NovelToon NovelToon
Nasib Gadis Peramal Miskin

Nasib Gadis Peramal Miskin

Status: tamat
Genre:Duda / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:15.4k
Nilai: 5
Nama Author: Hasna_Ramarta

Karena hutang pada mantan kekasihnya dan biaya kuliah yang nunggak, Fahira terpaksa mencari sampingan dengan menyamar sebagai peramal.


Akhirnya lapak jasa ramalnya didatangi pelanggan pertama, dia seorang duda ganteng yang kaya raya. Sudah lima tahun menduda. Ternyata duda itu merupakan tetangga sebelah rumah kos-kosan Fahira yang sudah lama Fahira taksir.

Fahira akhirnya merencanakan sesuatu. Dengan menyamar sebagai peramal, dia menjerat duda itu.

Apa yang dilakukan Fahira sebagai Peramal palsu pada sang duda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasna_Ramarta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 Surat Dari Faheera

  Surat itu mulai dibuka Gelora dengan sedikit kasar, dia merasa tidak penting dengan isi surat yang diduganya hanya kalimat basa-basi minta maaf dari Faheera.

Assalamualikum,

  Melalui surat ini, sebelumnya Heera ingin minta maaf pada Mas Lora. Sudi kiranya Mas Lora meluangkan waktu membaca surat dari Heera ini. Apa yang Heera tuangkan di dalam surat ini adalah sebuah kebenaran dan fakta sekaligus ungkapan hati Heera. Heera mohon setidaknya setelah surat ini dibaca, Mas Lora percaya apa yang Heera ungkapan.

  Mengenai rekaman vidio tadi siang yang berhasil direkam Mama Nora, jujur Heera memang menemui mantan Heera yang bernama Faris, dengan tujuan bayar hutang yang pernah ditagihnya saat percobaan perkosaan terhadap Heera gagal beberapa bulan lalu di kosan Heera.

  Sehari sebelumnya Heera memang menghubungi mantan Heera untuk memberitahunya bahwa Heera akan bayar hutang via transfer, berhubung nomer rekening bank miliknya bermasalah, lalu Mas Faris minta uang itu diberikan langsung. Dan pada akhirnya Heera menyetujui dan menentukan tempat yang kira-kiranya aman untuk Heera, yaitu taman alun-alun.

  Kenapa Heera bayar hutang itu? Karena Heera sudah berjanji dan akan membayarnya setelah uang itu terkumpul, dan tujuan utama bayar hutang, karena ingin lepas dari bayang-bayang mantan pacar.

  Heera mendapatkan uang itu dari hasil buka lapak ramal beberapa bulan lamanya bersama Moya, sayangnya Moya hanya bertahan beberapa hari menemani Heera buka lapak ramal.

  Dari hasil buka lapak ramal, ternyata sangat lumayan. Para pasien kebanyakan datang dari kalangan berada yang duitnya banyak saat masukin ke gentong. Padahal Heera sudah memberikan tarif di sana, tapi kebanyakan pasien memberi bayaran melebihi tarif, seperti halnya Mas Lora memberikan bayaran melebihi tarif yang Heera tentukan.

  Karena kedatangan para pasien itulah, akhirnya Heera bisa mengumpulkan uang. Semakin malam pasien semakin banyak saja. Mereka datang menanyakan jodohnya yang berhasil Heera jawab asal dan ngarang saja, asal menyenangkan hati pasien.

  Bersyukur dengan uang itu, akhirnya Heera bisa membayar hutang pada Mas Faris. Bukan uang kiriman dari Mas Lora yang ditransfer lewat rekening Heera. Kalau tidak percaya, silahkan cek saja ke ATM, bahkan Heera sertakan kartu ATM Heera di sini. Supaya Mas Lora bisa mengetahui bahwa uang dari Mas Lora masih utuh.

  Mengenai profesi peramal yang Heera geluti, sekali lagi tidak ada niat menipu Mas Lora. Sejak awal buka lapak ramal, hanya untuk mengumpulkan uang demi membayar hutang pada Mas Faris.

  Tapi nasib berubah ketika tiba-tiba Mas Lora datang ke lapak Heera. Heera yang memang sejak dulu menyukai Mas Lora, akhirnya merencanakan sesuatu untuk menjerat Mas Lora.

  Lewat kartu TARJOD yang Mas Lora ambil, Heera berusaha mengarahkan Mas Lora dengan menyebutkan ciri-ciri perempuan yang menjadi jodoh Mas Lora dari kartu TARJOD yang pura-pura Heera baca. Demi Tuhan, Heera tidak pernah bermaksud menipu Mas Lora, sebab rasa cinta Heera pada Mas Lora murni adanya dan sungguh-sungguh.

  Sekali lagi Heera minta maaf, jika semua yang Heera lakukan, tidak berkenan di hati Mas Lora. Di sini Heera sertakan cincin nikah kita, mulai detik ini Heera pasrah dengan hubungan pernikahan kita. Jika mau Mas Lora ceraikan juga, Heera ikhlas. Selamat tinggal Mas Lora, sekali lagi Heera minta maaf.

Wassalam,

Dari yang mencintaimu.

  Gelora mengakhiri membaca surat dari Faheera, hatinya seakan teriris setelahnya. Faheera ternyata benar-benar tulus mencintainya. Dan Faheera pergi tidak membawa harta apapun. Cincin bahkan kartu ATM nya justru dia tinggalkan. Dugaan ibunya dan adiknya sama sekali tidak benar.

  Gelora terpuruk sedih dengan kepergian Faheera. Ke mana dia kini harus mencari Faheera, petunjuk satu-satunya adalah menemui rumah Uwaknya di Bogor, yaitu Wak Hasan.

  Melihat Gelora uring-uringan, Bu Nora dan Wisna keheranan.

  "Ada apa dengan mukamu itu Lora, setelah kebusukan istri barumu terbongkar, kamu justru bersedih dan murung seperti itu?" heran Bu Nora menatap penasaran pada Gelora.

  "Kita semua telah salah sangka sama Faheera. Baca surat ini. Bahkan Faheera meninggalkan cincin pernikahan dan ATM nya yang rekeningnya telah aku isi kemarin. Bacalah supaya kalian puas dan jelas," sodor Gelora seraya matanya berkaca-kaca.

  Bu Nora dan Wisna meraih dua lembar surat itu berebut. Mereka berdua seakan tidak sabar ingin membaca duluan.

  Setelah beberapa menit membaca surat dari Faheera, Bu Nora dan Wisna saling lempar pandang, lalu terakhir menatap Gelora. Keduanya merasa bersalah, raut wajahnya penuh penyesalan.

  "Mama dan kamu, selama ini selalu paling vokal menyuarakan kebencian dan salah duga pada Faheera, tapi sekarang terbukti dia tidak bersalah. Kalian juga sudah berusaha pengaruhi aku." Gelora menghempas tubuhnya di ranjang dan memukul-mukul ranjang itu. Rasanya dia tidak rela bila harus kehilangan Faeera dengan cara seperti ini.

  "Heera maafkan aku, ternyata kamu adalah mutiara yang aku sia-siakan. Tolong kembali dan jangan pergi," ratapnya seraya menangis. Gelora benar-benar menangis. Kehilangan untuk kali ini benar-benar sedih dibandingkan kehilangan istri ketika ditinggal selingkuh.

  "Aku akan berusaha membawamu kembali pulang Heera, jangan pergi tinggalkan aku. Aku tidak mau kehilangan kamu," ratap Gelora lagi seraya beranjak dari kamarnya.

 Gelora mencoba menyebar orang-orang suruhannya untuk mencari Faheera di sekitar Bogor dan wilayah Jakarta. Gelora yakin Faheera masih berada di wilayah Jakarta ini.

  Malam itu juga Gelora menemui Wak Hasan di Bogor. Namun sayang, Faheera tidak ditemukan keberadaannya di sana, dia bahkan belum pernah ke sana sejak menikah.

  Gelora kembali ke Jakarta, besoknya dia menemui Moya sahabat Faheera yang selama ini sangat dekat dengan Faheera. Dengan ditemani Bu Nora dan Wisna.

  "Kemarin malam, Faheera datang ke sini, dia sengaja meminjam uang sebesar 500 ribu untuk ongkos. Aku pinjami uang itu, dan sengaja aku tahan untuk tidak pergi. Aku suruh dia nginap di rumahku semalam. Sayangnya dia memaksa untuk pergi malam itu juga." Moya menjelaskan.

  "Kira-kira ke mana Faheera akan pergi?" tanya Gelora tidak sabar.

  "Dia tidak bilang, dia bahkan tidak ingin bilang karena takut aku mengatakannya pada kalian. Yang aku takutkan Faheera kenapa-kenapa, sebab malam sebelum dia pergi, dia mengeluh muntah-muntah dan mual-mual. Kasihan Faheera, baru saja menikah sudah menderita."

  "Mual dan muntah-muntah?" kejut Bu Nora bersuara.

  "Iya. Dan aku takut sesuatu terjadi pada Faheera dengan kondisi seperti itu. Kenapa juga Mas Gelora sebagai suami terlalu percaya dengan dugaan-dugaan yang tidak jelas? Asal kalian tahu, Faheera itu perempuan baik yang tulus. Bahkan dia mencintai Mas Lora sangat dalam." Pengakuan Moya membuat Gelora semakin terpuruk dan tersudut, dia menyesal membiarkan dirinya terlalu berpikiran negatif terhadap Faheera.

1
Evy
Itu tandanya istri mu hamil Pak ..
Evy
Sedihnya...
Evy
Hanya salah paham saja...
Evy
Ternyata ada juga ya orang yang butuh di ramal...bukan hanya ramalan cuaca.Ramalan jodoh juga banyak peminatnya...
Nasir: Hehehehehh😄😄😄
total 1 replies
Suyatno Galih
Bki Pokal lagi km heera/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Suyatno Galih
pintar km lora, km iket heera dg anak dan waktu good
Suyatno Galih
faheera hamil ya
Nasir: Wahhh, mksh Kak udah mampir di karya lama sy. Love seIndonesia Raya buat Kakak.
total 1 replies
Suyatno Galih
sedih/Sob/, tinggal tnggu waktu km lora akan menyesal
Suyatno Galih
nah kan nah kan nah kan, jd perkoro,
Suyatno Galih
faheera cari perkoro rumit, knp nggak mt temani suami mlh lebih aman, jd msh nangis lagi
Suyatno Galih
bkan malah pesan di hp sj yg jd prasangka buruk faheera, km km nemui Faris wl cm byr utang tp km tdk ijin suami jg jd hal buruk oon/CoolGuy//CoolGuy/ce mslh dak mau ijin
Suyatno Galih
nyinyir ember rusak temen faheera ini, pake nanya praktek sgl
falea sezi
minggat iku gowo duwek. lah. tolol mikir harga diri heleh pret
Nyakti Usman
terharu
Nasir: Makasih Kak....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!