NovelToon NovelToon
Kekasihku Mertua Anakku

Kekasihku Mertua Anakku

Status: tamat
Genre:Cinta Lansia / Tamat
Popularitas:65.1k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Kinara Wirasti seorang wanita berusia 55 tahun, bertemu dengan kekasihnya di masa lalu yang bernama Anggara Tirta pria seumuran dengannya. Ternyata Anggara adalah mertua dari anaknya. Bagaimana kisah cinta mereka? Akankah bersatu di usia senja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 Membuat Panik

Anggara keluar dari kedai, ia menemui seorang penjual bunga. Ia sudah memesan tadi, setangkai bunga mawar berwarna putih yang melambangkan cintanya untuk Kinara. Ia menyembunyikan bunga itu di balik punggungnya, lalu berjalan ke meja dimana Kinara menunggunya.

"Sayang, ini untukmu," ucap Anggara tersenyum.

Kinara merasa sangat terharu, Anggara tidak pernah melewatkan apa yang disukainya. "Terima kasih, Mas."

Kinara menerima bunga itu, lalu menciumnya. Bau wangi bunga alami, membuatnya candu.

"Ini sudah larut malam, ayo kembali ke vila," kata Anggara melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.

Kinara mengangguk tanda setuju, "Iya, Mas."

Mereka berjalan sambil bergandengan tangan, bak anak muda yang merasakan jatuh cinta. Walaupun banyak orang memperhatikan, mereka sudah tidak malu-malu lagi.

Sampai di vila, Anggara membukakan pintu lebih dulu. Ia juga membantu Kinara duduk, padahal masih mampu sendiri.

"Mas, kamu yakin kita tidur berdua?" tanya Kinara memecah keheningan.

"Tidak, Sayang. Aku akan menjagamu di luar," balas Anggara.

"Di luar dingin, Mas. Aku tidak mau kamu sakit," ucap Kinara, baginya tidak adil kalau dirinya yang tidur di dalam kamar.

Keputusan Anggara tidur di luar kamar membuat mereka berdua berdebat, hingga akhirnya mereka tidur satu ranjang.

***

Di tempat lain, pagi ini Angel menyiapkan makanan untuk sarapan bersama suami dan mertuanya. Ia mengerjakan pekerjaan rumah sendiri, tidak ada yang membantunya.

"Angel, mana teh hangat ku?" tanya Miranda.

"Saya sudah buatkan susu hangat, Bu," jawab Angel, sambil memotong roti yang baru saja dikeluarkan dari oven.

"Aku tidak terbiasa minum susu! Cepat buatkan!" kata Miranda.

"Bikin sendiri, Bu! Aku lagi sibuk!" Angel menolak keras, bahkan terkesan tidak sopan.

"Sudah berani kamu melawanku!" Miranda berkacak pinggang menatap menantunya.

"Ibu, tahu kalau aku lagi sibuk kan? Hanya soal minuman bisa bikin sendiri, kenapa harus nyuruh!" Angel tidak mau kalah dengan mertuanya.

Suasana rumah di pagi hari yang biasa hening, kini harus diawali dengan perdebatan antara menantu dan mertua. Keduanya sama-sama egois, tidak ada yang mau mengalah.

Mendengar keributan, membuat Niko segera beranjak dari tempat tidur. Ia berjalan menuju ke arah sumber suara yang mengenakan di seluruh ruangan.

"Ada apa? Pagi-pagi sudah ribut! Gak enak didengar tetangga," ucap Niko, menatap tajam ibu dan istrinya secara bergantian.

"Ibu yang mulai, Nik!" Angel tetap melanjutkan menyiapkan sarapan di meja makan.

"Enak aja nyalahin orang tua!" sahut Miranda.

"Cukup!" bentak Niko.

Niko berusaha bersikap bijaksana, ia tidak membela ibunya maupun istrinya. Ia justru mengajak keduanya untuk segera sarapan, lalu kembali ke aktivitas masing-masing.

Sarapan berjalan lancar, tanpa ada keributan. Hanya ada suara sendok dan garpu yang saling beradu. Namun, ketika selesai sarapan keributan kembali terjadi. Miranda meminta Angel untuk membereskan meja sendiri, dan mencuci bajunya.

"Lebih baik Ibu pulang saja!" Angel mengusir Miranda.

"Kurang ajar kamu, berani mengusir ku! Ini rumah anakku, sadar diri dong! Dasar miskin!" Miranda tidak bisa menahan amarahnya lagi.

"Bu, sudah! Cukup!" Niko akhirnya membuka suaranya.

"Didik istri kamu!" Miranda meninggalkan meja makan, merasa kesal dengan menantunya.

Setelah Miranda pergi, Niko mendekati Angel. Ia memeluk istrinya mencoba untuk menenangkan. Niko tidak akan menyalahkan keduanya, tetapi meminta mereka untuk tidak mengulang keributan seperti ini.

Niko membantu Angel membereskan meja makan, lalu mencuci gelas, sendok, piring yang kotor.

"Biar aku saja, Nik. Nanti kamu terlambat ke kantor." Angel meminta suaminya untuk berhenti membantu pekerjaannya.

"Tidak apa-apa, Sayang. Kalau kamu capek istirahat saja. Pekerjaan kantor sudah ada yang meng-handle." Niko tetap melanjutkan sampai selesai.

Angel tersenyum, merasa sangat beruntung mempunyai suami yang sangat perhatian. Walaupun tidak membelanya, ia percaya kalau Niko ada di pihaknya.

Niko merasa ada yang aneh dengan istrinya, karena tidak pergi ke rumah Kinara padahal mertuanya masih sakit.

"Sayang, kamu tidak ke rumah mamah?" tanya Niko penasaran.

"Enggak, Nik." Angel kembali teringat dengan hubungan Kinara dan Anggara.

"Kenapa?" Niko bertanya lagi.

"Mamah sudah mempunyai kekasih yang memperhatikannya. Jangan bahas lagi!" Wajah Angel berubah muram.

Sebagai seorang laki-laki, Niko tahu perasaan papahnya ketika mempunyai masalah dalam hubungan percintaannya. Ia berusaha memberikan pengertian ke Angel, agar memberikan restu untuk Anggara dan Kinara.

Niko sangat berharap, Angel tidak mempersulit hubungan mereka. Namun, istrinya sangat keras kepala. Bahkan menceritakan kejadian kemarin yang membuatnya memilih meninggalkan Kinara sendiri.

"Mamah masih sakit, Angel! Kalau terjadi apa-apa bagaimana?" Niko merasa panik.

"Biarkan saja! Ada Tante Tyas." Angel mengerucutkan bibirnya.

"Kenapa kamu keras kepala? Mamah orang paling berharga dalam hidupmu, sadar jadi orang!" Niko berkata keras.

"Kok kamu marah sama aku, Nik?" Angel tidak mau memahami orang tuanya.

Niko kemudian bergegas menuju ke rumah Kinara, ia ingin melihat kondisi mertuanya.

Di perjalanan menuju rumah Kinara, Niko berusaha menghubungi Anggara tetapi tidak bisa. Ia membanting ponselnya di jok mobil, lalu melajukan dengan kencang.

Niko mengetuk pintu rumah Kinara, tidak ada sahutan sama sekali. Ia mencoba membuka pintu, ternyata tidak di kunci.

"Mah ... Mamah ... !" panggil Niko.

Karena tidak ada sahutan, ia mencoba mencari ke seluruh ruangan. Tetapi, sama sekali tidak menemukan keberadaan Kinara. Bahkan ponsel Kinara masih berada di atas ranjang tidurnya.

Niko menjadi sangat panik, ia kembali menghubungi Anggara tetapi tidak ada jawaban.

"Apa mungkin mamah hilang?" tanya Niko dalam hati.

Tanpa menunggu lebih lama, Niko memberikan kabar kepada istrinya kalau Kinara menghilang. Kemudian pergi ke rumah Tyas, untuk menanyakan keberadaan Kinara.

Tyas tak kalah terkejut, mendengar kabar Kinara tidak ada di rumah. Kebetulan dirinya juga sangat sibuk, jadi tidak sempat untuk menengok Kinara lagi.

"Maafkan saya, Niko." Tyas merasa bersalah, tidak menjaga Kinara dengan baik. Tetapi, kewajibannya sebagai seorang istri tidak bisa ditinggalkan.

"Kenapa minta maaf, Tante? Ini semua bukan salah Anda." Niko berusaha tersenyum, menyembunyikan kepanikannya.

Mereka memutuskan untuk menunggu Kinara lebih dulu beberapa jam, mungkin saja pulang ke rumah. Walaupun mereka khawatir, tetapi tetap berusaha tenang.

Niko berjalan mondar-mandir, sambil mencoba menghubungi Anggara. Ia akan mengabarkan tentang hilangnya Kinara.

Selang berapa menit, Angel datang dengan wajah paniknya. "Nik, gimana mamah? Sudah ditemukan belum?"

"Kamu tenang dulu, Sayang. Kita tunggu sebentar, siapa tahu mamah pulang." Niko berusaha menenangkan Angel.

"Iya, Angel. Kamu jangan panik." Timpal Tyas.

Angel mendudukkan diri, walaupun pikirannya tidak tenang. Jantungnya berdegup kencang, takut terjadi sesuatu dengan Kinara.

Tak lama kemudian, terlihat mobil Anggara berhenti tepat di depan rumah Kinara.

"Mamah!" Angel menatap tidak percaya, melihat Kinara turun dari mobil Anggara.

1
lin sya
resiko kinara ngasuh yg bkn darah daging Lo, byk gk enak nya apalagi delima sm angel wataknya sama, sabar ya, klo gak bljr brtindak bar2 biar gk diremehin lgi💪🙏
lin sya
jodohin niko sm sabila thor...klo angel gk tobat mna ksus mrtua yg dibunuh blm trungkap
lin sya
ketok kpla nara thor biar otaknya waras, ngdpin angel aj gtu, kpn angel dpnjara thor🙏
lin sya
krg suka krkter kinara, rapuh, cengeng, gk tegas dlm brtindak, gmpng trpngaruh, bikin kinara jd org yg tegas Thor
lin sya
karakter kinara lemah, emg sih angel anak angkat tp kbnykan pke perasaan gk pke logika jd gmpng diremehin sm anak angkat, klo angel Gk sadar2 gmna kinara dan anggara mau brsatu, smga jg angel ktngkep Krn ngilangin nyawa mrtua💪👍
lin sya
klo miranda ngatain nara miskin mulu knp sia anggara gk bikin dia jd gembel biar ngerasain gtu🤭
𝐑𝐡𝐚 𝐏𝐊: ada niko kk 🤣gak semudah itu wkwk
total 1 replies
Diah Ratna
ceritanya menguras emosi Thor.
bagus,tanpa perselingkuhan.
buat angel, serendah rendahnya,anak g tau diuntung
𝐑𝐡𝐚 𝐏𝐊: enaknya diapain ya Angel?

saran dong kak untuk cerita baru
maunya yg gimana? 🤭
total 1 replies
Diah Ratna
angel ternyata jahat
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profilku ya. trmksh🙏
total 1 replies
Anonim
Iikm
N Wage
kak othornya jahaaaaat...tega banget sama kinara dan anggara.z😭😭
kok baru dipertemukan di usia yg udah setua itu.kan bisa di usia 40 an kak😢.
kasihan aku,mana masih sama2 lajang belum pernah menikah lagi dg orang lain.
Gak kebayang sama2 salah paham di antara mereka berujung merana hati sekian puluh tahun.
Ini salah othor nih!☹
Yg gak kasihan sama mereka.✌✌✌
𝐑𝐡𝐚 𝐏𝐊: ngikutin tema kk😤
Tapi mereka bahagia
total 1 replies
gaby
Ko jadi ga seru menurutku. Kinara kaya ga pny harga diri dsini. Sering di hina & di bentak Angel, di jeblosin k penjara sm suaminya dlm keadaan hamil, tp msh aja bertahan. Aq sbg perempuan emosi loh harga diri seorang ibu skaligus istri di hina
gaby
Aq kalo di jeblosin penjara sm suami tanpa ada vonis bersalah dr pihak polisi, langsung aq minta cerai. Gila aja istri lg hamil malah di jeblosin penjara. Seolah2 Anggara sedih atas kematian Miranda. Knp ga nikah aja sm Miranda
gaby
Gedek sm Anggara jadinya, katanya cinta. Kalo cinta menerima apa adanya. Bahkan seandainya benar kinara pembunuhnya, harusnya Anggara menutupinya dgn smua uang &.pengaruhnya
gaby
Kinara bego juga, balikin aja Angel. Mending ngadopsi anak panti skalian atau ngadopsi kucing sekalian. Seenggaknya kucing akan patuh sm majikannya
gaby
Telat lu Anggara, padahal anak buahnya dah memperingatkan utk mberesin Delima. Tp km memilih abai. Giliran Delima berbuat fatal baru dah kalang kabut
gaby
Suruh Angel naik angkot aja, atau ga beliin motor matic aja. Keenakan di beliin mobil anak haram ga tau trima kasih.
gaby
Pengawalnya Oon, knp ga bilang tentang Kinara. Cuma bilang ada info penting doang, y wajarlah Anggara marah
gaby
Anak pungut ga tau terima kasih
gaby
Nikah itu yg penting restu org tua, restu anak mah nomer 2. Kecuali anaknya masih kecil, barulah restu anak nomer 1. Lah mreka berdua kan ga pny anak kandung, masih untung Angel di rawat sm Kinara. Berterima kasihlah dgn membiarkan Kinara meraih cintanya
gaby
Pengantar makanannya beda, yg ini ada plus2 nya/Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!