NovelToon NovelToon
DI BALIK TOPENG KEBENARAN

DI BALIK TOPENG KEBENARAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Yeni Sri Wahyuni

Alina Mahendra, pengacara berhijab sukses dan berprinsip, akhirnya siap mengikat janji suci dengan Farhan Adhitama—pemuda cerdas, gagah, ahli karate, dan pemilik hati yang ia tunggu bertahun‑tahun lamanya. Namun di tengah persiapan bahagia itu, musuh lama kembali muncul dengan wajah baru. Raka Haris kini bersembunyi di balik nama dan topeng pengusaha terhormat, menjalankan bisnis jauh lebih jahat dari ayahnya dulu, dengan satu tujuan tunggal. Menghancurkan Alina sehancur‑hancurnya tepat sebelum pernikahannya berlangsung.

Kebenaran tampak begitu jelas di mata hukum, namun siapa sangka di baliknya tersimpan kebohongan yang dirancang sedemikian rupa. Akankah cinta dan keteguhan mereka cukup menyingkap DI BALIK TOPENG KEBENARAN itu sebelum semuanya terlambat?

Bantu dukung karya ini dengan subscribe, like, komentar dan beri hadiah dan bintang jika suka ya... Terimakasih banyak 🙏😇

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yeni Sri Wahyuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29 PENGAKUAN BERUJUNG PENYESALAN

...BAB 29...

...PENGAKUAN BERUJUNG PENYESALAN...

Keesokan harinya, suasana berubah total menjadi sunyi, dingin, dan berbau besi tua di ruang kunjungan lembaga pemasyarakatan. Alina datang seorang diri, diam‑diam tanpa memberitahu siapa pun, bahkan Farhan sekalipun. Dia duduk tenang di seberang jeruji besi tebal, menunggu. Tak lama kemudian Raka dibawa masuk, dengan memakai baju tahanan, rambut dipotong pendek rapi, wajah pucat kuyu, sama sekali tak ada lagi sisa pesona Arka yang sopan dan mempesona dulu. Saat melihat Alina sendirian di sana, langkah kakinya langsung terpaku kaku. Dia sama sekali tak berharap gadis itu masih mau melihat wajahnya.

Mereka berdua duduk berhadapan, dipisahkan besi dingin. Hening panjang menyelimuti sampai hampir bisa terdengar detak jantung masing‑masing.

“Kenapa… kau datang?” tanya Raka pelan sekali, suaranya parau pecah hampir tak terdengar, matanya tak berani menatap lurus. “Setelah semua yang aku lakukan padamu… menghancurkan namamu, menghancurkan hari bahagiamu, nyaris membunuh ayahmu… aku kira kau akan membenci aku selamanya dan takkan pernah mau melihatku lagi.”

Alina menarik napas panjang lalu menghela pelan. Suaranya dingin, tenang, tanpa amarah meluap‑luap.

“Aku datang cuma mau dengar semuanya langsung dari mulutmu. Tanpa akting, tanpa topeng, tanpa orang banyak. Apa sebenarnya alasan di balik semua ini.”

Kalimat itulah yang akhirnya meruntuhkan sisa‑sisa pertahanan hatinya sama sekali. Perlahan Raka mengangkat wajah, dan untuk pertama kalinya benar‑benar jujur seumur hidupnya. Air mata mulai menggenang lalu jatuh membasahi pipinya tanpa bisa ditahan lagi.

“Awalnya… semua memang murni pesan terakhir Ayahku. Saat Ayahku sekarat di sel penjara. Dia berpesan: Keluarga Aditya adalah musuh kita, mereka yang hancurkan hidup dan matikan aku, kau harus balas sampai habis. Sejak umur 19 tahun itulah satu‑satunya tujuanku, dendam yang ku pelihara bertahun‑tahun lamanya. Aku ubah diriku jadi Arka, aku masuk ke tengah keluargamu dan dapatkan kepercayaan kalian semua, hanya untuk menghancurkan pelan‑pelan dari dalam.”

Dia berhenti sebentar menelan ludah keras‑keras, suaranya makin bergetar penuh penyesalan yang menyayat hati.

“Aku yang atur semuanya biar panggilan sidang itu keluar tepat di hari kau akan menikah dengan pria itu. Aku sengaja merusak hari itu sepenuhnya. Dua alasannya… yang pertama karena memang dendam warisan Ayahku. Aku ingin kalian rasakan sendiri bagaimana rasanya kebahagiaan terbesar dalam hidup dihancurkan orang lain secara tiba‑tiba. Aku ingin Ayahmu merasakan apa yang dulu Ayahku rasakan. Tapi… ada alasan kedua yang selama ini aku sembunyikan rapat‑rapat bahkan dari diriku sendiri.”

Raka mencondongkan badannya sedikit ke depan, matanya kini menatap lekat‑lekat tepat ke manik mata Alina, penuh kepahitan sekaligus ketulusan yang baru hari ini berani dia ungkapkan.

“Lima tahun aku hidup di dekatmu, lima tahun aku mengamati setiap gerak‑gerik mu, setiap senyummu, setiap air mata, setiap kebaikan hatimu yang tak pernah pilih‑pilih orang Alina. Perlahan tapi pasti… dendam membara yang kubawa bertahun‑tahun itu perlahan padam, mati total di dadaku, hilang tak bersisa. Yang menggantikannya malah sesuatu yang sama sekali tidak aku rencanakan, sesuatu yang aku benci tapi tak kuasa lawan, aku jatuh cinta. Aku jatuh cinta mati padamu, Alina. Sungguh‑sungguh, sedalam‑dalamnya. Cinta yang aku pendam sendirian, yang tak pernah aku berani ucapkan pada siapa pun, karena aku sadar aku ini cuma musuh yang menyamar.”

Isak tangisnya makin pecah. Alina menatap Raka dengan matanya yang sudah berkaca-kaca merah. Mendengar setiap pengakuan Raka langsung. Sedikit demi sedikit, akhirnya terungkap semua beban Raka yang sudah lama terkumpul di dalam hatinya

“Makanya aku hancurkan hari pernikahan kalian. Bukan cuma karena dendam Ayah. Tapi karena aku cemburu buta, aku egois. Ya, aku gila. Aku tak sanggup membayangkan kau menjadi milik lelaki itu selamanya, berjalan bahagia bersamanya sampai tua, sementara aku cuma bisa jadi orang asing di pinggir jalan. Aku berpikir kalau hari itu batal, kalau namamu jatuh, kalau duniamu runtuh… mungkin ada celah kecil buatku ada di dekatmu. Aku salah besar. Aku sadar sekarang, cara aku mencintaimu justru yang paling menyakiti dan merusak mu.”

Dia menghela napas panjang berat sekali, bahunya terkulai lemas total.

“Aku menyesal, Lin. Sungguh aku menyesal sedalam‑dalamnya. Aku menyesal mendengarkan dendam orang mati, aku menyesal mempermainkan hidupmu bertahun‑tahun, aku menyesal menghancurkan hari yang paling kau tunggu, aku menyesal baru berani bicara jujur begini saat aku sudah terkurung di balik jeruji besi dan semuanya sudah terlalu terlambat untuk diubah kembali.” Raka menangkupkan kedua tangan di wajahnya. Gemetar.

Alina diam terpaku lama mendengar semuanya. Kenangan masa remaja saat dia sempat terbuai perhatian manisnya lewat di benak sekilas, tapi lalu hilang ditelan kenyataan pahit. Perlahan dia bangkit berdiri, matanya menatap lurus tanpa keraguan sedikit pun.

“Terima kasih akhirnya kau mau bicara jujur,” ucapnya pelan namun tegas. “Dulu, memang aku sempat terbuai oleh rayuanmu, sempat suka berlebihan. Tapi itu cuma cinta monyet yang dangkal, Raka. Dan itu sudah lama sekali mati. Setelah kamu mulai berani melecehkan ku di gang sempit itu!"

Alina menarik napasnya sebelum kembali melanjutkan ucapannya. Setiap mengingat masa remaja itu, terbayang selalu ketakutan di dalam hatinya.

Pelan Raka mendongak menatap nanar wajah cantik Alina yang mulai sendu. Ingin sekali dia memeluknya erat, dan meminta maaf. Dulu memang dia masih berjiwa muda dan tak terpikir sama sekali bahwa perbuatannya itu salah.

"Alin_" gelagap Raka, cepat Alina mengangkat satu tangan ke atas. Lalu menepuk pelan dadanya sendiri.

"Tapi sekarang, hati ini, esok, dan selamanya hanya milik Farhan seorang. Dia yang selalu ada, dia yang selalu membela, dia yang melindungi dengan cara yang benar, bukan dengan cara menghancurkan.”

Alina melangkah mundur bersiap berbalik pergi.

“Semoga dua belas tahun ini cukup buatmu, untuk bertobat sungguh‑sungguh, Raka.”

Pintu besi tertutup perlahan di belakangnya. Tinggal Raka sendirian di balik jeruji dingin, menangis sendirian menanggung kebenaran paling pahit, dia baru berani mengakui cinta terbesarnya, tepat di saat dia sudah memastikan dengan tangannya sendiri, bahwa dia takkan pernah bisa memilikinya, untuk selamanya.

"Maaf, sungguh maafkan aku Alina ..." ucapnya dalam dan menusuk. Lututnya tersungkur jatuh membentur lantai dingin. Menangisi yang sudah terjadi. Pengakuan yang berujung penyesalan.

Bersambung...

1
Kam1la
tega ya. .. menantu sudah sebaik Alina, masih saja kurang
Kam1la
akhirnya sama-sama minta maaf...😍
Kam1la
bercadar sepertinya agak sulit bagi Alina
Kam1la
mungkin gantian Alina yg cemburu sama Laila🤭
penulismisterius
baru baca beberapa bab, novel ini punya narasi alur yang jelas😀 semangat berkarya author😀😀
penulismisterius
eh ini sambungannya novel sebelumnya kah ,kak?
penulismisterius: siaap, kak🐬🐬
total 2 replies
penulismisterius
baru bab pertama saja, sudah sebagus ini🤗
penulismisterius: kembali kasih kak, 🐬🤗🤗
total 4 replies
Kam1la
semoga lekas punya momongan
Kam1la
tidak terasa sudah 2 bulan
Kam1la
so Sweet...😍
Kayla Rane: 😍😍😍🤭 MalPer
total 1 replies
Alia Chans
Hadir Thor
cerita nya seru, like + bunga🌹 , semangat😉
Kayla Rane: Maa Syaa Allah jazaakillah Khair KK, sudah mampir. tenang KA kalau ceritanya rada membosankan bisa di skip kalau ga suka, ini konflik beratnya cuma dari bab 1-29 saja. kesana nya hidup pernikahan Alina dengan bumbu2 cinta, ujian-ujian kecil di pernikahan mereka... selamat membaca 🙏😇
total 1 replies
Fadillah Ahmad
Wiiih, tulisan-nya rapi gilak! Tspi, Kok Masih sepi pembaca ya? 😁😁😁 Aku tau Novel ini dari Grup NT di FB. 😁😁😁

Tapi sayang yaaa, genre-nya nggk sesuai sama aku... 😂😂😂 di sini, genre-nya tertulis "Pembalasan Wanita" 😁😁😁🙏
Fadillah Ahmad: Bagi aku, nggk baik rasanya, kalau membaca Karya penulis, itu langsung dari Bab 30 Kak, retensinya bisa turun nantinya Kak 😁😁😁 Itu sama saja aku lompat Bab Kak 🙏🙏🙏😁 Itu Nggk Baik untuk Novel Kakak Nanti 🙏🙏🙏😁

Waaah Bagus dong Kak 😁😁😁 Aku termasuk Pembaca yang Kritis loh Kak 😁😁😁 Biasanya, kalau ada Typo aku langsung Kasih Koreksi Ke Penulisnya Kak... 😁😁😁🙏
total 5 replies
Umi Zein
aku mampir kak, di awal cerita keren, semoga gak ada Konflik yg berat, soalnya aku kurang suka cerita dengan konflik yg berat😄 semangat kak Kayla ✊😍😍
Kayla Rane: pantengin KK sampai 29 episode konflik beratnya.. bab 30 nya pernikahan dan bumbu rumah tangga...
total 2 replies
Kam1la
senjata yang paling kuat adalah do'a
Kam1la
ye, jadi menikah. 😍
Kam1la: iya, aku ikut bahagia nih...
total 2 replies
Kam1la
kejujuran Raka sudah terlambat
Wulandari Ayuningtyas
suka deh sama ceritanya.....semangat terus y 💪🤗
Wulandari Ayuningtyas: sama2 kak 🤗
total 2 replies
Kam1la
Raka kena juga
Kam1la
aku bangga👍, bu Siti jujur
Kam1la
bu Siti ini juga, akhirnya terlibat kan...makanya hati-hati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!