NovelToon NovelToon
Pacar Kecil Tuan Muda

Pacar Kecil Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Beda Usia / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: mul

" Aku menyukai dia sejak pandang pertama, jadi dia harus menjadi pacarku " ucap Arasya menatap penuh damba pria dewasa yang duduk bersandar di sofa restoran masih dengan stelan jas kerjanya .

......

Sean Brisbane menjadi terheran-heran memikirkan gadis yang sudah beberapa hari ini selalu mengejar nya bahkan berusaha mendekati nya tanpa ragu .

" Sangat centil " ucap Sean mengambil lipstik di tangan Ara lalu membuangnya ke lantai agar bodyguard yang lain tidak melihat dia memakai lipstik lagi .

" Kenapa? apa aku terlalu cantik hingga Kakak tidak kuat menatapku memakai lipstik?" tanya Ara memungut lipstik nya yang di jatuhkan Sean .

" Cantik?" ulang Sean dengan tatapan geli nya pada gadis kepedean itu.

" Ayolah Kak jadi pacar Ara aja , Ara suka sama Kak Sean, ganteng !" gemas Ara dengan tampang cegil nya mencuri kesempatan untuk memeluk sebelah lengan Sean yang masih melek mendengar apa yang barusan dia katakan.


next

yuk baca cerita Ara , sicegil Bang Sean

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 sudah saat nya

Baca dulu Bab sebelumnya ada beberapa tambahan .

..........

Setelah menyetujui untuk ikut dengan orang tuanya ke acara bisnis Sean bersiap-siap diruang ganti .

" Nyenyak sekali tidurnya" senyum lebar Sean yang sedang memakai pomede di rambutnya menatap Ara masih tidur nyenyak memeluk boneka kelincinya.

Sean mengambil ponsel yang dia sandarkan ke kaca lalu mengecup ponselnya seolah sedang mengecup pacar kecilnya yang selalu menemani hari-hari Sean hampir sebulan ini .

Gadis polos yang awalnya begitu nekat mendekati sampai Sean risih kini berhasil masuk ke hatinya bahkan menguasai hampir 70% kebahagian dalam hidup Sean .

" Ahhhk, aku serasa kembali seperti ABG yang sedang jatuh cinta " kata Sean menggelengkan kepalanya.

Bisa-bisanya dia seperti orang bodoh mengecup ponsel yang jelas-jelas benda mati .

" Sean, kau sudah dewasa , bersikap selayaknya pria dewasa " ucap Sean yang kadang rada geli memikirkan tingkah laku nya jika sudah bersama Ara .

" Huuftt, Sean sekarang kembali seperti biasa " ucap Sean merapikan dasi nya dengan wajah cool .

Sean menjadi terlalu santai dan ramah semenjak ada Ara, bahkan sering senyum-senyum tak jelas , berbanding terbalik dengan kebiasaan dia sebelumnya.

Selama ini Sean adalah pribadi yang tegas dan teguh dengan pendirian nya bahkan bisa melawan jika ada yang menghalangi keinginan nya sekalipun itu adalah ayahnya sendiri .

............

" Aku sudah siap" kata Sean menghampiri Ayah dan Ibu yang menunggunya di dekat tangga .

" Lama sekali bahkan Ibumu selesai lebih dulu " gerutu Ayah yang sepertinya sudah menunggu cukup lama .

" Aku ke toilet dulu Ayah " kilah Sean padahal sedari tadi dia membangunkan pacar kecilnya yang kenyataan nya belum bangun sampai sekarang.

Sean mengantongi ponselnya dengan vc yang masih menyala walaupun tadi Ara menyuruh Sean mematikan nya .

" Sean duduk disamping sopir, kenapa kau malah duduk di samping istriku " ucap Ayah ketika mereka akan masuk mobil .

" Inikan Ibuku, aku ingin duduk di dekat nya " pernyataan Sean .

" Tidak, aku yang duduk disebelahnya " ucap Ayah yang sama keras kepalanya dengan Sean .

" Kalian akan duduk atau Ibu yang pindah kedepan?" pertanyaan Ibu membuat kedua pria itu langsung masuk sehingga Ibu berada diantara mereka.

" Jalan" kata Ayah .

....

Sesampai diacara pesta Sean berjalan ditengah orang tuanya yang selalu memperkenalkan Sean pada setiap kolega yang mereka temui .

" Ternyata akrab dengan Ayah juga enak " batin Sean yang tersadar bahwa sejak dulu dia memang tidak begitu akrab dengan Ayahnya.

Namun perlahan Sean menyadari ada yang ganjal, sedari dulu mereka selalu bertengkar seolah ada yang sengaja menciptakan jarak antara mereka.

Semakin Sean melihat tatapan beberapa kerabatnya semakin Sean menyadari bahwa ternyata sebagian besar keluarganya tidak menyukai hubungan baik Sean dengan ayahnya .

" Kenapa Aku baru menyadarinya sekarang" ucap Sean memijat pelipisnya yang tiba-tiba mendenyut .

" Ternyata ayahku tidaklah seburuk yang Paman ceritakan, aku membenci Ayah karena hasutan mereka " batin Sean menyadari hal yang lebih besar .

" Dan kemungkinan besar Ayah bersikap kasar padaku sejak kecil karena hal-hal yang aku lakukan memang tidak sesuai yang dia inginkan lalu Paman mengambil celah untuk menciptakan jarak antara kami " kesimpulan Sean .

" Astaga kenapa aku baru menyadari nya sekarang, Aku harus memperbaiki kesalahanku " batin Sean.

..........

3 Minggu kemudian.

Sean yang sedang duduk diruang kerja bersama Ayah dan Ibunya menoleh ketika seseorang mengetuk pintu .

" Jika itu soal pekerjaan nanti saja habiskan dulu pudding nya " ucap Ibu yang juga sedang menikmati pudding satu cup bertiga .

" Iya, Ibu" kata Sean dengan seulas senyum meletakkan sendok yang di pegang nya dan membuka pintu karena orang itu terus mengetuk sementara ada orang tuanya didalam .

Semenjak hubungan Sean dan Ayahnya membaik dia tidak ingin melewatkan waktu penuh kebersamaan yang hangat apalagi terganggu oleh pekerjaan.

" Sayang " kata Ara dengan excited langsung melompat ke pelukan Sean sampai kedua kakinya ikutan melingkar di pinggang Sean .

" Baby " ucap Sean menopang Ara dengan sebelah tangan lalu mengelus kepala nya dengan kaku .

Ara sama sekali tidak bilang akan datang .

" Ara senang banget , ujian Ara udah selesai. Jadi Ara bisa main puas-puas sama Ayang " kata Ara lagi melingkarkan kedua tangannya di leher Sean .

" Sayang udah janji bakalan ajak Ara jalan-jalan , jangan ingkar ya " kata Ara menatap Sean yang dipeluk nya bahkan Ara masih memegang paper bag yang dibawanya walaupun memeluk leher Sean .

" Iya, nanti kita jalan dan beli baju " ucap Sean mengelus-elus kepala Ara dengan sayang .

" Terimakasih Ayang " kata Ara memeluk kepala Sean kesenangan sampai sudut matanya menangkap sosok lain di ruangan Sean yang sebelumnya dia kira hanya Sean sendiri .

" Sayang, mereka siapa?" kata Ara takut langsung turun dari gendongan Sean bahkan bersembunyi dibelakang Sean .

" Ayah dan Ibu" ucap Sean menarik Ara yang tiba-tiba berdiri dibelakangnya.

" Kok Ayang nggak bilang " suara kecil Ara dengan wajah merah padam .

" Ayo kesini, berkenalan dengan mereka " kata Sean tersenyum, sudah saat nya dia mengenalkan Ara pada kedua orang nya.

" Tapi," Ara berjalan dengan tangan diseret Sean , selain malu Ara juga takut .

" Ayo sapa mereka" gemas Sean melihat pacar kecilnya yang malah bersembunyi di balik punggung Sean .

" Cepatlah " kata Sean tersenyum gemas menarik Ara sampai berdiri di sampingnya.

" Hai, Tante, Om " sapa Ara mengulurkan tangannya dengan takut-takut.

" Panggil Ayah dan Ibu " kata Sean ketika Ara menatapnya.

" Ayah, Ibu " kata Ara bersalam.

" Duduklah" kata Ayah yang sebenarnya masih shock melihat Sean punya pacar sekecil ini .

Ayah tidak expect saja putranya yang sudah dewasa berpacaran dengan gadis yang sepertinya masih remaja dan juga manja .

Ara duduk disebelah Sean dan sesekali bersembunyi dibalik lengan Sean ketika Ayah dan Ibu terus menatapnya .

" Nama kamu siapa nak?" tanya Ibu tergelak melihat gadis itu yang takut-takut sampai bersembunyi ke lengan Sean .

" Ara Tante, ehhhh Ibu " kata Ara menutup mulutnya yang salah berucap .

" Kelas berapa?" pertanyaan Ayah to the poin.

" Ara udah kuliah , semester 4" jawab Ara yang membuat Ayah bernafas sedikit lega setidaknya Sean tidak menjadi seorang pedofil memacari anak sekolah.

Demi apapun melihat tampilan dan sikap manjanya Ayah benar-benar berpikir Ara masih SMA .

" Sini duduk dekat Ibu, kenapa takut Ibu tidak makan orang kok " ucap Ibu yang sejak pertama melihat Ara sudah menyukainya.

" Tapi Ayah iya " suara kecil Ara takut-takut melihat tatapan Ayah yang sangat dingin .

Sean dan Ibunya tertawa bersamaan mendengar ucapan Ara .

" Ayah itu baik, hanya tampang nya saja menyeramkan " jelas Sean rada berbisik .

" Kamu harus mengambil hatinya dulu " bisik Sean menyuruh Ara memberikan makanan yang tadi Ara bawa pada Ayah dan Ibu .

Kedua orang tuanya hanya terdiam menatap Sean yang mengajari pacar kecil nya yang penakut dan manja dengan sabar seolah bukan dia saja .

1
Yel
ehh jgn lah sampai sean nikah dgn yg lain jg 🫠 ga relaaa
partini
siapa sih Thor ortunya Ara penasaran
Yel
lagi thor 🤭
Yel
selama ini kan ara trs yg ada untuk sean, nah nanti bikin ga direstui dulu trs bikin sean yg ngejar 🤣
partini
bikin konflik ga ada restu dari pihak cewe Thor ,Ara kan cinta ma Sean masih so so only bisa dong jodohin ma yg lain buat Sean kelimpungan sebentar
Arin
Nah lo.......cara Daddynya Ara menilaimu, tergantung bagaimana kemarin Sean memperlakukan Shania. Apakah seperti pasangan? atau menjaga jarak..... Kalau sudah merasa bahwa dirimu akan mengecewakan Ara, paling tidak akan direstui
Dan harus lebih berjuang dengan keras lagi untuk mendapatkan restu. Bukan hanya Ara yang harus dituntut untuk mengikuti aturan di keluarga Sean saja
Dewi kunti
Apa yang akan.......
Dewi kunti
bapamu gendeng Sean
Yel
itu ayah sean minta di geplak 🤣
partini
ko ayah gitu ,,ga beres ini mah jangan dia yg punya istri dua ayo buk cari tau jangn anda di poligami
Arin
Wah.... Hati-hati Bu.... Kalau suamimu mengizinkan anakmu Sean buat ber istri 2 jangan-jangan suamimu juga sama..... ingin juga punya istri 2🤣🤣🤣🤣
partini
Thor bikin Ara tantrum Dong biar Sean kelimpungan,aku yakin mantan Sean pasti menggatal deh
Ara pergi agak jauh dulu jujurly aku penasaran Ara anak siapa yah dari sekian novel kan mafia semua
Dewi kunti
🤭🤭🤭🤭🤭Oalah noooookkk ,sean njededek😂
Arin
Memang cari masalah si Sean nih..... udah tau pacarnya suka tantrum. Masih saja mau di pegang-pegang tangannya sama cewek lain
Yel
jambak ra jambak!! 🤣
partini
3 bilang dikit Sean parah 😂
Yel
baru aja mau blg thor, bnyk juga cewenya sean 🤣 ada rose, shania, irene lagi
Dewi kunti
🙈🙈🙈🙈 aduuuuuuhhhh nich bocil tantruman,sabar Sean 🤭🤭🤭
Dewi kunti
wis timbang rame terus Ndang dirabeni wae, kesuwen
partini
ehhh putus,, alamak kalian berdua ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!