NovelToon NovelToon
Istri Sambung

Istri Sambung

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duda / Tamat
Popularitas:536.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Anissah

Jika pengganti tidak diinginkan, maka jalan keluarnya mencari penyambung sosok yang hilang.

Tidak salah, jika timbul rasa cemburu dalam suatu ikatan. Namun, rasa cemburu yang Kinasya miliki pada suaminya. Menghadirkan ketidaknyamanan dan membatasi semua gerak langkah suaminya.

Hingga akhirnya, Kinasya divonis mengidap sindrom Othello. Dia tidak bisa membedakan mana kenyataan dan imajinasi, sehingga ia meyakini dan bersikap sesuai dengan hal yang ia percaya. Padahal sangat bertentangan dengan keadaan sebenarnya.

Bukannya tidak mungkin, kecenderungan terbakar cemburu buta akibat sindrom Othello ini, membuahkan tindak kekerasan atau tindak bunuh diri maupun pembunuhan. Sayangnya, hal ini berakhir tragis untuk dirinya sendiri.

Seribu kali sayang. Disfungsi seksual yang pernah Ghifar alami, kini kambuh kembali dalam dirinya, lepas sepeninggalan istrinya. Ia tidak kuasa menahan rasa traumanya, hingga gairah hidupnya padam begitu saja.

Pekan berganti bulan, bulan berganti tahun. Ghifar tetap enggan untuk menikah kembali, meski wanita silih berganti dipilihkan oleh orang tuanya.

Hidup terus berlanjut, hingga Ghifar tersadar bahwa anak-anaknya membutuhkan peran ibu. Ia tidak mungkin terus melamuni istri yang pergi dan tak akan pernah kembali lagi itu. Mau tidak mau, ia membuka hati dan pikirannya, mencoba membangkitkan gairah dan rasa minatnya pada keindahan wanita kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anissah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IS3. Permasalahan perusahaan

"Kalau sampai Papa macam-macam, Mama tak segan-segan bakal nekat."

Ghifar tertegun, mendengar ancaman istrinya itu. Ghifar benar-benar tak ingin istrinya mendapat kemalangan, apalagi buah cinta mereka.

Ghifar tak pernah memikirkan hal buruk yang istrinya lakukan padanya. Mungkin, ia akan menerima jika sampai dirinya yang terluka. Hanya saja, ia malah takut jika sampai kehilangan istrinya atau anak-anak mereka. Ghifar meyakini, dirinya akan gila saat itu juga.

Ding…. Dong….

Perhatikan mereka terpecahkan.

"Papa…. Ada tamu." seru anak gadis mereka yang keluar dari kamar, yang bersebelahan dengan kamar pribadi Ghifar dan istrinya.

"Ya, Kak. Biar Papa yang turun. Kak Kal temani adek Kaf aja." sahut Ghifar dengan memperhatikan anaknya dengan senyum.

"Ya, Papa." Kalista kembali ke kamar.

Ghifar menggulirkan pandangannya pada istrinya, "Papa turun dulu ya, Yang." Ghifar mempertahankan senyumnya hanya untuk istrinya.

"Ya, Pa. Biar Mama hangatkan masakan dulu, biar Papa makanya enak." Kinasya membalas senyum penuh kasih dari suaminya.

Mereka berjalan beriringan menuruni tangga. Ghifar memilih berjalan ke depan, untuk menyambut tamu yang datang. Dengan Kinasya yang memilih untuk berjalan menuju dapur, sengaja ingin menghangatkan masakan yang ia buat khusus untuk suaminya.

Ceklek….

Ghifar membulatkan matanya, melihat wajah kacau Novi. Novi sesenggukan, dengan air mata yang bercampur dengan warna-warni di wajahnya.

"Far…" Novi mengulurkan map berwarna coklat pada Ghifar.

"Aku minta maaf." Novi mengatur nafasnya yang tidak stabil itu.

"Kenapa?" Ghifar menerima map tersebut dengan kebingungan.

Setelah menerima map itu, Ghifar menggaruk kepalanya dengan memperhatikan Novi yang masih sesenggukan.

"Aku bikin perusahaan kau rugi besar. Vendor usaha kita, ternyata bukan perusahaan resmi. Maaf, aku kurang teliti." Novi tergugu hebat, ia terlihat begitu menyesal dan ketakutan.

Ghifar terdiam kaku, ia tidak bisa menerima hantaman kenyataan yang Novi kabarkan.

Ia teringat beberapa kali pertemuannya dengan Novi di kantor. Pantas saja, Novi selalu menghindarinya dan terlihat gugup. Novi selalu memutus pandangan mereka, ketika tengah bertegur sapa saat bertemu.

Novi mengguncang bahu Ghifar, "Kau bisa pecat aku, Far. Aku tau, aku tak layak lagi buat mimpin perusahaan kau. Aku kurang teliti, aku ceroboh, aku bodoh." begitu memilukan hati keadaan Novi sekarang.

Wanita dewasa berusia tiga puluh satu tahun itu, berpindah menyentuh lengan Ghifar.

"Atau…. Kau bisa pekerjaankan aku tanpa gaji, sampai kerugian perusahaan kau bisa tertutupi. Sekali lagi, aku minta maaf." tangis wanita blasteran Indo Turki itu, semakin penuh penyesalan.

Novi sekuat hati, menahan ketakutannya untuk menceritakan kejujuran masalahnya pada Ghifar. Namun, ia sadar. Ia tidak bisa menyembunyikan kebenaran ini lebih lama lagi, dari pemilik perusahaan. Mau bagaimanapun, ia dituntut transparan untuk segala hal-hal yang bersangkutan dengan perusahaan.

Di sisi lain, Ghifar tersadar bahwa Novi masih bagian dari keluarga besarnya. Ghifar paham, Novi tidak sengaja melakukannya. Ghifar mengerti, Novi pun tidak ingin semua hal itu menimpa perusahaannya.

Ia merangkul pundak Novi. Usapan lembut dan dekapan hangat coba ia salurkan, untuk menenangkan diri Novi.

"Kau tetap kerja, kek biasanya. Kita selesaikan kerugian perusahaan ini sama-sama. Nanti aku ngomong sama mamah dan papah, biar mereka bisa bantu dan ngasih saran tentang masalah perusahaan kita. Lain kali, kau cek dulu napak tilas perusahaan vendor. Biar tak terjadi kejadian yang sama lagi." Ghifar melirik Novi dengan memajang senyum menenangkan, "Intinya, kita lebih transparan dan hati-hati aja." lanjutnya kemudian.

Novi merasa tenang, mendengar keputusan pemilik perusahaan tersebut. Ketakutannya untuk jujur pada Ghifar, enyah begitu saja setelah mendengar penuturan dari Ghifar sendiri.

Novi berpikir, jika dari awal ia menjelaskan semuanya pada Ghifar. Ia tidak akan merasakan tidak enak tidur dan tidak enak makan belakangan hari ini. Karena ternyata, prasangkanya pada Ghifar yang akan mengamuk dan menjatuhkannya tidak terjadi hari ini.

Namun, masalah datang dari sisi lain. Di mana, Kinasya menyaksikan semuanya dengan gelap mata dan pikir.

Air yang berada di dalam gelas sampai berombak, karena getaran amarah yang Kinasya salurkan pada telapak tangannya.

Giginya bergemeletukan seiring serapah dan makian yang ia tahan di dalam indra pengecapnya.

Kejiwaan Kinasya mulai terguncang kembali.

...****************...

Bisa kok up konsisten 🤗 kalau yang baca tiap favorit ❤️ dan dukung karya-karya aku 😅

1
ahyuun.e
Kurang lama merenungnya, langsung otw nyusul aja Istri msuk kubur biar anak" jdi yatim piatu. Makanya kalau hidup itu punya pegangan dan sandaran itu satu pondasi aja yaitu Tuhan, jdi gak goyah kemana" sedih boleh berlarut ampe 6 bulan itu alangkah, belum lg klo ngak disadarkan hanyut deh ntah sampe kapan itu
falea sezi
kinasya meninggal jadinya
Lismardiana
benci benci benci aku sm givar
Lismardiana
terkadang aku benci jugak sm gifar
sering kali membandingkan istri nya orang lain.. mata nya jelalatan ngk suka aku
Lismardiana
kadang2 aku benci sm gifar udah enak lihat givan
Yunia Spm
mbak nisa nggak jelas...
Yunia Spm
ish mulutnya pkdhe
Yunia Spm
🤣
Yunia Spm
mbak nisa curhat ta...
Yunia Spm
mentang² ibu tiri ghifar mau langsung action....

aq aja yg emak kandung kalo anakku ngga tertib langsung teriak²
Yunia Spm
masih sempat curhat aja mbak nisa 😁
Yunia Spm
Tante Bena hamil novi kan hamil duluan baru akad
Rani Ummi
asli gesrek ini🤣🤣🤣
Rani Ummi
banyak ragam perselingkuhan....
Rani Ummi
lucuuuu
Red Velvet
mau simbiosis mutualisme, parasitisme atau simbiosis apalah itu yg penting kak Nisa udh mau bikinin karya baru lagi. thanks banget loh kak🤭
Febrians
gift dpt bekas givan mulu
Mafa
yayah ipan , love u pull
Edelweiss🍀
semangat terus buat kak Nisa, selalu ku tunggu karya2 mu🥰🥰🥰
Red Velvet
gimanakah keseruan cerita ttg bang Chandra, ku yakin bakalan sangat menarik😃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!