Bunga selama 6 tahun dia menanti kekasih nya yang bernama Yudha seorang polisi yang bertugas di luar pulau jawa.
Dia menanti kekasih nya selama itu karena tidak ada kata perpisahan diantara mereka, hanya sebuah perpisahan sementara dan Yudha berjanji akan kembali tahun depan untuk melamar Bunga.
Sehingga Bunga merasa dia masih kekasih Yudha karena tidak ada kata putus diantara mereka hanya hilang tanpa kabar.
Karena penantian Bunga selama ini menanti kekasih nya kembali dia selalu menutup hatinya untuk lelaki lain.
Anton teman Bunga yang seorang guru dia jatuh cinta terhadap Bunga namun Bunga selalu menolak perasaan Anton karena dia masih mengharap kan Yudha kembali kepadanya.
Apakah Bunga dan Yudha akan bertemu kembali..??
Apakah Yudha masih menjaga hatinya seperti Bunga..???
Atau Bunga lebih memilih Anton..???
Extra Part
Menceritakan kisah cinta Shapira yang sudah dewasa, dengan seorang laki - laki bernama Fathir yang berprofesi sebagai seorang polisi.
Kisah cinta kehidupan rumah tangga mereka yang penuh dengan masalah, dan hadir nya sang mantan Fathir bernama Anggi yang berada di tengah - tengah rumah tangga mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Herliyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan ke 2 di taman Komplek
Bunga dan Silvia berjalan kaki mengelilingi Komplek perumahan nya. Mereka sambil menikmati waktu sore mereka untuk berjalan - jalan mengelilingi Komplek perumahan nya.
" Kita ke taman Komplek saja yuk ." Ajak Silvia.
" Boleh, disana ramai anak - anak yang sedang bermain ." Ucap Bunga.
Mereka pun sampai di taman Komplek, dan duduk di kursi taman dengan di kelilingi aneka bunga dan pohon - pohon sehingga yang duduk dan bermain di sekitar taman terasa nyaman.
" Enak ya sore - sore begini duduk santai disini liat orang lalu ka lang, anak - anak main kejar - kejaran kesana kemari . " Ucap Bunga.
" Makan nya Saya betah beli rumah disini . " Ucap Silvia.
" Eh tunggu itu bukan anak kecil yang hampir tertabrak taksi yang waktu Saya Tumpangi. " Ucap Bunga tiba - tiba melihat anak kecil yang waktu tempo hari akan tertabrak taksi yang dia tumpangi.
" Mana Bunga?" Tanya Silvia penasaran.
" Itu yang deket ayunan sambil bawa sepeda ." Jawab Bunga sembari menunjukan arah yang di maksud.
" Tapi tunggu dulu mana baby sisternya ." Ucap Bunga sambil mencari sosok baby sister yang dia maksud.
Bunga pun melangkah kan kaki nya, di ikuti oleh Silvia dari belakang mengikuti langkah kaki Bunga.
Bunga pun menghampiri gadis kecil itu yang sedang duduk di atas sepeda nya sambil memperhatikan anak - anak yang sedang main ayunan.
" Halooo.. cantik ." Sapa Bunga membelai rambut gadis kecil itu.
Gadis kecil itu mengadahkan kepala nya ke atas karena posisi Bunga berdiri.
" Tante.." Sapa gadis kecil itu sambil tersenyum.
" Ih.. lucu banget seperti boneka . " kata Silvia sambil mencubit pelan pipi gadis kecil itu.
" Kamu sendiri an lagi? " Tanya Bunga sambil mengedarkan pandangan nya mencari sosok baby sister itu.
" Tidak tante, mba susi sedang beli arum manis buat shapira ." Ucap Shapira nama gadis kecil itu sambil menunjuk ke arah baby sisternya yang sedang berada di penjual arum manis.
" Nama kamu Shapira." Tanya Bunga.
"Iya tante nama Saya Shapira, nama panjang Saya Shapira Kamila Pratama. Nama mamah Saya Kamila nama papah Saya papah Yudha ." Jawab Shapira panjang lebar.
Lalu datang lah baby sisternya sambil membawa arum manis berwarna putih dan pink dengan bertugas kepala Hello Kitty.
" Shapira ini sayang arum manis nya ." Kata baby sisternya sambil memberikan arum manis pada Shapira.
Baby sister yang bernama susi itu melirik ke arah Bunga dan Silvia, pertemuan mereka yang kedua kalinya.
" Ibu.. " Sapa Susi baby sister Shapira karena susi jauh lebih muda dari Bunga dan Silvia.
" Hay.. kita ketemu lagi ya . " Kata Bunga.
" Ibu tinggal disini . " Tanya susi kembali.
" Saya sedang main saja disini kebetulan sahabat Saya punya rumah disini ." Ucap Bunga.
" Kalian tinggal di jalan apa??" Tanya Silvia.
" Jl. perdamaian ." Jawab Susi.
" Wah sama dong, rumah no berapa??" Tanya Silvia penasaran.
" jl. perdamaian no 47." Jawab susi sembari menyuapi Shapira makan arum manis.
" Wah.. tetanggan kita sil ." Ucap Bunga.
" Iya deketan dong, Saya belum kenalan sama tetangga sekitar soalnya rumah belum di tempatin karena nanti kalau sudah menikah baru kita pindah ." Ucap Silvia.
" Nanti maen bu ke rumah, kebetulan di rumah ada nyonya sama tuan kalau bapak kerja ." Ucap Susi.
" Nanti kita kapan - kapan mampir." Ucap Bunga.
" Tante nanti boleh kan Bunga maen ke rumah tante. " Tanya shapira.
" Boleh dong sayang ,selama tante masih di sukabumi kita bisa maen sama - sama sepuasnya ." Ucap Bunga sembari membelai rambut Shapira dengan lembut.
" Asik.. " Ucap Shapira sambil bertepuk tangan.
" Shapira pulang yuk sudah sore papah pasti sudah datang ." Ajak Susi.
" Tapi mba Susi, Shapira masih pengen main di taman. " Ucap Shapira cemberut.
" Nanti papah marah terus mba Susi di marah in sama papah . "Bujuk Susi.
Lalu terdengar lah bunyi dering ponsel Susi, dan di lihat nya majikan kan nya menghubungi nya.
Pak Yudha calling
Tampilan di layar ponsel nya.
" Iya pak ini Susi mau pulang ." Kata Susi langsung menjawab telpon dari majikan nya karena dia sudah tahu pasti untuk menyuruhnya segera pulang ke rumah karena waktu bentar lagi maghrib.
" Saya tunggu ." Jawab nya dari Seberang
mereka pun mengakhiri panggilan nya.
" Papah ya mba Sus ." Tanya Shapira.
" Iya yuk pulang ." Jawab Susi.
" Tante Shapira pulang dulu ya.. " Ucap Shapira pada Bunga dan Silvia.
" Bareng aja yuk, kita juga sama Mau pulang kita kan se arah ." Ucap Bunga.
Mereka pun meninggalkan taman berjalan menuju pulang bersama karena jalan rumah mereka satu arah. Bunga yang sambil mendorong sepeda Shapira sesekali mereka bercanda gurau. Apalagi dengan tingkah lucu shapira membuat Bunga terasa terhibur.