Xu Ming adalah pemuda biasa dari Bumi yang sangat menggemari novel dan komik kultivasi. Suatu hari, keinginannya untuk menjadi tokoh utama benar-benar terkabul. Ia tiba-tiba terbangun di Dunia Tianxuan dan memperoleh Sistem Pembimbing Kultivasi. Namun, alih-alih menjalani petualangan besar, ia justru dipaksa berlatih pedang, berkebun, memasak, melukis, memainkan qin, menulis kaligrafi, hingga melakukan berbagai pekerjaan sederhana selama sepuluh tahun.
Saat Xu Ming mengira perjalanan sebagai seorang kultivator baru akan dimulai, sistem justru menghilang setelah menyatakan bahwa tutorial telah selesai.
Menganggap dirinya masih seorang mortal yang lemah, Xu Ming memilih tinggal di Desa Qinghe dan menjalani hidup tenang. Tanpa ia sadari, seluruh latihan itu telah membuatnya melampaui semua tingkatan kultivasi. Sementara Xu Ming terus meragukan kekuatannya, seluruh dunia justru memanggilnya Senior, menganggapnya sebagai pertapa agung yang menyembunyikan identitas.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29 — Pengetahuan Baru Tentang Dunia Kultivasi
Malam hari setelah pelelangan selesai.
Xu Ming kembali ke penginapan yang disiapkan oleh Paviliun Seratus Harta.
Ruangan itu sangat nyaman.
Namun berbeda dengan para kultivator lain yang masih membicarakan kejadian hari ini...
Xu Ming sedang duduk di meja sambil melihat beberapa benda di depannya.
Beberapa batu kecil berwarna putih.
Batu roh.
"Jadi..."
"Ini yang mereka sebut batu roh?"
Xu Ming mengambil salah satunya.
Sebelumnya ia tidak terlalu memperhatikan.
Saat mendengar harga patungnya mencapai ratusan ribu batu roh, ia hanya merasa heran.
Namun setelah kembali ke penginapan...
Ia mulai penasaran.
"Kenapa semua orang menggunakan batu ini sebagai pembayaran?"
Xu Ming membuka beberapa buku yang diberikan Zhao Yuan.
Awalnya ia hanya ingin mencari informasi sederhana.
Namun semakin ia membaca...
Semakin banyak hal yang ia ketahui.
Batu roh ternyata bukan batu biasa.
Di dalamnya terkandung energi khusus yang disebut energi spiritual.
Para kultivator menggunakannya untuk mempercepat latihan.
Selain itu...
Batu roh juga menjadi mata uang utama di dunia kultivasi.
Senjata.
Pil.
Bahan formasi.
Tanaman langka.
Semuanya bisa dibeli menggunakan batu roh.
Xu Ming memegang satu batu roh.
"Jadi..."
"Ini seperti uang?"
Ia berpikir sebentar.
"Kalau begitu, kenapa bentuknya seperti batu?"
Menurutnya, dunia ini sedikit aneh.
Di Bumi, uang dibuat dalam bentuk kertas atau angka digital.
Di dunia ini...
Mereka menggunakan batu yang bercahaya.
Namun saat Xu Ming mencoba merasakan batu roh itu...
Ia berhenti.
"Hm?"
"Ada energi di dalamnya."
Ia pernah merasakan energi seperti ini sebelumnya.
Namun baginya...
Energi itu tidak terlalu istimewa.
Selama sepuluh tahun bersama sistem, ia sudah terbiasa dengan berbagai hal yang jauh lebih luar biasa.
Xu Ming mengambil buku lain.
Di sana tertulis tentang tingkatan kultivasi.
Pemurnian Tubuh.
Pembangunan Fondasi.
Inti Emas.
Jiwa Baru.
Transformasi Roh.
Dan tingkatan yang lebih tinggi.
Ia membaca dengan serius.
"Oh..."
"Jadi orang-orang di dunia ini berlatih seperti ini."
Selama ini, ia hanya mengetahui dunia kultivasi dari novel dan komik yang pernah ia baca di Bumi.
Tetapi melihat penjelasan nyata membuatnya sedikit tertarik.
"Jadi para kultivator menggunakan energi ini untuk menjadi kuat?"
Xu Ming mengingat beberapa pertarungan yang pernah ia lihat.
Lalu menggeleng.
"Tapi kenapa teknik mereka masih terlihat seperti anak kecil bertengkar?"
Tentu saja...
Itu hanya pendapat Xu Ming.
Bagi kultivator biasa, pertarungan tersebut sudah sangat mengerikan.
Di luar kamar.
Zhao Yuan berdiri sambil membawa beberapa dokumen.
Awalnya ia ingin memberikan informasi tentang dunia kultivasi kepada Xu Ming.
Namun ketika mendengar Xu Ming bertanya tentang batu roh...
Ia sedikit terkejut.
"Senior..."
"Apakah beliau benar-benar tidak mengetahui batu roh?"
Zhao Yuan semakin yakin.
Senior Xu pasti hidup dalam pengasingan sangat lama.
Sampai hal dasar seperti mata uang kultivator pun tidak diketahui.
Keesokan paginya.
Xu Ming keluar dari penginapan.
Hal pertama yang ia lakukan adalah pergi ke pasar.
Bukan untuk mencari harta.
Bukan untuk bertemu para ahli.
Tetapi...
Untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Ia membawa sebagian batu roh yang ia dapatkan dari penjualan patung.
Seorang pedagang melihat batu roh di tangannya.
Langsung menjadi gugup.
"Senior..."
"Apakah Anda benar-benar ingin membayar dengan batu roh tingkat tinggi?"
Xu Ming terdiam.
"Tingkat tinggi?"
Ia melihat batu itu.
"Ini hanya uang, kan?"
Pedagang itu membeku.
Sekali lagi...
Xu Ming mengucapkan sesuatu yang membuat orang lain salah paham.
Bagi pedagang itu...
Seseorang yang menganggap batu roh tingkat tinggi sebagai uang biasa...
Pasti adalah sosok yang memiliki kekayaan luar biasa.
Sedangkan Xu Ming...
Hanya ingin membeli beberapa benih baru.
Karena menurutnya...
Kebun di rumah membutuhkan tanaman tambahan.
Bersambung...