NovelToon NovelToon
Suami Pilihan Papaku

Suami Pilihan Papaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Percintaan Konglomerat / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:105.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia

"Alzena Morgan" terpaksa harus meningal kan kekasih nya karena di paksa sang papa untuk menikah dengan laki-laki pilihan papa nya.

Sempat memberontak dan ingin kabur namun gagal karena di ancam oleh sang papa.

"Menikah lah dengan putri ku, hanya kau yang bisa aku percaya untuk memiliki nya" ucap tuan Morgan kepada Gara.

"Apa? Om, apa aku tidak salah dengar?" tanya Gara kaget sekaligus bingung.

"Hanya kau yang akan mencintai nya dengan tulus dan bukan karena dia pewaris tunggal kelaurga kami," ...

"Elgara Aidenio" seorang CEO di perusahaan xx grup, yang kerap di panggil tuan muda Gara pemilik perusahaan terbesar di kota x, ayah nya adalah sahabat dekat tuan Morgan, namun ayah nya Elgara Aidenio sudah lama meningal.

Bagaimana kah kisah rumah tangga Alzena selanjutnya dengan suami pilihan sang papa? Ayo ikuti kisah "Suami Pilihan Papaku"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab #22

Sementara itu di sisi lain ...

"Pa, apakah dia sudah datang?" tanya Vera kepada pak Bram, papa nya.

"Seperti nya belum, tunggu saja, papa akan menyambut para tamu lain dulu," ucap pak Bram kepada sang putri yang mengharapkan Gara segera datang.

"Baik lah pa,"jawab Vera sambil menunggu dengan sangat bersemangat, ia mengira malam ini dirinya adalah yang paling cantik di pesta ini, dan sang papa tentu akan menepati janji nya, untuk memperkenalkan nya dengan Gara.

Tidak lama kemudian, sebuah mobil mewah pun berhenti tepat di depan hotel, pak Bram yang tau jika itu adalah Gara dan asisten nya pun bergegas menghampiri Vera untuk mengajak nya menyambut kedatangan Gara dan asisten nya itu.

"Vera,ayo cepat, itu mereka sudah datang," ucap pak Bram yang dengan cepat menarik Vera untuk pergi menyambut kedatangan tamu spesial mereka ya itu Gara Aidenio.

Terlihat Farel yang turun dari mobil mewah tersebut, lalu kemudian membuka pintu mobil bagian belakang, mempersilahkan Gara turun dari mobil.

Vera terlihat tidak sabar dan sangat terpesona saat melihat penampilan smart Gara yang sangat keren.

Namun alangkah kagetnya dia, ketika Gara bebralik menatap pintu mobil yang terbuka dan mengulur kan tangan ke dalam mobil.

Perlahan terlihat kaki putih jenjang nan mulus keluar dari mobil tersebut, serta tangan yang kini mengengam erat tangan Gara.

"Pa ... Dia ...?" bisik Vera kepada papa nya.

"Papa tidak tau," jawab sang papa seketika kaku.

Gara dan Alzena pun berjalan menghampiri Vera dan pak Bram yang menunggu di pintu masuk hotel.

"Selamat malam pak Bram," ucap Gara kepada pak Bram dengan senyum tipis nya.

"A ... Iya, selamat malam, tuan muda Gara," jawab pak Bram gugup.

Sementara itu Vera menatap Alzena dengan tatapan kesal dan sinis.

"Em, tuan muda, perkenalkan dia adalah anak gadis ku, nama nya Vera," ucap pak Bram lagi.

"Selamat malam tuan muda," ucap Vera menampilkan senyum manis nya, seolah-olah begitu cantik untuk memikat Gara.

"Ya, malam," jawab Gara singkat.

"Oh iya, perkenalkan, dia istri ku, Alzena Morgan," ucap Gara kepada pak Bram dan Vera.

Seketika wajah pak Bram dan Vera jadi berubah total, setelah mendengar ucapan dari Gara barusan, Gara terlihat sangat bangga memperkenalkan istri nya dengan kedua orang tersebut.

Vera mengepalkan tangannya, dia benar-benar merasa sakit hati setelah tau jika orang yang baru di taksir nya ternyata sudah memiliki istri, sang ayah juga tidak tau hal ini dan membuat nya berharap terlalu banyak terhadap Gara.

"Ah ... Tuan muda, mengapa masih berdiri di sini, ayo bawa istri anda masuk ke dalam untuk menikmati jamuan, aku akan menyambut tamu-tamu lain dulu," ucap pak Bram yang sudah melihat getaran kekecewaan yang ada di sorot mata putri nya.

"Terima kasih," ucap Gara yang kemudian mengengam erat tangan Alzena dan kemudian berjalan masuk ke dalam hotel tersebut.

"Ve ... Vera, ma ... Maaf kan papa," ucap pak Bram memegang lengan Vera.

"Pa, mengapa papa sampai tidak tau jika sudah beristri? Ini mengecewakan sekali, mana istri nya jauh lebih cantik dari ku, dia juga lebih mewah dan terlihat wanita mahal, bukan semabrangan," ucap Vera sambil memegang jidat nya, dia terlihat cukup kecewa.

"Ya, maaf papa juga tidak tau, urusan papa dengan nya hanya soal pekerjaan sampai pada saat kau terpesona dengan nya," ucap pak Bram dengan wajah kebingungan.

"Aku tidak mau tau, aku sudah jatuh cinta dengan nya, aku harus punya cara untuk mendekati nya, aku tidak akan melepaskan dia begitu saja sekalipun aku harus jadi pelakor," ucap Vera yang kemudian berjalan masuk ke dalam hotel meninggal kan sang papa yang sedang kebingungan.

"Apa yang akan dia lakukan? Salah melangkah habis lah, semua nya akan tamat," ucap pak Bram furstasi akibat ambisius dari anak nya itu.

Sementara itu Vera menghampiri Alzena, sementara itu Gara sibuk berbincang dengan para tamu-tamu penting lain nya, begitu juga dengan Farel.

"Permisi, nona Alzena," ucap Vera menghampiri Alzena dengan membawa dua gelas anggur merah.

"Ya, ada yang ingin di bicarakan dengan ku?" tanya Alzena melirik Vera dengan tatapan santai.

"Kau benar-benar istri nya tuan muda Gara?" tanya Vera.

"Maksud mu? Apa kau tidak percaya?" jawab Alzena sambil tersenyum miring.

"Ya, karena kau terlihat jauh lebih muda dari tuan muda Gara, kau terlihat sedikit seperti anak-anak belasan, sangat tidak cocok, maaf aku mengatakan hal ini," ucap Vera terlihat sengaja ingin memancing-mancing emosi nya Alzena.

"Oh benar kah? Aku terlihat muda dari suamiku? Tentu saja, karena aku sangat merawat kulit ku dengan baik, oh iya kak, kau jauh terlihat lebih tua dari ku sudut mata mu pun sudah berkerut,"

Alzena bukan nya emosi, tapi ia malah membuat lawan bicara nya yang jadi emosi.

"Kau! Berani nya kau mengatakan hal itu jelas ku?" ucap Vera dengan suara kecil namun sorot matanya terlihat tidak terima atas perkataan Alzena barusan.

"Upssss, sorry kak," lagi-lagi Alzena tersenyum memgail Vera dengan sebutan kak ia bahkan menutup mulut nya.

Vera terlihat menahan emosi, namun dirinya sudah merencanakan sesuatu untuk mempermalukan Alzena di depan banyak orang.

"Sudah lah, aku tidak mau banyak bicara, sebaiknya kau minum anggur saja bersama ku," ucap Vera seketika berubah jadi baik kepada Alzena.

"Maaf, aku tidak minum anggur merah," ucap Alzena lagi menolak tawaran Vera dengan sangat sopan.

"Ini pertemuan pertama, ayo lah nona, jika kau tidak mau apa kau pikir kau tidak akan membuat suami mu malu?" ucap Vera terus menyodorkan anggur merah tersebut kepada Alzena.

Alzena yang merasa tidak enakan pun akhirnya mengambil gelas yang berisi anggur merah tersebut dan kemudian meneguk nya satu tegukan saja.

"Terima kasih banyak nona Alzena," ucap Vera yang kemudian berjalan pergi meninggalkan kan Alzena.

Setelah melihat Vera pergi, Alzena yang semula belum meneguk anggur tersebut langsung memuntahkan nya kembali ke gelas yang ada di tangan nya lalu membuangnya ke tong sampah.

"Dia pikir aku bodoh? Tidak tau apa yang dia masukkan ke dalam air itu? Mau menjebakku? Kau bukan kah lawan ku wahai nona Vera," batin Alzena yang kini tersenyum miring dan kemudian mencicipi kue-kue yang ada di perjamuan tersebut.

Tiga puluh menit pun berlalu.

"Seharusnya sekarang dia sudah tidak sadar kan diri kan? Dia pasti sudah masuk ke dalam mobil terlebih dahulu untuk tidur karena tadi aku meletakkan obat tidur ke dalam minuman nya, karena tidak ingin mengangu tentu sekarang dia sudah menunggu di mobil dan ketiduran,haha," ucap Vera celingak-celinguk melihat keberadaan Alzena dan dia sudah tidak melihat nya di sudut manapun lagi.

Vera yang sudah memastikan bahwa situasi sudah aman pun berjalan mendekati Gara kembali dengan membawa segelas anggur lagi, sungguh prilakunya begitu seperti wanita jalan*.

Bersambung ....

1
SUPRI YATMI
waaahhh,..padahal ceritanya bagus loch thoor, jgn menggatung seperti ini dong,...bukannya suudzon ya thoor, jgn sampai cerita ini nyontek sehinga lupa alur cerita💔
@azza
next Thor
Rina Rina: nyesal bacanya dasar gak tanggung jawab,
total 1 replies
Fi Fin
nyesel bacanya ..itu ga tanggung jawab namanya
Fi Fin
Algara Aideneio anak Samuel Aidineo sama Moza dong
Fitriana
lanjut Doong,,,, jangan lama
Author Nadia🪷
Teman" mohon maaf aku mau kasih tau kalian kalau aku Hiatus dari NT, soal alasan gak bisa aku jelaskan intinya aku Hiatus di sini, gak tau kapan balik lagi, dan sekarang aku berkarya di apk Oren hitam🙏🥰
Author Nadia🪷: cari aku di lapak sebelah ya karena aku sekarang online di sana 🥰🙏 apk F****
total 1 replies
StAr 1086
pasti tar david jadi sukses dan balas dendam....
Bara Athallah
g lanjut ya thoor
Agus Rina Rina
cerita nya persis flim India
RenAisyasuk
mirip film india..darkan
Ida Joan
wah..
penasaran ni...lanjut thorrr
Nurul Istiqomah
moza siapa thor..maff aku baru baca novel yg ini..tp ko berubah nama jd moza ya
Septy Novitasari
pasti david mantan pacar nya
Aisyah ais
next
Maria Lina
up jga akhirnya ya thor lanjut thir
Author Nadia🪷: maaf ya kak sekarang aku jarang up karena Sibuk banyak pekerjaan
total 1 replies
Fitriana
David sadar,,,, ad yg lebih sayang pada mu sekarang
Aisyah ais
next
Felicya
lanjut thor semngat trus dan sehat sllu 💪💪😘😘
Felicya
thor ceritanya seru buat Al bucin sama gara thor lanjut dan semngat terus💪💪😘😘
Aisyah ais
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!