NovelToon NovelToon
Aku Terbangun Menjadi Istri Bosku

Aku Terbangun Menjadi Istri Bosku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Kelahiran kembali menjadi kuat / Transmigrasi
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: waya520

Sebuah kecelakaan mengubah hidup Nara Anindya selamanya. Saat membuka mata, dia terbangun di tubuh Bianca Ardhana, istri CEO tempatnya bekerja, sementara tubuhnya sendiri telah dimakamkan. Di balik rumah tangga yang tampak sempurna, tersimpan pengkhianatan, ancaman, dan rahasia yang belum terungkap. Mampukah Nara mengembalikan kebahagiaan keluarga itu tanpa kehilangan hatinya sendiri?

Jangan lupa like dan votenya ya. terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waya520, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kencan Yang Tidak Direncanakan

Nara mengembuskan napas panjang begitu mobil meninggalkan hotel. Dia menyandarkan punggungnya ke kursi. perlahan dia menghela nafas lega setelah akhirnya terbebas dari acara tadi. "Syukurlah." ucapnya lirih. Namun Elvano yang sedang menyetir melirik ke arahnya sekilas.

"Capek?" tanya pria itu sesekali melihat ke arahnya.

Nara mengangguk "Sedikit."

"Ternyata menjadi istri seorang CEO juga melelahkan." keluhnya kemudian.

Sudut bibir Elvano terangkat tipis. "Kamu sudah melakukannya dengan baik." ucapnya tulus. Awalnya dia sempat khawatir tentang sikap istrinya di acara tadi, takut Bianca mengacau atau bertindak seenaknya.

Namun yang mengejutkan, hari ini istrinya cukup tenang dan tidak berbuat onar. belum lagi tampilannya yang lebih elegan. Dia suka dengan Bianca hari ini.

Nara menoleh ke arah suaminya yang sibuk menyetir, baru saja Elvano memujinya. "Benarkah?"

"Hm." gumam pria itu. "Semua orang menyukaimu." sambungnya yang secara tidak langsung memuji wanita itu. Pujian itu membuat pipi Nara memanas.

"Terima kasih."

Beberapa saat kemudian, Elvano tidak langsung mengarahkan mobil ke mansion. Mereka justru berbelok menuju jalan lain.

Nara mengernyit. "Bukannya jalan pulang lewat sana?" tunjuknya pada arah jalan yang berlawanan. Meskipun dia tidak begitu paham, tapi jalan yang dilalui mereka sekarang bukan ke arah jalan pulang.

Lalu mereka mau ke mana?.

"Aku tahu." Elvano tetap fokus pada jalanan di depan sementara Nara mulai gelisah. kemana pria itu akan membawanya.

"Lalu kita mau ke mana?" tanya Nara yang sudah tidak bisa membendung rasa penasarannya.

Elvano menjawab singkat. "Menjemput Elora di rumah bibinya, Setelah itu. Kita makan di luar."

Nara mengerutkan keningnya. "Bukannya Elora ada di mansion?" terakhir kali mereka pergi, anaknya ada di rumah dengan para pelayan dan pengasuh anak itu.

Elvano mengangguk. "Iya, tapi keluarga ku tadi menjemputnya karena rindu." dia baru di kabari tadi. terlebih katanya Elora tidak suka di sana dan banyak menangis. jadi terpaksa dia pulang lebih awal.

Nara mengangguk paham. Pantas saja sekarang arahnya berbeda. Lima belas menit berlalu dengan keheningan yang membuat Nara mengantuk.

Mobil yang dikendarai Elvano berhenti di sebuah perumahan yang cukup elite, pria itu tanpa ragu belok di salah satu rumah yang ada di ujung.

Baru saja mobil berhenti.

"PAPA, MAMA." terdengar suara nyaring Elora yang membuat Nara tersentak kaget. Elvano langsung turun, dia terkekeh melihat wajah sebal sang anak yang berlari ke arahnya.

Sementara tantenya, yang merupakan bibi Elora berkacak pinggang menatapnya. "Lama sekali." keluh wanita itu yang membuat Elvano sebal.

"Siapa suruh membawa Elora secara paksa." tidak ada yang menyuruh wanita itu membawa Elora sebelumnya.

Nara yang penasaran ikut keluar. Dan Elora langsung meminta turun dari gendongan papa nya. "Mama!" anak itu meminta sang mama untuk menggendongnya dan Nara tanpa ragu mengiyakan permintaan sang anak.

semua itu tidak luput dari perhatian keluarga besar Elvano. tanpa pamit atau berkata apa-apa, pria itu langsung membawa Nara masuk ke dalam. Sementara Nara mengangguk sopan pada wanita yang katanya bibi Elora. dia tidak begitu tahu siapa wanita itu. namun tatapannya terlihat tajam saat menatapnya. dia merasa sedikit merinding.

Setelah mereka masuk. "Papa lama sekali." ucap Elora sebal. bahkan bibir anak itu maju beberapa senti yang membuat Nara gemas lalu menciumi pipi sang anak.

Elvano tekekeh. "Maaf ya, memangnya bibi ngapain kamu?"

Elora tetap mencebik. "Tadi Elora di ganggu bibi, tidak suka."

Elvano terdiam. Dia sudah paham dengan tabiat keluarganya. "Papa minta maaf ya." pada kenyataannya keluarganya sejak awal tidak menerima kehadiran Elora. Itulah sebabnya sang anak tidak begitu dekat dengan kakek dan neneknya, baik dari pihak nya maupun pihak Bianca.

Karena pernikahan mereka yang cukup rumit sebelumnya.

.....

Sore itu mereka memilih sebuah restoran keluarga yang tidak terlalu ramai. Begitu duduk, Elora langsung memekik keras saat melihat akuarium besar di sudut ruangan.

"Mama. Itu ikan Nemo!"

"Iya."

"Lucu ya."

Tidak lama kemudian pelayan datang. "Silakan pesan."

Elvano menyerahkan buku menu kepada Nara.

"Kamu yang pilih."

Nara langsung panik. "Aku?"

"Hm. Yang penting Elora suka."

Nara akhirnya memilih beberapa menu sederhana. "Sup jagung, nasi goreng seafood, ayam panggang, dan puding cokelat untuk Elora."

Pelayan mengangguk lalu pergi. Elvano sibuk memperhatikan Nara.

"Apa?" tanya Nara.

"Kamu hafal makanan favorit Elora."

Nara tersenyum. "Karena dia pernah bilang kalau puding cokelat membuatnya bahagia."

Elvano terdiam. Bahkan dirinya sendiri lupa akan hal kecil itu.Saat makanan datang, Elora makan dengan lahap.

Namun tiba-tiba balita itu mengambil sepotong ayam. "Papa. Buka mulutnya."

Elvano menurut. "Lalu Mama." Nara ikut membuka mulut.

Elora tertawa puas. "Papa sama Mama harus adil."

Nara dan Elvano saling pandang, lalu sama-sama tersenyum. "Bos kecil memang paling galak." gumam Elvano.

"Aku dengar, Papa."

Semua langsung tertawa.

Selesai makan, mereka berjalan melewati area permainan anak. Elora langsung berhenti. "Mau main itu." tunjuknya pada area bermain.

Nara menatap Elvano. "Bolehkah?"

Elvano melihat jam tangannya. "Sepuluh menit."

"Dua puluh." Elora langsung menawar.

"Lima belas." kata Elvano.

"Deal!"

Balita itu berlari masuk ke area bermain.Nara tertawa sampai memegangi perutnya. "Anak umur dua tahun sudah pintar menawar."

"Entah belajar dari siapa." keluh pria itu yang memilih duduk di luar.

Untuk pertama kalinya, percakapan mereka mengalir begitu saja tanpa rasa canggung. Dari balik pagar area bermain, mereka memperhatikan Elora yang sedang meluncur di perosotan.

"Terima kasih." ucap Elvano tiba-tiba.

Nara menoleh. "Untuk apa?"

"Karena sudah mengembalikan tawa Elora." sambung pria itu senang.

Nara menggeleng pelan. "Aku tidak melakukan apa-apa."

"Kamu melakukan banyak hal. Dulu pulang ke rumah terasa seperti kembali ke tempat yang sepi. Tapi sekarang aku selalu ingin cepat pulang."

Nara membeku. Ucapan Elvano membuatnya terharu. Dia memilih menundukkan kepala, menyembunyikan senyum kecil yang muncul di bibirnya.

.....

Di tempat lain.

Siska duduk di sebuah kafe sambil membuka laptop. Di layar terpampang beberapa foto Bianca sebelum kecelakaan.

Wanita itu terlihat dingin dan sombong. Hampir tidak pernah tersenyum.

Siska kemudian membuka foto terbaru yang diambil saat acara investor siang tadi.

Bianca tersenyum hangat. Tatapannya lembut saat memandang Elvano.

"Dua orang ini terlalu berbeda." gumamnya lirih.

Saat itu ponselnya berdering. "Halo."

"Bu Siska, saya sudah mendapatkan rekaman CCTV kecelakaan yang anda minta."

Siska langsung berdiri. "Bagus. Kirimkan sekarang."

Tatapannya berubah serius. "Kalau firasatku benar maka ada sesuatu yang terjadi pada hari kecelakaan itu."

.....

Sementara itu, Nara sama sekali tidak menyadari bahwa seseorang mulai menelusuri rahasia terbesar dalam hidupnya.

1
falea sezi
lanjut
waya520: siapppp
total 1 replies
meowww
baru bab belasan tp aku sdh kepo sm endingnya. jangan lama up nya thor semangat
waya520: hahahaha sabar yaa. pokoknya ikuti terus ceritaku 🤭
total 1 replies
meowww
konfliknya jangan lama2 thor
waya520: siapp
total 1 replies
meowww
good
meowww
ya Allah mau suami seperti Vano 🙏
waya520: samaaa 😩
total 1 replies
meowww
la iya. mw kmn mlm"
meowww
tolong buat happy birthday min🤭
waya520: hmmmmmmm🤭
total 1 replies
meowww
aaaaaa sukaaa
meowww
cepet up yhor seru
meowww
woy bianca. punya anak pny suami malah selingkuh
meowww
bianca berarti gk sayang anaknya selama in?
meowww
kasian nara. dia liat jasadnya sendiri
meowww
thor akhirnya ada cerita transmigrasi lagi
Wawasan Ilmu NgertiYuk
wahhhh cerita baruuuuu💪
Dinda Putri
up
waya520: siappp
total 1 replies
Dinda Putri
lanjut💪💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!