NovelToon NovelToon
Dikejar Brondong

Dikejar Brondong

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Berondong / Tamat
Popularitas:96.2k
Nilai: 5
Nama Author: erma _roviko

Di usia yang lebih kepala tiga membuat Iren kesulitan menemukan pasangan hidup, terkadang dia menerima ide konyol Biru yang mengatur kencannya. Namun, sialnya dia di permalukan dan membuatnya terjebak dengan pria yang usianya jauh di bawahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erma _roviko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tamat riwayatku

Aku melihat kepergian Ariel yang menghilang di balik pintu kamar mandi, tidak sengaja mataku memandang benda pipih yang selalu aku bawa berada di atas nakas. Aku menepuk kening karena aku ceroboh untuk menghidupkan ponsel yang dayanya sudah habis. 

Ku raih tas kecil yang selalu aku bawa, mengisi daya ponsel dengan power bank yang menjadi alternatif saat ini. Ku aktifkan ponsel dan sangat terkejut melihat banyaknya pesan masuk dan juga panggilan tidak terjawab. Ada empat orang yang menghubungiku berulang kali, Biru, Putih, Luna, dan Daniel. 

Aku menghela nafas dan segera menghubungi Putih, aku sangat yakin kalau dia sangat mengkhawatirkan keadaanku yang tidak memberikannya kabar keberadaanku. 

"Halo." 

"Oh ya ampun … semalaman aku di buat khawatir olehmu, kakak kemana saja? Dan kenapa tidak pulang?" 

Aku menjauhkan ponsel dari telingaku, ini sudah biasa terjadi kalau Putih pasti membuat telingaku sakit bila mendengar ocehannya seperti burung beo. 

"Ponselku kehabisan baterai, dan lupa memberikan kabar." Jawabku. 

"Oke."

Aku terkejut saat Putih mengalihkan panggilan lewat video call, aku sedikit waspada kalau sampai dia tahu aku menginap satu kamar dan satu ranjang bersama dengan pria asing, dan lebih konyolnya adalah pria itu lebih muda dariku. Aku langsung menolak panggilan video call nya, tapi hal itu malah membuatnya semakin curiga. 

"Jawab panggilan video ku, atau aku akan mengadukan kakak pada kak Biru!" kecam nya semakin membuatku berkeringat dingin. 

Aku berlari menuju jendela, menyembunyikan diri dan juga fakta kalau aku tidur dengan pria asing. Segera aku mengatur penampilan sebelum menerima panggilan video call. Aku tidak mau berurusan dengan Biru, yang ada dia hanya memperkeruh suasana dan juga suasana hatiku. 

"Hai!" sapaku yang tersenyum paksa.

"Jadi kakak ada di hotel?" 

"Iya. Sekarang kami sudah tahu kalau aku baik-baik saja, kita akhiri panggilan video call nya ya!" bujukku yang ingin mengakhiri video call. Jujur saja aku tidak bisa mempercayai Ariel, tak ingin kalau masalah ini nantinya menjadi bumerang bagiku. 

"Sepertinya kakak menyembunyikan sesuatu dariku!" selidiknya yang menatapku dengan menyipitkan kedua mataku. 

"Tidak ada yang aku sembunyikan." 

"Bohong! Katakan, apa yang kakak sembunyikan. Dan … bayangan siapa itu?" 

Begitu banyak pertanyaan yang diajukan Putih padaku, jangan sampai Ariel mendekat dan menunjukkan dirinya. Aku menoleh meyakinkan adikku yang sangat penasaran. 

"Tidak ada siapapun di sini, hanya aku sendiri." Ucapku yang sedikit memelankan suara. 

"Benarkah? Tapi mengapa kakak memelankan suara?" 

Aku sangat kesal pada Putih, aku sudah seperti tersangka. "Apa aku tidak boleh berbisik?" ketusku yang tanpa sadar meninggikan suara.

"Ya, lupakan itu. Kakak di hotel mana? Biar aku jemput karena ini amanat langsung dari kak Biru yang mengkhawatirkan kakak." 

"Ahh … tidak perlu menjemputku, aku bukan anak kecil lagi. Sudah ya, aku mau siap-siap pulang." 

"Hem, baiklah." 

Belum sempat aku mematikan panggilan video call, tiba-tiba Ariel sudah berada di belakangku sembari memelukku, dan sialnya momen itu di tangkap oleh Putih. 

Deg

Aku menelan saliva dengan susah payah yang seakan tersangkut di tenggorokan, ini tidak seperti dugaan Putih, dan entah kenapa tiba-tiba Ariel memelukku spontan. Aku sangat gugup dan tatapan Putih di layar monitor terus menyelidiki. 

"Jadi kalian tidur satu ranjang dan satu kamar?" 

"Ya." Jawab Ariel singkat, padat, dan jelas. Ingin sekali aku mencakar wajahnya yang tidak ada masalah sedikitpun, aku merutukinya seribu kali karena setelah ini aku pasti di introgasi oleh adik-adik ku. 

"Tamatlah riwayatku," batinku yang terpaksa menerima nasib sial. 

1
Sulaiman Efendy
ENDINGNYA GANTUNG GK JELAS
Sulaiman Efendy
GATEL BANGET SI PUTIH..
Sulaiman Efendy
DIPERINGATKN NGEYEL DN KERAS KPALA.. PERAWAN TUA MNJENGKELKN SI IREN..
Sulaiman Efendy
Luar biasa
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
GOOD BIRU...😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
UNTUNG MABUKNYA DI APART ARIEL, KLO DI CLUB. BHAYA, BISA TERJADI O.N.S...
Sulaiman Efendy
CURIGA NI MAYA PACAR ATAU ISTRI DANIEL...
Sulaiman Efendy
ARIEL PSTI TAU RAHASIA DANIEL..
BISA JDI KJADIAN YG MNIMPA DANIEL DI CEGAT PREMAN ITU SANDIWARA DANIEL, KYKNYA DANIEL TAU KLO IREN MAU LEWAT DISITU..
Sulaiman Efendy
DIKERJAIN ARIEL.
Sulaiman Efendy
MODUS DANIEL MAU BICARAKN MASALH KERJAAN, UNTUNG ARIEL IKUT.
Sulaiman Efendy
BOS TPI MATRE JUGA SI IREN..
Evi
wah si Tante jadi rebutan 😄😄😄
Evi
lah dapat nmr dari mna??
perasaan td blm buka hp a si Tante deh??
🌼WINA🌼
berarti berjodoh sampe bertemu 3kl,,,emang pertemuanya bikin ngeselin tapi berkesan....
🌼WINA🌼
saya suka novel thor ini sangat bagus baru mampir kayaknya menarik jln cerita,,,lanjut thor n sukses sll💪
🌼WINA🌼
sibocil tengil lagi kgn makanya menghubungi tante,,,,
🌼WINA🌼
kasian sibocil sampe benjol kepalanya kena lemparan kaleng tante2,,,,minta ganti rugi aja cil...
💠🌺Suez shahril🌺💠
critanya seru bagus jalan crita nya padat nga bertele².. nga ikutan stress klo baca Kya novel lain nya..
💠🌺Suez shahril🌺💠
hadir
#support
moga terus bkrya yg bgus..
Ana Bainah
seru sekali kisah nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!