Rumput liar itulah julukanku
Cacian, hinaan dan makian menjadi makanan sehari–hari Raisa
Memiliki otak yang cerdas dan wajah cantik justru membuatku menjadi sasaran bullying bagi semua orang hanya karena kondisi keluarganya yang miskin
Setelah kembali dari kematian tragisnya Raisapun bertekad untuk membalas dendam kepada semua orang yang telah menyakitinya dimasa lalu, terutama mencari dalang dibalik kematianku yang mengenaskan
Mata dibalas dengan mata, siapapun yang menyakiti dirinya dan keluarganya akan Raisa balas berkali - kali lipat
Dengan bantuan kekuatan kalung liontin biru yang dia temukan sebelum kematian menjemputnya dan kini telah menyatu dalam tubuhnya, Raisa pun mulai membalaskan dendamnya satu persatu
Dalam perjalanannya membalas dendam,Raisa banyak menemukan fakta yang mengejutkan salah satunya adalah fakta jika dia dan sang kakak adalah pewaris asli keluarga Wu yang sedari awal berusaha untuk disingkirkan.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERINGAATAN
Andreas terbangun karena mendengar nyaring suara dering ponselnya sambil menggerutu karena dia baru saja berhasil memejamkan matanya menjelang dini hari setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan kantor yang dibawanya kerumah.
“Siapa sih pa pagi–pagi begini menganggu”, gerutu Debora istrinya tak senang.
Tak ingin menganggu tidur istrinya Andreas pun segera bangkit mengambil ponselnya begitu benda pipih itu kembali mengeluarkan suaranya.
Andreas yang ingin marah segera mengurungkan niatnya begitu melihat nama sekretarisnya muncul dilayar.
“Tumben Leo pagi–pagi buta menelpon ?”
“Apa ada hal penting ?", batin Andreas curiga.
Merasa ada hal yang tak beres, Andreas pun segera memencet tombol hijau karena merasa jika ada sesuatu hal penting yang terjadi hingga sekretarisnya itu berani menganggu waktu istirahatnya pagi buta seperti ini.
Wajah Andreas menegang ketika sekretarisnya mengatakan jika ada seseorang yang berhasil membobol data perusahaannya dan hingga kini kondisinya masih belum bisa dipulihkan oleh pihak IT perusahaan.
Andreas segera mengambil jaketnya dan langsung turun untuk segera meluncur keperusahaan sebelum semua data hilang.
Pada saat turun Andreas berpapasan dengan papa mertuanya yang terlihat panik dan berjalan mondar–mandir diruang tamu.
“Papa kenapa sudah bangun dan terlihat panik seperti itu ?”, tanya Andreas dengan wajah penuh kekhawatiran.
“Ada yang membobol data perusahaan papa dan sekarang papa sedang menunggu Andi untuk pergi keprusahaan”, ucap Fransisco papa mertua Andreas panik.
“Apa !!!”
“Bagaimana bisa berbarengan seperti itu !!!”, teriak Andreas lantang.
“Apa maksudmu Andreas ?”
“Apanya yang bersamaan ?”, tanya Fransisco dengan wajah binggung.
“Perusahaanku juga ada yang membobol pa, makanya sekarang aku akan pergi keperusahaan untuk melihat kondisi yang ada sebelum semua data menghilang", ucap Andreas menjelaskan.
“ Bagaimana bisa ?”
“Apa mungkin mereka orang yang sama ?”, tanya Fransisco penuh kecurigaan.
“Entahlah pa, aku sendiri juga binggung bagaimana bisa keamanan superketat yang sudah kuterapkan bisa kecolongan seperti ini"
"Sekarang tim IT kantorku sedang berusaha untuk menelusuri siapa yang bisa membobol sitem canggih yang kuterapkan seta berusaha untuk memulihkan semua data yang sempat hilang”, Andreas pun berusaha menjelaskan semuanya kepada papa mertuanya dengan wajah cemas.
“Brengsek !!!”
“Siapa yang berani menganggu kita ?”
“Jika sampai ketemu tak akan aku beri ampun”, ucap Fransisco penuh emosi.
Keduanya pun berpisah diteras depan rumah karena Andi, asisten pribadi papa mertuanya telah datang menjemput.
Kini keduanya segera bergegas pergi ke perusahaan masing–masing untuk memulihkan kondisi yang ada.
Begitu sampai diperusahaan, Andreas langsung masuk keruang IT untuk melihat progress yang ada disana.
“Bagaimana keadaan perusahaan sekarang ?”, tanyanya tajam.
“Beberapa data perusahaan hilang dan sekarang tim IT sedang mencoba memulihkannya”
“Hacker mengirim virus yang langsung bisa merusak system secara keseluruhan sehingga membuat tim IT kuwalahan menghadapinya”, ucap Leo menjelaskan.
“Bagaimana bisa sistem keamanan kita diretas ?”
“Bukankah keamanan perusahaan sudah ditingkatkan belum lama ini”, ucap Andreas dengan nada tinggi.
“Keamanan data perusahaan sudah ditingkatkan tuan, tapi sepertinya hacker yang meretas data perusahaan kita adalah seorang ahli dan kita juga masih berusaha untuk menyelidikinya”, jawab Leo panik.
Sementara itu seorang gadis yang telah membuat kekacauan pagi buta ini masih bergelung selimut dan tertidur dengan nyenyak seolah tak ada hal besar yang baru saja dia perbuat.
Sebenarnya Raisa tak ingin memperpanjang urusan dengan Laura, tapi karena gadis itu membayar pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawanya dan menghancurkan tempat usaha ibunya yang baru membuat diapun mulai melakukan perhitungan.
Setelah para pembunuh bayaran yang disuruh Laura berhasil Raisa singkirkan, diapun segera membereskan semua kekacauan yang terjadi sebelum ibunya menyadarinya esok hari.
Akibat perbuatan Laura tersebut Raisa terpaksa bergadang semalamam bersama Draco yang kebetulan berada dilokasi kejadian ketika Raisa diserang dan membantunya untuk menyelesaikan semuanya.
Setelah pulang, Raisa yang merasa geram atas perbuatan Laura pun segera mengambil laptopnya dan berusaha memberikan salam perkenalan kepada perusahaan papa serta kakek yang selama ini Laura banggakan sebelum menghancurkannya.
Boommm
Hanya dalam hitungan detik saja virus yang telah Raisa luncurkan langsung mengambil semua data perusahaan dan membuat para pekerja menjadi sibuk untuk membenahinya.
Bukan hanya perusahaan Andreas saja yang sedang sibuk dan panik, perusahaan yang dipimpin oleh Fransisco mertuanya juga mengalami hal yang sama.
Semua orang dini hari ini bekerja sangat keras mencoba untuk mengembalikan data perusahaan yang hilang hingga tak terasa hampir seharian mereka berada diruang kontrol untuk menanganinya tapi masih belum juga membuahkan hasil.
Bahkan team IT seharian ini tak makan hanya minum disela–sela jemari mereka menari diatas keyboard untuk memulihkan kondisi yang ada.
Semua orang terlihat lelah, kelaparan dan hampir putus asa hingga tiba–tiba ketika jam menunjukkan angka tiga dini hari di keesokan harinya semua orang menghentikan aktivitasnya dengan wajah lega.
Para eksekutor segera dibantu untuk merebahkan diri mengistirahatkan badan dan pikirannya sebelum mereka semua menyantap makanan yang telah disediakan.
“Pastikan kali ini system keamanan ditingkatkan berkali-kali lipat karena aku tak ingin kecolongan seperti ini lagi”, perintah Fransisco tegas.
“ Menurut hacker yang membantu kita tampaknya orang ini hanya ingin memberi peringatan kepada kita sehingga data yang ada masih bisa dipulihkan meski membutuhkan waktu yang lama”
“Jika tidak, bisa dipastikan semua data yang hilang tak akan bisa kembali lagi”, ucap Andi sang assisten dengan wajah cemas.
Fransisco tertegun sejenak dan memikirkan siapa orang kuat yang telah dia singgung sehingga data perusahaannya bisa diretas.
Cukup lama Fransisco berpikir tapi dia sama sekali tak menemukan jawaban apapun karena orang yang dia singgung saat ini belum dia temui hanya saja cucunya sudah membuat ulah dengannya hingga terpaksa Raisa memberi mereka sedikit salam perkenalan.
“Cukup segini dulu karena belum waktunya mereka hancur. Aku masih ingin bermain–main dulu dengan mereka”, guman Raisa sambil menunjukkan smirk devilnya.
Meski semua data sudah pulih namun tak semuanya bisa kembali seperti semula terutama data perusahaan yang bersifat penting dan pribadi.
Hal tersebut tentunya membuat saham diperusahaan Andreas maupun Fransisco mengalami penurunan yang signifikan hingga membuat kedua lelaki beda usia ini hanya bisa menghela nafas berat menghadapi masalah ini.
Sementara itu Laura yang tak tahu menahu mengenai perbuatan Raisa terhadap perusahaan papa dan kakeknya merasa sangat geram waktu melihat Raisa datang kesekolahan tanpa ada luka sedikitpun ditubuhnya.
Amarah Laura semakin memuncak ketika dia mendapat kabar bahwa semua orang suruhannya telah mati mengenaskan di lokasi yang sebenarnya akan dijadikan tempat penyiksaan bagi Raisa.
“Brengsek !!!”
“Aku tak menyangka jika gadis sialan itu memiliki banyak nyawa”
“Kali ini aku akan benar–benar membuat dia menghilang untuk selamanya”, batin Laura penuh dendam.
raisa msh 14 thn.. pentilnya aja bru numbuh ya ampunn
klo othor dr aqal jodohin sama alex knp di bkn umurnya sangat tuir.. 34 gilakk.. 25 aja pdhal.