NovelToon NovelToon
Belenggu Cinta Yang Semu

Belenggu Cinta Yang Semu

Status: tamat
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / Angst / Tamat
Popularitas:75.4k
Nilai: 5
Nama Author: teh ijo

Pertemuan tak sengaja antara Naura dan Arya tiba-tiba membuka luka lama. Selama 7 tahun Naura mengubur luka itu, dalam kedipan mata hatinya terasa berdenyut kembali.

Arya adalah pria yang telah merenggut masa depan Naura saat itu tanpa ingin bertanggung jawab. Setelah 7 tahun berlalu pria itu menyesal dan ingin bertanggung jawab. Namun, terlambat. Saat ini Naura telah menutup pintu hatinya untuk Arya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teh ijo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 | Pengakuan Raya

Hampir satu malaman Naura tak bisa memejamkan mata. Beruntung saja ada tangan Arya yang membuat Naura merasa tenang lebih tenang dan bisa terlelap dalam tidurnya.

Pagi ini Arya sengaja tidak membangunkan Naura, karena merasa kasihan. Ia pun memilih menyiapkan sarapan sebelum membangunkan Raya. Bagi Arya masak sendiri adalah hal yang mudah karena ia sudah terbiasa untuk menyiapkan sarapan seorang diri.

"Lho, kamu udah bangun?" tanya Arya saat melihat Raya menuruni anak tangga.

Raya tersenyum kearah Arya dan langsung menghampiri papanya yang sedang menyiapkan sarapan diatas meja.

"Dimana Mama?" tanya Raya yang celingukan mencari keberadaan Naura.

"Mama masih tidur karena tadi malam mama kamu tidak bisa tidur dengan niat. Raya, coba kamu ceritakan sebenarnya apa yang telah terjadi pada kalian kemarin di sekolahan, sehingga membuat nama kamu seperti orang yang sedang berhalusinasi?" tanya Arya pada putrinya setelah menarik kursi untuknya.

Raya terdiam. tidak mungkin ia menceritakan jika telah menggunakan sedikit kemampuan mengubah waktu dalam sekejap mata.

"Tidak ada, Pa. Hanya saja kemarin ada seseorang yang memang sedang mengincar Raya. Apakah Papa akan percaya dengan pengakuan Raya, jika Raya mengatakan ada seseorang yang ingin Raya?" tanya Raya dengan serius kepada Papanya.

Arya yang mendengar penjelasan Raya langsung tertarik dengan ucapan anaknya. Jika Raya bisa mengungkapkan siapa yang sedang mengincar dirinya, berarti dia bisa menemukan pelaku yang telah membunuh mamanya.

"Tentu saja Papa akan percaya. Apakah ini ada kaitannya dengan kecelakaan waktu itu?" tanya Arya yang ingin memastikan lebih jauh.

Tentu saja Raya langsung menganggukkan kepalanya. "Iya, Pa."

Arya semakin tertarik dengan pengakuan Raya dan meminta Raya untuk menceritakan apa yang diketahuinya. Tanpa ragu, akhirnya Raya menceritakan tentang bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi. Semua memang sudah direncanakan untuk menyingkirkan dirinya di dalam keluarga Arya. Bahkan Arya sangat percaya dengan pengakuan Raya.

"Lalu siapa orang itu?" tanya Arya yang sudah tak sabar untuk mengetahui siapa pelakunya.

"Jika aku katakan apakah Papa masih ingin mempercayaiku?"

"Tentu saja Papa akan percaya kepadamu."

Setelah Arya yakin jika ia akan mempercayai Raya, dengan cepat Raya mengatakan jika pelaku yang sudah mengincar nyawanya adalah Paman Sam yang kemarin sempat singgah.

Meskipun merasa sangat shock dengan pengakuan Raya, tetapi ia tetap mempercayainya. Terlebih gelagat aneh yang ditunjukkan paman Sam kemarin.

Sejenak Arya terdiam sambil mengingat saat pertemuan pertama Raya dengan pamannya saat di rumah duka mamanya beberapa minggu yang lalu, dimana Raya memberikan tatapan aneh pada pamannya. Yang paling jelas terlihat adalah kemarin saat Raya melihat pamannya dan langsung berteriak dan mengatakan jika sang paman jahat. Namun, karena Arya tidak tahu apa-apa, ia mengabaikan ucapan Raya begitu saja.

"Jadi paman Sam yang sudah mencelakaimu?"

Kepala Raya mengangguk pelan.

"Apakah dia juga orang yang telah membunuh mama?" lirih Arya.

"Iya. Dia juga orang yang telah membuat nenek meninggal," lanjut Raya lagi.

Kini mata Arya terperanjat dengan ucapan Raya. Bagaimana mungkin Raya bisa mengetahui jika pamannya telah membunuh mamanya.

"Bagaimana kamu bisa tahu, Ra? Bukankah saat itu kamu belum pernah bertemu dengan nenek? Lalu bagaimana kamu bisa tahu jika nenek telah dibunuh oleh paman Sam? Bahkan saat itu kamu belum pernah berjumpa dengan nenekmu?" tanya Arya yang merasa sedikit curiga kepada Raya yang bisa mengetahuinya.

Raya langsung mendongak untuk menatap Arya. "Apakah saat ini papa akan meragukan pangkuanku?"

"Bukan begitu, Ra. Hanya saja papa merasa heran, mengapa kamu bisa mengetahuinya?"

"Jika Papa masih ragu, tak perlu untuk mempercayainya, tapi pesan Raya Papa harus berhati-hati dengan pria itu, karena selain mengincar nyawa Raya, dia juga mengincar harta warisan milik nenek," jelas Raya dengan mata yang masih tak berkedip.

Sulit dipercaya, tetapi tak ada salahnya untuk percaya kepada Raya. Mungkin ada benarnya ucapan Raya. Jika seperti itu ceritanya, mulai saat ini Arya harus berhati-hati kepada pamannya.

"Papa percaya denganmu, Ra. Tapi kamu jangan katakan hal ini pada mamamu. Bisa-bisa dia semakin bertambah halusinasinya," saran Arya.

"Apakah Papa juga akan mempercayaiku jika aku mengatakan—" Ucapan Raya terpotong saat melihat mamanya sedang menuruni anak tangga.

Mata Arya pun segera mengikuti pandangan mata sang anak. Ternyata saat ini sang anak sedang melihat kearah Naura.

"Kenapa kalian berdua melihatku seperti itu? Apakah ada yang salah denganku atau karena aku bangun siang sehingga tidak bisa menyiapkan sarapan?" tanya Naura saat melihat anak dan suaminya yang sama-sama melihatnya dengan aneh.

"Kamu ngomong apa sih, Na? Udah sekarang kita sarapan setelah itu kita langsung berkemas. Karena hari ini kita akan jalan-jalan," kata Arya yang tak ingin membuat Naura berpikir macam-macam.

.

.

Sesuai dengan janji Arya, hari ini dirinya membawa Naura dan juga Raya pergi liburan ke salah satu kota yang pasti akan membuat Naura jauh lebih tenang. Arya memutuskan untuk membawa anak dan istrinya terbang ke kota Yogyakarta, di mana kota tersebut masih menyimpan wisata tersembunyi di setiap pelosoknya.

Karena Arya memilih untuk mengunjungi pantai selatan, Arya memutuskan untuk singgah terlebih dahulu di pantai Sadranan yang berada di salah satu kabupaten di Gunung Kidul.

"Kenapa kita harus ke pantai, Pa?" tanya Raya dengan heran.

"Karena Papa suka pantai. Papa yakni kamu juga akan menyukainya. Nanti setelah sampai di sana, Papa akan membawamu untuk menyelam untuk melihat terumbu karang," ujar Arya.

Naura yang merasa asing dengan tempat yang ingin dikunjunginya langsung berkata, "Jika ingin menyelam dan melihat ekosistem bawah laut mengapa tidak ke Raja Ampat? Aku rasa disana jauh lebih indah."

"Mungkin disana tempat jauh lebih indah. Tapi aku ingin membawa kalian untuk melihat Surga tersembunyi yang berada di laut selatan. Aku yakin jika kalian sudah sampai sana, kalian enggan untuk pulang," jelas Arya lagi.

Karena ini adalah kali pertama Naura datang ke kota tersebut, dirinya hanya pasrah kepada Arya, akan dibawa kemana. Seperti yang dikatakan oleh Arya sebelumnya jika tempat tersebut tempatnya tersembunyi, jauh dari kotanya. Sepanjang perjalanan Arya bercerita tentang tempat-tempat yang tersembunyi di pesisir pantai selatan. Jika biasanya orang hanya akan mendatangi pantai Parangtritis dengan pasir hitam, kini Arya ingin membawa keluarga untuk mengunjungi pantai yang berpasir putih.

"Apakah masih jauh?" tanya Naura yang sudah merasa lelah.

"Lumayan. Jika kamu lelah, tidurlah. Nanti jika sudah sampai akan aku bangunkan."

Naura pun mengikuti saran Arya. Perlahan dirinya memejam. Perjalanan panjang membuat matanya diserang rasa kantuk. Namun, tidak dengan Raya yang sudah tidak sabar untuk segera sampai di tempat tujuannya.

1
Meyma Chamie
celline
W Sri Sunarsih
Luar biasa
RINAWATI AZZA
klo Arya pngen membuktikan klo Dy gk mandul n pngen pnya anak, knpa Dy nyuruh Naura menggugurkan anaknya?
RINAWATI AZZA
ada typo thor
Popy Setyaningsih
ini novel sequel ya?
Theresia Onih
bingung bacanya siapa celin? atau ada cerita sebelumnya???
gaby
Arya kesannya ngajak nikah Naura cm utk di jadiin mesin pemcetak anak. Bukan karena cinta tp demi ga di cap.sbg pria.mandul
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Truss Chelline nya gimana thor?
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Aneh² saja si zahra ini 🤭

Alzam mantan suami dia, terus nikah sama adik bungsu terus mau dijodohkan sama adik no-2 Aishh kaya tidak ada laki² lain.
eza
malah nostalgia
🅶🆄🅲🅲🅸♌
udh end ya ka,,,tp msh misteri nh keberadaan calline
Airoh Hasna
disini jelas ada yang jahat
paman arya terlihat tidak baik
apa kah soal harta
raya jadi korban
karna di anggap penghalang untuk menguasai harta keluarga Arya
Airoh Hasna
ish..
arya nyolot amat sih
dlu di buang, sekarang di cari
biar di bilang tidak mandul kan
Airoh Hasna
lah banyak amat anak

banyak amat ketabrak yak
Airoh Hasna
ahirnya ku baca,dari kemaren tak favorit kan, bacanya pas bab nya udah banyak, hehehe
ningrum aish
sdh tamat aja Thor??
tp makasih sdh kasih karya yg bagus ini..sebenarnya msh berat berpisah sama Naura dan Arya..
Santi Liana
aq sangat terharu Thor😥😥
ipit
hmmmm kok udah end......
Sumarni Al Fa
ya kok end thor,
Nani Rodiah
kok end thooor ..bikin naura hamiil anak kembar 3 kek...kasihan papih arya biar dg kehadiran mereka dia bisa menepis pria mandul🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!