Kalila gadis yang berasal dari negara indonesia , dia mengalami kecelakaan pesawat saat akan menuju ke Negara I untuk melanjutkan kuliah s2 nya , namun jiwanya bukan pergi ke alam baka , melainkan masuk ke raga seorang gadis cantik yang bernama NEVA QUEEN MARTINEZ .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
" Dasar wanita gila "
Jassy yang tersungkur di atas lantai loby perusahaan mendongakkan kepalanya , dan dia langsung terkejut melihat pria yang berdiri di depannya dengan mentapnya begitu tajam .
'' De,,, Demian '' .
Jassy tidak pernah menduga jika Demian berada di kantor Hugo , apa mereka berdua kenal , atu sedang kerja sama pikirnya .
'' Apa yang kau lakukan di sini ?'' . Tanya Demian dingin .
'' A,,, aku , aku '' .
'' Aku apa ha ,,,,!! '' . Sentak Demian membuat seluruh karyawan yang berada di loby perusahaan terkejut .
'' Ikut aku '' .
Demian menarik tangan Jassy dengan kasar , dan membawanya keluar dari perusahaan Hugo , membuat semua karyawan bernafas lega , begitu juga dengan petugas resepsionis yang tadi sempat di sandra oleh Jassy , dia sampai lemas karna terlalu takut .
'' Demian lepas , sakit '' . Seru Jassy yang merasakan nyeri di pergelangan tangannya , karna Demian mencekalnya sangat kuat .
'' Diam,,,!!'' . Sentak Demian .
Lalu dia membuka pintu mobil bagian penumpang , dan mendorong Jassy masuk ke dalam mobilnya dengan kasar .
Brukkk
'' Akhhh,, '' . Pekik Jassy saat punggungnya membentur pintu mobil bangian samping .
Demian langsung menutup kembali pintu mobilnya , dan dia segera masuk di kursi kemudi , lalu menyalakan mesin mobilnya dan pergi dari perusahaan Hugo .
Di dalam ruangannya Hugo melihat kejadian itu melalui layar cctv yang berada di ruangannya , dia menggelengkan kepalanya melihat sikap kasar Demian pada Jassy .
Lima belas menit kemudian mobil yan di kemudikan oleh Demian , sudah tiba di parkiran apartemen , lalu Demian kembali menarik Jassy dan membawanya masuk ke dalam lift untuk menuju lantai tujuh , dimana apartemennya berada .
'' Ayo cepat ,,! '' .Ujar Demina yang masih mencekal pergelangan tangan Jassy , dan membawanya masuk ke dalam apartemennya .
'' Kamu mau apa Demian ?'' . Tanya Jassy , ketika melihat Demian membawanya ke sebuah kamar yang selama ini belum pernah ia masuki , karna di larang keras oleh Demian .
Ceklek..
'' Masukkk ,,, '' .
Brukkk
Demian mendorong tubuh Jassy dengan sangat kuat , membuatnya langsung jatuh tersungkur di atas lantai kamar yang sangat gelap itu.
Klikkk
Dan saat lampu kamar itu manyala , Jassy langsung di buat membola melihat isi di dalam kamar tersebut , yang mana membuatnya gemetar ketakutan .
Sedangkan Demian perlahan mendekati Jassy , yang mana semakin membuat Jassy ketakutan dan reflek memundurkan tubuhnya.
'' Kenapa dengan wajahmu ?, kamu takut hem,,, '' . Ujar Demian mengapit dagu Jassy kuat, yang mana membuat Jassy meringis .
'' Kamu ingat apa yang aku katakan tadi pagi hem,, kalau kamu ketahuan berbohong , aku akan mengikatmu di atas ranjang '' . Ujar Demian dengan tersenyum , namun bagi Jassy senyum Demian sangatlah mengerikan .
'' Tidak,, aku mohon jangan ikat aku , aku mengaku salah , karna sudah membohongimu '' . Tukas Jassy memohon dengan wajah panik serta ketakutan .
'' Cih, menyesal sudah tidak ada gunanya '' . Sahut Demian , lalu menarik tangan Jassy dengan sangat kuat , dan membawanya ke dinding.
'' Apa yang kamu lakukan Demian ?, lepas,,, !! '' . Teriak Jassy , saat Demian mengikat kedua tangannya dan menariknya ke atas , dan kini posisi Jassy berdiri dengan tangan di gantung .
'' Lepas Demian !! '' . Sentak Jassy yang berusaha melepaskan ikatan talinya , namun sayangnya sia sia , karna Demian mengikatnya dengan sangat kuat.
Sedangkan Demina hanya menatap Jassy dengan senyum penuh nafsunya , yang mana membuat Jassy merasa ketakutan .
'' Heheh,, sepertinya bercinta dengan gaya seperti ini lumayan juga '' . Ujar Demian terkekeh .
'' Jangan aneh aneh kamu Demian , aku tidak mau '' . Tolak Jassy mentah mentah .
'' Ck, kamu tidak boleh menolak '' . Decak Demian .
Srekkkkk
'' Akhhkkkk '' . Pekik Jassy saat dress yang di pakianya di robek begitu saja oleh Demian .
Dan Demian benar benar melakukan adegan panas itu dengan posisi berdiri , membuat Jassy memekik , karna Demian memasukkan milikinya begitu saja ke dalam milik Jassy .
'' Akkkkhhhh ,, Sakit , Demian hentikan '' . Teriak Jassy yang merasakan perih di bagian intinya , karan Demian menggerakkannya dengan sangat kasar .
'' Heh,, bukankah kamu sendiri yang dulu menggodaku dengan tubuhmu , jadi sekarang jangan pernah menyesal , karna aku tidak akan pernah melepaskanmu '' . Ujar Demian dengan seringinya .
Demian baru berhenti saat hari menjelang sore , dia keluar dari dalam kamar itu meninggalkan Jassy yang masih terikat , lalu dia masuk ke dalam kamarnya sendiri dan mandi , karna sore ini dia harus pergi ke bandara untuk menjemput saudara sepupunya yang baru kembali dari luar negri.
Di dalam kamar itu Jassy yang masih terikat , dia perlahan membuka kedua matanya ,karna dia tadi sempat di buat pingsan oleh Demian .
'' Hiksss,,, apa aku memang harus berakhir seperti ini , kenapa Kak Hugo sama sekali tidak mau menemuiku '' . Gumam Jassy terisak .
Sore harinya di kampus elite semua mahasiswi pada heboh , ketika melihat mobil mewah yang terparkir di parkiran kampus , mereka sudah hafal dengan pemilik mobil itu , yang tak lain adalah Hugo , karna biasanya mobil itu hanya menunggu di depan gerbang saja .
Hugo langsung keluar dari dalam mobilnya saat melihat ke datangan istrinya , yang mana membuat para fans Hugo berteriak histeris , padahal mereka sudah tahu jika kedatangan Hugo untuk menjemput istrinya , namun mereka tidak bisa jika tidak berteriak jika melihat Hugo , yang semakin lama semakin tampan .
" Sayang , sudah selesai kuliahnya ?'' . Tanya Hugo ketika istrinya sudah berdiri di depannya .
'' Iya '' . Jawab Neva .
'' Tuben , menungguku di sini ?, biasanya di depan gerbang '' . Tanya Neva .
'' Biar kamu tidak kejauhan '' . Jawab Hugo dan Neva hany mengangguk anggukkan kepalanya , sembari tersenyum samar .
'' Ayo masuk '' . Hugo membukakn pintu mobilnya untuk Neva .
'' Terimakasih '' . Ucap Neva lalu masuk ke dalam mobil .
Dan perlakuan Hugo pada Neva semakin membuat para fans Hugo kembali berteriak , karna menurut mereka Hugo sangat romantis pada Neva .
Hugo tak langsung membawa Neva pulang ke mansion Martinez , dia mengajak Neva untuk makan lebih dulu di restoran .
'' Kamu pasti sudah lapar kan '' . Ujar Hugo menarik kursi untuk Neva duduki , kini mereka berada di ruangan VIP , yang sudah di riserfasi oleh Hugo sejak siang tadi .
'' Lumayan '' . sahut Neva karna kebetulan dia tadi pagi hanya sarapan dengan roti saja , dan ketika sampai di kampus dia juga hanya makan roti dan air mineral untuk mengganjal perutnya yang sedikit mulai terasa lapar , karna jam kelasnya sedikit padat , membuatnya harus serba cepat .
Tak berselang lama para pelayan restoran membawakan beraneka macam makanan , dari daging ayam , steak , sayuran dan juga ada seafood , yang mana membuat perut Neva berdemo ria minta untuk segera di isi .
'' Silahkan di nikmati sayang '' . Ucap Hugo , dan Neva menganggukkan kepalanya , lalu dia langsung mencicipi satu persatu makanan yang semuanya adalah kesuakaanya.
Di bandara seorang wanita mengembangkan senyumnya , saat baru keluar dari dalam pesawat .
'' I m coming '' .
Lalu wanita itu menyeret kopernya , dan berjalan menuju ke loby bandara , untuk menunggu orang yang berjanji untuk menjemputanya .