NovelToon NovelToon
Desa Pinggir Sungai

Desa Pinggir Sungai

Status: tamat
Genre:Roh Supernatural / Horor / Tamat
Popularitas:361.1k
Nilai: 5
Nama Author: Jejet Utami

Jangan plagiat.. Kalau plagiat aku doakan kehidupanmu selalu didatangi makhluk gaib seperti yang ada dalam cerita, kalau tidak kamu, maka anak keturunanmu..!!! Sebuah desa yang berada di pinggir Sungai. Desa ini tak masuk dalam peta dan merupakan desa yang sangat terpencil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jejet Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

penjaga sungai

"Loh, kok bisa?" Kau dapat dari mana daun kuning itu?" tanya Subhan penasaran

"Apa kau mengambil nya di ladang?" tanya Subhan penasaran

"Subhan, dedaunan ini menunjukkan identitas desa yang kita tinggali" Emangnya nenek mu gak pernah cerita padamu?" Tiap hendak menyeberang ke sungai ini, memang harus membawa daun ini" ucap Sutikno pada Subhan

"Loh, kenapa kau baru memberi tahu aku sekarang Sutikno?" Jangan-jangan kau dulu pernah menyeberang ke sungai ini tanpa sepengetahuanku?" tanya Subhan penasaran

"Tapi, tak mungkin juga, karena setiap hari, kau selalu bersamaku" ucap Subhan lagi

Melihat Subhan dan sejuta pertanyaan nya, Sutikno pun menjawab

"Subhan, aku belum pernah menyeberangi sungai ini, namun ibuku pernah menyampaikan info penting kepadaku"

"Seminggu sebelum aku menyeberangi sungai ini bersamamu, ibu berpesan kepadaku bahwa aku harus menyimpan kedua daun ini" Sewaktu-waktu bisa aku gunakan untuk menyeberangi sungai ini"

"Sebelum kau berencana akan menyeberangi sungai ini, ibuku terlebih dahulu mempunyai ide untuk pergi menyeberang bersamaku" Hanya saja ayahku tak memperbolehkannya karena kita sekeluarga hanya mempunyai dua daun pengenal sedangkan keluarga kami berjumlah tiga orang" ujar Sutikno pada Subhan.

"Jadi, kau menggunakan satu daun untukku?" Sedangkan orang tuamu tak kau ajak?" tanya Subhan makin penasaran

"Subhan, ibuku pernah berpesan padaku, kalau ayah tak bisa ikut, maka ibuku juga tak bisa ikut" Mereka sudah berjanji sehidup semati" ucap Sutikno pada Subhan.

"Ketahuilah Subhan, ketika aku menyetujui untuk menemanimu menyeberang, aku sudah siap dengan konsekuensi yang ada" Yang pertama, kita tak mungkin bisa kembali ke desa kita lagi seperti pengalaman ayah dan ibumu ataupun warga desa lain, atau kita bisa kembali ke desa kita lagi dan membawa mereka untuk keluar dari desa kita" ucap Sutikno panjang lebar.

"Hem, ya ya" aku mengerti sekarang" Kita jangan menyerah Sutikno, Kita pasti akan bisa kembali ke desa kita lagi dan membawa semua pengetahuan yang kita dapat dari desa sebelah" ujar Subhan dengan sangat yakin.

Sutikno hanya tersenyum hambar. Banyak rahasia yang ada di kepala Sutikno namun Dirinya seakan tak akan memberi tahu Subhan tentang semua ini.

"Subhan, nanti ketika telah sampai di tujuan, kau akan mengerti semuanya" ucap Sutikno dengan nada serius.

"Ya, Sutikno, percuma aku memaksa mu untuk memberitahuku segala hal yang belum kutemui jawabannya jika kamu saja sebagai sahabatku sendiri tak terbuka denganku" Tapi, aku memaklumi nya karena aku menyangka kau menyembunyikan sesuatu kepadaku karena ada sebab" ujar Subhan dengan penuh keyakinan

Hingga tiba saat nya giliran Subhan dan Sutikno sampai di tempat antrian itu. Tampak penjaga sungai memandang mereka dengan tatapan mata sangat tajam. Penjaga sungai terlihat lebih familiar melihat Sutikno dibanding Subhan. Saat penjaga sungai mencoba untuk mendekati Subhan dan melihat wajahnya lebih dekat lagi, Sutikno berusaha menghalangi nya dengan berkata

"Ini, milik kami" ucap Sutikno sambil menyerahkan dua daun kuning yang ada di tangannya. Kedua penjaga sungai tampak mengamati dua daun itu dan mencocokkannya dengan benda yang ada di genggaman mereka dan ternyata cocok. Setelah mengetahui bahwa dedaunan kuning yang dibawa Sutikno asli, Subhan dan Sutikmo diperbolehkan melanjutkan perjalanan mereka.

Terlihat beberapa orang yang ada di belakang mereka tak seberuntung Subhan dan Sutikno. Mereka tak bisa menunjukkan dedaunan yang sama seperti yang mereka punya. Akhirnya perjalanan mereka di hentikan dan beberapa penjaga sungai membawa mereka ke arah yang berbeda.

1
Ayla Anindiyafarisa
masih penasaran siapakah mereka berdua, aneh aja apakah masih hidup apa udh mati ni mereka berdua
Ayla Anindiyafarisa
aku mampir lah thor
Achmad Zubaidi
bikin penasaran aja...
Nia jeje: wkwkkwk nasib mu joo ayok baca lainnya
total 1 replies
𝖓𝕯o🕷
Kata2 yg membuat sesek nafas"TAMAT "😭😭😭
Mamake Nayla
Luar biasa
Mirabel
ohhh seperti itu
Lita Pujiastuti
jangan tragis ah....Ini gara² Subhan minta balik ke desanya sih ..
Lita Pujiastuti
siapa sbnry ust Sholeh, dan apa yg terjadi dg Subhan yg seakan hny ust Sholeh yg tahu. Mengaoa ust Sholeh terpental saat didekati Subhan
Lita Pujiastuti
ustad gitu Lohh..
Lita Pujiastuti
waduh...ada apa itu
Lita Pujiastuti
Rasa ingin tahu Subhan yg besar membust dia ceroboh dan menganaikan pesan ust Sholeh. mlh jd menyusahkan saja
Lita Pujiastuti
ingin tahu akhirnya bgmn
Lita Pujiastuti
ada apa lagi ini dg permintaan Sutikno
Lita Pujiastuti
ada rasa haru thd Sutikno
Lita Pujiastuti
Selama ini Subhan hanya tinggal snfirian di desa itu. untung sutikno sahabat yg baik walau beda alam. ikhkas memgantar Subhan kembali ke dunianya
Lita Pujiastuti
mendebarkan. .
Lita Pujiastuti
sepertinya Subhan cepet tanggao dg hal² di sekitarnya
Lita Pujiastuti
sutikno lebih bijak drpd nenek nya. Dia rela mengantar Subhan kembali ke dunianya, mlh neneknya yg keberatan
Lita Pujiastuti
tuh kan bener...desa goib. dan ortu subhan pasti tdk tahu jika anaknya selamat dr bencana 10 th yg lalu
Lita Pujiastuti
pasti itu kampung goib...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!