NovelToon NovelToon
The Dangerous Duke

The Dangerous Duke

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh / Harem / Lari Saat Hamil / Romansa / Tamat
Popularitas:401k
Nilai: 5
Nama Author: natural

Seorang Duchess yang terkenal kejam, kini berbaring koma karena sebuah kecelakaan, saat wanita itu kembali sadar dia seakan berbuah menjadi orang lain dengan ingatan nya hilang membuat semua terkejut dengan perubahannya
"Tuan Nyonya Duchess kehilangan ingatannya".
Perkataan seorang dokter terngiang di kepala Aldrich dia menatap pad Duchess yang menatap dirinya dengan sinis, wanita itu berubah 180 derajat dari sebelum nya
Wanita yang dulu akan bertekuk lutut di setiap perintah yang dia berikan kini terlihat acuh bahkan tidak memperdulikan dirinya walau dia sedang bermesraan dengan kekasihnya
"Ethan mengatakan kalau kita menikah kontrak, jika itu benar kenapa anda harus mengurusi kehidupan saya?". Perkataan Ariana membuat Aldrich tidak suka, wanita itu seharusnya memuja dan mencemburui dirinya dia menjadi tidak tenang!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon natural, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bahagia Yang Sederhana

Ariana menatap beberapa pakaian yang berjejer di hadapannya dia memilih pakaian itu satu persatu di bantu oleh Sandrina dan Bina

“Nyonya Duchess, kenapa anda hanya memilih baju dengan warna seperti itu?”. Sandrina bingung tapi semua pilihan Ariana sangatlah cantik dan cocok dengan kepribadian wanita itu sekarang

“Entahlah aku menyukainya saja”. Ariana memutar-mutar tubuhnya di depan cermin dengan pakaian yang dia pakai terlihat sangat anggun bagi siapapun yang melihatnya “Aku akan pakai baju ini besok, warna mencolok tidak bagus hanya untuk menyambut seorang pria dari kerajaan lain”

Ariana terlalu sibuk dengan dirinya hingga tidak menyadari seseorang yang menatapnya dengan kagum sejak tadi, pria itu juga terpukau dengan wanita cantik itu, Aldrich yang sebenarnya hanya lewat dari depan ruangan itu, hanya saja dia menangkap siluet dari tubuh Ariana  yang bergerak dengan anggun di depan cermin

Dan perkataan yang baru saja di katakana wanita itu membuatnya terpukau, dia sangat menjunjung harga diri sebagai Duchess tanpa merendahkan dirinya sebagai seorang Duchess

“Tuan Duke”. Sandrina menunduk hormat saat menyadari pria itu berada di sana, Ariana juga tersadar dia menjadi bad mood hanya karena mengingat perkataan pria itu tadi pagi

Sebisa mungkin wanita itu menghindar tatapan Aldrich seolah tidak melihat pria itu berada di sana

“Nyonya Duchess”. Panggil pria itu saat tidak mendapat perhatian dari istrinya “Sepertinya kau terlalu sibuk untuk mempercantik diri, apa kau ingin memikat hati pria yang akan datang itu?”.

Ck dia mulai lagi . Ariana memberi tatapan tajam pada Aldrich pria itu baru saja datang dan sudah membuat dirinya kesal

“Saya permisi tuan dan nyonya”. Sandrina menyingkir dari kedua orang itu dengan sopan saat merasakan dua orang itu akan berdebat

“Saya hanya memilih pakaian yang sopan sesusai dengan seorang lady yang sopan tuan Duke”. Ariana melirik semua pakaian di sana “Saya akan menggantinya jika anda tidak suka”

“Bagus, aku tidak suka dengan semua warna pakaian ini”. Aldrich berjalan menuju lemari besar itu lalu mengambil beberapa pakaian yang berwarna mencolok “Pilihlah salah satu pakaian ini”

Wanita itu menatap tidak suka karena semua yang disarankan pria itu tidak sesuai dengan selera nya, wajah kesal nya menunjukan semua itu

“Kau tidak berterima kasih?”. Aldrich menatap wajah wanita itu geli

“Saya akan memakai salah satu dari mereka, Terima Kasih tuan Duke”. Ariana menunduk lalu menghindar dari tempat itu “saya pergi dulu karena saya sudah selesai”

Ariana keluar begitu saja tanpa memperdulikan Aldrich yang belum menjawab dirinya, wanita itu berjalan dengan kesal tanpa tahu arah ke mana dia akan pergi

Dan wanita itu sampai di sebuah sebuah ruangan kaca yang penuh dengan tanaman dia mengenal tempat itu walau dia tidak tahu apa yang pernah dia lakukan di sana, cahaya rembulan menembus kaca-kaca itu

Warna dari semua tanaman itu bersinar dan Nampak sangat indah, dia menyukai semua yang ada di sana  tempat itu juga terawat dan bersih

Ariana memutuskan untuk duduk di sebuah kursi yang nyaman dan menyadarkan dirinya di sana menghilangkan rasa kesal karena kelakukan Aldrich yang menurutnya keterlaluan. Aku sudah menghabiskan waktu ku seharian untuk persiapan besok, tapi dia malah mencaci ku menyebalkan!

Tak! Tak …

Suara langkah kaki seseorang membuat Ariana tersadar dari lamunannya dia menatap Lorong yang baru dia lewati tadi Ada sebuah cahaya lilin yang mendekat padanya

Siapa itu?. Ariana terdiam sampai seorang juga terkejut melihat dirinya berada di sana

“Nyonya Duchess… apa yang anda lakukan malam-malam begini”. Rafael menatap wanita itu penasaran, jalan menuju taman itu cukup gelap dan Ariana tidak membawa apapun apa dia tidak takut

Ariana memperhatikan pria itu seksama pandangannya tertuju pada benda yang dipegang pria itu, cahaya bulan yang mengenai nya membuat benda itu terlihat dengan jelas dan itu menarik perhatiannya

“Itu milik mu?”.

“Ah ini, ya saya ingin menitip nya di taman ini karena saya tidak punya lahan”. Tadinya saya ingin memberi nya pada anda secara langsung tapi saya yakin jika tuan Duke tidak suka jadi saya menitipnya di sini saja

“Aku menyukainya Rafael, bisakah aku memilikinya?”.

Rafael tersenyum dia memang ingin memberinya, pria itu mengulurkan dengan senang hati

“Terimakasih Rafael! Aku sangat menyukainya”. Ariana tersenyum dengan riang dia memutar-mutar tanaman yang berada dalam pot kecil itu  “Aku tidak pernah melihat tanaman seperti ini di sekitar kastil”

“Aku membawanya dari luar Daria Nyonya, syukurlah jika anda suka”. Kata Ethan wanita ini menangis tadi pagi, tuan Duke pasti melukai perasaannya lagi . Rafael menyukai senyum Ariana dia hanya ingin melihat itu dari wanita cantik yang hanya menginginkan benda sederhana

Bahkan sebelum wanita itu kehilangan ingatannya dengan wajah kejam nya pun Ariana akan tersenyum jika di beri hadiah kecil dalam bentuk apapun dia selalu menghargainya

“Apa yang kalian lakukan di sini?”. Suara Aldrich mengalihkan perhatian kedua insan itu, pria itu memberi tatapan tajam pada Rafael lalu beralih pada Ariana wanita itu tersenyum pada Rafael tapi langsung mengubah ekspresinya ketika menatap Aldrich pria itu menjadi tersinggung

Dia mendekat pada Ariana lalu mengambil tanaman itu dari tangan Ariana, pria itu menjatuhkan benda itu begitu saja dan itu berhasil menghancurkan hati wanita itu

Ariana menatap pria itu sebelum Aldrich memulai perkataan pedasnya, dia menunjukkan jika dia sangat keberatan dengan sifat Aldrich yang selalu sesuka hati

“Haruskah anda merusak sesuatu yang saya suka? Saya tidak tahu kesalahan apa di masa lalu yang membuat anda teramat membenci saya”. Ariana meredam kebenciannya dia ingin menangis tapi dia tidak ingin hal seperti tadi pagi terulang “Berhentilah melakukan sesuatu yang membuat anda susah, kebahagiaan saya juga tidak akan mengusik kebahagiaan anda”

Ariana pergi menghindari pria itu untuk kesekian kalinya, walau dia marah sorot matanya tetap menunjukan kesedihan pada Aldrich

Pria itu terdiam saat melihat kemarahan wanita itu, bukan itu eksresi yang dia ingin kan tidak bisakah wanita itu meminta sesuatu padanya atau bergantung sedikit saja pada dirinya

“Tuan Duke saya tidak tahu apa yang ada di benak anda, tapi nyonya Duchess hanya menginginkan hal kecil dan anda tahu seberapa sederhana wanita itu”. Rafael memberi nasehat pada pria itu “Apa yang anda lakukan membuat wanita itu sangat bersedih, walau anda tidak menyukainya setidaknya anda tidak meninggalkan kesan buruk saat kalian berpisah nanti”

Aldrich terdiam perkataan Rafael barusan membuat berpikir sesaat dia memang akan berpisah dengan Ariana, tapi dia tidak suka mendengarnya

“Saya permisi dulu”. Rafael meninggalkan lilin yang tadi dia pakai untuk di gunakan oleh Aldrich

Setidaknya jangan meninggalkan kesan buruk pada wanita itu saat kalian berpisah . Perkataan itu terulang dalam benak Aldrich, dia tidak ingin waktu itu terjadi dengan cepat

Perubahan Ariana membuat pria itu penasaran dengan wanita itu apa yang terjadi pada Ariana sebelum dia lupa ingatan dan senyum yang selalu terpancar dari wanita itu sebelum dia kehilangan ingatannya Senyum itu hanya ada untuk dirinya

1
M Permana
harus nya prajurit bukan tentara 🙏
Yennie Susantie
termasuk bukan termaksud
Nelpika Ajja
anjayy dari awal nyampe akhir si Ariana ngak ada seneng 2 nya ,menderita truss ,🤣🤣🤣
Nelpika Ajja
anjirrrrr bangett anjingggg
Andrea
/Rose//Rose/
Marlialeeya
👍
Elly Elly
Luar biasa
Ni Ketut Patmiari
hati2 ada carissa
Ni Ketut Patmiari
sbenernya al tu cinta ga sih...
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Zantie سوزان
bagus ceritanya
Andriyati
cih,, lemah banget kamu ariana,,
Andriyati
plis ya thor jangan buat ariana seperti orang bodoh,, manuttt aja,, kasih dia kekuatan dan keberanian buat ngelawan,, lama" muak jg melihat nya
Niafitriani Nia
Luar biasa
Niafitriani Nia
Lumayan
lily
semngt jadi ayah
lily
pepet terooossssss jngan sampe kendor
lily
semngat cari jodoh Rafael hHa
lily
semangat Rafael
lily
kenapa terselip nama laura
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!