NovelToon NovelToon
Kyara, Bangkitnya Istri Yang Tersakiti

Kyara, Bangkitnya Istri Yang Tersakiti

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh / CEO / Tamat
Popularitas:347.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ama Apr

Punya rumah tangga bahagia adalah dambaan setiap orang. Apalagi bagi seorang wanita. Suami dan mertua yang baik adalah anugerah yang tak ternilai harganya.

Seperti itulah harapan Kyara Nawasena. Menikah dengan lelaki yang ia cintai dan mencintainya ternyata tidak menjamin rumah tangganya berjalan mulus.

"Mas, tidakkah kau punya sedikit pun rasa iba kepadaku? Aku ini istrimu, bukan seorang babu!"

"Kalau kau sudah tak mau menuruti semua perintahku, lebih baik kau keluar dari rumah ini! Aku capek dan muak setiap pulang kerja harus mendengar ocehanmu! Kau itu adalah istri yang menyusahkan dan pembangkang!" Doni menghardik Kyara seraya melemparkan bantal ke wajah istrinya.

Kyara tersenyum getir, "Jika aku istri pembangkang, berarti kau adalah suami yang tidak bertanggung jawab!"

"Kyaraaa!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ama Apr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

Akhirnya, setelah tak henti dibentak dan disuruh ini itu oleh mertuanya, Kyara bisa sedikit bernapas lega dan melepaskan penat. Sebab sang mertua kini pergi ke acara pernikahan anak Pak Lurah.

"Mbak!" Dewi memanggil Kyara yang tengah bersandar di dinding dekat pintu dapur sembari selonjoran.

"Ada apa, Wi? Pelanggan berdatangan lagi?" Kyara bersiap bangun, tapi Dewi menahannya.

"Duduk aja, Mbak. Nggak ada pelanggan lagi kok. Masih yang tadi. Aku cuma mau ngasih ini." Dewi menyodorkan sebungkus roti pada Kyara. "Mbak dari tadi belum sempat makan siang 'kan? Mumpung Bu Hesti nggak ada, buruan makan dulu gih. Urusan pelanggan ... serahkan saja sama aku, Roy dan Susi," sambungnya.

Kyara tak lantas mengambil roti itu. Ia hanya menatapnya dengan mata yang tiba-tiba memanas, berkaca-kaca. "Makasih, Wi." Barulah ia mengambil roti itu setelah mengucapkan terima kasih. "Aku makan dulu ya, sekalian mau salat zuhur dulu."

"Iya, Mbak. Santai saja. Buruan ke musala gih." Dewi melempar senyum kecil, bertolak belakang dengan hatinya yang ingin menangis.

"Iya, Wi." Kyara beranjak dari posisinya, menepuk bokongnya, lalu berlalu keluar dari pintu belakang menuju musala.

Dewi memandangi kepergian Kyara dengan hati yang teriris. "Ya Allah ... Mbak. Malang sekali nasibmu. Dulu waktu pertama kali kamu datang ke sini, kamu tuh cantik, manis. Tapi sekarang ..." Dewi menggelengkan kepala pelan. "Ternyata menikah dengan lelaki yang kita cintai dan mencintai kita tidak menjamin rumah tangga bahagia. Huh ..." Dewi membuang napasnya kasar. "Aku bersyukur sekali menikah dengan lelaki pilihan orang tuaku." Usai lah gumaman Dewi. Wanita berambut sebahu itu kembali ke depan untuk membantu Roy dan Susi.

Kyara mengunyah roti pemberian Dewi dengan berlinang air mata. "Ya Allah ... aku sedih bukan karena dibentak oleh Mama Hesti, tapi aku menangis karena struk pembelian pakaian dalam itu. Hatiku sungguh tak tenang. Aku terus berpikir negatif pada suamiku. Apa mungkin dia punya wanita idaman lain?" Gumaman itu buyar karena dering ponsel di sebelahnya.

Kyara menoleh, matanya sedikit membeliak. "Mas Doni?" lirihnya diiringi jantung berdebar. Dengan tangan sedikit gemetar, Kyara mengangkat panggilan itu. "Assalamu'alaikum, Mas. Ada apa, tumben nelepon aku?"

Doni tak menjawab salam dari Kyara, ia langsung berkata. "Kamu lagi di rumah makan kan?"

"Iya, ada apa?"

"Mama ke mana, kok aku telepon nggak diangkat sama sekali sama dia?" Kyara kira, Doni meneleponnya untuk menanyakan dirinya, tapi ternyata hanya untuk menanyakan keberadaan mertuanya.

"Mama lagi pergi ke acara pesta pernikahannya anak Pak Lurah, Mas."

"Ohh ... pantesan."

"Memangnya ada apa?"

"Bukan urusan kamu," jawab Doni dengan nada ketus. Lalu panggilan pun diputus.

"Ya Allah ..." Kyara menurunkan ponselnya secara perlahan dari telinga. Tiba-tiba, ia jadi teringat masa lalu. Saat Doni masih sering meneleponnya setiap waktu. Menanyakan kabar, sudah makan atau belum dan masih banyak perhatian-perhatian lainnya.

Namun kini, semua itu tinggal kenangan. Tak ada lagi sikap romantis, telepon penuh rindu, pesan manis penuh cinta. Semuanya sudah hilang ditelan keangkuhan Doni yang makin merajalela.

"Sayang ... aku berjanji akan selalu ada di sisimu sampai maut memisahkan kita. Aku sangat mencintaimu."

Kyara tersenyum miris mengingat janji itu. "Katanya kamu janji akan selalu menemaniku sampai maut memisahkan, tapi kini, sebelum maut itu datang ... kamu tak pernah ada lagi di sisiku. Kamu terlalu sibuk dengan urusanmu. Dengan kesibukanmu, dengan ibu dan adikmu." Air mata yang tadi reda, kini berjatuhan lagi.

_____

"Masya Allah ... Bu Hesti. Itu cincin berlian asli ya?!" seru salah seorang ibu-ibu yang baru kembali dari mengambil hidangan prasmanan.

Hesti tersenyum sembari sengaja memamerkan cincin bermata berlian yang melingkar di jari tengahnya yang gemuk-gemuk. "Asli atuh. Masa palsu? Nggak level saya pakai barang imitasi, Bu Leha," celetuknya menyombongkan diri.

"Wahh ... coba saya pegang," pinta Bu Leha, namun Hesti segera menyembunyikan tangannya.

"Jangan. Nanti kadar berliannya berkurang. Ini hadiah ulang tahun dari Doni." Delikan mata ia berikan pada Bu Leha.

"Wah ... si Doni banyak uang juga ya, sampai bisa beliin cincin berlian buat Bu Hesti," ujar ibu berkerudung merah marun. "Memangnya jabatan dia di kantor itu apa ya, Bu?"

Dengan nada bangga, Hesti menjawab pertanyaan itu. "Ya bisalah. Jabatan dia di kantor tuh nggak kaleng-kaleng. Dia itu manajer keuangan. Gajinya juga di atas tiga puluh juta. Belum lagi ada bonus setiap bulannya. Banyak uang kan anakku."

"Masya Allah ... hebat!" Semua ibu-ibu yang mendengarkan celotehan Hesti berucap takjub.

"Kalau gaji si Doni sebesar itu ... kenapa istrinya masih suka pakai daster robek?" celetukan itu membuat Hesti menoleh ke arah suara, begitu pun ibu-ibu yang lainnya.

"Sok tahu sekali kamu, Erna!" bentak Hesti dengan ekspresi tak suka.

"Aku tidak sok tahu, Bu. Tapi aku sering melihat Kyara pake daster yang sudah robek kalau belanja ke warung Bu Lalah," sahut Erna lantang.

Hesti menelan ludah berkali-kali. Perkataan Erna bak sindiran keras baginya. Pandangannya berlarian ke sana kemari, menghindari tatapan ibu-ibu dan juga Erna sendiri. "Ah ... itu ... itu mah emang si Kyara-nya saja yang malas dandan," tepisnya. "Hampir setiap hari dia belanja baju, baik dari offline maupun online. Tapi ya gitu, dia itu jorok sekali. Padahal saya selalu mengingatkan dia, kalau mau keluar rumah tuh pakai baju yang sopan, jangan cuma dasteran saja. Tapi dianya keras kepala sekali. Susah dibilangin." Lidahnya tak kaku bersilat lidah. Daripada kebusukannya terbongkar, Hesti lebih memilih terus mengucapkan dusta.

"Oalah ... saya nggak nyangka loh kalau si Kyara itu jorok sekali," tanggap Bu Leha. "Padahal kalau dandan ... wajahnya pasti jadi bercahaya. Nggak kelihatan tua kayak sekarang ini."

Hesti mengulum senyum, batinnya bersorak gembira. "Yess! Semua orang percaya padaku. Biarlah nama baik si Kyara jelek di mata semua orang. Yang penting ... aku selamat."

"Kasihan anakmu loh, Ti. Masa manajer keuangan istrinya kayak tukang rongsokan," timpal ibu yang lain.

"Iya, ih. Minimal pakai baju yang modis gitu. Masa daster sobek masih dipakai aja. Nggak banget deh."

Di tempatnya, Erna hanya bisa geleng-geleng kepala. Niat wanita tiga puluh tiga tahun itu ... tadinya mau membongkar kebusukan Hesti dan kedua anaknya yang selama ini menzalimi Kyara, tapi ternyata ... wanita paruh baya itu sangat pandai bersilat lidah. Sampai para ibu-ibu pun termakan omong kosongnya. "Duh, Kya ... apes banget sih nasib kamu. Udah mah dizalimi, disuruh kerja bagai kuda, eh ... masih aja dijelek-jelekin sama mertuamu di hadapan semua orang. Miris, Kya. Seharusnya kamu nggak nikah sama lelaki nggak punya hati kayak si Doni."

1
Marlina
✨always love you ✨
ceritanya gantung banget kak thor..tp gpp deh yg penting happy ending tokoh utama nya
Ama Apr: wkwkwk
total 5 replies
Marlina
✨always love you ✨
kalau sudah tiada baru terasa 😅 itulah yg di alami doni
Ama Apr: hoohh kk
total 1 replies
Marlina
✨always love you ✨
bertaubat lah sebelum ajal menjemput mu Don
Ama Apr: lanjut kk
total 1 replies
Marlina
✨always love you ✨
akhirnya terungkap juga kematian nayla
Ama Apr: yappp🥲
total 1 replies
Marlina
✨always love you ✨
karena kama ingin menikah mu secara resmi tanpa ada kesepakatan
Ama Apr: hehe betul
total 1 replies
Marlina
✨always love you ✨
udh Din gak usah kebanyakan mikir.. mending nikah sama Roy jelas² pria baik tulus.. lagi pula km udh gak perawan juga kan
Ama Apr: hooj ya
total 1 replies
Marlina
✨always love you ✨
klo Roy mau menerima dini apa adanya knp gak nikah aja
Marlina
✨always love you ✨
si Nayla udh metong dan di kubur sama dokter abal² tuh
Ama Apr: haha atut
total 3 replies
Marlina
✨always love you ✨
hahaha tuh kan bener perkutut nya Doni kurapan 🤣🤣🤣
Ama Apr: iuhhh jijik
total 1 replies
Marlina
✨always love you ✨
hayolo udh mulai penyakit mu keluar Doni.. perkutut nya kudisan ya 🤣
Ama Apr: hooh kk
total 1 replies
Marlina
✨always love you ✨
ibu anda metong karena gak kuat anus nya keluar dan mengeluarkan banyak berlian 😅
Ama Apr: hahaha geuleuh kk
total 1 replies
Marlina
✨always love you ✨
azab di dunia aja udh mengenaskan gitu gmna di akhirat nya hiiiii... auzhuminzalik
Ama Apr: 🥲 amit2
total 1 replies
Marlina
✨always love you ✨
astaghfirullah 🤮 aku gak ikut di situ ikut mual
Marlina
✨always love you ✨:
iyuuuhhhh gak deh 🤮
total 2 replies
Marlina
✨always love you ✨
pasti syok berat tuh si Doni knp calon suami nya kyara bersama pak darta.. ternyata mantan istri yg kau sia sia kan akan menjadi ratu di keluarga sultan.. itu lah pembalasan bt setan seperti dirimu
Marlina
✨always love you ✨:
hu'umm
total 2 replies
Marlina
✨always love you ✨
udh tau salah masih menyangkal aja tuh si Doni.. pengen ku geprek tuh pala nya
Marlina
✨always love you ✨
metong aja sekalian Hesti
Marlina
✨always love you ✨
kira" Doni jadi gila gak ya..klo si dini jelas tobat.. orang yg lu salah kan udh di kubur dokter abal² tuh udh metong Nayla nya 😅
Marlina
✨always love you ✨
selamat ya keluarga pezina dapat karma yg spektakuler 🤣🤣🤣🤣
Marlina
✨always love you ✨
nah puas banget aku sama kejutan hari ini buat keluarga pezina
Marlina
✨always love you ✨:
banget
total 2 replies
Marlina
✨always love you ✨
hahaha ketakutan tuh si doni🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!