NovelToon NovelToon
Takdir Semalam, Cinta Selamanya

Takdir Semalam, Cinta Selamanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:29.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jing_Jing22

Satu jebakan di pesta sang adik tiri merenggut kesucian Aline.

Satu fitnah kejam membuat ayahnya tega mengusirnya dalam keadaan hamil.

​Diusir, dikhianati, dan tidak punya arah, Aline berada di ambang keputusasaan. Namun, tepat sebelum dia menyerah pada takdir, pria asing yang tidur bersamanya malam itu kembali datang dan mengajaknya pergi.

​Demi bayinya, Aline nekat ikut dengan pria yang bahkan tidak ia kenali itu. Akankah pria tersebut menjadi pelindung barunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jing_Jing22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 3 RUMAH SAKIT

Erlangga menatap sahabatnya sejenak, sebelum ia mengatakan kalimat yang akan membuat sahabatnya itu meledeknya.

"Aku belum sempat bertanya namanya, dia sudah menghilang."

Pengakuan Erlangga yang tiba-tiba, membuat Reno tidak bisa menahan tawanya. Awalnya pria itu hanya menggoda sahabatnya, namun siapa sangka ternyata semua dugaannya benar.

"Sumpah, Erlangga! Kamu yang biasanya tahan dengan godaan wanita. Kenapa bisa sampai melakukan hal itu?" Reno bertanya dengan wajah menyelidik.

Erlangga terdiam sejenak sebelum menjawab pertanyaan sahabatnya, pandangannya mulai menerawang jauh, akankah ia menemukan wanita itu untuk menebus kekhilafannya. "Entah! Semuanya terjadi begitu saja."

Reno yang melihat kegelisahan sahabatnya menghentikan tawanya. Ia mulai memandang sahabatnya itu dengan serius.

"Ok, sekarang kamu jelaskan dari awal! Agar aku tahu dan mudah-mudahan bisa membantumu menemukan wanita itu."

Erlangga mulai menjelaskan, bagaimana ia bisa bermalam di hotel itu dan menemukan wanita itu yang sudah terpengaruh obat tersebut.

"Jadi seseorang sudah menjebaknya, lalu kau datang dan wanita itu langsung menerjangmu!" Reno tampak terkejut bukan main hingga ia bangkit dari tempat duduknya.

Erlangga mengangguk mantap. Tatapannya memancarkan tekad bahwa ia akan berusaha mencari wanita itu.

"Sekarang aku mengerti, apa ada ciri-ciri lain dari wanita itu? Siapa tahu aku menemukannya." sambung Reno. Wajahnya terlihat antusias saat tahu sahabatnya sudah menemukan wanita yang menarik perhatiannya, terlebih dia akan bertanggung jawab padanya.

Erlangga menggeleng pelan tampak mendesah frustasi. Itulah kebodohannya ia sama sekali tidak tahu ciri-ciri lain selain wajah Aline yang sangat ia kenali. "Aku tidak tahu, Reno! Aku hanya tahu persis seperti apa wajahnya."

"Periksa CCTV yang ada di hotel saja? Kenapa kau harus pusing?"

"Sudah, orangku mengatakan jika CCTV itu ada yang menyabotase."

"Kalau begitu biar aku panggilankan seorang pelukis profesional, agar dia membuat sketsa wanita itu. Kamu cukup jelaskan semua yang kamu tahu." usul Reno yang terdengar sangat menjanjikan di tengah kebingungan Erlangga.

Seulas senyum tipis terbit dari bibir Erlangga. Ia mengangguk mantap dengan ide dari Reno. "Kau memang sahabatku yang baik."

"Tentu saja." balas Reno dengan wajah sombong.

Erlangga hanya mendengus melihat wajah so-angkuh Reno. Namun ia tetap berterima kasih atas usulan yang sudah sahabatnya itu berikan.

*

*

*

Di sisi lain, sore itu Aline memutuskan untuk pergi ke rumah sakit karena area pribadinya terasa sangat nyeri dan kerap masih mengeluarkan darah.

Aline mulai keluar kamar, namun ia melihat rumah dalam keadaan sepi. Biasanya ibu dan adik tirinya selalu terlihat berkumpul di sore hari, semenjak kepergian ayahnya keluar kota ia tidak pernah melihat kedua orang itu berdiam di rumah.

Sinta seorang sosialita dan Nana bekerja di perusahaan kecil milik ayahnya hanya sebatas membantu pekerjaan ayahnya. Gadis itu sangat malas, yang dia tau hanya menghamburkan uang.

Tidak ingin memikirkan hal yang tidak penting, Aline memilih untuk melanjutkan tujuannya. Ia melangkah ke luar rumah dengan langkah kaki yang sedikit di seret.

Begitu sampai di luar gerbang rumah, Aline langsung menghentikan sebuah taksi.

Dua puluh menit kemudian. Aline tiba di rumah sakit, ia menyusuri koridor dengan langkah yang sebisa mungkin agar terlihat normal.

Saat tiba di depan pintu Dokter Spesial Obstetri dan Ginekologi (obgyn). Jantung Aline tiba-tiba berdetak sangat cepat antara takut dan juga cemas.

Perlahan ia membuka pintu tersebut, ruangan itu terasa dingin. Namun telapak tangan Aline berkeringat deras.

Bersyukur dokter itu seorang wanita paruh baya. Aline mulai berkonsultasi tentang keluhan yang ia rasakan.

"Permisi, Dok!" sapa Aline dengan sopan sambil menarik kursi dan duduk di depan dokter itu.

Dokter itu membalas dengan anggukan kepala sambil tersenyum ramah. "Silakan duduk, ada yang bisa saya bantu?"

Aline terdiam sejenak nampak ragu untuk mengatakannya, ia menghela napas panjang. Jemarinya yang dingin saling bertautan di bawah meja. "Begini Dok!"

Dokter itu seakan paham dengan apa yang Aline rasakan, ia menatap Aline dengan lembut. "Tidak perlu takut, kita sama-sama wanita."

"Sebenarnya area pribadi saya terasa sakit dan mengeluarkan darah."

"Apa sedang menstruasi?"

Aline menggeleng pelan. "Nggak Dok!" Suaranya nyaris seperti bisikkan.

Dokter itu mengangguk, lalu beranjak dari tempatnya. "Mari, saya periksa dulu." Dokter itu mengajak Aline untuk berbaring di atas kasur rumah sakit.

Dengan sedikit tertatih, Aline mengikuti langkah dokter itu lalu naik ke atas brankar tersebut.

Dokter itu langsung memeriksa Aline dengan seksama dan teliti, namun bibirnya tampak berkedut ingin tersenyum. Saat melihat bahwa pasiennya ini baru saja melakukan hubungan suami istri.

"Anak muda memang sering malu-malu, tapi kalau sudah berhubungan sering lupa diri." bisik dokter itu dalam hati.

Setelah selesai pemeriksaan, dokter itu menuliskan beberapa catatan tentang kesehatan Aline dan memberikan sedikit nasehat.

"Kamu tidak apa-apa, tidak ada yang perlu dikhawatirkan hanya saja..." Dokter itu menjeda kalimatnya sejenak. Ia menatap Aline dengan senyum menggoda.

"Terkadang saat pertama kali itu memang sangat agresif, tapi lain kali harus diperhatikan lagi agar lebih lembut jika ingin melakukannya."

Nasihat itu terdengar sangat ambigu bagi Aline wajahnya seketika memerah, ia tahu kemana arah pembicaraan itu. Dengan gerakan kaku Aline mengangguk sambil tersenyum canggung.

"Ini obatnya, kamu cukup oleskan saja pada area yang luka dan untuk beberapa hari kedepan jangan berhubungan dulu." ucap Dokter itu sambil menyerahkan sebuah salep ke arah Aline.

Setelah Aline menerima obat itu, ia langsung beranjak dari tempat duduknya. "Terima kasih, Dok! Kalau gitu saya permisi."

Dokter itu mengangguk sambil menggoda Aline. "Ingat sampaikan pesan saya sama suami kamu, untuk menahannya seminggu kedepan." Dokter itu terkekeh kecil saat melihat Aline tergesa-gesa keluar dari ruangannya.

Aline menghela napas lega setelah keluar dari sana. Ia melanjutkan langkahnya ingin segera kembali ke rumah, namun di pertengahan koridor rumah sakit saat Aline terburu-buru dan bertepatan Reno yang keluar dari ruangan Erlangga tanpa sengaja mereka bertabrakan.

"Ma-af, Dok! Saya nggak sengaja." ucap Aline merasa bersalah sambil menunduk sopan.

Reno yang sama terkejutnya mengangguk sambil tersenyum ramah. "Tidak apa-apa, lagian ini salah saya."

Reno yang melihat Aline, sepertinya sedang mengalami keluhan mencoba berinisiatif menawarkan diri. "Kamu pasien di sini? Ada yang bisa saya bantu?"

Aline menggeleng cepat. Ia mendongak guna melihat dokter muda yang terlihat ramah itu. "Saya baru saja selesai konsultasi, terima kasih atas tawarannya, Dok!"

"Baiklah kalau gitu, semoga cepat sembuh, ya."

Tidak ingin berlama-lama di sana, Aline langsung mengangguk dan melangkah pergi meninggalkan Reno yang masih berdiri di tempatnya.

Tepat setelah Aline berlalu dari sana, Erlangga tiba-tiba keluar dari ruangannya. Ia melihat sahabatanya yang masih di depan ruangannya. "Kenapa masih di sini?"

"Nggak sengaja nabrak wanita cantik." jawab Reno sambil menunjuk Aline yang belum sepenuhnya meghilang dengan dagunya.

Erlangga menatap punggung Aline dan perasaannya tiba-tiba mulai merasakan sesuatu yang sulit ia jelaskan. Jika saja Erlangga melihat wajah Aline pasti pria itu akan mengenalinya.

1
aira_kayla
kak😭😭😭😭😭
mawar merah
Ya Allah kasian sekali kamu Erlangga, semoga cepat sampai rumah sakit
_Cherryl🍒
Ujian keluarga dan cinta memang selalu ada. I like pasangan Aline dan Erlangga❤️
_Cherryl🍒
Cobaan Erlangga berat sekali, semoga nggak ada halangan apapun sampai dia tiba di rumah sakit keluarganya.
Key
salfok sama Dady. Saking paniknya, sampe bawa Vas bunga. OMAYGAT diluar prediksi BMKG
Key
Erlangga hebat juga ya, bisa bertahan 1 Minggu tanpa asupan infus atau apapun. Kalau orang normal biasanya sudah good by🥲
Jing_Jing22: alhamdulilah takdir masih berpihak padanya kak🤭
total 1 replies
mawar merah
Semoga cepat ketemu keluarga ya Erlangga
Jing_Jing22: amin...
total 1 replies
mawar merah
Astagfitullah ya Allah bantulah Erlangga ya Allah. Itu pasti jebakan jika khansa masuk akan diteriaki kumpul kebo...
aira_kayla
makasih kak....
yah gantung🤭🤭🤭
semangat kak💪💪💪💪💪
Jing_Jing22: hehehe🤭 semangat juga untuk kak aira🫶
total 1 replies
aira_kayla
kak cepat pertemukan erlangga dg kluarganya kasian kak🙏🙏
Jing_Jing22: hehehe siap Kak Aira_ izin tag namanya ya kak🙏
total 1 replies
Key
Suami istri sama-sama nggak sadar apa jangan-jangan mereka janjian di alam lain ya🤭, semoga cepat sadar Erlangga, jangan sampe kamu jadi ubi😭
Key
Ada juga kok yg bikin laporan kehilangan tapi dimintai uang🤣 kocak emang🤭 tapi d negara lain deh kayanya🫣
mawar merah
Aku doakan kamu menjadi wapres yang akan datang nazar 🙏🙏🙏
mawar merah
Selamat Aline telah lahirnya baby Twins dengan selamat dan sehat 🙏🙏
mawar merah
Semoga semua sehat dan Baby twinnya lahir dengan sempurna dan sehay
mawar merah
Alhamdulillah Erlangga sudah sadar,, tapi lumpuh total semoga ada keajaiban ya Allah
aira_kayla
lanjut💪💪💪
Jing_Jing22: Siap kak Aira cantik. semoga berkenan untuk singgah🤭🫶
total 1 replies
Key
Sad banget, pas Aline sadar 😭 bawang banget sih thor
Key
ini kelopak maksudnya ya thor🤭
Jing_Jing22: hihihi salah tulis🤧
total 1 replies
Key
Bram marahnya serem banget, khodam ekor sembilanya keluar😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!