NovelToon NovelToon
Istri Shalihah Athalla

Istri Shalihah Athalla

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Nikahmuda / Cintamanis / Suami ideal / Istri ideal / Tamat
Popularitas:10.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pasha Ayu

Seharusnya pernikahan dilangsungkan bersama pria matang yang sedari kecil digadang-gadang menjadi jodoh Khadijah.

Namun, takdir berkenan lain hingga masa lajang Khadijah harus berakhir dengan pemuda asing yang menabraknya hingga lumpuh.

Kedatangan Athalla di Kalimantan Barat untuk memenuhi panggilan balap liar, justru disambut dengan jodoh tidak terduga-duga.

Pasalnya, kecelakaan malam itu membuat calon suami Khadijah lebih memilih menikahi adik kandungnya; Nayya.

Khadijah dibuat remuk oleh pengkhianatan calon suami dan adiknya. Lantas, di waktu yang sama, Athalla menawarkan pernikahan sebagai bentuk tanggung jawabnya.

Romantis/Komedi/Sangat mendekati keseharian. Thanks buat yg sudah mampir ya💋❤️🫂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ISTALLA EMPAT

"Menikah?"

Pertanyaan itu dilontarkan banyak orang termasuk mertua Nayya. Hari ini, besan Hariman datang, wanita dengan banyak aksesoris emas di dada dan tangannya.

Bagaimana tak terkejut, barusan telinganya mendengar kata ajakan menikah dari pria muda yang bahkan dandanannya masih tidak jelas arahnya ke mana. Mahasiswa tapi tidak mencerminkan mahasiswa.

"Khadijah mau menikah?!" Marina, ibu dari Andre memastikan pada besannya. Mereka duduk melingkar beralaskan tikar.

"Memang kenapa kalau Khadijah menikah? Bukannya Dijah sudah tidak ada hubungan lagi dengan siapa pun, jadi, boleh-boleh saja kan kalau mereka menikah?" Dewi masih bisa menjawab dengan tenang.

"Kamu yakin mau menikahkan Khadijah dengan pemuda ini, Dewi? Memangnya kamu tahu asal usulnya? Jangan karena ganteng terus kamu mau-mau saja jadiin dia mantu!"

"Insya Allah, Bang Atha baik." Hariman berujar lembut, memang begitulah perangainya.

"Baik si baik," sela Marina, "tapi bagaimana dengan pekerjaannya, Hariman? Sekarang ini banyak sekali model laki-laki yang hanya maunya modal dengkul! Terus, nanti yang jadi korban, malah ipar yang punya uang!"

"Astaghfirullah." Dewi menggeleng pelan, tak bisa ia berucap lebih banyak dari pada itu.

Meski datang dari tanah Jawa, keluarga Andre sudah menjadi keluarga terpandang di kota ini. Bukan hanya ladang, tanah juga berhektar-hektar yang dimiliki keluarganya, usaha kebun pun terbilang sangat mulus.

Andre sendiri bekerja di perusahaan besar, perusahaan yang mengolah sawit menjadi minyak dengan gaji yang tidak sedikit. Jadi, sangat maklum jika sedikit arogan.

"Nggak usah istighfar, Dewi, nggak usah kamu sok terkejut. Sekarang realistis saja, mana ada laki-laki muda yang mau menikah dengan gadis lumpuh?! Mana ada laki-laki baik-baik yang naik motor ugal-ugalan? Mana ada laki-laki punya masa depan yang mau datang ke desa kecil buat jadi mantu orang biasa kalau nggak tujuannya buat menipu?!"

Athalla mencengkeram paha Lucky yang hampir saja menyerobot. Athalla yakin, anak bungsu dari pamannya ini kaleng rombeng.

Lucky pasti tidak sabar ingin menangkis balik omongan-omongan Marina yang di sekujur tubuhnya seperti etalase toko emas berjalan.

Athalla masih memikirkan bagaimana kesan Hariman untuknya. Setidaknya dengan sabar, Dewi dan Hariman akan lebih respect.

"Atau jangan-jangan, Mas-nya ini sengaja menghindari kejaran polisi?!" Marina curiga dan menudingnya. "Kamu pengedar, ya?"

"Astaghfirullah." Lucky semakin dibuat menggelengkan kepalanya, dan Athalla masih bisa bersabar hingga kini.

"Pikirkan lagi Dewi! Pokoknya, saya nggak mau, kalau sampai Andre ikut menanggung biaya Khadijah dan suaminya!" Marina menatap serius bebannya.

"Boleh kalau cuma ngasih makan Khadijah, anggap saja sedekah sama tuna daksa, tapi, kalau sampai uang Andre keluar untuk mantu kamu yang lain, saya tidak bisa terima!"

Athalla menyela pada akhirnya. "Insya Allah, saya tidak akan membebani anak ibu. Dan, perlu saya jelaskan kembali, saya ke sini melamar putri sulung dari Bapak Hariman, bukan putri Anda."

"Berani kamu ngomong begitu?!" Marina tak bisa memelankan suaranya, terlebih setelah kelancangan Athalla.

"Tapi, Nak Atha benar." Hariman membela.

"Sekiranya, tolong, Kak Marina tidak perlu takut akan direpotkan dengan urusan Khadijah dan Nak Athalla. Kalau pun Nak Athalla belum bisa menafkahi dengan benar, Hariman masih hidup, saya masih bisa cari uang untuk biaya Khadijah."

Selama ini, kalau hanya untuk makan saja, penghasilan Hariman lebih dari cukup, tidak perlu Marina takut jika nantinya Andre sampai direpotkan putri sulungnya.

"Alaaaah, sekarang saja ngomong begitu. Besok lusa, pasti kebanyakan alasan buat minjem duit sama Andre yang memang suka sedekah sama orang nggak mampu!!"

..."**"--__--"**"...

Sementara Athalla masih menghadapi keluarga Khadijah. Di dapur, Andre kembali mempertanyakan keseriusan Khadijah.

Entah iseng atau tidak, barusan, Khadijah bilang Khadijah memang akan menerima lamaran dari pemuda kota bernama Athalla.

Andre menatap wajah mantan kekasihnya seolah mencecar. "Kamu yakin mau menikahi pemuda asing, Khadijah?"

"Mungkin iya," jawab Khadijah.

Andre cukup terkejut oleh kata itu. Dengan kondisi Khadijah yang sekarang, siapa yang bisa menerimanya kalau bukan karena maksud tujuan yang tidak baik?

"Kita sudah bersahabat lama, dari kecil kita sudah seperti saudara, kita menjalani hubungan komitmen juga tidak sebentar. Aku tahu kamu bukan tipe wanita yang suka ambil keputusan gegabah. Aku harap, kamu tidak tergoda dengan ketampanan semata."

Apa sih kelebihan Athalla? Hanya tampang saja yang memang Andre akui, pemuda itu sangat tampan, tapi bagaimana dengan latar belakangnya? Baik kah, buruk kah?

"Aku ngomong dengerin!" ketus Andre. Di sudut sana, Nayya diam dengan wajah sinis.

Tak perlu ditutupi, sejauh ini Andre masih sering peduli pada Khadijah. Bahkan, Andre tak pernah lupa membawakan makanan kesukaan Khadijah jika pergi ke mana-mana.

"Mas Atha yang buat Dijah cacat, biar dia yang bertanggung jawab."

Andre terkekeh remeh. "Jadi kamu terima dia cuma karena kamu takut nggak laku nikah, Dijah? Atau karena kamu lebih takut nggak ada yang kasih kamu nafkah? Kalau cuma nafkah masalahnya, aku bisa kasih!"

Khadijah menggeleng. "Simpan saja uang, Abang. Meskipun sudah cacat begini. Dijah bisa urus diri Dijah sendiri, sekarang, Abang fokus saja sama rumah tangga, Abang."

"Menyesal itu datangnya di akhir, Dijah! Kamu nggak akan tahu sesakit apa kalau suatu saat nanti, kamu tahu kebenaran bahwa pemuda kota itu benar-benar penjahat!" kata Andre.

Khadijah tertawa samar. Pantaskah Andre masih bicara demikian? Membicarakan, siapa yang jahat dan siapa yang malaikat.

Hubungan mereka bahkan sudah dimulai sedari masih kecil. Sahabat menjadi cinta, dan meski Nayya sering menyatakan cinta, Andre selalu menolak karena setia padanya.

Namun, setelah dia lumpuh, wajah yang dulu dipuja-puja lelaki itu cedera terseret aspal, Andre menurut ketika keluarga besarnya menyarankan untuk menikahi Nayya saja.

"Bagi Dijah, nggak ada yang lebih jahat dari pada laki-laki yang tega menikahi adik kekasihnya lalu bersetubuh di kamar dengan suara yang bisa didengar mantan kekasihnya, bagi Dijah, Mas Athalla jauh lebih baik."

1
djerrih leni
mulai kelur gombalnya Pak montir nih...
djerrih leni
kelakuan Pak montir ngajak ribut Mas montir... emang dah 11 12 bapak sama anak adaa ajaa yg jd adu mulut😄😄😄🤭
djerrih leni
tatapan tajam mama Acha.. buat tak berkutik Mas montir, utk turun bantu Pak montir🤭🤣🤣🤣
djerrih leni
ngak boleh ada yg nolak keingan putri semata wayang nya King Miller.. semua hrs di dapatkan🤭
djerrih leni
selamat ya utk buk cabang bengkelnya, semoga di lancarkan ya segalanya aamiin
djerrih leni
astagfirullah itu papamu di panggil namanya..
gimana ya nanti kalau Mas montir punya anak kelakuannya beneran sama kaya mas montir ke Pak Montir, baru pusing kayak King ngadepin Rayyan😄😄
djerrih leni
astagfirullah dah sabarr seluas samudera Pak. montir sama Mas montir, masih aja kelakuannya Mas montir
wajah boleh mirip plek ketiplek, kelakuan Gen Miller lebih dominan ya mas Montir
🤭🤭🤣🤣🤣
djerrih leni
🤣🤣🤣🤣 tarik mang
djerrih leni
oo... Allah Pak Tarno sama ciri khas Kelenteng nya ya..🤭

Mas montir kecapean karena habis sering naik. gunung turun ke lembah😄😄😄 jd perlu di pijit ya
djerrih leni
aamiin
djerrih leni
bang bule coba hatimu utk memahami masa lalu istrimu... cari solusi untuk kedepannya.. bicarakan bersama, kalau mentok ajak keluarga papa Rayyan utk cari solusinya... jgn berpisah saat masih pikiran kaaacau n emosi lg tinggi karena penyesalan datangnya terlambat..
djerrih leni
ya Allah.. sebegitunya perjalanan hidup sekar... semoga ucy bisa mengerti n jd. pelindung sekar
djerrih leni
bener kedua setelah pak montir, sama-sama buciners
djerrih leni
🤣🤣🤣🤣 pdhal dah perpaduan Bang Tara n Miller, Gen Miller lebih mendominasi, sabar ya Papa King n mama Acha.. dunia sepi tanpa kelakuan Mas montir, Om Rayyan.. 🤭😄😄
djerrih leni
baru taukan gimana rasanya dulu daddy n mommy, liat kelakukan King muda dulu😄😄
djerrih leni
astagfirullah, tuch kan kena salam dr sendalnya opa king... kelakuan bang Thala, selalu nyulut amarah opa king ada2 aja ke absurd tan bang Thala
djerrih leni
itu maasa mudanya opa king, yg ngak boleh aisya di rebut orang... jangan dengerin Gus aba..
djerrih leni
buahaahahah... Pak Montir masih mau mudaa teruss bersama mama Acha😄😄
djerrih leni
bang Thala cemburu sama Pak montir, n pak montir cemburu sama mama acha.. karena lebih jd kesayanganya mas montir 🤭😄😄
djerrih leni
masya allah.... salut dgn pola pikirnya Mas montir.... bisa banget buat meleleh Khadijah... tetap bersama ya 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!