NovelToon NovelToon
Ternyata Dia Masih Ada

Ternyata Dia Masih Ada

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:171
Nilai: 5
Nama Author: Auliya Wulandari

Duan Melahirkan di usia 16 tahun, selama 7 tahun ini ia selalu percaya jika putra yang ia lahirkan dengan mempertaruhkan nyawa malah meninggal di hari kelahirannya, namun siapa yang menyangka saat dirinya kembali ke ibu kota muncul seorang bocah laki laki yang sangat menyebalkan namun Yan Fei merasa dirinya tak bisa membiarkan bocah itu jauh darinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auliya Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Mungkin

Waktu berjalan, tak terasa 1 Minggu telah berlalu tubuh Yanfei pun juga sudah lebih baik, pada pagi hari seperti biasa ia akan membersihkan diri dan bersiap menikmati sarapan, sudah beberapa hari berlalu ia mempercayakan putranya pada ibu susu, sedangkan Yan Xumin?, anak itu berkata ada urusan mendesak, dan ia harus kembali ke ibu kota, bagaimanapun Yan xumin sudah menemaninya selama 10 bulan ini, Fei Fei tak ingin egois menahannya

Sebagai seorang gadis tentu saja ia harus memikirkan masa depan sendiri, tak mungkin akan selalu berada di sisinya untuk membesarkan anak

"Nona, sudah waktunya minum obat" Bibi Wang masuk dengan membawa nampan yang berisi semangkuk sup hitam pekat yang mengerikan, jangankan untuk meminumnya, untuk melihat saja Yanfei hampir tidak berani

"Bibi, apakah bisa melewatkan obat ini?"

"tidak mungkin nona, obat ini baik untuk tubuh anda" Bibi Wang meletakan mangkuk sup itu ke nakas, sembari tersenyum sembari menggeleng

Nona kecil ini sudah terbiasa menjadi nakal, ia takut rasa sakit dan pahit, tapi setiap wanita tentu saja memiliki tanggung jawab yang sama, yakni meneruskan garis keturunan, dan rasa sakit melahirkan adalah hal yang akan di alami hampir semua wanita

"Aku merasa diri ku sudah jauh lebih baik, bibi, ayo lah, obat ini sangat pahit, aku tak sanggup lagi meminumnya" Ia menatap bibi Wang dengan tatapan membujuk, obat ini sudah ia minum selama beberapa hari ini, dan dia benar benar tidak menyukai rasa ya

"Nona" Bibi Wang membujuk lembut, Yanfei menggeleng dan menatap ke arah lain

"Bibi Wang, mengapa kediaman begitu sunyi" ia sudah menebak jika Kediaman sunyi jika Yan Xumin kembali, namun ia tak menyangka akan sunyi seperti ini

"Nona apakah nona memerlukan sesuatu?" Bibi Wang berucap lembut, nonanya sudah lebih baik hari ini, tapi rasa tak nyaman pasca melahirkan tentu saja masih ada

Jadi gerakan sang nona tentu saja masih sangat terbatas

"Waktu lalu A min berpamitan untuk kembali ke ibukota, apakah kepergian A Min sudah persiapkan dengan baik?" Yan Xumin sudah berkorban banyak untuknya, tentu saja Yanfei tak akan membiarkan dirinya kembali tanpa persiapan

Jarak tempat ini dan ibukota memang tak begitu jauh, namun juga tak bisa di bilang dekat, sepanjang jalan ada banyak bandit yang berlalu lalang, perjalanan 1 hari ini jelas bukan perjalanan yang bisa di anggap remeh

"Keluarga Yan mengirim cukup banyak pengawal untuk menjemput, Nona Yan bersikeras tak menerima bantuan, ia tak ingin nona kekurangan pengawal, meskipun desa ini sangat damai kita tidak tau bahaya bisa datang dari mana saja" Beberapa hari lalu keluarga Yan datang menjemput nona mereka, entah hal mendesak apa yang terjadi, sehingga Yan Xumin harus kembali saat itu juga

Ia sudah berpamitan, sebagai pengurus senior bibi Wang sudah menyiapkan beberapa orang untuk mengiringi kepergian Yan Xumin, akan tetapi pengawal mereka terbatas, Yan Xumin sangat perhatian hingga bersikeras menolak mereka

"Dasar gadis itu, di luar sangat sulit, masih saja memikirkan orang lain, sampai lupa dengan diri sendiri" Ia menggeleng pelan sembari menyantap sarapannya

Setelah menikmati sarapan ia teringat dengan sang putra yang baru ia lahirkan 1 Minggu yang lalu, selama beberapa waktu ini tubuhnya begitu lemah hingga tak bisa menemui sang putra, namun saat ini terasa jauh lebih baik dan ia ingin segera melihat putra yang ia lahirkan dengan susah payah

"Bibi Wang, bagaimana keadaan putra ku akhir akhir ini?" Yan Fei memasukan buah anggur ke dama mulutnya

Makanan ini memang terasa sedikit hambar, namun setidaknya masih bisa di makan dari pada harus kelaparan, dan masih ada tugas yang lebih penting, yakni menghabiskan semangkuk obat sup hitam yang kental itu, melahirkan benar benar sulit, bukan hanya sakit juga harus beristirahat begitu lama,

"Nona, makanlah lebih banyak buah agar mulut anda terasa lebih nyaman" Nona mereka sangat kesulitan saat meminum obat, oleh karena itu lah beberapa buah di siapkan di dekatnya

Setelah menyantap sarapan tentu saja harus cuci mulut untuk menyiapkan diri untuk meminum obat

"Bibi, aku belum minum obat, aku sedikit kenyang, jadi perut juga belum bisa di sisi hal lain"

"Nona"

"Bi, mengapa bibi menghindari tatapan ku, apakah ada yang salah?"

"Tidak, tidak ada yang salah nona, semua akan baik baik saja" Bibi Wang nampak sangat gugup, bukankah sebelumnya masih membahas penolakan meminum obat, tapi mengapa nona mereka dengan cepat mengalihkan pembicaraan

"Akan baik baik saja?, Bi katakan apa yang sudah terjadi?" Bibi Wang menjawab gugup

"Nona"

"Katakan, dimana putra ku, bi, aku mau melihat putra ku" Yanfei merasa ada hal yang tidak beres, terlihat pandangan bibi Wang yang nampak tak fokus dan selalu menghindarinya

"Bi, mengapa kau diam saja, bi jangan menakuti ku, katakan apa yang terjadi?, saat itu A Min hanya meminta ku beristirahat dan mengatakan semua hal di luar akan ia urus" bibi Wang adalah pelayan senior yang berpengalaman, bagaimana mungkin terbata bata

Perasaannya mulai terasa tak enak, seolah ada sesuatu yang di simpan semua orang dari dirinya

"Bibi Wang?, apakah ada yang salah?" Ia menatap bibi Wang dengan tangan, bibi Wang masih diam membisu, ia bingung akan memulai semuanya dari mana, hingga akhirnya ia ke sebuah nakas tak jauh dari ranjang, setelahnya menyerahkan pada Yanfei sembari berucap

"Nona, ini" Bibi Wang masih diam, hanya menyerahkan surat dan kembali melangkah mundur ke posisi semula

"Apa ini?" Yanfei menatapnya dengan tanya, Yanfei bertanya keadaan putranya, ia tak butuh surat ini, ia hanya ingin melihat putra kecilnya, apakah dia benar benar tampan seperti yang di katakan A Min, atau Yan Xumin sedang membohonginya agar tidak sedih karena melahirkan anak yang memiliki banyak bulu di sekujur tubuhnya

"Nona Yan meninggalkan surat untuk anda" Bibi Yang tak kuasa untuk menyebutkan kebenaran, nona mereka sudah sangat menderita, ia tak tahan jika melihat sang nona lebih menderita dari ini.

"A min sudah berpamitan sendiri, malah meninggalkan surat, siapa yang sedang ia rayu" Yanfei berdecih pelan sembari membuka suratnya dengan senyuman lembut

Namun siapa yang menyangka saat beberapa kalimat isi surat itu di baca tubuhnya mendadak kaku dan air mata jatuh begitu saja

"Tidak mungkin, ini tidak mungkin" Suara itu terdengar lirih dan menyayat hati, ini lah yang paling mereka takutkan

"Nona" Bibi Wang cemas, Yanfei menggeleng keras, ia tak percaya, tidak percaya apa yang sedang terjadi, tidak mungkin, itu tidak mungkin

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!