****
Agatha Laurensia Ananda
Gadis kecil yang selalu diperlakukan tidak adil dan kasar oleh keluarga nya bahkan semua orang di dekatnya termasuk kekasih kecil nya pun tiba2 pergi dari nya, kemudian ia di usir pergi dari rumahnya karena difitnah oleh saudara nya.
Mulai dari saat itu ia berubah menjadi kejam dan dingin ia juga mendirikan sebuah perusahaan miliknya dengan hasil jerih payahnya sendiri dan ia juga menjadi Mafia terbesar no.2 di dunia. Namun meski begitu ia tidak pernah melupakan seluruh rasa sakit yang keluarga nya berikan untuknya bahkan rasa sakit itulah yang menjadi motivasi nya untuk terus bangkit hingga ia bisa membalas kan seluruh rasa sakit nya.
Bagaimana kah Agatha membalas kan dendam pada keluarga nya?
Akan kah ia bertemu kembali dengan kekasih kecil nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ancela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 3
Negara L
Sesampainya di negara L Agatha bertekad akan membangun perusahaannya sendiri dan ia pun akan membangun kelompok Mafia nya sendiri.
Ia pun bergegas memesan taksi untuk mencari hotel.
"antarkan saya ke hotel" ucap Agatha
"baik nona" jawab sang supir
Sang supir pun mengantarkan Agatha ke salah satu hotel termahal dan terkenal dinegara itu, Agatha pun langsung memesan kamar disana untuk ia tempati, setelah mendapat kamar Agatha pun bergegas membersihkan diri dan menginstirahatkan diri sungguh ia sangat lelah setelah perjalanan jauh ditambah masalah yang ia hadapi tadi.
Saat pagi tiba Agatha pun bergegas pergi untuk mencari mansion yang besar, namun sebelum itu ia pergi ke dealer mobil untuk membeli sebuah BMW keluaran terbaru.
Setelah itu ia pun pergi ke EXO grup sebuah perusahaan besar yang menjual segala jenis rumah mewah dan mansion besar dinegara itu.
"selamat pagi nona ada yang bisa saya bantu? " sapa resepsionis
" saya ingin sebuah mansion yang besar dan memiliki banyak ruangan" ucap Agatha dingin
"kalau begitu ada bisa berbicara dengan mananger kami, sebelumnya bisa anda memberitahu pada saya siapa nama anda nona? " jawab resepsionis itu
"Agatha Laurensia Ananda" ucap Agatha
"baik nona Agatha mari saya antar" ajak resepsionis
Mereka pun berjalan menuju ruang sang manager.
Tok... Tok... Tok..
"masuk! " terdengar suara dari dalam
" permisi pak ini nona Agatha dia ingin mencari sebuah mansion" ucap sang resepsionis
"Baik kau boleh pergi" ucap sang manager dan resepsionis itu pun meninggal ruangan itu
"Baik nona Agatha anda ingin Mansion seperti apa?" tanya sang manager
" Saya ingin mansion yang besar dengan 2 bangunan terpisah dan bisa menampung lebih dari 10ribu orang juga memiliki halaman yang luas dan paling penting memiliki banyak ruangan" jawab Agatha
"selera yang bagus nona. Apa keluarga anda tahu hal ini?" tnya sang manager lagi
"saya tidak punya keluarga"sahut Agatha dingin
"owh.. Maafkan saya nona. Mansion yang anda inginkan seharga 80M dengan 3 lantai lengkap dengan proporsi serta semua yang anda minta" jelas manager
"Saya ambil. Ini saya bayar" ucap Agatha mengeluarkan gold card yang berisi uang yang selama ini ia tabung.
"baiklah mari nona saya antar ke tempatnya" ujar sang manager
Agatha pun mengikuti sang manager
"ini tempatnya nona"
"bagus aku menyukainya, kau bisa pergi sekarang " ujar Agatha datar
Setelah sang manager pergi Agatha pun bergegas ke hotel mengambil barangnya dan memindahkan nya ke mansion nya.
***
Keesokan paginya Agatha bangun lebih cepat ia berencana mencari sekolah untuk dirinya. Agatha pun mengenakan seragam yang ia beli dan bergegas menuju sekolah. Ia bersekolah di Vinestia Highschool yang merupakan salah satu sekolah termahal di negara itu sekaligus tempat berkumpul nya anak-anak dari orang yang berpengaruh dan petinggi-petinggi negara itu.
Semua orang melihat mobil nya bagaimana tidak mobil ya merupakan mobil terbaru dengan harga yang sangat fantastis.
Saat ia keluar dari mobil ya semua orang tertawa dengan kecantikannya dengan rambut pirang panjang yang menjuntai ditambah kulit dan badannya yang ideal ditambah lagi make up tipis di wajahnya terlihat natural belum lagi sikap dingin dan datarnya membuat orang-orang penasaran padanya.
Saat berjalan ke ruang kepsek semua mata memandang kagum dan iri padanya bahkan tak sedikit yang mengodanya .
😍😍😍