NovelToon NovelToon
Aku Bisa Membeli Semuanya Dengan Sistem Diskon

Aku Bisa Membeli Semuanya Dengan Sistem Diskon

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Semua benda di dunia memiliki harga.

Rumah, restoran, perusahaan, bahkan kesempatan yang tidak bisa dibeli dengan uang sekalipun.

Saat hidup Lin Liu berada di titik terendah, sebuah sistem misterius memilihnya sebagai pemilik baru. Sistem itu tidak memberinya uang, kekuatan, ataupun keberuntungan.

Yang diberikannya hanyalah... diskon.

Semakin besar target yang berhasil dicapai, semakin langka kartu diskon yang diperoleh. Dengan satu kartu, sesuatu yang mustahil dimiliki bisa berubah menjadi kesempatan yang berada dalam jangkauan.

Namun, setiap pilihan memiliki konsekuensinya.

Di balik setiap transaksi, tersembunyi rahasia yang membuat dunia tidak sesederhana yang terlihat. Kini Lin Liu harus menentukan apa yang layak dibeli... dan apa yang seharusnya tidak pernah memiliki harga.

Karena ketika segalanya bisa dibeli, batas antara keberuntungan dan keserakahan menjadi sangat tipis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Pagi berikutnya, Lin Liu terbangun dengan perasaan campur aduk. Kartu diskon yang tergeletak di sudut layar sistemnya—yang hanya bisa dilihat olehnya—terasa seperti harta karun yang tidak tahu cara menggunakannya. Sementara itu, pesan ancaman dari A-Wei semalam masih terngiang jelas di kepalanya.

Dia baru saja hendak bangkit dari kasur ketika layar biru itu muncul lagi.

...[HOST TELAH MENYELESAIKAN MISI PERTAMA. SISTEM SIAP MEMBERIKAN MISI SELANJUTNYA.]...

...[MISI DITERIMA: "MODAL USAHA"]...

...[DESKRIPSI: HASILKAN Rp5.000.000 DALAM WAKTU 5x24 JAM MELALUI USAHA MANDIRI.]...

...[HADIAH: KARTU DISKON 20%]...

...[WAKTU TERSISA: 119:59:47]...

Mata Lin Liu melebar membaca angka itu. "Lima juta? Dalam lima hari? Aku baru aja mati-matian ngumpulin lima ratus ribu, sekarang kau minta sepuluh kali lipat?"

...[TINGKAT KESULITAN MISI MENINGKAT SEIRING DENGAN PERKEMBANGAN HOST. SISTEM MEYAKINI HOST MAMPU MENYELESAIKANNYA.]...

Lin Liu menghela napas panjang, menggosok wajahnya dengan frustrasi. Uang sepuluh juta yang diminta A-Wei malam ini saja sudah terasa mustahil, apalagi ditambah misi baru sistem yang meminta lima juta dalam lima hari. Namun, di tengah keputusasaannya, sebuah ide muncul di kepalanya—kartu diskon.

Dia bergegas keluar dari kosnya, menyusuri jalan menuju kawasan pertokoan elektronik yang cukup ramai meskipun masih pagi. Rencananya sederhana: menggunakan kartu diskon untuk membeli sebuah ponsel bekas yang layak, agar dia bisa mendaftar sebagai pengemudi ojek online dan mulai menghasilkan uang lebih cepat.

Setelah berkeliling beberapa toko, dia menemukan satu ponsel bekas dengan kondisi cukup baik, dihargai Rp800.000 oleh penjualnya.

"Bang, boleh kurang nggak?" tanya Lin Liu, mencoba menawar meskipun tahu di kantongnya hanya tersisa sedikit uang.

Penjual itu menggeleng tegas. "Udah pas segitu, Dek. Barang bagus soalnya."

Lin Liu menatap layar sistem di sudut penglihatannya, memusatkan pikirannya pada kartu diskon yang dia miliki.

...[GUNAKAN KARTU DISKON?]...

muncul sebuah notifikasi kecil, seolah sistem membaca niatnya. Dia mengangguk dalam hati, dan seketika angka di layar kasir toko itu berubah dengan sendirinya, membuat sang penjual mengerutkan kening bingung.

"Lho, kok jadi Rp720.000 ya? Tadi saya belum apa-apain kasirnya," gumam penjual itu heran, menatap layar kasirnya dengan curiga.

Lin Liu berpura-pura tidak tahu apa-apa, cepat-cepat menyerahkan uang sesuai harga baru itu sebelum sang penjual sempat berpikir lebih jauh. Dia keluar dari toko dengan ponsel bekas di tangan dan senyum kecil penuh kelegaan—setidaknya sekarang dia tahu, kartu diskon itu benar-benar berfungsi.

Namun kelegaan itu tidak berlangsung lama. Begitu dia keluar dari kawasan pertokoan, sebuah suara familiar memanggil namanya dari seberang jalan.

"Lin Liu! Woi, Lin Liu!"

Dia menoleh, mendapati seorang pria berusia sebaya dengannya, mengenakan jaket kulit yang terlihat mahal, berjalan mendekat dengan senyum lebar. Butuh beberapa detik bagi Lin Liu untuk mengenali wajah itu.

"Zhang Ming?" Lin Liu terkejut, mengenali teman masa kecilnya yang sudah bertahun-tahun tidak dia temui. "Kau... berubah banget."

"Kau juga, tapi bukan berubah ke arah yang bagus kayaknya," Zhang Ming tertawa sambil menepuk bahu Lin Liu, matanya melirik pakaian lusuh temannya itu. "Aku denger-denger dari orang, kau lagi kena masalah hutang. Bener?"

Lin Liu mengangguk pelan, tidak ingin membahasnya lebih jauh, namun Zhang Ming justru merangkul bahunya dengan akrab, wajahnya berbinar seperti baru menemukan ide brilian.

"Kebetulan banget, aku lagi ada 'proyek' yang bisa bikin kau dapet duit gede dalam waktu singkat," bisik Zhang Ming, matanya melirik ke kanan dan kiri seolah memastikan tidak ada orang yang mendengar. "Serius, ini kesempatan emas. kau mau denger?"

Lin Liu menatap wajah Zhang Ming yang tersenyum lebar itu, namun entah kenapa, ada sesuatu di balik senyum itu yang membuat bulu kuduknya perlahan berdiri.

1
Elzi Lamoz
Sistem. semoga sistem ini bisa bantu Lin Liu, tapi terlalu bergantung sistem juga bakal dia jadi lemah. bukan fisik tapi hatinya.
遥依•𝙀𝙉𝙩𝙖𝙧%: Gak kok sistemnya itu lebih kek motivasi dengan imbalan hadiah kartu diskon
total 1 replies
Elzi Lamoz
bukannya bantu orang malah mencibir. laki atau cewek sih suami nya ini.
Intsomi: 🤣....
total 3 replies
Elzi Lamoz
Jangan terlalu memikirkan apa yang udah terjadi, mending isi perut dulu, walau dompet kosong.
遥依•𝙀𝙉𝙩𝙖𝙧%
Sering terjadi di Indonesia, ULTI setiap orang tua😹
Elzi Lamoz
Kasian sih, terus ada bayangan emak bapaknya berkata di keheningan. kamu harus membalas budi karena telah kami besarkan nak🥲
Elzi Lamoz
Depkolertor kah, sadis parah🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!