NovelToon NovelToon
Istri Kesayangan Chef Tampan

Istri Kesayangan Chef Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mak'e Dirayu

takut jatuh cinta kepada suami sendiri?


lalu bagai mana jika ternyata adik dari suamimu adalah mantan kekasih yang pernah membuatmu takut untuk jatuh cinta?

Apa yang akan Sandira Wulandari lakukan jika akhirnya ia jatuh cinta dengan Erlangga pradygta yang tak lain adalah suaminya sendiri?

Lalu bagaimana sikap Dira saat mengetahui Dewangga Pradypta Hermawan masih begitu mencintainya?

Kita simak yuk kisah cinta segitiga antara Chef Elang,Dira dan Dewa. Akankah mereka mendapatkan kebahagiaan mereka masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mak'e Dirayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

duapuluh satu

Elang sedikit terkejut saat mendapati Dewa yang kini terlihat berbeda dari yang ia lihat pagi tadi. Kini Dewa terlihat lebih rapi, walau masih ada tindik ditelinganya.

"Kenapa menatapku seperti itu?" ucap Dewa yang menyadari tatapan dari kakaknya.

Elang hanya diam tak menjawab pertanyaan dari adiknya itu, kemudian melanjutkan acara makannya.

Mungkin hanya tiga suap saja Elang memakan makanannya. Dan hal itu tak luput dari penglihatan dira.

Ada yang aneh dengan suaminya, biasanya Elang selalu menghabiskan apapun yang ia masak,namun kenapa kini nafsu makannya seperti berkurang derastis?.

"Sebaiknya kita besok menginap dihotel saja" ucap Dira yang kini sudah ada didalam kamar dan sudah mengganti pakaiannya, karna Elang akan mengajaknya jalan-jalan hari ini.

"Kenapa?" ucap Elang tanpa menoleh pada Dira, dan fokus pada laptopnya.

"Ada yang aneh denganmu".ucapan Dira membuat Elang menoleh padanya dengan alisnya bertaut. Seolah bertanya kenapa. "dari pagi tadi kamu tidak makan dengan benar".

Dira duduk didepan meja belajar yang dulu digunakan Elang saat masih sekolah. Kemudian memoles wajahnya dengan bedak tipis diwajahnya. Karna disana tidak ada meja rias, Dira menggunakan cermin yang ada pada bedaknya.

Elang sedikit menyunggingkan bibirnya " memangnya makan yang benar itu seperti apa?".

Dira mencebik "pagi tadi kamu sarapan hanya dua suap,dan siang tadi hanya tiga suap, apa lambungmu ada masalah tuan?" tanya Dira geram. Pasalnya selama ini Elang tidak pernah susah dalam masalah makanan. Namun sejak dirumah ini dia merasa selera makan Elang menurun.

"Kamu bahkan menghitung berapa suap saat aku makan, wah...perhatian sekali istriku ini" Elang tiba-tiba mencapit hidung Dira, membuat gadis itu terkejut. Pasalnya, suaminya itu tiba-tiba berdiri dibelakangnya.

"Mau ku buatkan sesuatu?" Tanya Dira setelah bersusah payah melepaskan tangan Elang dari hidungnya.

"Tidak usah,nanti kita makan diluar" Elang menggapai tangan Dira,kemudian menarik gadis itu agar mengikuti langkahnya.

Mereka menuju kesalah satu super market terbesar dijakarta.

"Dilantai empat ada area permainan, kita kesana ya chef?" rayu Dira dengan pupy eyes nya, membuat Elang merasa gemas dengan gadis disampingnya.

"ingat umur...! masih mau bermain?" seru Elang kemudian meyakinkan Dira kembali.

Dira mengangguk semangat, kemudian seperti anak kecil menarik tangan Elang agar berjalan lebih cepat.

"Sepertinya kamu hafal sekali dengan tempat ini?" ucap Elang setelah mereka sampai diarea permainan.

"hm...dulu sering kesini soalnya" jawab Dira. Matanya berbinar saat melihat semua permainan disana.

"Dengan Dewa?"

Dira mengerutkan keningnya saat nama Dewa disebutkan. Dan keterdiaman Dira membuat Elang mengerti jawabannya.

Hening diantara mereka, suasana disana terasa canggung.

"Sebaiknya kita makan saja deh" Dira menarik kembali tangan Elang menuju restoran yang ada disana. Sedangkan Elang hanya mengikuti Dira.

mereka duduk disana,saling berhadapan. namun setelah memesan beberapa makanan, phonsel Elang berbunyi.

"iya?" Elang menjawab panggilan dari sebrang sana yang entah dari siapa.

"..."

Elang melirik sekilas pada Dira yang sedang sibuk dengan phonsel nya "saya segera kesana" kemudian menutup panggilan tersebut.

"Kamu akan pergi?" Dira memastikan, karna mendengar ucapan Elang barusan.

"hm" Elang mengangguk "aku antar kamu pulang dulu ya?"

Dira menggeleng,ada perasaan kecewa dalam hatinya. Selama hampir dua tahun mereka menjadi suami istri, baru kali ini Elang mengajaknya jalan-jalan, namun harus gagal lagi karna kesibukan suaminya itu. "tidak usah tuan,aku masih ingin jalan-jalan".

Perasaan menyesal melingkupi dada Elang, baru saja dia melihat binar bahagia dimata Dira,kini harus redup kembali akibat ulah dia.

" Kalau begitu aku pamit ya" Elang beranjak mendekati Dira kemudian mengecup pelipisnya "Beri kabar jika kamu nanti sudah selesai,jika urusanku sudah beres nanti aku jemput".Elang memberikan sebuah kartu kredit pada Dira.

Dira mengangguk,kemudian melihat kepergian Elang yang semakin menghilang dari pandangannya.

" huft...baru saja bisa berkencan, gagal lagi" gerutu Dira,ia menundukan wajahnya,namun tak lama kemudian pesanannya sudah datang. Dira tersenyum kecut saat melihat pesanan Elang yang berada ditempatnya.

Dira langsung saja menghabiskan makanannya,kemudian beralih pada piring Elang yang juga tak luput dari perhatiannya.

"kenyang sekali!!" Dira menyandarkan punggungnya pada sandaran kursinya. kemudian mengehela nafasnya, kemudian melihat sebuah kartu yang diberikan oleh suaminya.

Dira menegakan punggungnya, tiba-tiba rasa panas dalam tubuhnya menjalar. "oke tuan... karna kau sudah membuatku kesal, hari ini aku akan benar-benar menghabiskan uangmu" ucap Dira penuh semangat empat lima. Kemudian beranjak dari duduknya dan menuju tempat surganya para wanita tentunya setelah membayar makanannya pada kasir.

Dira benar-benar mempergunakan kartu milik Elang dengan membeli beberapa pakaian, tas, sepatu dan tidak lupa beberapa berlian.

biar bangkrut kamu tuan...salah sendiri membuatku kesal!!. gumam Dira.

Kaki Dira terasa mati rasa karna sudah benar-benar lelah. Tanpa ia sadari ternyata sudah empat jam ia berusaha menghabiskan uang Elang. Pantas saja kakinya terasa mati rasa, padahal dulu dia sangat merutuki mama mary saat mengajaknya shoping dan hampir membuat kakinya patah, namun kini malah ia justru melakukan hal yang sama.

Apakah penyakit boros itu bisa menular?

Entahlah...yang jelas,kini Dira benar-benar ingin pulang dan memanjakan kakinya diatas kasur empuk Elang.

oh,kasur...aku merindukanmu.

"Sudah selesai belanjanya?" tiba-tiba sebuah suara bariton menghentikan langkah Dira.

Dira menatap lekat pada seseorang yang berdiri didepannya. Siapa lagi kalau bukan Elang suaminya.

Dira hanya tersenyum kaku pada pria itu. ingin sekali ia mendaratkan tas tangannya pada lelaki itu, namun apa daya... Dira tidak memiliki banyak nyawa untuk melakukannya.

Bisa-bisa ia dipecat menjadi istri dari chef tampan yang ada didepannya. Dira lebih takut kembali miskin dan dihina oleh orang tua Dewa.eh, mama Mary kan juga orang tua Dewa. Namun Dira sudah terlanjur sayang dengan wanita paruh baya itu.

mama Mary...Dira kangen hiks...

Elang berjalan mendekati Dira yang masih mematung ditempatnya, kemudian memberikan gadis itu pelukan hangat.

Ini yang Dira sukai dari seorang Erlangga pradygta, walau terlihat acuh, namun ia masih bisa bersikap manis disaat yang sama.

Siapa yang tidak akan jatuh cinta? tentu saja Dira.

Sulit bagi seorang Dira untuk mengakui perasaannya. Entah karna ia tak tau apa yang dikatakan isi hatinya,atau dia terlalu bodoh untuk bisa mengerti signal yang Elang berikan.

Tapi untuk kali ini, Dira masih merasa takut untuk mencintai seseorang.

Setelah melepaskan pelukannya, Elang membawa Dira kesebuah tempat.

Sebuah restoran yang menurut Dira sangat mewah. Gadis itu sampai tertegun saat melihat tempat itu. Terlihat begitu mewah dan elegant. bahkan lebih mewah dari resort Elang yang ada di Surabaya.

1
Hary Nengsih
gak pernah bosen entah dh berapa kali baca
차니 Chani🇰🇷🇲🇨: hai kak, salam kenal. jika berkenan saya penulis novel Chef seleb bergaya Korsel, kalau suka yg ada nuansa Korea, kuliner, dan budaya Korsel 😊 saya penulis pemula, masih banyak belajar, boleh dikasih saran & dukungannya ya💜terima kasih🙏
total 1 replies
cowettttttt
aku baca ini yg kedua kali nya ...bagus banget ngangenin konflik ny ringan bngt dan pokonya sweet gt
차니 Chani🇰🇷🇲🇨: hai kak, salam kenal. jika berkenan saya penulis novel Chef seleb bergaya Korsel, kalau suka yg ada nuansa Korea, kuliner, dan budaya Korsel 😊 saya penulis pemula, masih banyak belajar, boleh dikasih saran & dukungannya ya💜terima kasih🙏
total 1 replies
Yuli Ani
Kecewa
Yuli Ani
Buruk
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah Happy Ending..good job thor,Semoga sehat selalu,dan teruskan berkarya..⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺☕☕☕☕☕☕
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣 Rasain tuh,Sengaja ya menggoda mama Mary..😂😂😜
Qaisaa Nazarudin
Ia setahu ku Dokter dan Chef itu selalu sibuk 24x7 jam dengan kerjaannya,Tapi aku heran Chef Elang masih sempat2 nya dia gonta ganti pacar,Kapan waktunya pacaran??🤔🤔😅
Qaisaa Nazarudin
Apa Mary dengan suaminya sudah bercerai? Kenapa mereka gak sejalan,Suaminya mau memisahkan anak dengan menantu,sedangkan Mary menyatukan mereka,Yang benar tuh yg mana? Bingung kan aku?
Qaisaa Nazarudin
Nah kan,Makanya Nyonya Mariam menggunakan cara licik biar Dira bisa menjadi mantu nya..🤣🤣👍👍
Qaisaa Nazarudin
Mama nya sendiri kali ya,Pengen anaknya nikah..
Qaisaa Nazarudin
Lha ternyata laki bini Toh...🤔🤔
pink magenta
nah seharusnya sebelum masuk ke sini di kasih keterangan dulu dibab sebelumnya misal flashback off atau apapun biar pembaca bisa ngerti dan tidak mengacaukan imajinasi ini masa sekarang atau masa lampau. makasih thor 🙏
Imelda Oktaria
udah tamat ya kak😁
Imelda Oktaria
sweet banget
Covid 19
Luar biasa
Frida Arlini
bahagianya dira dan elang
Andara Reni
sangat bagus ceritanya , aku suka
Arik Kristinawati
saya kurang setuju thorr...cara omong Elang begitu...bnar enak cara mncintainya....tpi g ska klo pas ada tlpon mnjauh dr Dira,ksannya sda yg d tutupin...lgsung angkat knpankan dah suami istri...ksih tggal sdikit tu Elang biar dia ju2r ttg sglanya...baik mntan2nya,pkerjaannta...jgn hy mnuntut Dira itu ini
Arik Kristinawati
sya suka Dira memanggil chef pd suaminya....tdk mghilangkan rasa hormatnya....ya sesekali pggil sayang itu wajar
Arik Kristinawati
smoga dg lyra....kan lyra hy pgntar minuman mgkin msih virginlah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!