NovelToon NovelToon
Bukan Pernikahan Luar Biasa

Bukan Pernikahan Luar Biasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / Duda / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: She Ririn

Stella Fransiska Seorang gadis yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Australia, ia begitu bersemangat untuk segera pulang ke Indonesia karena ingin segera bertemu dengan pria yang sudah di pacarinya selama lebih dari lima tahun.

Tapi Stella harus di hadapkan pada kenyataan pahit.


Ia mendapati kekasihnya sedang bercinta dengan wanita lain, saat hendak memberikan kejutan tentang kepulangannya.

Karena Marah dan sedih ia pun datang ke sebuah klub malam dan terjebak cinta satu malam dengan seorang pria berstatus duda yang tidak lain adalah kakak dari kekasihnya sendiri.

Bagaimana kelanjutannya?


Apa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She Ririn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Kuda kuda-an.

Stella membuka matanya karena merasa sesak dan sulit bernafas.

Ternyata Daniel mengapit tubuh Stella yang membuatnya kesulitan untuk bernafas.

Stella menggeser kaki kokoh Daniel dari perutnya.

'Hhuuhh' Akhirnya Stella bisa bernafas lega saat sudah berhasil menggeser kaki Daniel.

Stella menatap wajah Daniel yang masih terlelap. Stella mengusap dada telanjang Daniel dengan jemarinya.

Karena ini hari libur, Stella memilih bersantai sejenak.

Semakin kesini ia semakin merasakan nyaman berada di dekat Daniel.

Walaupun mereka belum saling mencintai, Tapi Daniel begitu menghormatinya.

Stella terus memutar-mutar telunjuknya di dada bidang Daniel.

"Kamu ngapain?" Ucap Daniel yang kini sudah berganti posisi, membuat Stella berada di bawahnya.

"A-aku nggak ngapa-ngapain"Jawab Stella gugup.

"Sejak semalam kamu terus menggoda. Apa kamu menginginkan sesuatu?" Ujar Daniel yang mendekatkan wajahnya pada wajah Stella membuat hidung mancung mereka kini saling bersentuhan.

Stella semakin gugup.

"Siapa yang menggoda mas?" jawabnya

"Aku ini lelaki normal, kalo kamu terus menerus menggoda aku, bisa habis kamu!." ucap Daniel dengan tatapan penuh ancaman.

Stella berusaha menelan ludah, yang tiba-tiba mengering.

"Habisi saja kalo bisa!" Ucap Stella tertawa sambil melepaskan diri dari Kungkungan Daniel.

"Kamu nantangin aku ya?" Daniel berhasil menarik kembali tangan Stella, membuat Stella kehilangan keseimbangan dan mereka pun terjatuh di lantai dengan posisi saling menindih.

"Ya ampun Daniel, Stella, kalian ngapain guling-guling di lantai gitu kaya nggak ada kasur aja?" Ucap Mama Sovia yang tiba-tiba membuka pintu dan menyaksikan Stella sedang menindih tubuh Daniel.

"Mama!" Ucap Daniel dan Stella bersamaan.

Stella segera bringsut menjauh dari Daniel.

Ia segera merapihkan dress-nya yang sedikit berantakan.

"Pantesan Dari tadi Mama panggil panggil kalian tapi nggak ada jawaban, ternyata kalian lagi sibuk main kuda-kudaan." Ujar Mama Sovia menggoda. membuat Stella tersipu.

"Kalo gitu Mama pergi dulu deh, biar kalian bisa lanjut guling guling-gulingnya." sambung Mama seraya pergi.

"Apa sih Mama ini." ucap Daniel.

"Kamu sih Mas, narik aku. Jadi disangkain lagi main kuda-kudaan deh sama Mama" ucap Stella berdiri dan merapihkan pakaiannya.

"Siapa yang ganggu aku duluan?" jawab Daniel.

"Udah Ah, Aku mau mandi. Kita kan mau pergi ke makam." ujar Stella berjalan ke arah kamar mandi.

______

Di Bawah Pak Pratama Leo dan Mama Sovia sedang sarapan sambil berbincang.

"Daniel belum bangun Mam,?" tanya Pak Pratama.

"Tadi Mama panggil-panggil ngga ada Jawaban, eh pas Mama samperin mereka lagi guling gulingan di lantai." Jawab Mama Sovia dengan tawa renyah.

" Lagian Mama main nyelonong aja, Mereka kan masih pengantin baru." Jawab Pak Pratama.

Pak Pratama dan Mama Sovia tersenyum bahagia, melihat kebahagiaan putranya.

Sementara hati Leo seperti di hujam belati mendengar percakapan kedua orang tuanya.

"Kenapa Stella begitu cepat melupakan aku?Apa Salahku?" Batin Leo.

"Oh iya Lee, Ayah udah minta Dokter dari tempat ayah bekerja untuk datang kesini buat urusin kamu."

"Udah kaya Bayi aja si, pake di urusin segala." jawab Leo.

"nggak apa-apa. Biar kamu nggak usah bolak balik buat check up. Lagian kasian istri Abang kamu kalau di suruh bantuin urus kamu." ujar Pak Pratama lagi.

"Ya udah terserah Ayah aja." jawab Leo pasrah.

Tak berapa lama Daniel dan Stella pun turun dan menghampiri Pak Pratama, dan yang lainnya di meja makan.

Mama Sovia tersenyum senang melihat wajah Daniel yang sumringah.

"Apa sih Mam, senyum-senyum gitu" Tanya Daniel Heran.

"Nggak apa-apa. Ngomong-ngomong kalian mau kemana kok udah rapi gitu?."

"Kita mau ke makam Ayahnya Stella, sekalian mampir ke makamnya Shanum." Jawab Daniel sambil menikmati roti yang baru di buatkan oleh Stella.

"Kalian sekalian jalan-jalan aja. Kan sejak kalian nikah belum pernah tuh jalan-jalan berdua." usul Mama Sovia.

"Liat nanti Aja Mam." Jawab Daniel.

Stella tidak banyak bicara, ia hanya diam sambil menikmati sarapannya,

Hingga saat ia menatap ke arah depan pandangannya bertemu dengan tatapan Leo.

Stella segera kembali mengalihkan pandangannya ke arah lain.

Saat semua sedang menikmati sarapannya, bel pintu berbunyi.

" Biar Mama buka soalnya Bibi lagi pada nggak ada." Mama Sovia hendak bangkit dari tempat duduknya.

"Nggak usah Mam, biar Stella aja yang buka. Mama lanjut aja sarapannya."

Stella pun meninggalkan meja makan da menuju pintu depan.

Stella menatap sejenak orang yang kini berdiri di balik pintu.

"Stella?" Ucap sang perempuan muda dengan balazer putih tersebut.

"Sarah!" Jawab Stella.

Mereka pun berpelukan karena sudah cukup lama tidak saling berjumpa.

Stella dan Sarah pernah satu sekolah saat SMP dulu.

"Kamu ngapain di sini Stell?" Tanya Sarah.

"Ini Rumah suamiku Sar."

"Kamu udah nikah? kapan? kok nggak ngundang."

"Udah Sar, Baru beberapa Minggu yang lalu."

"Oh, Masih pengantin baru ternyata."

"Kamu Kenal sama keluarga suamiku?" tanya Stella

"Iya, Pak Pratama menugaskan aku buat ngerawat anaknya yang baru mengalami kecelakaan."

"Oh, yaudah. aku panggil Ayah dulu."

Stella meninggalkan Sarah di ruang tamu, dan memanggil pak Pratama.

Bersambung....

1
Yunus Bubu
Buruk
syahdewi diana
kalau holeh judulnya balas dendam atas pengkhianatan sang kekasih
Tina Caem
baru pertama udah selingkuh
Lastri Jhie
bagus skali
Nurhayati Nia
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣koacian nasib KAMU pitonnn
Nurhayati Nia
aku mampir di karyamu thorr
Sri Endang
suami Idaman, jgn di dia siakan.
Tut Eny
lanjut
Aisyah ais
ok
sitimusthoharoh
tanda2 x nih
Lutfh AmRah
nggak trlalu vulgar sihh
Lutfh AmRah
aman ko
Sanie Iza
mampir,harusnya dilabrak
Azlen Haslina
sungguh menarik jalan ceritanya
EBI
menarik
Sopi
daniel sembuh ntar leos yg depresi😁dunia terbalik🤭
Sopi
ceritanya bagus..lanjutkan👍👍💪
Rahayu Lestari
jangan2 yg stela liat bukan leo melainkan temennya yah haduh
sandranovia95
inti leo bukan jodohnya Stella dah titik
sandranovia95
cocok kata pepatah jodoh cerminan diri.... leo nakal gak cocok ama Stella
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!