NovelToon NovelToon
Antara Masa Depan Dan Dia

Antara Masa Depan Dan Dia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:643
Nilai: 5
Nama Author: jestimjaber

mohon dikoreksi ya teman2 mungkin ada kata atau alur yang masih kurang bagus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jestimjaber, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cuek

Pagi itu Vara di telfon oleh Reza untuk berangkat lebih awal, karena ia disuruh untuk menyusul Reza dan Sena ke kantor polisi karena pagi ini mereka ada urusan mendadak yang harus segera diselesaikan.

"tumben dingin banget ini pagi, pengen engak mandi tapi nanti takut keringetan" akhirnya dengan melawan rasa malas yang menggebu-gebu Vara tetap mandi ya meskipun ia merasa seperti sedang berada di kutub Utara.

Setelah selesai mandi dan bersiap-siap ia pun segera berpamitan kepada mama dan kakak nya setelah itu ia berangkat.

_Vara: pak Reza maaf saya sudah di depan, saya masuk kemana ya?_

Tanya Vara melalui chat, tak lama dibalas oleh Reza dan Vara disuruh menunggu di parkiran depan, setelah sekitar lima menit ia duduk ia melihat dari kejauhan ada sosok Kenzo yang seperti nya baru saja berangkat, Kenzo juga melihat Vara yang tengah duduk sendiri disana.

Kenzo berjalan ke arah Vara, dengan rasa sedikit gugup Vara berusaha untuk memalingkan wajah nya, namun ternyata Kenzo menghampiri dirinya.

"Vara?" sapa Kenzo, ia menatap Vara yang hanya menundukkan pandangan nya.

"Pak Kenzo" Vara langsung berdiri ia tidak enak kalo harus mengabaikan Kenzo.

Kenzo menatap sekitar ia mencari seseorang siapa tau Vara datang dengan seseorang.

"Kamu kesini sendiri?" belum sempat jawab tiba-tiba saja sudah ada yang jawab terlebih dahulu.

"Vara sama gue" ujar Sena sembari berjalan ke arah Vara dan Kenzo.

"Lu ngapain pagi-pagi kesini?" tanya Kenzo langsung.

"Tadinya gue mau ketemu bang Ale tapi kata nya hari ini engak datang, semalam lupa belum janjian" ujar Sena sembari menatap Vara yang hanya terdiam sembari menunduk.

"Bang Ale emang engak datang hari ini ada kepentingan ke luar kota" Sena langsung berdehem karena ia dari kemarin memang sudah merasakan hal aneh dari Kenzo maupun Vara seperti mereka ada sesuatu.

"lu baru datang ya" Sena langsung mengalihkan pembicaraan.

"Iya, gue masuk dulu ya udah mau jam absen" Sena mengangguk, Kenzo pun berpamitan kepada Sena dengan cara menepuk lengan nya, dan menganggukkan kepala kepada Reza namun aneh nya ia tidak berpamitan kepada Vara.

Sena hanya bisa menbantin saja karena ia memang benar-benar tidak tau Kenzo itu kenapa kaya mau menjauhi Vara gitu.

"Kita hari ini engak jadi meeting nya Var, maaf ya kamu jadi buang-buang waktu kesini" Vara tersenyum.

"Engak papa pak, jadi habis ini kita balik ke kantor atau mau kemana dulu pak?" tanya Vara.

"kita langsung ke kantor saja, eh kamu bawa motor ya?" Vara menganggukkan kepala nya.

"Ya udah kamu duluan aja nanti kita nyusul" Vara mengiyakan dan segera berpamitan lalu ia pergi terlebih dahulu.

disusul Sena dan Reza yang ke kantor menggunakan mobil pribadi Sena, di jalan Sena benar-benar masih kepikiran tentang Kenzo dan Vara yang sikap nya terlihat aneh belakangan ini.

"Za, kamu sadar engak si Kenzo sama Vara tuh sikap nya lagi beda banget Kenzo kaya mau menghindari gitu sedangkan Vara kaya lebih tambah pendiam kalo ada dia, kenapa ya kira-kira mereka" ujar Sena penasaran.

"iya pak, yang keliatan sekali itu mas Kenzo apa mungkin diantara mereka sudah ada hubungan kali pak" jawab Reza, ia juga tidak tau kenapa sikap kedua orang itu berubah.

"Kayaknya engak mungkin deh kalo ada hubungan, saya tau Kenzo banget dia pasti happy sekali kalo bener udah jadian sama Vara apalagi selama ini dia emang bener-bener ngebet pengen vara banget, apa ada masalah ya tapi apa setau saya dia tidak begitu dekat dengan Vara" Reza hanya terdiam ia juga binggung mau menjawab ucapan bos nya apa.

Namun tak lama Reza memiliki ide untuk menjawab ucapan bos nya, ia tiba-tiba mengingat sesuatu.

"Apa mungkin karna mas Kenzo tau kalo mba Vara itu mau resign pak, jadi beliau sengaja bersikap cuek agar menghilangkan rasa suka nya" Sena seperti setuju dengan ucapan Reza apa mungkin benar seperti itu.

"Bisa jadi gitu, cuma ngapain harus kaya gitu si harusnya kan malah di dekati gitu ya mumpung belum resign, aneh" Reza hanya tersenyum.

Reza menjabat menjadi sekertaris Sena sejak Sena masih mengelola bisnis kecil milik ayah nya, dan saat itu Reza adalah karyawan biasa dan pada akhirnya karena berkat kecerdasan dan ketekunan nya ia diangkat oleh ayah Sena untuk menjadi sekertaris putra nya, karena memang sejak Sena lulus kuliah ia langsung mendirikan perusahaan sendiri.

Jadi bisa dibilang Reza adalah salah satu teman Sena yang menemani nya saat ia merintis hingga saat ini sampai ia bisa menjadi advokat dan akhirnya Reza di kasih kepercayaan untuk menjadi sekertaris pribadi nya.

Jadi Reza sudah sangat tau kehidupan Sena dan mengenal orang-orang yang dekat dengan bos nya itu mulai dari keluarga hingga teman-teman nya, bahkan dulu Sena sering mengajak Reza untuk ikut main bersama mereka dan dianggap nya sebagai layak nya teman bukan sebagai bawahan nya.

...----------------...

1
nana bubu
lanjut dong min 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!