Vayala seorang gadis berusia 29 tahun yang gagal menikah dengan mantan kekasihnya yang toxic dan memutuskan menikah dengan pria yang baru dikenalnya selama satu bulan.
impiannya membangun rumah tangga yang bahagia nyatanya hanya membangun rumah duka,pria yang terlihat baik,royal dan perhatian itu berubah menjadi kasar,perhitungan dan silent treatment sehingga membuatnya merasa kesepian dan sedih .
bagaimana Vayala menghadapi kehidupan rumah tangga yang membuatnya menderita itu...
apakah ia bisa bahagia dengan laki laki pilihan yang baru dikenalnya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyta Yulaeha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 3 Flashback
Pagi itu tepatnya di hari Minggu aku berdiri ditepi jalan raya sambil sesekali menoleh ke arah layar handphoneku mengecek posisi driver yang akan mengantarku melalui maps dengan rasa cemas.
"Duh aku bisa terlambat nih!"ucapku pelan .
Sebuah motor Beat berwarna hitam berhenti tepat didepanku sambil memegang handphone dengan helm dikepalanya.
"Mbak Vayala ya?" tanya pria itu.
"iya Mas...!"sahutku pelan dan segera menaiki motor matic itu yang plat nya sama dengan ya tercantum di aplikasi.
"Mas tolong dicepetin jalannya ya..saya sudah terlambat!"seruku melirik arloji ditanganku yang sudah menunjukkan pukul tujuh pagi.
"baik mbak!"sahutnya dengan singkat.
Setiap Minggu Team store ku selalu mengadakan sebar flayer sebelum buka toko ke perumahan perumahan terdekat dari mall tempatku bekerja untuk meningkatkan omset penjualan Electronic .
Tidak ada pengecualian dari kami yang tidak turun ikut serta ke lapangan mulai dari manager,Staff manager dan juga sales promotor brand lainnya.
Tiba di depan Mall yang masih tutup aku segera berjalan ke arah warkop yang ada disampingnya setelah memberikan uang kepada driver itu.
"Vay...kamu kenapa terlambat...?"tanya Pak Arya brand Manager yang sudah stand by bersama lainnya di sana.
"Maaf pak ,saya kesiangan!".sahutku pelan dan mengambil beberapa lembar flayer untuk dibagikan dan berangkat beramai ramai bersama teman temanku yang lainnya.
Jam 9 pagi store kami sudah di buka,seperti biasa seluruh pegawai kembali ke posisi masing masing setelah pulang dari sebar flayer.
"Vay...jadi lu sama cowok lu yang toxic itu udah putus?"tanya Januar partner kerjaku yang juga satu meja denganku sebagai frontliner sambil meng input data pada layar komputer.
"Iya...memangnya kenapa ??"tanyaku dengan nada cuek, walau hatiku sebenarnya masih sakit setelah mengetahui pria yang ku cintai berselingkuh dibelakangku selama ini.
"hmm..galak amat...ga papa gue cuma nanya aja btw tar lu pulang naek apa?bareng gue aja,kebetulan gue bawa motor kok!"ucapnya lagi.
"boleh!"sahutku pelan,Januar pria berkulit putih ya lumayan tampan yang sering membully ku jika di store,ia sangat senang melihatku panik dengan keusilannya,entah itu menyembunyikan handphoneku yang sering ku taruh di sembarang tempat atau lainnya tapi aku tau dia itu pria yang baik dan care dari dalam walau terlihat perfeksionis dan memilih milih teman sangat berbeda denganku yang kadang ceroboh dan sedikit tomboy.
Tiba tiba terdengar pesan masuk dari handphoneku yang kuletakkan di laci bawah monitor,kulihat beberapa chat dari nomor yang tidak aku kenal.
VAY...AKU MAU BICARA SAMA KAMU!!
"Andra...untuk apalagi dia menghubungiku"gumamku dalam hati,setelah apa yang dia lakukan padaku saat itu sampai kami membatalkan acara pernikahan karena perbuatannya sendiri yang terlalu posesif dan kasar padaku dan ternyata semua itu hanya alibi agar aku tidak curiga dengan kelakuannya dibelakangku.
Segera ku hapus pesan itu,kali ini aku tidak akan termakan bujuk rayunya,orangtuaku pun sudah tidak setuju dan memutuskan hubunganku dengannya didepan orangtuanya lalu apalagi yang kami pertahankan.
"Udah jangan galau galau...kaya enggak ada lelaki lain aja lu...!"celetuk Januar melihatku terdiam.
"Sok tau banget!"sahutku .
"kenapa si dia tau apa yang aku pikirin sekarang"gumamku dalam hati.
pukul setengah sebelas malam aku tiba dirumah setelah diantar Januar sampai sebrang gang rumahku.
Sesampai dirumah aku segera bersih bersih dan mengganti seragam kerjaku itu dengan piyama dan kurebahkan tubuhku diatas kasur menyalakan Air conditioner.
Sambil mencroll handphone menunggu mataku yang belum mengantuk tiba tiba sebuah pesan dengan nomor asing muncul di chat whattsapku.
Assalamualaikum..maaf apa boleh saya berkenalan sama kamu?
"ini siapa ?"tanyaku membalas chat itu dengan penasaran khawatir Andra yang mengerjaiku dengan mengaku orang lain.
Kenalin aku Bram driver yang tadi mengantar kamu tadi pagi dan aku izin save nomor kamu
Aku merasa terkejut dan ku cari nama driver itu di aplikasi dan terpasang di profil wajah seorang pria berwajah manis mengenakan jaket hijau.
"pasti dia laki laki sudah beristri yang iseng chat aku"gumamku pelan merasa ragu karena kebanyakan pria itu selalu berkata bohong dan mengaku single jika ingin mendapatkan wanita lain.
Maaf kalau aku ganggu kamu...kita boleh berteman?
"sorry aku mengantuk....aku mau tidur!"balasku .
oh iya maaf...selamat tidur .
"aku tidak boleh dengan mudah percaya dengan laki laki lain diluar sana karena aku tidak mau kecewa lagi apalagi setelah putus dengan Andra laki laki tukang selingkuh dan kasar itu"ucapku pelan sambil menutup mata.
Keesokan harinya setelah selesai closing toko,Januar menawarkan ku lagi tumpangan pulang.karena rumah ku searah aku pun menerima tawaran itu dengan senang hati.
Tiba tiba di tengah jalan saat keluar dari parkiran Mall seorang pria menghadang motor yang kami kendarai .
Tiba tiba kami berhenti mendadak dan melihat pria yang saat ini berdiri didepan kami.
"Jan..sorry gue mau bicara sama Vayala!"seru pria itu meminta Januar untuk menurunkan ku disana.
"Andra apa yang dia lakuin disini!!",gumamku dalam hati merasa sedikit takut.
...****************...