NovelToon NovelToon
Jodoh Istikharah

Jodoh Istikharah

Status: tamat
Genre:Romantis / Poligami / Tamat
Popularitas:353.4k
Nilai: 5
Nama Author: Pj Lestariri

Sesion 1 dan 2


Biduk rumah tangga yang dijalani Arini tidaklah mulus. Ia tetap bertahan meskipun Leon-- sang suami melakukan poligami. Bukan tanpa sebab Arini bertahan hingga sejauh ini.

Karena Leon adalah jodoh istikharahnya. Itulah alasan terbesar Arini mau menerima dirinya di poligami.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pj Lestariri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Curhat

Becca menagis tersedu-sedu di pelukan Arini. Beberapa jam yang lalu, Becca mengirimkan pesan kepada Arini kalau ia ingin bertemu dan membahas hal serius.

Akhirnya disinilah mereka. Taman kota. Suasana cukup sepi meskipun sekarang adalah weekend.

"Mbak Arini," bisik Becca disela-sela isak tangisnya. "Mungkin ini karma dari Tuhan karena aku telah merebut Leon darimu. Ternyata seperti ini sakitnya mengetahui fakta suami akan menikah lagi. Pasti ini yang dulu kau rasakan, bukan? Aku minta maaf, Mbak," gumam Becca. Ia masih membenamkan kepalanya di bahu Arini.

"Menangislah, jika itu bisa membuatmu merasa lebih membaik," kata Arini dengan tenang. Ia membelai punggung Becca, mencoba untuk memberikan kekuatan kepada madunya itu. "Jangan berfikir yang buruk-buruk. Tidak baik untuk kesehatan kau dan janinmu," lanjutnya.

Becca melepaskan pelukannya. Ia mengusap air matanya menggunakan punggung tangan dengan kasar. "Harusnya dulu aku mendengarkan kata-kata Mama untuk tidak menikah dengan Leon, karena laki-laki itu sudah beristri. Mama adalah orang yang paling menentang pernikahanku dengan Leon, Mbak. Aku cuma punya Mama tapi aku malah tidak mendengarkan nasehat Mama. Akhirnya seperti ini. Aku kena karma," lirih Becca dengan air mata yang masih terus menetes.

"Sudahlah, Becca. Ini semua sudah takdir hidup kita. Jalani saja dengan ikhlas. Percayalah, Tuhan pasti telah menyiapkan sesuatu kebahagiaan untuk kita dikemudian hari," kata Arini dengan ekspresi dan nada suara yang tetap tenang.

Jujur saja, melihat Becca menangis seperti ini Arini tidak tega. Jiwa sesama perempuannya merasa iba.

Tenanglah, Becca. Ini belum seberapa. Aku yakin kau akan semakin shock saat mendengar Leon telah menikah dengan artis Caca Calina. Batin Arini.

"Papa dan Mama bercerai saat aku berusia satu tahun, Mbak. Karena Mamaku tidak mau di madu. Oleh karena itu Mama selalu menentangku menikah dengan laki-laki yang sudah beristri. Karena Mama tahu rasanya di madu. Pahit. Menyakitkan," lirih Becca. "Tapi tetap saja aku menentang Mama dan menikah dengan Leon. Ternyata sekarang aku sedang ditegur, Tuhan. Aku sedang kena karma."

Lagi-lagi Becca berbicara karma. Ia sangat menyesalkan keputusannya menikah dengan Leon. Kalau waktu bisa diputar lagi, Becca akan mencari suami yang masih single saja. Bukan laki-laki beristri seperti Leon.

"Oleh karena itu, ketika ada masalah besar seperti sekarang ini, aku tidak berani cerita ke Mama, Mbak. Aku malu sama Mama."

Air mata Becca mengalir semakin deras. Dengan telaten, Arini mengusapnya menggunakan tisu.

"Sudahlah, Becca. Yang lalu biarlah berlalu. Sekarang yang harus kita lakukan adalah ikhlas," ucap Arini. Ia memeluk Becca dengan erat.

Arini tahu, Becca sangat lemah saat ini. Madunya itu sedang butuh tempat cerita dan bersandar.

"Aku mohon maafkan aku, Mbak," lirihnya. Sedari tadi ia selalu menggumamkan kata itu. Maaf. Ia sungguh-sungguh merasa berdosa pada Arini.

"Aku tidak pernah merasa membencimu, Becca. Aku juga tidak merasa kau memiliki salah padaku. Maka tidak ada yang perlu di maafkan," balas Arini.

"Terima kasih, Mbak. Kau telah meminjamkan bahumu untukku. Aku sudah sedikit membaik," kata Becca. Ia melepaskan pelukan Arini, kemudian mengelap air matanya menggunakan tisu.

"Sama-sama, Becca. Syukurlah kalau kau sudah sedikit membaik. Kalau kau butuh tempat cerita, cerita saja padaku. Pasti aku akan mendengarkan," kata Arini lembut.

"Terima kasih, Mbak."

"Sama-sama, Becca."

Keduanya lalu diam beberapa detik. Mereka duduk di kursi taman dekat danau buatan. Sepi. Tidak ada yang berlalu lalang di dekat mereka. Sehingga membuat keduanya leluasa untuk bercerita.

"Aku tidak menyangka kalau Leon akan selingkuh dengan Diana, Mbak. Diana itu teman baikku sejak sekolah. Dan Leon tahu itu. Harusnya ia bisa pilih-pilih perempuan untuk di selingkuhi. Bukan malah selingkuh dengan sahabatku. Sampai tidur di luar nikah pula."

Arini tersenyum sambil geleng-geleng kepala. "Kamu yakin rela suamimu selingkuh jika dengan perempuan selain Diana? Diana atau bukan. Tetap saja namanya selingkuh, Becca. Tidak ada yang lebih baik."

"Setidaknya kalau dengan perempuan lain aku tidak akan sesakit ini, Mbak," lirih Becca dengan air mata yang kembali menetes.

Arini tidak berniat menyanggah pendapat Becca. Ia tahu Becca berbicara seperti itu hanya karena ia sedang emosi saja. Yang namanya selingkuh, ya sama saja.

Mau dengan perempuan manapun, sakitnya sama saja. Tidak ada yang lebih mending.

"Mbak Arini," panggil Becca.

"Ada apa, Becca?"

"Emm... Apakah kau haus?"

Arini tersenyum manis. "Kau haus?" Arini malah balik bertanya. "Ayo kita beli minuman di dekat sini," ajaknya dan langsung diangguki oleh Becca.

Tak lama mereka sudah duduk di warung es cincau. Becca yang memilih tempat itu. Katanya, bayi di dalam perutnya tidak memiliki pantangan untuk makan apa saja. Yang penting halal.

"Kau tidak mau makan sekalian? Di dekat sini ada kafe. Menunya sangat enak. Masakan khas nusantara. Namanya Kafe Galaksi."

"Kafe Galaksi?" tanya Becca.

"Iya."

Becca menggeleng kuat-kuat. "Itu kafe Mama. Bisa gawat kalau Mama sampai melihat wajah menyedihkanku ini," ucapnya.

Arini ber-oohh panjang. Pasalnya ia tidak tahu kalau kafe yang dia maksud adalah milik ibunya Becca. Karena ia selalu makan menu kafe itu dengan cara delifery menggunakan jasa ojek online. Belum pernah datang secara langsung.

"Aku belum lapar, Mbak. Hanya haus saja," kata Becca sambil mengaduk es cincaunya yang masih banyak.

Arini mengangguk.

Mereka diam beberapa detik. Arini menikmati es cincau yang kurang disukainya karena terlalu manis. Tetapi Arini tidak protes ke Becca. Ia tetap menikmatinya.

"Mbak Arini," lirih Becca sambil meringis kesakitan.

"Ada apa, Becca?" tanya Arini cemas. Ia tahu Becca tidak sedang baik-baik saja. Kentara sekali dari raut wajahnya.

"Perutku sakit," lirih Becca sambil meringis.

Arini yang memang tidak panikan, lalu membayar es mereka dan membawa Becca ke dalam mobilnya. Tadi Becca datang dengan menggunakan taksi. Keadaan jiwanya yang tidak stabil membuat Becca malas membawa mobil sendiri. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Bertahanlah, Becca! Aku akan membawamu ke rumah sakit terdekat."

"Terima kasih, Mbak. Tapi tolong, jangan beritahu ini pada Leon. Aku sedang tidak ingin melihat wajahnya," kata Becca sambil meringis menahan sakit pada bagian perutnya.

"Baiklah, Becca. Aku tidak akan menghubunginya," kata Arini tenang. Ia dengan cekatan menyalip kendaraan lainnya demi bisa sampai ke rumah sakit dengan cepat.

Pasalnya Arini sudah tidak tahan lagi melihat wajah Becca meringis menahan sakit yang pasti teramat sangat.

"Bertahanlah, Becca! Sebentar lagi kita akan sampai rumah sakit."

Tidak ada sahutan. Becca semakin kesakitan sehingga tidak bisa menjawab kata-kata Arini dengan baik.

1
Noni Kartika Wati
cerai aja Thor kenalin Arini sama duren sawit biar Lion ngesot"
Noni Kartika Wati
diracun aja
Hariani Yusuf
carain aja leonx dr pada d madu
bikin sakit hati ajah......😂😂😂
Cici Murniawati
lanjut
Yadi Kusma
Akibat umbar nafsu syahwat mu Akhirnya bakal pusing sendiri
Pj Lestariri: biar tau rasa si Leon.
total 1 replies
Muji Lestari
kasihan anak yg selalu jd korban padahal perselingkuhan terjd adl di kedua pihak jika suami tetep teguh pendirian tdk mungkin ada pelakor hdr di kehidupan pernikahan mereka
Pj Lestariri: luv Jasmine ❤️
total 1 replies
Euis Rosmalasari
ikut sedih thor, . . . Arini. . semoga Author ngasih kebahagiaan buat muuh.
Pj Lestariri: akan ada kebahagiaan untuk Arini kak.
total 1 replies
Imas
ko mudah luluh bru digituin jga
Pj Lestariri: terkadang memang ada manusia yang mudah luluh.
total 1 replies
Imas
hade arini mendingan hidup sendri da bakal jdi dosa
Pj Lestariri: nggak semudah itu buat Arini untuk ninggalin Leon. harap sabar ya kak.
total 1 replies
Imas
athor bikin cerai aja bkin leonnya mnyesal
Pj Lestariri: maaf ya Kak. ceritanya udah selesai, nggak bisa di ubah. 🙏
total 1 replies
Bu'D Paijem Paijem
suami ko kaya pelajaran sekolah aj ya ada jadwalnya,,,kalo aq ma ga sanggup bolo😀😀
Pj Lestariri: author juga nggak sanggup kak 🤣
total 1 replies
Bu'D Paijem Paijem
bikin Arini minta cerai Thor aq jijik ma leon
Pj Lestariri: novelnya udah selesai kak. jadi maaf nggak bisa diubah 🙏
total 1 replies
Bu'D Paijem Paijem
bukanya Arini pake jilbab ya ko buka antingnya ga nyebut buka hijab dulu
Pj Lestariri: iya kak. disingkap jilbabnya. kan di dalam mobil, jadi nggak papa. nggak ada yang liat.
total 1 replies
Bu'D Paijem Paijem
kena karma tu. becca
Bu'D Paijem Paijem
pekerjaan punya ngapain laki2 kayak gitu di pertahanan,,,
Bu'D Paijem Paijem
kalo aq di posisi Arini suwami macam Leon tak siyapin siyanida😡😡
Pj Lestariri: hajar kak.
total 1 replies
Ima
golok mana golok pengen gue tebas leher si leon😡😡😡⚔️⚔️
Pj Lestariri: pake parang aja kak.
total 1 replies
Rosmiati Rapik
cerein aj arini, lelaki seperti leon tdk prlu d pertahankan, kucing garong t si leon
Pj Lestariri: sabar ya Kak. hehe.
total 1 replies
Rosmiati Rapik
dasar leon kucing garong
Pj Lestariri: kelakuan si kucing garong 🎶
eh, author malah nyanyi.
total 2 replies
Misik Japar
bodoh sm baik beda tipis
Pj Lestariri: setipis kulit Ari.
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!