir di acara pernikahan nya tapi ia sadar pernikahan yang ia jalani itu berbeda
"kenapa ca? " tanya Kayla membuat pikiran caca yang tadinya terbang kembali ke raganya
caca mengeleng " ngak papa binggung aja milih yang mana"
Kayla yang tadinya rebahan di rumput langsung duduk melihat ke majalah itu " ini aja cocok buat loe " tunjuk Kayla pada salah satu gambar
caca menganguk "loe ama seli yang mana" tanya caca pada Kayla
Kayla nyengir " sama yang itu juga sih" caca menganguk lalu mem photo gambar bajunya dan tak lupa memberikan uk bajunya juga
"risa" pangilan dari depannya membuat caca dan Kayla langsung melihat ke atas
raut kaget di wajah caca begitu ketaran ketika melihat lelaki di depannya itu
berbeda dengan Kayla yang binggung "siapa ya" tanya Kayla
membuat lelaki itu melirik Kayla " gue bara mantanya caca " Kayla langsung melihat caca meminta penjelasan
caca langsung berdiri " ngapain abang disini"
bara tersenyum " abang ada kerjaan di dalam tadi "
caca menganguk " oya kay tadi loe minta temenin ke perpus, ayok sekarang aja" caca menarik Kayla membuat Kayla langsung berdiri
"kita duluan bang " tampa menunggu jawaban bara caca langsung menyeret Kayla kembali kedalam kampus
"ca " pangilan Kayla membuat caca menghentikan langkahnya
caca menghembuskan nafas "entar gue cerita ya kay " Kayla menganguk
"yaudah kite ke perpus aja selagi nunggu yang lain "
lanjut aah
my brother is my husband
apa yang kamu bayangkan ketika mengetahui jika yang menghamilimu adalah sodarah tirimu sendiri ?
gita merasa dirinya sangat tidak beruntung, setelah percintaannya kandas hidupnya hancur karna kehamilan dan sekarang ayah dari anaknya adalah sodara tirinya sendiri, bagaimana kisahnya ikuti ceritanya