NovelToon NovelToon
MY DREAM

MY DREAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:293k
Nilai: 4.9
Nama Author: Intanazel

(Novel kisah tentang perselingkuhan dan pelakor)

Eva gadis manja dan keras kepala dia sangat dicintai Orang Tuanya, tapi kenyataan pahit harus diterima Eva disaat Orang Tuanya akan bercerai karena Papahnya mencintai Wanita lain.

Untuk membalas rasa sakit hatinya Eva akan menghancurkan kebahagian Papahnya dan Wanita itu. Dengan membuat Rafto menjadi Budak cintanya dia akan melakukan segala cara hanya untuk Eva

Akan kah misi Eva berhasil atau malah terjebak akan permainannya sendiri...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanazel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sudah lelah

Manssion megah, mewah, dan luas milik keluarga Allura terasa seperti kuburan, terlalu sepi, hening seperti tak berpenghuni. Padahal sang pemilik manssion ada didalam, tepatnya diruang kerja. Pikiran Rafto menerawang jauh, ia merindukan Putrinya dan Rafto yang selalu membuat manssion ini selalu hidup akan pertengkaran kecil mereka.

"Jika Kakek dan Nenek Eva masih hidup, sudah dipastikan aku akan ditendang dari keluarga Allura, karena menampar cucu kesayangan mereka," pikir Reno yang menatap halaman depan dari jendela besar ruang kantornya

Reno tertawa dan menangis secara bersamaan, pikirannya terasa lelah. Ia merasa banyak membuat kesalahan kepada Eva dan Martha. Hingga mereka mulai menjauh dari dirinya, bahkan Rafto yang selalu mendukung apapun yang dirinya lakukan seakan menghindar.

"Aku mencintai Mulan, apa aku salah Tuhan." teriak Reno frustasi.

"Aku sayang pada Martha dan sangat menghormatinya, tapi hanya sebatas sahabat dan Ibu dari Putriku." batin Reno.

Didalam kamar hotel dengan pemandangan gedung-gedung pencakar langit. Terdapat Martha dengan mantel coklat yang melekat ditubuhnya, terduduk diam di balkon kamar dengan ditemani secangkir kopi hitam hangat yang digenggamnya. Martha menghirup dalam-dalam udara yang menyejukan hati dan pikirannya.

"Nyonya." panggil Luna seketaris Martha yang tiba-tiba datang mendekat.

"Hm." gumam Martha tanpa memalingkan wajah menatap Luna.

"Katamu, aku seperti saudaramu adik perempuanmu, bisahkah aku berbicara kepadamu sebagai saudara." kata Luna berdiri disamping Martha.

Martha menatap Luna. Ia mengetahui jika luna ingin berbicara sebagai saudara, pasti ada sesuatu yang dia ingin ketahui. Mulan dengan raut wajah yang tersenyum, menganggukan kepalanya menuruti keinginan Luna.

"Kak, aku ingin bertanya sekali lagi kepadamu. Kenapa kamu tidak melawan pelakor itu?" tanya Luna yang sudah duduk disamping Martha.

Martha meminum kopinya, selagi ia mendengarkan apa yang ingin disampaikan Luna. Mendengar ucapan yang telah diutarakan Luna. Martha hanya terseyum, ia sudah menduga apa yang ingin disampaikan Luna.

"Aku sudah lelah Luna" kata Martha

"Kakak tak perlu melakukan apapun, cukup duduk manis saja, aku yang akan membereskan pelakor itu" kata Luna dengan suara yang mengebu-ngebu.

"Jangan lakukan apapun yang tak penting, urus saja kehidupan mu"

"Ini penting untukku. Rumah tangga kakak, orang yang sangat kusayangi dan kuhormati hancur karena perempuan murahan itu."

"Hidupku sekarang sudah bahagia, jadi kamu tak perlu khawatir." ucap Martha lembut.

"kebahagian seperti apa yang kakak jalani. Kamu selalu menangis diam-diam dikantor dengan lampu yang padam. Apa itu yang disebut kebahagiaan." ucap Luna.

Martha menatap Luna inteins, ia hanya menghela nafas melihat Luna yang mulai terbawa emosi.

"Kau betul Luna, aku menangis terus-menerus hingga air mataku sudah mulai kering. Istri mana yang tak akan bersedih, disaat suaminya tumpuan hidupnya. Bermain dengan wanita lain," ucap Martha dengan raut wajah terkekeh terpatri diwajah awet muda miliknya

"Adikmu ini, Eva, dan Rafto, mampu membuat wanita itu menjauh dari kehidupan rumah tangga kalian selama-lamanya. Kakak perintahkan saja kami," ujar Luna dengan sorot mata serius dan penuh tekat

"Kau tau Luna. Aku menikah karena perjodohan yang dilakukan kedua belah pihak keluarga kami. Aku dan Reno tak mengetahui sama sekali sekali, lalu kami bertunangan dan berakhir menikah. Waktu berlalu sangat cepat, Reno sangat baik kepadaku, hingga aku berfikir aku harus mulai belajar mencintai suamiku dan... yap aku mencintai suamku sendiri. Tapi saat aku ingin mengatakannya, tiba-tiba dia bilang kita harus mulai sebagai sahabat lebih dulu." curhat Martha melirik Luna sekilas yang serius mendengar curahan hati Martha.

"Sudahlah, ceritanya sampai disini saja." kata Martha tersenyum geli.

"Kakak!" teriak Luna tak terima.

"Baiklah ini sangat panjang, jadi kau harus benar-benar serius mendengarkan karena aku tak akan mengulangi lagi." ujar Martha memperingatkan Luna.

"Iya." timpal Luna.

"Saat Reno mangatakan itu, aku hanya berfikir positif. Mungkin hubungan kami akan dimulai secara bertahap sebagai sahabat, kekasih, dan suami-istri yang saling mencintai. Tapi diriku begitu naif. hingga dia mencari cinta diluar sana." kekeh Martha.

"Intinya ini adalah kesalahanku atas retaknya hubungan rumah tangga kami." ucap Martha lagi.

Luna dengan raut wajah cemberut dan kesal. Akan martha yang mempermainkan dirinya, dengan tidak mengeluarkan seluruh isi hatinya. Martha hanya terseyum sekilas melihat kekesalan Luna.

"Kenapa bisa begitu?" tanya Luna.

"Aku terlalu sibuk, tak bisa membuat nyaman suamiku dirumah, hingga ia mencari kenyamanan yang lain."

"Itu masalah komunikasi saja, dan memang saja Tuan Reno yang ga tau diri" sinis Luna lalu masuk kedalam karena kesa,l

Martha melihat Luna masuk dengan langkah yang menghentakan lantai. Ia menatap lagi pemandangan yang didepannya. Ia terseyum sendu akan hidupnya seperti ini.

"Aku tak ingin menceritakan pada siapapun, karena aku tak ingin dikasihani akan nasib hidupku. Maaf luna." batin Martha.

"Sepertinya tingkat kecewa ku sudah sangat tinggi, hingga pelupuk mata ini tak keluar lagi atau mungkin belum keluar." pikir Martha.

Luna keluar dari kamar hotel Martha menuju kamarnya sendiri. Ia sangat kesal dan kecewa, Martha belum sepenuhnya membuka seluruh isi hatinya, kepada dirinya yang sudah dianggap adik. Tapi ia tak bia memaksa, karena itu akan mengingatkan kembali masa terpuruk yang dialami Martha. Sebenarnya ia tau segalanya tentang Martha yang selalu menangis dan ia tau juga Martha bekerja dengan sangat giat karena ingin melupakan sejenak sakit hatinya.

"Sepertinya kau sudah sangat kecewa kak." pikir Luna.

"Yuk jangan lupa vote dan komen, biar author semangat lanjutin Novel My dream"

"harus diapain ya Reno.."

1
Alriani Hespiapi
lanjut
Alriani Hespiapi
saya mampir thor
Wijayanti Ayya
lanjut cerita'y thor,gemes sma reno
Apriyanti
lanjut thor
Risma
Gua benci pelakor
Senja_Lara
Lagi kak, kangen Rafto.
Senja_Lara
Akhirnya, Kak Ana uo lagi. Semngat kak.
🦖 Aniedaa
Up next!! Selalu hadir untuk mendukung mu .. Semangat 🌻
linanda anggen
sudah like semua part yg terlewat 😁👍
maaf baru hadir
semangat 😁👍

salam dari :
- menikah karena skandal
- balas dendam cowok kampungan
HeniNurr (IG_heninurr88)
2 like mendarat😉😉
Ig & fb : Karlina_Sulaiman
Semangat kak.. sudah like...

🥀ceosomplak & MDD
Reston Sarumaha
akhiry ketemu lg....semangat nona
Asni J Kasim
Next up thor. 2 like mendarat 😊


Semangat ngetiknya 💪💪

Salam dari "Awal Tanpa Cinta" dan "Aku yang dijual" 😍
Riyanti Krc Sekayu
kok tmat
pipoy
Belum tamat
Apriyanti
lanjut lg thor
Levy Van DoLy
jgn di tamatin lh gi mana kbar bapaknya
anikkkk
tamat ya thor......
👩 [ nia ]
ahirnya qmu come back jg😘😘😘
ameliaa029_
Lama banget up Nyaaa Thor😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!