NovelToon NovelToon
Sistem Kekayaan Milik Antagonis

Sistem Kekayaan Milik Antagonis

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Aplikasi Ajaib / Fantasi Wanita / Masuk ke dalam novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:80.7k
Nilai: 5
Nama Author: nurliza eri

Luna Arley itulah nama pemeran antagonis di dalam otome game yang bernasib cukup sial, karena walaupun terdengar hebat di adopsi keluarga duke, gadis itu hanyalah seorang pengganti pemeran utama yang hilang, sejak kecil dia di adopsi dia tidak dipedulikan, sakit-sakitan, tidak di cintai, di hina, dan pada akhirnya mati.

Kehidupan seperti itulah yang akan di jalani oleh seorang gadis yang bertransmigrasi ke dalam otome game sebagai seorang antagonis, namun dengan sebuah sistem yang diberikan para dewa kepadanya, Luna tidak peduli dengan para pemeran utama laki-laki ataupun kematiannya sebab dia akan fokus kepada uang.

Menurut gadis itu asalkan ada uang dan sistem miliknya dia bisa melakukan apapun, walaupun suatu hari dia harus minggat dari kediaman duke. Tetapi siapa yang akan menyangka kesialannya tidak berakhir hingga harus membawanya kepada ketiga pemeran utama laki-laki yang menurut mereka sang antagonis menarik. Apakah Luna bisa hidup dengan sesuai impiannya? Apakah dia mampu terlepas dari para pemeran utama otome game?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurliza eri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 Eh? Yang Benar Saja?

Sebuah panggung besar tempat awal sebuah cerita di dalam game otome telah di buka, takdir sang antagonis dengan bantuan sebuah sistem yang diberikan oleh dewa sebagai kompensasi baru saja di mulai dari ujian masuk akademi ini.

Layar tipis sistem memberikan notifikasi kepada Luna untuk mendapatkan nilai tertinggi di setiap ujian yang di berikan oleh akademi, kalau berhasil menyelesaikan Luna akan mendapatkan hadiah berupa poin reputasi dan menjadi anggota dewan kesiswaan sedangkan jika Luna gagal maka akan mendapatkan reputasi yang buruk dan di anggap sebagai antagonis tujuh puluh persen yang membuat kemungkinan dia mati meningkat.

'Wahai sistem sialan sudah sekitar sepuluh tahun kita bersama tetapi kenapa kamu sangat breng**k sekali,'

'Orang gila mana yang ingin masuk menjadi anggota dewan kesiswaan dengan sukarela?' ucap Luna di dalam hatinya yang langsung menerima misi tanpa dia sadari dia adalah orang gila yang menerima misi yang diberikan oleh sistem itu

"Kenapa kamu berdiri di depan gerbang seperti orang bodoh? Seperti baru satu hari saja melihat bangunan yang sebesar mansion," ucap sosok laki-laki yang membuat Luna menoleh ke asal suara dan terlihat sosok laki-laki yang sudah lama tidak dia lihat

"Aku tidak bodoh dan juga aku hanya berdiam sebentar karena aku kelelahan berjalan ke sini," ucap Luna dengan nada yang sedikit berteriak kesal kepada sosok laki-laki di belakangnya

"Benarkah? Maksudku mana ada gadis yang berdiri selama satu per empat jam di depan gerbang hanya untuk beristirahat, karena lelah berjalan sebab kamu juga baru saja turun dari kereta kuda," ucap sosok laki-laki itu langsung mengacak-acak rambut milik Luna yang padahal sudah rapi di ikat

Wajah Luna langsung memerah malu ketika mendengarkan ucapan yang keluar dari mulut Ian begitu terus terang, kepada sosok gadis itu tentang apa yang telah dia lihat dari kejauhan.

"Ian Howard, kamu bisakah tidak menggangu aku setiap kali kita bertemu," ucap Luna dengan nada kesal dan mengepalkan tangannya untuk memukul

"Kalian tidak boleh bertengkar karena kita harus menjadi murid di akademi jadi kita harus saling mendukung," ucap sosok gadis itu dengan tatapan yang polos dan sedikit gemetar saat menghentikan Luna dan Ian bertengkar di depan gerbang

Luna dan Ian langsung menoleh ke asal suara yang berbicara kepada mereka berdua ke arah sosok gadis. Luna langsung terkejut ketika melihat wajah yang tidak asing dari gadis yang dia lihat, Luna langsung menundukkan kepalanya dan berlari masuk ke dalam akademi dengan cepat, Luna berlari ke arah tempat yang cukup sepi.

"Aku tidak menyangka kalau aku akan bertemu dengan pemeran utama game otome ini lebih cepat, seharusnya aku bertemu pada saat Luna di dalam game selesai melakukan ujian praktek,"

"Dan karena iri dengan rumor yang dibicarakan tentang sang gadis maka Luna langsung menemui gadis itu dengan emosi dan menindas sosok pemeran utama itu," Gumam Luna yang menggigit kuku jempolnya dengan perasaan sedikit ketakutan

Layar sistem tiba-tiba muncul memberi tau Luna kalau semuanya akan baik-baik saja kalau Luna mengerjakan misinya dengan baik, dan sistem meminta Luna untuk bersikap seperti biasanya dalam menjalankan misi.

"Ada apa seorang gadis yang menggigit jarinya hingga terluka? Kalau di lihat-lihat kamu sepertinya sama sepertiku seorang siswa baru,"

"Mungkin kamu merasa tegang dengan tesnya, tetapi tetap saja tidak baik melukai dirimu sendiri," ucap sosok laki-laki berambut emas dengan kacamata dan di ikat dengan sebuah pita tersenyum lembut dan menggenggam kedua tangan milik Luna yang tiba-tiba saja luka jari yang dia gigit sembuh dan perasaan tenang datang kepada Luna

Luna tercengang melihat sihir yang luar biasa, karena biasanya hanya sihir suci saja yang bisa mengobati luka atau penyihir tingkat tinggi, tetapi kadang itu mustahil sebab itu adalah hal yang dilarang oleh para pendeta di kuil suci yang menganggap sihir yang bukan dari pemberian dewa itu tidak murni jelas juga sangat berbeda dan lebih suci sihir suci menurut mereka.

Luna yang kagum tidak berhenti menatap sosok laki-laki di depannya, dengan ekspresi tercengang itu hingga akhirnya sosok itu mengelus kepala Luna dengan lembut.

"Nona, tolong rahasiakan yang barusan ya? Dan semoga lancar di ujiannya," ucap sosok laki-laki itu dengan jari telunjuk yang di letakkan di bibir Luna dan satu mata yang di kedipkan hanya di jawab dengan anggukan oleh Luna

Sesaat Luna terlena dengan wajah tampan dari sosok laki-laki itu, hingga akhirnya laki-laki itu pergi dan Luna tersadar kembali dari lamunannya. Dia seketika ingat kalau sosok laki-laki itu adalah pemeran utama kedua di dalam game otome ini yang menggunakan sihirnya untuk mengobati sang pemeran utama perempuan yang terluka setelah penindasan yang dilakukan oleh Luna, tetapi malah dia saat ini yang di obati.

"Apakah itu baik-baik saja? Dunia tidak adil,"

"Hah... Sudahlah aku harus juga fokus kepada ujianku dulu, nanti baru membicarakan masalah itu lagi," gumam Luna yang kemudian menggelengkan kepalanya untuk fokus dan melupakan masalah alur cerita di dalam game

Luna kemudian masuk ke dalam sebuah ruangan yang telah berisi seorang kepala pemimpin akademi, wakil pimpinan akademi dan guru kesiswaan akademi untuk di wawancarai oleh ketiga orang tersebut sebelum bisa di terima masuk oleh akademi. Berbagai pertanyaan dari mulai kehidupan pribadi hingga pengetahuan umum di tanyakan kepada Luna, untungnya dia yang menerima pendidikan sebagai calon pewaris mengetahui semua jawaban dari pertanyaan umum dan bahkan hampir tidak terdengar pertanyaan umum yang memang sengaja di ajukan oleh sang penguji. Setelah setengah jam Luna di ajukan pertanyaan wawancara, akhirnya dia langsung di minta untuk ke ruangan tes selanjutnya, tes keduanya adalah tes jumlah mana sihir dan langsung mempraktikkan apa yang kira-kira mereka pelajari tentang jumlah mana sihir mereka miliki.

'Aku ingat kalau aku tidak pernah mengetes jumlah mana sihir,'

'Apakah aku benar-benar bisa melewatinya?' ucap Luna di dalam hatinya dengan tatapan kebingungan di depan pintu ruangan tes kedua

Luna menghela nafasnya dan kemudian masuk ke dalam ruangan itu, tidak di sangka di dalam ruangan tersebut terdapat beberapa orang calon siswa-siswi akademi yang akan di tes bersamaan. Luna langsung meletakkan tangannya ke atas sebuah bola sihir yang bisa menampung mana, ketika tangannya diletakkan bola sihir itu langsung pecah dan membuat para penguji yang melihat itu terkejut.

"Nona, sepertinya mana yang anda miliki melebihi batas tes yang seharusnya untuk penyihir tingkat empat,"

"Yang artinya anda berada di tingkat tiga ke atas ini mengejutkan karena jumlah mana yang anda miliki setara dengan para guru akademi dan mungkin saja lebih, oleh karena itu anda mana anda akan di tes secara terpisah nanti,"

'Eh? Yang benar saja?'

Sistem Kekayaan Milik Antagonis

1
it's me💋
pendek sih ceritanya tapii rasanya mengangkan banget good job dehh buat othor nya
Fatin Fiqah
Luar biasa
memayu
itu wajar apalagi kalau masih masih awal belajar pedang, sering baca manhwa action dan memang 99% yang baru belajar pedang harus melatih tubuh fisik dulu
Murni Dewita
mampir thor
Narimah Ahmad
menghiburkan 👏👏👏
Lady Karin: terima kasih
total 1 replies
Narimah Ahmad
akhirnya tamat jua dn terima kasih Thor 👍❤️❤️❤️❤️❤️
Lady Karin: terima kasih telah baca dari awal sampai akhir kak, kalau mau baca yang lain silahkan cek di profil ya kak siapa tau ada yang kakak suka 😉
total 1 replies
Narimah Ahmad
lagi seru teruss lanjutt ya upnya thor
Lady Karin: iya kak jangan lupa di tunggu ya
total 1 replies
Narimah Ahmad
up terus tetap semangat Thor dn gk sabar kelanjutaannya ❤️💪💪💪
Lady Karin: iya kak tunggu aja ya
total 1 replies
Luciana
Semangat terus Thor
Lady Karin: iya terima kasih
total 1 replies
Vincent vinc
lanjut Thor
luck
Semangat Thor lanjut terus
Lady Karin: iya terima kasih 😉
total 1 replies
Ruii
Lanjut thor
Lady Karin: siap kak
total 1 replies
Narimah Ahmad
👍👍👍 terbaik
Lady Karin: dukung terus ya kak 😉
total 1 replies
Narimah Ahmad
semesti semakin seru 👍
Lady Karin: di baca terus ya kak 😉
total 1 replies
Narimah Ahmad
lanjutt upnya 😊
Lady Karin: iya siap akak 👍
total 1 replies
Vincent vinc
lanjut Thor
Lady Karin: siap kak
total 1 replies
rianana
semangat Thor lanjut teruss
Lady Karin: iya makasih
total 1 replies
Luciana
Lanjut terus thor
Lady Karin: iya siap terima kasih
total 1 replies
Vincent vinc
lanjut thor, semangat
Lady Karin: iya siap terima kasih
total 1 replies
Siti Sundari
semangat thor
Siti Sundari: iya... semangat berkarya nya thor
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!