NovelToon NovelToon
Became A King’S Wife

Became A King’S Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yooazaa

[TAMAT]

Ketika terbangun, Abella berada di dalam sebuah novel yang dimana tokoh utamanya, sang ratu, yang memiliki nama yang sama dengannya mati di tangan sang raja.

Dan berita buruknya, ia adalah ratunya sekarang.

By @yooazaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yooazaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Rencana

"APA KAU GILA, HUH?!" bentak Matthew pada Veronica saat sudah tiba di mansion mereka.

"Tidak, tidak.. itu bukan salah ku..." gumam Veronica dengan tatapan kosong nya, tangan nya menarik rambut nya sendiri yang berantakan.

"Tatap aku, Veronica!" Matthew menarik tangan Veronica dan memaksa nya untuk menatap nya.

"Hahaha.. ini bukan salahku kan, Matthew. Ini semua gara gara wanita itu, aku harus menghabisi wanita itu" tawa Veronica menggila.

Matthew melepaskan cengkraman tangan Veronica kemudian menghela nafas panjang.

"Sial, apa yang harus kulakukan sekarang?"

Tok.. tok.. tok..

"Masuk"

Seorang pria yang seumuran dengan Matthew masuk ke dalam begitu di persilahkan. Ia menunduk hormat sebelum pada akhirnya memberikan pada  amplop yang di bawa nya.

"Ini dokumen yang anda minta, dan.." ujar pria itu sambil memberikan amplop coklat itu.

"Dan apa?"

"Orang tersebut datang menemui anda. Sekarang ia sudah berada di lantai bawah"

"Benarkah? Bawa dia ke ruang tunggu dan katakan kepada nya aku akan segera ke sana"

"Baik, tuan"

★★★★

"Hahh.. akhirnya selesai juga" Abella menyandarkan tubuhnya ke kursi begitu pekerjaan nya selesai.

"Ratu, apa anda ingin teh untuk beristirahat?" tawar Lela sambil membawa troli berisi teh dan beberapa camilan manis lain nya.

"Kau yang terbaik Lela" puji Abella kemudian menyeruput teh yang di siapkan Lela.

"Apa ada yang anda inginkan lagi?"

"Tidak, ini saja cu-" kalimat Abella terhenti begitu melihat bolu coklat yang tak jauh dari nya.

"Apa anda ingin saya bawakan lagi?" tanya Lela ketika menyadari apa yang di tatap Abella.

"Ah, bisa kau bawakan itu lebih banyak dan taruh di suatu kotak, aku akan membawakan nya pada pangeran" pinta Abella mengingat bolu tersebut adalah makanan kesukaan pangeran.

"Apa perlu saya kemas juga untuk camilan lain nya"

"Ya, itu ide bagus. Setelah itu temani aku ke tempat pangeran belajar"

"Baik"

Abella berjalan ke ruangan pangeran di ikuti Lela yang membawa bolu coklat tersebut dan juga Peter. Di depan ruangan, Luke yang sedang berjaga membulatkan mata nya kaget saat melihat Abella.

"Yang Mulia Ratu?!" seru nya tak percaya, pasal nya ini memang pertama kali nya Abella mengunjungi pangeran.

"Apa pangeran berada di dalam?" tanya Abella.

"Ah, ya, pangeran baru selesai dengan pelajaran sejarah dan sekarang sedang beristirahat sebelum pelajaran memanah nya.

"Kalau begitu kalian bisa ikut masuk, aku membawa camilan untuk kita makan bersama" ujar Abella sambil memandang Peter, Luke dan juga Lela.

"Eh?"

"Ayolah, tidak usah sungkan" Abella mengetuk ruangan pangeran kemudian membuka nya, ia mendapati pangeran sedang tiduran di sofa yang tak jauh dari pintu dimana Abella berada.

"Ibunda?" Pangeran menatap Abella tak percaya.

"Hai, apa putra ibunda sedang beristirahat?" ujar Abella lembut.

"Apa yang ibunda lakukan disini?" tanya Pangeran dengan wajah bahagia nya, dengan cepat ia berlari dan menghambur ke pelukan Abella.

"Ibunda bawa bolu coklat kesukaan mu" ujar Abella lalu mengangkat pangeran ke gendongan nya.

"Terima kasih, ibunda" pangeran mengecup pipi Abella senang.

Abella membawa pangeran ke sofa yang tadi pangeran duduki, disana Lela sudah menata camilan yang ia bawa di meja di depan nya.

"Bukan kah sudah ku bilang kalian juga harus ikut makan?" tanya Abella sambil menatap kepada kedua pengawal dan Lela yang masih setia berdiri di pintu.

"Tapi ratu-"

"Tidak ada penolakan, aku sudah membawa banyak camilan. Jika bukan kalian yang memakan nya siapa lagi?"

"Baiklah, terima kasih ratu" di detik kemudian mereka ikut bergabung, sesekali ikut tertawa dan berbincang layak nya keluarga.

"Lucius ingin di temani ibunda" ucap pangeran manja dengan mata yang berbinar binar menatap Abella setelah selesai menghabiskan camilan yang Abella bawa.

"Pangeran.." keluh Luke bingung, sekarang sudah waktu nya pelajaran memanah dan pangeran justru meminta ratu untuk ikut menemani nya.

"Baiklah baiklah, aku ikut" Abella akhirnya membuka suara.

"Ratu.."

"Sekali sekali tidak apa apa kan?" ujar Abella tersenyum kemudian mengikuti pangeran yang sejak tadi bersemangat menarik tangan nya.

Luke mengalah kemudian mengikuti mereka dari belakang, begitu juga dengan Peter. Sedangkan Lela kembali ke dapur untuk membereskan peralatan yang tadi mereka gunakan.

Abella duduk di kursi panjang yang tak jauh dari lapangan dimana pangeran berlatih, dari sii ia bisa melihat pangeran yang sangat pandai menggunakan alat pemanah itu walaupun usia nya masih muda.

"Ratu, apa anda tidak ingin kembali? Disini udara nya cukup panas" tanya Peter yang sejak tadi memegang payung untuk melindungi Abella dari paparan sinar matahari.

"Aku baik baik saja, lagi pula ini cukup menyenangkan" jawab Abella kemudian melanjutkan menonton pangeran berlatih, entah kenapa ia merasa bangga melihat pangeran yang begitu pandai dalam semua hal. Seperti nya ia sudah terbiasa tinggal di dunia ini.

"Ku rasa aku harus memarahi nya lain kali" sebuah suara muncul seketika, Abella yang fokus menatap pangeran langsung menoleh dan mendapati raja berdiri di samping nya.

"Huh? Apa yang kau lakukan disini?" tanya Abella bingung.

"Kenapa kau menuruti nya, seharusnya kau menolak permintaan Lucius itu" ujar raja tanpa menjawab pertanyaan Abella.

"Tidak masalah, aku menikmati nya"

"Berikan perhatian mu padaku juga, jangan hanya Lucius" raja menaruh kepala nya di pangkuan Abella kemudian menidurkan tubuh nya di kursi panjang itu.

"Jangan bersikap seperti anak kecil" Abella mencubit hidung raja.

"Kau milik ku, harusnya aku yang mendapat perhatian lebih dari nya"

Raja menenggelamkan wajah nya di perut Abella, membuat Abella mau tak mau terkekeh gemas dengan tingkah raja.

"Ah, ngomong ngomong apa kau serius mengirim Nyonya Muller ke penjara pengasingan?" tanya Abella.

"Tentu saja, ia sudah menyentuh kalian"

"Bagimana dengan Duke dan Nona Muller?"

"Aku menyuruh orang untuk mengawasi nya, aku tak ingin terjadi sesuatu lagi pada kalian"

Abella mengangguk mengerti, ia memejamkan mata nya menikmati angin yang berhembus. Tapi di detik berikut nya ia menjerit tertahan lantaran raja seketika mengendongnya.

"Hei, turunkan aku!"

"Tidak, aku akan membawamu kembali walau kau tak ingin"

"Aku sudah berjanji pada pangeran untuk menunggu nya" dan benar saja, setelah mengatakan itu pangeran berlari menghampiri mereka.

"Jangan bawa ibunda!" dengus pangeran kesal.

"Itu terserah padaku"

"Kalau begitu aku ikut"

"Tidak sampai kau menyelesaikan latihan mu, dan jika kau berani membolos akan ku kirim kau ke Akademi kerajaan lebih cepat agar kau tidak bisa bertemu ibunda" ujar raja kemudian berlalu meninggalkan pangeran yang menatap raja sebal.

Abella yang hanya bisa diam merasa bersalah pada putra nya itu.

"Bukankah kau keterlaluan?" protes Abella.

"Tidak, dengan begini perhatian mu hanya akan tertuju pada ku bukan?"

"Astaga, kau menyebalkan" seru Abella sambil menjitak raja kesal.

Tak jauh dari sana, ada seseorang berjubah hitam dengan tudung di kepalanya menyeringai kepada mereka.

"Akan saya lakukan perintahmu segera, Tuan Muller"

TBC

@yooazaa

Bantu vote, like dan share ya\~

Jangan lupa tinggalin komentar kalian juga :)

1
Endang Sulistia
pelayan pelayannya pada kemana 🤔🤔
Narawin's~
bagus bagusss lanjutttt!!???!!!
Bunda Fariz
Luar biasa
Sharon
Baru x ini terlahir kembali jd bodoh gampang memaapkan tp gemas mau melakukan sendiri entahlah rasa pengen teriak🤣
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Ni Ketut Patmiari
ratu udh tau jln cerita nya tapi ga antisipasi apa2
Jarmini Wijayanti
terus semangat membuat novel
Jarmini Wijayanti
abella ❤❤❤❤ perjuangan mu
Jarmini Wijayanti
penasaran lanjut 👍👍👍👍👍👍
Wo Lee Meyce
crtax seprtix asyik ni,,lanjut thor
Yan
Aku suka cra nya zaven demi mnjaga dan anti sipasi terus awasi kluarga muller tidak sperti ratu yg hanya tau berleha2 tidak TEGAS dan MENJADI KUAT demi keamanan diri sendirii dan juga jaga keselamatan diri..jadikan yg sudah terjadi pengajaran ke depan nya bukan malah mengandalkan raja doang. Padahal dri modern itu aja kok BEGO.
Yan
jangan terlalu baik dgn pelayan...boleh2 saja sih..tapi jangan pcaya 100% takut nya nanti akn kcewa..
onyet
mantab 👍👍
onyet
huuuaaaaa ratu kasihan banget lemah bego dll
caca
bagus
Mareska Karamoy
bagus, ceritanya ringan
Christine Evera Rindorindo
gak sangka ruth ... dia pahlawan ternyata.
Ardaa Almddn
baru Nemu cerita ini
sukaaaaa😻😻😭
💞penggemar novel dan komik💞
ratuny udah lemah bego pula😭😭
Riska Mahaputri
akhir cerita yg mebagongkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!