NovelToon NovelToon
Si Bodoh Desa Ternyata Tabib Dewa

Si Bodoh Desa Ternyata Tabib Dewa

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Perjodohan / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:80.2k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Bima selalu dianggap sebagai pemuda idiot desa yang hanya bisa tersenyum saat dihina dan dilempari batu oleh warga, padahal di balik kepolosannya ia adalah pewaris tunggal ilmu pengobatan tingkat dewa dari seorang pertapa sakti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Sinar mentari pagi mulai mengintip dari balik cakrawala, menembus kaca jendela besar ruang keluarga kediaman Herman. Sisa-sisa gerimis semalam masih meninggalkan embun yang menetes perlahan di dedaunan taman.

​Di dalam ruangan yang mewah itu, Clara duduk meringkuk di atas sofa besar sambil memeluk kedua lututnya. Gadis itu menolak untuk tidur walau sedetik pun. Kantung matanya sedikit menghitam, dan wajahnya pucat karena kecemasan yang menggerogoti hatinya sepanjang malam.

​Pak Herman yang duduk tak jauh darinya hanya bisa menghela napas panjang. Secangkir kopi di mejanya sudah dingin tak tersentuh.

​"Clara sayang, tidurlah sejenak. Jika Nak Bima pulang dan melihatmu sakit karena kurang tidur, dia pasti akan merasa bersalah," bujuk Pak Herman dengan nada lembut.

​Clara menggelengkan kepalanya pelan namun tegas. "Aku tidak akan menutup mataku sebelum melihat dia masuk dari pintu itu, Pa. Aku sudah berjanji untuk menunggunya."

​Tepat saat kalimat itu selesai diucapkan, terdengar suara derit halus dari arah pintu utama yang dibuka.

​Cklek.

​Sosok pemuda jangkung berpakaian serba hitam melangkah masuk dengan tenang. Pakaiannya sedikit lembap oleh air hujan, namun posturnya tetap tegap sempurna. Wajahnya yang biasa sedingin es kini memancarkan aura kelelahan yang samar, namun matanya tetap setajam elang.

​Itu Bima.

​Napas Clara seakan terhenti. Detik berikutnya, tanpa memedulikan statusnya sebagai putri miliarder, Clara melempar selimutnya dan berlari sekuat tenaga melintasi ruangan.

​"Bima!"

​Gadis itu menabrak dada bidang Bima, melingkarkan kedua lengannya erat-erat di leher pemuda itu. Pertahanannya hancur seketika. Air mata yang sejak semalam ia tahan akhirnya tumpah membasahi kemeja hitam Bima. Clara menangis tersedu-sedu, memeluknya seolah takut pemuda itu akan menghilang jika ia melonggarkan pelukannya sedikit saja.

​Bima sedikit tersentak oleh hantaman tubuh mungil itu, namun dengan cepat ia menyesuaikan keseimbangannya. Lengan kokohnya perlahan membalas pelukan Clara, menepuk punggung gadis itu dengan ritme yang menenangkan.

​"Saya sudah kembali, Clara. Sesuai janji," bisik Bima lembut. Ia mengangkat pergelangan tangan kirinya, memperlihatkan gelang benang merah berbatu giok yang masih melingkar sempurna di sana. "Tanpa luka gores sedikit pun."

​Clara mendongak, menatap wajah Bima dengan mata sembabnya, lalu tersenyum sangat lebar di sela-sela tangisnya. Ia kembali menenggelamkan wajahnya di dada Bima, menghirup aroma pemuda itu dalam-dalam, merasa menjadi wanita paling aman di seluruh dunia.

​Di sudut ruangan, Pak Herman berdiri dan mengusap sudut matanya yang ikut berair. Ia membiarkan putrinya melepaskan seluruh emosinya selama beberapa menit, sebelum akhirnya berdehem pelan.

​"Syukurlah kau kembali dengan selamat, Nak Bima," ucap Pak Herman, suaranya penuh dengan rasa hormat yang mendalam.

​Tiba-tiba, ponsel satelit di saku jas Pak Herman berdering keras. Pak Herman mengangkatnya dan mendengarkan dengan saksama. Raut wajahnya perlahan berubah dari lega menjadi sangat terkejut, lalu memucat, dan akhirnya memancarkan kekaguman yang luar biasa.

​"B-baik. Tutup areanya. Pastikan media tidak mencium berita ini. Biarkan polisi khusus yang mengurus sisanya," perintah Pak Herman sebelum menutup telepon.

​Ia menatap Bima dengan pandangan yang sulit diartikan.

​"Nak Bima... informanku di kepolisian baru saja melaporkan dari pelabuhan," ucap Pak Herman dengan suara bergetar. "Tiga puluh lima anggota elit Serigala Malam lumpuh total dengan titik saraf yang ditusuk jarum. Dan Bos Besar mereka... ditemukan dalam kondisi meridian hancur berkeping-keping. Dunia bawah tanah ibukota saat ini sedang gempar luar biasa. Mereka menyebut pelaku penyerangan ini sebagai Dewa Kematian Tanpa Bayangan."

​Bima melepaskan pelukannya dari Clara secara perlahan, lalu menatap Pak Herman dengan ekspresi datar.

​"Serigala Malam tidak akan pernah berani mendekati keluarga Herman lagi. Masalah ini sudah selesai secara permanen," jawab Bima tenang. "Namun, dunia bisnis ibukota pasti akan mencoba mencari tahu siapa yang berada di balik kejatuhan organisasi itu. Anda harus bersiap, Pak Herman."

​Pak Herman mengangguk mantap. Matanya memancarkan ketegasan seorang miliarder penguasa bisnis.

​"Kau benar. Kita tidak bisa terus-terusan bersembunyi atau bersikap defensif. Sudah saatnya keluarga Herman menunjukkan taringnya di depan publik," Pak Herman berjalan mendekati Bima dan menepuk bahu pemuda itu. "Minggu depan, aku akan menggelar pesta perayaan terbesar di ibukota. Secara resmi, pesta itu untuk merayakan kesembuhan total Clara. Namun tujuan utamanya... aku ingin memperkenalkanmu kepada dunia, Nak Bima."

​Clara menatap ayahnya dengan mata berbinar, lalu beralih menatap Bima dengan penuh harap.

​"Pesta perayaan?" Bima sedikit mengerutkan kening, ia tidak terlalu menyukai keramaian.

​"Tolonglah, Bima?" Clara menarik ujung lengan baju Bima dan memasang wajah memelas andalannya. "Anggap saja ini sebagai hadiah karena kau sudah berjanji pulang dengan selamat. Aku... aku ingin berdansa denganmu di pesta itu."

​Melihat tatapan memohon dari gadis yang baru saja menangis mengkhawatirkannya semalaman penuh, pertahanan Bima pun runtuh. Pemuda berhati dingin itu menghela napas tipis dan mengangguk pelan.

​"Baiklah. Jika itu yang Anda inginkan, saya akan hadir."

​Sorak gembira Clara langsung menggema di pagi itu, menandai akhir dari malam yang gelap dan awal dari babak baru yang jauh lebih megah.

1
Musa Lamovic
uhh lanjut💪
Musa Lamovic
ha ha ha modifikasi novel Tiongkok pindah ke Jakarta, bagus semoga tambah seru
DI Syahida
cc,zxxc xxaw3
Mama Gezkara
Bim...Dateng dong ke Medan.. Ntar kita minta pak Rico buatin acara berobat gratis....🤭🤭
kiyoe: heheh 🤣
total 1 replies
Mama Gezkara
waaahhh... luar biasa banget Bima
Mama Gezkara
hahaha... kau yang berbuat maka kau yg harus tanya jawab...
Mama Gezkara
good job thoorr
Mama Gezkara
waahh... sang pembunuh serigala malam yang bertato naga akhirnya musnaahh
Mama Gezkara
waahh keren lu Bim
Mama Gezkara
semangat thorrr
Mama Gezkara: sama2 kak Othor...
total 2 replies
Mama Gezkara
kak Othor... jangan banyak2 musuhnya Bima yaa...kasiaaann dia
kiyoe: hehehe
total 1 replies
Mama Gezkara
waahh.. bima hebat banget
Mama Gezkara
Thoorr... dapet ide dari mana sih tentang pengobatan tradisional gini... suka deehh
Mama Gezkara
Aku suka cerita seperti ini Thor.... semangat yaaaa
Mama Gezkara: sama2 Othor kerenn
total 2 replies
Ria Gazali Dapson
tabib ya sama dg dokter, emng dr bisa periksa tanpa buka baju , kn di liat x , pake testokop , begitu juga bima , masa orang kota g ngerti berobat tuh keq apa , udh d obatin masih j marah² tuh c clara, g da tx nya , lagian c bima mo ja, ngobatin clara dn kel nya , yg angkuh²
kiyoe: wkwk emg begitu sifat nya Clara kak apalagi kan baru kenal sama si bima 🤭
total 1 replies
Night Watcher
secara umum bagus, cuma sedikit membingungkan yaitu kemunculan sistem dan kemunculan tuan besar wirawan yg tak ada spil ceritanya sedikitpun tau2 jadi tawanan sekte.
mudah2an utk cerita selanjutnya bisa lebih teliti dan singkron antar bab satu dan bab lainnya.
semangat terus, koreksi terus, sukses menanti.
aamiin. 🤲💪🙏
kiyoe: terimakasih kak watcher udah mau membaca novel saya yang berjudul Si Bodoh Desa Ternyata Tabib Dewa dari awal sampai akhir maaf kalau ada kekurangan nya 🙏
total 1 replies
Night Watcher
kok tau2 tn besar wirawan ada disini?😇😇😇🤦
Night Watcher
di episode2 awal bima bisa mencari dgn konsentrasi/ memindai keberadaan sesuatu/ musuh.
kok sekarang lupa dgn keahlian itu?🤦
Night Watcher
kok tiba2 ujug2 ada sms sistem???
terkejutlah diriku ini...🤦
Night Watcher
kurang cocoknya bima sering ninggalin musuhnya yg masih mungkin bangkit & menyerang lagi.
kurang gregeddd🤦
kiyoe: heheh kan biar tambah banyak musuh nya kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!