NovelToon NovelToon
Pura Pura Istri

Pura Pura Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Pengganti / Romansa / Tamat
Popularitas:351.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Kaa_Zee

Tanpa sengaja bertemu pria asing saat melarikan diri, membawa Arlene masuk kedalam satu masalah baru. Pria itu Dean Mcdermott. Menawarinya sebuah pekerjaan yang membuatnya tercengang sekaligus menggiurkan.
"Aku akan menawarimu suatu pekerjaan dengan gaji tinggi, berikan no rekeningmu dan aku akan membayar uang muka!"
"Hah?"
"Pura puralah jadi Istriku dan ikut ke rumahku sekarang juga!"

Simak kelanjutannya yuk....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaa_Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.21

Tidak ada jawaban dari Dean, pria itu juga tidak merasa wajib menjelaskan apa apa pada wanita yang dia bayar untuk berperan jadi Istrinya.

"Dean...?" Arlene benar benar di uji olehnya.

"Sudahlah ... aku membayarmu bukan untuk bertanya! Tapi untuk membantuku menentang mereka. Kau pahami itu Arlene! Dan terus lah bersikap seperti tadi, aku suka melihatnya! Bagaimana pun juga aku tidak ingin menikahi Selena." ujar  Dean sambil berlalu dengan kedua tangan yang dia sembunyikan di dalam saku.

"Heh ... kau gila! Apa aku terus terusan harus terlihat marah dan tidak terima jika suamiku dijodohkan dengan orang lain?" teriak Arlene, namun Dean hanya mengerdik tanpa menoleh sedikitpun. Dia terus berjalan keluar dari paviliun dan meninggalkan Arlene.

"Kurang ajar! Lama lama dia membuatku muak. Aku harus marah marah seperti orang gila sementara dia saja tidak bernyali. Hanya diam seperti patung saat nenek Miranda bicara." gerutunya dengan menendang kaki kaki meja makan.

"Kak Arlene!"

Tak lama dia dikagetkan oleh suara Zoya yang menggelegar dari arah belakang dengan memanggil namanya. Arlene menoleh, dia sangat takut jika Zoya mendengar gerutuannya.

"Zoya. Kau disini?"

"Hm ... Apa yang terjadi kak? Ku lihat semua orang keluar dengan dahi yang mengkerut! Mereka marah marah. Apalagi Sorra." ujarnya dengan bergidig.

"Ya baru saja terjadi keributan." jawab Arlene dengan mendudukkan dirinya di sofa. Menatap kolam ikan yang terletak di depannya. Ikan koi berukuran tidak jauh besarnya dari Alleyah berenang kesana kemari.

"Pasti Selena! Semenjak dia datang. Rumah ini selalu ribut ribut terus. Semakin membuat aku tidak betah tinggal di sini."

Arlene menoleh, "Nenek mu tetap akan menikahkan kakak mu Dean dengannya, dan memaksanya meninggalkan aku dan juga Alleyah, Zoya!"

"Astaga! Benar begitu?"

Arlene mengangguk dengan memasang wajah sedih, kembali berperan sebagai istri yang tidak rela, "Dan kakak mu sepertinya tidak bisa menolak perjodohan itu!" cicitnya lagi.

"Yang sabar yaa kak ... aku akan terus mendukung kakak ipar." Zoya mengelus bahu Arlene dengan lembut.

Hanya kau Zoya yang mendukung sandiwara ini, kekuatanmu tidak cukup kuat melawan mereka semua. Ya tuhan ... Ternyata ini tidak mudah. Batin Arlene.

"Kira kira kenapa keluargamu bersikeras menjodohkan Dean dengan Selena, dan tetap tidak menyetujui pernikahan kami?" tanya Arlene. Dia memang penasaran karena Miranda bersikeras mengenai rencana pernikahan Dean dan Selena.

"Aku juga tidak tahu kak! Tapi .... Mungkin kare---"

"Zoya!" teriak Debora dari kejauhan. "Kemari! Untuk apa kau disana?" masih terus berteriak, hingga Zoya maupun Arlene menoleh dengan sama sama kaget.

"Pergilah Zoya ... jangan membuat ibumu marah." gumam Arlene. Dia tidak habis fikir bahkan Zoya yang tidak terlibat apapun dalam urusan orang dewasa itu dilarang dekat dekat dengannya.

"Ibu apa apan sih!"

Arlene mengelus bahunya lembut, "Pergilah ... jangan menunggu ibumu semakin marah."

"Maaf kak ... Zoya pergi dulu ya!"

Arlene mengangguk, lalu melambaikan tangannya pada Zoya yang keluar dari ruangan itu. Mengikuti gerak tubuhnya yang terus berjalan menghampiri sang ibu.

"Zoya ... berkali kali Ibu peringatkan jangan dekat dekat dengannya, kau ingin membuat nenekmu semakin marah? Dia sudah marah pada kakakmu Dean, kau jangan ikut ikutan membuat ulah hanya karena dia."

Ucapan Debora saat anak bungsunya itu tiba jelas terdengar oleh Arlene, atau mungkin saja Debora memang sengaja mengatakannya dengan keras agar terdengar, yang pasti Arlene hanya menatapnya dengan santai.

"Kenapa sih Bu? Padahal kakak ipar itu baik, bahkan lebih baik dari pada Selena." Zoya menghentakkan kaki lalu melangkah meninggalkan ibunya.

"Astaga ... Zoya! Pelankan suaramu! Kau ingin orang lain mendengar  perkataanmu itu?"

Zoya terus melangkah, dibelakangnya menyusul Debora, mereka masuk ke mansion dengan menggerutu.

"Memangnya kenapa! Biarkan saja kalau ada yang mendengarnya. Memang itu kenyataannya kok." timbal Zoya dengan mengerdikkan bahunya, berbeda dengan Debora yang mendengus lalu menarik lengan putrinya itu agar melangkah lebih lambat.

Sementara Miranda yang kini hanya berdiam di kamar tanpa ingin keluar lagi. Dia memang kecewa karena Dean. Rasanya baru sekarang cucu laki lakinya itu melawan padanya, bahkan tidak memperdulikan ucapannya, dan melihat dengan jelas bagaimana sikap Arlene.

"Nyonya ..., kau membutuhkan sesuatu?" tanya asisten pribadinya yang ikut bingung karena sejak tadi Nyonya besar di mansion itu hanya diam saja.

Miranda terdiam, setelahnya dia bangkit dan menghadap ke arah depan. Tatapannya dingin dengan bibir terkatup rapat, menggenggam erat tongkat yang selama ini membantunya berjalan.

"Pergilah ... Periksa berkas berkas pernikahan mereka!"

.

.Waduh gawat yaa ... Mana Dean sama Arlene masih ribut soal pembayaran, lupa apa ya mereka kalau nenak Mira itu misterius banget. Gawaaat ... Othor kabuurrrrrr ahh...

1
Rosita Tumbelaka
kakean coro... aturan2 yg bodoh dari org2 yg sok Borjuis... tdl akan bawa ke Surga tanpa petcaya Kristus
Mas Budian
kok gak jelas banget ending nya thor.
Mas Budian
wkwkwk
Santi Rizal
ko udah selesai Thor... msh menggantung nih
Santi Rizal
di ulang ternyata
Santi Rizal
makin rumit kan?
Santi Rizal
pergilah Arlene...biar si Dean makin kehilangan
Sunny Kwok
pa novel ini da tamat
Juspina Sian
tpi katanya lanjut baca episod 113????
Juspina Sian
mna akhirnya
Teddy Aktadi
Luar biasa
Sunny Kwok
ceritanya bagus tp crta akhirnya tdk enakin
bibi
lanjut
bibi
up
bibi
next ah
bibi
lanjut ya
Yuli Ana
ko keulang thor isi nya sama dengan part sebelum nya
Yuli Ana
bagus 👍👍👍
Yuli Ana
jangan bikin Dean pisah lagi sm Arlene thorr
Sophia Aya
anak Robin itu Dean , jangan sampai tertipu sama alexa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!